NovelToon NovelToon
DIHIANATI CALON SUAMI, DAPAT PRESDIR

DIHIANATI CALON SUAMI, DAPAT PRESDIR

Status: tamat
Genre:Pernikahan Kilat / One Night Stand / Selingkuh / Percintaan Konglomerat / Mafia / Romansa / Tamat
Popularitas:3.7M
Nilai: 4.9
Nama Author: uutami

Amalia tak pernah menyangka, penghianatan dari calon suami dan sahabatnya sendiri, justru membawanya pada takdir yang tak terduga.

"Kau sudah tidur denganku, kau tidak akan bisa lepas dariku!"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon uutami, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 13

"Maaf Nona, kami tak bisa memberikannya. Ini privasi..."

Resepsionis menolak dengan sopan.

"Aku tunangannya. Aku harus tau!"

"Anda bisa menghubungi  tuan Bara sendiri kalau begitu, Nona," saran sang resepsionis dengan sopan.

Gigi-gigi Kimy bergemeletuk menahan kekesalannya. "Dia memblokirku, bagaimana bisa aku menghubunginya. Menyebalkan!" gumamnya berbisik pada diri sendiri.

Kimmy tidak menyerah. "Baiklah, kalau kalian tak mau memberi tau, tidak masalah," katanya sambil berjalan menjauh. "Jangan salahkan aku jika besok kalian tak bisa bekerja lagi."

Resepsionis hanya menunduk hormat tanpa mengeluarkan suara. Mereka tidak terpengaruh.

Setelah mengintai dari arah lift dan melihat Bebby sempat naik beberapa menit lalu, Kimy mengambil kesempatan. Ia menyelinap ke lantai atas dengan menumpang tamu lain yang menggunakan kartu akses.

Beberapa menit kemudian, ia sudah berdiri di depan pintu kamar Bara. "Di sini kan?"

Napasnya memburu, dadanya sesak oleh campuran marah dan rindu. "Bara.... Kau tak akan bisa terus menghindari ku. Bagaimana pun kita pernah berbagi bahagia bersama."

Tangannya baru saja hendak mengetuk pintu saat dua petugas keamanan hotel menghampiri cepat-cepat.

"Maaf, Nona. Anda tidak bisa di sini," ujar salah satu dari mereka sembari memegang lengannya.

"Hei! Lepaskan aku! Aku kenal baik dengan Bara! Aku cuma mau bicara sebentar!" seru Kimy, memberontak.

"Tuan Bara tidak ingin diganggu. Tolong kerjasamanya dan buat ini mudah."

"Tidak! Aku tak mau pergi! Aku harus bertemu dengannya! Lepas!"

Namun, mereka tetap menggiringnya pergi.

"Lepas! Kalian tidak tau siapa aku?! Aku bisa membuat kalian dipecat  dari sini! Lepas!"

Kimmy terseret menjauh dari pintu yang bahkan belum sempat diketuk.

"Sialan!"

"Maaf, Nona. Kami hanya melakukan perintah Tuan Barra," ucap salah satu petugas keamanan setelah melepaskan Kimmy di lobi.

Kimmy merasa dipermalukan. Hatinya tercekat, matanya mulai basah, tapi ia menahan tangisnya. Ia tidak ingin terlihat lemah di mata siapa pun.

"Aku cuma… cinta sama dia…" lirihnya, saat sudah tiba kembali di lobi. "Aku tak bisa melepaskan dia begitu saja... Sialan!"

Merasa tak punya tempat lain untuk mengadu, kimmy pergi ke rumah orang tua Bara. Ia yakin, setidaknya Ibu Bara bisa membantunya.

"Aku harus ke rumah besar. Tante pasti sudah dengar juga tentang kedatangan Barra."

####

Rama mengetuk-ngetuk meja dengan ujung jarinya sambil menatap layar ponselnya. Sudah dua kali pesan "Ayo jalan sore ini!" dikirimnya ke Lia. Dan seperti biasa, hanya centang dua tanpa balasan.

Beberapa menit kemudian, akhirnya Lia membalas.

"Males. Lagi capek."

Rama mengetik cepat.

"Ayo dong. Sebentar aja. Butuh temen ngobrol."

"Rama…"

"Please? Aku traktir kopi, terus kita bisa main bilyard kayak dulu."

Lia mengetik… lalu berhenti. Lalu mengetik lagi.

"Oke. Jemput jam enam."

Rama langsung berdiri dari kursinya dengan senyum lebar. "Yes!"

Kafe itu tidak terlalu ramai sore itu. Nuansanya hangat, musik jazz lembut mengalun dari sudut ruangan. Mereka duduk di dekat jendela besar, memesan cappuccino dan lemon tea.

"Masih suka teh asem kayak dulu," kata Rama sambil mengangkat alis.

"Dan kau masih suka kopi yang kebanyakan foam," balas Lia, tersenyum tipis.

Setelah obrolan ringan tentang kerjaan dan keluhan hidup, mereka pindah ke ruangan samping yang punya meja bilyard. Rama mengambil tongkat dan memberikannya ke Lia.

"Siapa kalah, bayar dessert," tantangnya.

"Siap. Tapi jangan nangis kalau kalah ya," jawab Lia, mulai membidik bola.

Dari awal permainan, Lia tampak lebih terampil. Bola demi bola masuk ke lubang dengan mudah. Rama berusaha mengejar, tapi lebih sering salah perhitungan. Mereka tertawa setiap kali bola meleset lucu atau terpental aneh.

"Udah, nyerah aja, Ram," kata Lia, setelah dia hampir menyelesaikan semua bola warna.

"Belum! Masih ada keajaiban!" Rama membidik, lalu… bola malah masuk ke lubang yang salah.

Mereka tertawa keras.

Tapi tawa Lia tiba-tiba menghilang. Wajahnya berubah kaku, tatapannya terpaku ke arah pintu masuk ruangan.

Di sana, berdiri seorang pria bertubuh tinggi, mengenakan jaket hitam dan celana denim. Tatapannya menusuk. Matanya hanya mengarah pada Lia.

Itu Bara.

1
Lies Atikah
si Lia kayanya cinta sama si tangkur mangkanya diem aja lagian barra ngapain di jemput maksa in banget cewe gak jelas gitu maunya apa jadi sebel sama bodoh lia cewegak bersukur dapat si Barra udah segalanya eh malah ngeremehin so cantik loh jadi emosi euy
Lies Atikah
maka nya pinter dikit napa ini mah bodoh di pelihara bedegong dasar
Lies Atikah
lia oon binti bodoh sok sendiri so kuat so tak butuh bantuan orang bahka tak ada harga nya seorang suami dimata dia makan tuh sukurin biar jadi pelajaran bagi dirinya yang egois dan arogan
Lies Atikah
uyuhan cewe apaan ini aneh banget di leceh kan mau tapi di ajak baik2 malah berutal udah lah Barra maksain banget masih banyak perempuan yang lain
Lies Atikah
kenapa laki namanya bebby harus nya bobby atuh thor kukira cewe
Lies Atikah
gak suka banget cewe macam begini murahan banget gak ada harga diri udah di tolak masih maksa ih amit2
Lies Atikah
Adit baik pasti nya orang sahabat tapi aku kasihan sama Adit masa dapat bekas jadi sama Bara aja deh katanya makan banyak mulu . apakah Lia hamidun
Lies Atikah
sabar lia semoga kamu jodoh nya Bara
Lies Atikah
jadikan dia milikmu lia mau gimana lagi sudah terjadi semoga aja si Bara orng nya baik dan tanggung jawab dari pada si Jono jontor 😄
Lies Atikah
main nancap seenak nya mana masih segel lagi hajar li
selvysurya inten
👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍
Oktaviana Maria Regina Leki
masih nyimak ya thorr
Diah Susanti
kota m: Malang, Madiun, Mojokerto, Magelang, Makassar, Medan, Manokwari🤔🤔🤔🤔
Beatrys Abbas
Semalaman tidak balik rumah.. Di biar kan saja anak-anak sendiri.. biar betul
𝗔𝗧𝘂𝗮 𝗞𝗼𝗲𝗶𝗻𝗮𝘁𝗮
𝔻𝕚𝕒 𝕥𝕒𝕜 𝕝𝕒𝕙𝕚𝕣 𝕤𝕖𝕓𝕒𝕘𝕒𝕚 𝕞𝕠𝕟𝕤𝕥𝕖𝕣... 𝕄𝕖𝕞𝕒𝕟𝕘 𝕤𝕖𝕞𝕦𝕒 𝕞𝕒𝕟𝕦𝕤𝕚𝕒 𝕥𝕚𝕕𝕒𝕜 𝕥𝕖𝕣𝕝𝕒𝕙𝕚𝕣 𝕤𝕖𝕓𝕒𝕘𝕒𝕚 𝕞𝕠𝕟𝕤𝕥𝕖𝕣, 𝕥𝕒𝕡𝕚 𝕞𝕖𝕞𝕒𝕟𝕘 𝕒𝕕𝕒 𝕪𝕒𝕟𝕘 𝕜𝕖𝕞𝕦𝕕𝕚𝕒𝕟 𝕞𝕖𝕞𝕦𝕥𝕦𝕤𝕜𝕒𝕟 𝕕𝕒𝕟 𝕞𝕖𝕞𝕚𝕝𝕚𝕙 𝕞𝕖𝕟𝕛𝕒𝕕𝕚 𝕞𝕠𝕟𝕤𝕥𝕖𝕣... ℍ𝕚𝕕𝕦𝕡 𝕚𝕥𝕦 𝕡𝕚𝕝𝕚𝕙𝕒𝕟 𝕜𝕒𝕟?? 😄😄😄
Ai Mulyani
bener-bener edan ini cerita
Ai Mulyani
ini rada-rada author nya, bikin pembaca makin 😕❓
Indah Rohmiatun
lia begoj
Rahma Susanty
top
Sunarmi Narmi
Nia semoga kau berjodoh dgn Bebby
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!