NovelToon NovelToon
Istri Rahasia Tuan Ares

Istri Rahasia Tuan Ares

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Aliansi Pernikahan / Pengganti / Dijodohkan Orang Tua
Popularitas:7.6k
Nilai: 5
Nama Author: SkySal

Kekasih Lyra tiba-tiba menghilang seminggu sebelum pernikahan, membuat Lyra frustrasi apalagi kedua keluarga sepakat mengganti pengantin pria demi mempertahankan keuntungan masing-masing.

Lyra ingin menolak apalagi pengantin prianya adalah Ares-Kakak kekasihnya yang terkenal arogan, licik, penuh tipu muslihat, orang-orang menyebutnya Pangeran kegelapan. Selain itu, Ares juga memiliki kekasih seorang model papan atas. Akan tetapi, baik perasaan Lyra ataupun Ares tidak penting di depan keuntungan kedua keluarga sehingga keduanya terpaksa menikah meski menjadi pernikahan rahasia.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SkySal, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Patah Hati Dalam Keheningan

“Kenapa hatimu begitu kejam, Lyra?”

Lyra menatap wajah letihnya di cermin, matanya sayu dengan lingkaran hitam di bawahnya seperti orang yang kerja rodi. Ia menyiram wajahnya dengan air dingin, berharap hal itu bisa memberinya sedikit ketenangan.

Selama satu bulan terakhir, ada begitu banyak hal tak terduga yang terjadi dalam hidupnya.

Calon suami yang sangat dicintainya tiba-tiba hilang, menimbulkan berbagai pertanyaan dan keraguan atas cinta mereka. Lalu dipaksa menikah dengan calon kakak ipar yang sama sekali tidak dekat dengannya. Seakan langit masih belum puas mempermainkannya, sekarang Ryan kembali dengan kondisi yang diluar dugaan dan membawa berbagai kejanggalan.

Pikiran dan hatinya sudah kacau karena Ryan dan Ares menambah kekacauan itu dengan bersikap bak suami sejati yang ingin dihargai.

“Kenapa hatimu begitu kejam, Lyra?”

Lyra memegang dadanya yang tiba-tiba terasa sesak kala mengingat sorot mata Ares yang seakan menyimpan luka mendalam. Pria itu seperti orang yang hatinya dipatahkan berkali-kali.

“Apa jangan-jangan Ares ….” Lyra menatap matanya sendiri di cermin, mengingat kembali interaksinya dengan Ares selama ini. “Nggak mungkin.” Ia menggeleng, menolak apa yang ada dalam pikirannya saat ini.

“Hubungan kami bahkan belum genap satu bulan, bagaimana mungkin sudah ada rasa.” Lyra memaksakan bibirnya tersenyum, meyakinkan diri bahwa setelah semua ini semuanya akan baik-baik saja.

Dia akan kembali pada Ryan dan akan mencari cara untuk meminta maaf dengan layak pada Ares.

Saat kembali ke ruang rawat Ryan, Lyra melihat di sana sudah ada kedua orang tua Ryan, kedua orang tuanya juga Cahaya.

“Apa kata dokter, Mbak?” tanya Nyonya Tia.

“Katanya nggak perlu ada yang dikhawatirkan, koma setelah operasi besar adalah hal biasa,” ungkap Nyonya Yuna. “Untunglah ada Lyra yang selalu menemani Ryan selama ini.” Wanita paruh baya itu tersenyum hangat pada menantunya.

“Jadi gimana nasib pernikahan Mbak Lyra sekarang?” celetuk Cahaya yang langsung membuat semua orang terhenyak, suasana yang tadi terasa hangat mendadak mencekam.

“Kami akan bicarakan nanti setelah Ryan sadar,” tukas Tuan Tama memecah keheningan.

“Sebenarnya aku punya keputusanku sendiri,” seru Lyra memberanikan diri. Dia tidak bisa menebak akan seperti apa reaksi keluarganya dan keluarga Ryan dengan keputusannya, tetapi ini adalah perjuangan terakhir yang bisa ia lakukan untuk cintanya.

Lyra duduk di sisi Ryan, menggenggam tangannya dengan lembut. “Aku akan_”

Ucapan Lyra terhenti saat merasakan jari-jemari Ryan bergerak dalam genggamannya. “Ryan?” panggilnya dengan haru apalagi saat ia melihat kelopak mata sang kekasih bergerak. “Kamu bisa mendengarku, Ryan?”

Seketika suasana dalam ruang rawat VVIP itu terasa tegang, semua orang langsung mengelilingi Ryan yang perlahan membuka mata. “Oh Tuhan, syukurlah akhirnya kamu bangun.” Lyra tidak bisa menahan air mata haru yang mengalir di pipinya karena sang kekasih telah kembali.

Ryan tampak kebingungan, ia menatap ke sekeliling dengan kening berkerut. “Akhirnya kamu sadar juga, Nak.” Nyonya Yuna menitikan air mata bahagia, ia mengusap kepala Ryan dengan sayang. “Kami semua menunggumu.”

“Kamu ….” Ryan mengalihkan pandangannya pada Lyra. Mata pria itu, yang biasanya menatap Lyra dengan binar cinta dalam, kini hanya memandangangnya dengan kekosongan yang dingin.

Lyra terdiam bingung, apalagi ketika Ryan menarik tangannya dengan perlahan, seakan enggan bersentuhan dengannya. “Kenapa kamu di sini, Lyra?”

Hati Lyra mencelos mendengar nada bicara Ryan yang datar dan tak bersahabat, seolah mereka adalah orang asing yang hanya sekadar saling mengenal.

“Ryan, kamu_” Lyra hendak menyentuh wajah sang kekasih, tetapi pria itu menghindar dengan cepat, meninggalkan tangan Lyra mengambang di udara.

Kebingungan semakin pekat dalam dirinya saat pria itu justru mengalihkan tatapannya pada Cahaya yang berdiri di belakang Nyonya Tia, senyum Rian mengembang lebar, seolah baru saja menemukan sekuntum bunga mawar di tanah yang tandus.

“Cahaya?”

Dunia terasa berputar terbalik bagi Lyra saat sang kekasih justru memanggil nama adiknya dengan ceria. Tatapan penuh cinta yang Ryan berikan pada Cahaya bagai sebuah belati yang menusuk tepat di ulu hati. Segala kenangan, tawa dan janji yang mereka bangun seolah menguap, dianggap tidak pernah ada oleh satu-satunya orang yang memvalidasi ingatan tersebut.

Kebingan itu menjadi horror saat Ryan mengulurkan tangan pada Cahaya, tersenyu lemah dengan binar yang dulu miliknya lalu pria itu meminta dengan mesra, “Kemarilah, Sayang. Aku senang kamu ada di sini.”

Lyra tak mampu bernapas, ia seperti terjebak di ruang sempit dan gelap tanpa oksigen. Ada rasa kecewa yang amat sangat-bukan karena kemarahan melainkan karena ketidakberdayaan. Ia merasa seperti sosok tak kasat mata di hidupnya sendiri.

Semua orang menganga bingung dan bertanya-tanya. “Ryan, kamu_”

“Biar aku panggil dokter!” seru Tuan Tama yang menyadari ada yang tidak beres dengan putranya.

Saat dokter dan dua suster datang untuk memeriksa Ryan, semua orang diperintahkan keluar, termasuk Lyra yang dengan susah payah menyeret kakinya. Sementara Cahaya terus bersembunyi di balik tubuh sang ibu, takut mendapatkan serangan tak terduga dari kakaknya.

Tapi Lyra … wanita itu bahkan merasa tak sanggup bernapas, apalagi menyerang orang lain.

“Tenangkan dirimu, Lyra,” pinta Nyonya Yuna sembari merangkul Lyra. “Tante tahu, Ryan sangat mencintaimu. Apa yang terjadi tadi mungkin efek karena cedera di kepalanya, mungkin dia sedang bingung, mungkin kesadarannya belum benar-benar kembali.”

Lyra tidak bisa mengatakan apa pun, ia hanya meremas jari-jemarinya, berusaha menekan perasaan yang bergejolak di dadanya.

Tak berselang lama, Dokter keluar yang langsung dihampiri oleh kedua orang tua Ryan. “Apa yang terjadi dengan putraku, Dok? Kenapa dia … dia aneh?” tanya Tuan Tama.

“Tuan Ryan mengalami amnesia retrograde,” ujar Dokter. “Hal seperti ini biasanya terjadi pada pasien yang mengalami cedera kepala, pasien kehilangan sebagian ingatan masa lalunya atau kejadian sebelum kecelakaan.”

“Dia melupakanku sebagai kekasihnya?” lirih Lyra tak percaya. “Lalu kenapa dia justru mengingatnya?” Lyra menunjuk Cahaya yang tertunduk takut. “Ryan menganggapmu sebagai kekasih, apa jangan-jangan selama ini kalian memang ada hubungan?”

“Nggak, Mbak!” elak Cahaya semakin bersembunyi di balik tubuh ibunya.

“Lalu kenapa dia mengganggapmu kekasih, Cahaya?”

“Mana aku tahu,” cicit Cahaya yang membuat dada Lyra semakin bergejolak.

“Nggak mungkin Ryan selingkuh, Sayang,” bujuk Nyonya Yuna seraya menarik Lyra ke dalam pelukannya, berusaha menenangkan wanita itu. “Dia sangat mencintai kamu, apa yang terjadi sekarang pasti karena cedera kepalanya. Nanti pelan-pelan kita kembalikan ingatan Ryan, ya?”

“Sebaiknya untuk saat ini jangan merangsang emosi pasien terlebih dahulu,” seru Dokter. “Pasien mengalami kecelakaan yang cukup parah, cederanya juga bukan cedera kecil. Jika dia dipaksa mengingat kembali masa lalunya, mungkin akan berdampak buruk.”

“Lalu apa yang harus kami lakukan, Dok?” Lyra menyeka air mata yang tak hentinya mengalir.

“Saya sarankan biarkan dia dengan dunianya sendiri untuk saat ini, setidaknya sampai kondisi fisik dan mentalnya pulih.”

Lyra tersenyum pahit, mengerti apa yang dokter maksud.

Dia harus merelakan sang kekasih untuk adiknya

“Ra?” Nyonya Yuna menatapnya dengan sendu. “Untuk sementara, tolong jangan ungkit hubunganmu dengan Ryan, ya?”

Katanya untuk sementara, tetapi sementara itu berapa lama?

Satu minggu, satu bulan, satu tahun atau berapa lama?

Lyra tak bisa menjawab, ia hanya bisa menggigit bibir sambil mengepalkan tangan. “Tante janji, setelah kondisinya pulih, Tante akan menyatukan kalian lagi, ya, Sayang?”

Lyra hanya mengangguk lemah. Sementara di ujung koridor, Ares memperhatikannya dalam diam, dengan tatapan yang sedingin es.

Pria yang biasanya berdiri tegak dengan otoritas yang tak tergoyahkan itu kini tampak seperti bayangan dari dirinya sendiri. Dari kejauhan, ia berdiri dalam kegelapan yang menyembunyikan retakan di wajahnya, mengamati istrinya dengan kehancuran yang begitu sunyi.

Cinta … adalah luka nyata yang tak bisa dilepaskan meski ia sudah berdarah-darah.

1
Indra Kusuma
kayak nya si Ares ini pemilik dahar harta keluarga jatmika dehhh🤣
Arsyad Algifari.
jadi Ares anak kandung tuan tama
Mei 71
Apakah Ryan anak kandung juga?
Mei 71
Hubungan saling menguntungkan tapi tidak tulus...
🌺 Tati 🐙
wah ternyata ares anak kandung,...sampe sejauh ini belum ketebak alurnya,masih banyak pertanyaan😅
@ˢ⍣⃟ₛåÐïñÐå💜⃞⃟𝓛ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©⍣⃝✰
nah kan Ares anak dari tuan Tama,

duh giliran ada gratisan langsung ok hehwhe
Nata Abas
lanjut kak penasaran lanjutan y
Arsyad Algifari.
seperti ada dendam pribadi Ares pada keluarga Ryan
yulithong
tambah penisirin kita....lanjut kak
Milla
Lanjut thorrr cerita mu bagus kok g banyak yang baca yaa ??? 🥺😔 apa belum tau aja para pemirsah pembaca ini yaaaa 😔
Mei 71
Keren Lyra 👍
Kudukung kamu..
@ˢ⍣⃟ₛåÐïñÐå💜⃞⃟𝓛ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©⍣⃝✰
ada dendam apa kamu sama kluarga Ryan, kurasa bukan hanya kamu mencintai lyra ,, TPI ada hal lain di balik semua ini
Indra Kusuma
kayak nya novel ini bertema balas dendam yg tersebung dehh ,,, curiga nya GK habis"🤭
🌺 Tati 🐙
yang dikira baik belum tentu baik,yg dikira jahat blm tentu jahat...yg pasti aku penasaran di balik semua ini...lanjut
Arsyad Algifari.
gimana ini ly yang satu suamimu yang satu mantanmu .tapi sebaik baiknya Ryan dia tetap mantanmu
apa iya . hilangnya Ryan hari itu ulah ortunya lira
💥💚 Sany ❤💕
Jangan goyah ya Ly...., ingat apapun dan gimanapun sikap Ryan ke kamu tetap aja dia mantan.
💥💚 Sany ❤💕
Waduh... gawat ni, yang satu merasa masih kekasih Lyra dan yang satu emang suaminya.
💥💚 Sany ❤💕
Lyra dah mulai ada rasa ne ma Ares, cuma blom nyadar aja.
💥💚 Sany ❤💕
Balas aja Ly...., tangan ada nanti Ares rezeki banyak 😂😂😂
💥💚 Sany ❤💕
suka banget ma karakter Sena, enerjik dan lucu 😁😁😁
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!