novel baru lagi ,semoga pada suka ya....
Di dunia ini ,banyak yang bilang wajah kita ada yang mirip di beberapa negara dan saat ini hal itu terjadi.
Aulia harus menjadi pengganti untuk menikahi seorang pria yang buta, dia harus menjadi wanita lain dengan paksaan karena wanita itu tak ingin terkurung di dalam sangkar emas bersama pria cacat.
Walaupun Aulia menolak nya, tapi Delia mencari cara untuk menjebak nya sehingga Aulia hanya bisa menerima nya karena keperawanan dan kehidupan dia di negara itu sudah di genggam oleh Delia.
Tapi apa jadi nya kalau akhirnya pria kaya raya itu tidak benar benar buta ? Apa dia akan menjadikan Aulia istri nya selama nya? Atau hanya pengganti saja ?
Yuk.....mulai baca novel ku ,semoga pada suka ya. Makasih 🙏🙏🙏
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yuliati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Sonia-Hari (penasaran)
🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁
Hari menatap sonia cukup lama ,dia merasa kasihan pada wanita di samping nya itu. Tapi dia juga tak menyalahkan Rega karena memang sedari dulu Rega di jodohkan oleh orang tua nya seperti willy ,Rega selalu melakukan kencan buta dari keluarga nya padahal sebenar nya hal itu tidak perlu menurut nya .
Mungkin karena Rega tidak pernah terlibat bersama wanita ,sehingga kedua orang tua nya merasa khawatir. Apalagi gosip yang beredar mengenai Rega di kalangan rekan bisnis nya, membuat Rega selalu di anggap suka sejenis.
Sonia sudah menghubungi teman nya, dia meminta tolong pada teman nya untuk menginap disana selama beberapa hari dan mencari kerja juga . Teman nya itu pun setuju ,dia akan menunggu kedatangan sonia malam ini .
"Hhmmm.....Kamu ngak mau tinggal disini saja ? Ini sudah sangat larut malam, besok biar saya antar kesana "ucap Hari ,tubuh nya memang sedikit lelah karena kelamaan berada di perjalanan. Dia baru saja sampai di kota ini ,tinggal di rumah yang tak jauh dari rumah Willy .
Hari berencana akan mengunjungi Rega tadi nya, dia ingin mengajak Rega ke rumah Willy karena saat kecelakaan beberapa tahun yang lalu . Hari belum sempat menjenguk nya ,dia terlalu sibuk mengurus perusahaan juga mama nya yang sakit.
Saat ini pun, kondisi mama nya belum stabil . Akibat jatuh dari kamar mandi ,mama nya sedikit mengalami kelumpuhan di bagian kaki nya sehingga perlu perawat khusus untuk merawat nya dan melakukan terapi setiap bulan nya . Hari terkadang ikut membantu mama nya ,dia tak sepenuh nya mempercayai perawat karena kebanyakan dari mereka hanya ingin mendekati nya bukan mengurus mama nya .
Hanya didepan nya perawat itu akan bersikap baik dan merawat mama nya dengan baik ,tapi jika tidak ada dirinya maka mereka akan melakukan seada nya saja tanpa mengajak mama nya bicara. Hari memperhatikan nya dari cctv yang dia pasang di kamar mama nya, sehingga beberapa kali dia harus mencari perawat pengganti lagi dan lagi untuk mama nya .
Sonia menatap ke arah Hari, dia habis memberikan kabar pada teman nya kalau dia sudah naik mobil menuju kesana . Tapi kini Hari malah mengatakan untuk tinggal disini dulu, sonia pun tersenyum lembut.
"Pak hari capek ya ? Kalau begitu saya naik bus saja ,turunin didepan saja pak . Ngak apa apa kok ,maaf kalau saya ngerepotin "ucap Sonia dengan sopan dan ramah ,dia juga masih tersenyum
"Ini sudah malam ,saya baru sampai disini dan niat nya sih mau ketemu sama rega . Mau ngajakin dia kerumah nya willy ,tapi malah ketemu kamu duluan. Ekhm....kamu tinggal di rumah saya saja untuk sementara, saya punya rumah kecil disini kok " jelas Hari dan sonia merasa bingung, hari memang sudah cukup malam dan mungkin bus pun hanya satu satu yang lewat disana
Sonia ngak takut karena dia pernah di tinggalkan di jalanan lebih malam dari ini oleh paman nya karena tak mau melayani teman nya, karena paman nya kalah judi sama teman nya sendiri dan sonia di jadikan bayaran nya. Dia hanya wanita yang tak pernah di anggap ,tapi Hari malah mengajak nya untuk bermalam di rumah nya lebih dulu.
"Saya tinggal ngak lama disini ,mungkin hanya beberapa hari saja . Kalau kamu mau ,kamu bisa tinggal di rumah saya itu semau kamu " ucap Hari lagi ,dia yakin kalau Sonia tak mau kembali ke rumah keluarga nya karena sesuatu hal dan dia ngak ingin ikut campur urusan keluarga sonia .
"Ngak usah pak, saya ngak mau merepotkan pak Hari. Lebih baik saya di turunin didepan saja ,ngak apa apa kok pak . Saya sudah terbiasa " ucap Sonia, dia tak ingin berurusan dengan Rega lagi karena memang dia yang salah dari awal nya .
Hari hanya diam saja ,dia tetap mengemudikan mobil nya menuju rumah nya yang memang tak jauh dari apartemen Rega juga rumah Willy. Dia ngak mau meninggalkan wanita di pinggir jalan di jam malam seperti ini ,menurut nya tak pantas.
Tak lama mobil itu memasuki komplek perumahan cukup mewah ,membuat sonia menatap ke arah Hari dengan tatapan bingung. Dia sudah bilang tak ingin merepotkan Hari, berati dia memang ngak ingin berhubungan lagi dengan semua yang menyangkut Rega.
"Pak.....saya disini saja ,nanti biar saya jalan ke halte sana cari kendaraan angkutan " ucap Sonia dengan pelan, dia sudah bersiap siap mengangkat tas ransel yang dia bawa tapi Hari terus memasuki komplek itu dengan santai membuat sonia kesal .
Sonia sudah merasa cukup lelah juga, dia ingin beristirahat tapi dia tak punya banyak uang untuk menginap di salah satu hotel di dekat apartemen Rega karena sayang uang nya. Dia pasti butuh uang itu untuk kehidupan nya sebelum memiliki pekerjaan baru nanti nya ,kini sonia merasa kesal dengan Hari yang seenak nya saja membawa nya kesini .
"Pak Hari....saya ngak mau tinggal disini ,saya ngak mau berhubungan dengan anda yang masih bersangkutan dengan mas Rega " bentak sonia karena dia sudah sangat kesal ,tapi Hari hanya diam saja dan melanjutkan mobil nya hingga sampai didepan rumah yang dia bilang sederhana tapi mewah untuk ukuran sonia.
"Sudah malam ,ngak baik perempuan berada di halte di jam begini. Nanti kamu di anggap wanita panggilan " ucap Hari dengan santai, dia mengambil tas ransel milik sonia yang berada di pangkuan sonia.
"Saya memang wanita panggilan pak ,sebaiknya anda menjauh dari saya . Saya ngak butuh rasa kasihan anda ,lagi pula . Saya ngak ingin berhubungan dengan siapa pun yang masih bersangkutan dengan mas Rega " jawab sonia dengan nada pelan ,dia menahan nafas nya hingga dada nya terasa sesak
Hari terkejut, Dia menatap ke arah sonia dengan tatapan yang sulit di artikan . Ucapkan sonia membuat nya tak bisa berkata apa pun, hingga dia menarik nafas dengan panjang lalu menghembuskan nya perlahan .
"Kalau begitu, biarkan saya bayar anda untuk malam ini . Saya bayar mahal ,sebutkan saja berapa mau anda " ucap Hari dengan nada ketus ,dia semakin penasaran dengan sosok wanita didepan nya ini
Plaaak
Sonia tak menjawab nya ,dia malah menampar pipi Hari dengan cukup keras membuat Hari semakin terkejut. Dia marah dan ingin membalas pukulan sonia, tapi melihat kedua mata sonia berkaca kaca membuat nya tak sanggup untuk melakukan nya hingga dia hanya bisa menatap sonia yang kini sudah menangis.
Bersambung
Jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘😘