NovelToon NovelToon
Jalan Keabadian Penuh Darah

Jalan Keabadian Penuh Darah

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Timur / Budidaya dan Peningkatan / Mengubah Takdir
Popularitas:13.3k
Nilai: 5
Nama Author: YUKARO

Sepupu menghina, anggota klan memandang rendah, tiga tahun tanpa kemajuan. Lin Han tahu rasa pahit berada di dasar. Namun ia tidak pernah membenci jalan keabadian. Sebaliknya, ia justru semakin keras mengejarnya. Dunia Hunyuan perlahan membuka topengnya. Di balik kemuliaan keabadian tersimpan kenyataan bahwa para pendekar bisa berubah menjadi binatang, sekte suci bisa menjadi sarang ular. Lin Han pun menyadari bahwa satu satunya jalan untuk selamat adalah menjadi lebih kejam daripada mereka. Ia memutuskan untuk tidak lagi mencari pengakuan, melainkan kekuatan absolut.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon YUKARO, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bertarung Lagi

Lin Han melihat sesuatu.

Seorang wanita menangis histeris di pinggir jalan, memeluk anak kecil yang juga menangis. Di depan mereka tergeletak mayat seorang pria yang ditutupi kain sobek. Suami dan ayah dari anak kecil itu, mati dalam serangan semalam.

Lin Han mengepalkan tangannya semakin keras. Kukunya menancap ke telapak tangannya sendiri.

Ia berjalan lagi, lalu melihat sesuatu.

Seorang nenek tua duduk di depan rumahnya yang hancur, memangku kepala seorang pemuda yang sudah tidak bernyawa. Cucunya, mungkin. Nenek itu tidak menangis. Hanya menatap kosong ke depan, tangannya mengelus rambut cucunya yang sudah kaku.

Lin Han melihat lebih banyak lagi. Mayat mayat disusun di sisi jalan, banyak orang yang kehilangan. Anak anak yang menjadi yatim dalam semalam. Kepala Lin Han seperti berputar melihat semua ini. Ketenangan yang tadi ia tekadkan kini seperti tidak berlaku. Matanya kembali memerah.

Tiba tiba sebuah teriakan keras memecah udara.

"Serangan di gerbang utara! Semua yang masih hidup, maju!"

Lin Han tidak berpikir. Ia langsung melompat ke arah sumber suara. Sebuah pedang terbang melayang rendah, dinaiki oleh pria paruh baya yang sama yang mengantarnya ke Kota Bilou kemarin. Lin Han mendarat tepat di belakang pria itu.

Pria itu terkejut dan nyaris kehilangan kendali.

"Kurang ajar! Kau lagi, anak muda!"

Lin Han berbicara dengan nada dingin.

"Bawa aku pergi ketempat itu paman."

Pria itu mendengus tapi tetap melesatkan pedangnya ke depan.

"Jika tidak salah ingat, kau anak Patriark Lin Feng, dan menantu Patriark Liu. Kau ternyata sangat kurang ajar pada orang tua."

Lin Han hanya diam, matanya tertuju ke depan.

Pria itu menggerutu dan mempercepat pedangnya.

Saat gerbang utara sudah terlihat, ia mulai menukik.

"Pemuda, jangan lompat seperti terakhir kali. Aku bisa tersungkur!"

Wush!

Terlambat.

Lin Han sudah melompat dari pedang terbang itu, pedang peraknya sudah di tangan. Ia melesat lurus ke arah kerumunan iblis yang masuk melalui gerbang utara yang sudah jebol.

Pria itu kali ini tidak tersungkur. Pedangnya hanya oleng sedikit, lalu nyangkut di dahan pohon besar di dekat gerbang. Ia tergantung di sana, menggerutu sendiri. Tapi sekali lagi, itu bukan fokus utama.

Fokus utama adalah Lin Han.

"Langkah angin." Bisiknya pelan.

Tubuhnya melesat dengan kecepatan yang tidak wajar. Ia berpindah pindah di antara iblis iblis itu, pedangnya bergerak tanpa henti.

Shing! Shing! Shing!

Satu iblis. Dua iblis. Tiga iblis.

Tidak ada yang bisa selamat dari tebasannya. Teknik pedang dasar yang ia kuasai sejak kecil, sekarang diperkuat dengan kultivasi Foundation Establishment, menjadi senjata yang mematikan.

Di tengah pembantaian itu, Lin Han melihat Liu Bei sedang bertarung melawan iblis besar. Iblis ini lebih tinggi dan lebih gelap dari yang pernah ia lihat. Kultivasinya setara dengan Foundation Establishment tahap Puncak. Tapi Liu Bei tidak sendirian. Lin Feng dan Ji Lianyue berada di sisinya, membantu menyerang dari sudut yang berbeda. Pertarungan mereka sengit. Ledakan ledakan kecil terjadi setiap kali serangan mereka bertemu dengan pertahanan iblis itu.

Lin Han ingin membantu mereka. Tapi dari sudut matanya, ia melihat sesuatu yang lain.

Liu Jia.

Adik iparnya itu sedang bertarung sendirian melawan iblis besar lainnya. Iblis itu sedikit lebih kecil dari yang dihadapi Liu Bei, tapi tetap berbahaya. Liu Jia sudah terluka di beberapa bagian, gerakannya mulai melambat.

Lin Han membuat keputusan cepat. Ia melesat ke arah Liu Jia.

"Adik Ipar, aku akan membantumu." Ucap Lin Han, berusaha menahan emosinya agar tetap tenang.

Liu Jia terkejut dan nyaris kehilangan fokus.

"Kakak Ipar, apa yang kau lakukan di sini!"

Lin Han menebas ke arah iblis itu, tapi iblis itu menghindar dengan cepat.

"Tentu saja untuk membantu. Aku tidak bisa duduk diam saja. Karena aku..."

Ia melompat tinggi, pedangnya berkilat di bawah sinar matahari pagi. Teknik pedang kilat dasar ia kerahkan. Tebasan cepat yang sulit dihindari.

"Ingin menjadi seorang abadi!"

Pedangnya turun dalam satu tarikan napas. Tangan kanan iblis itu putus. Kaki kirinya putus. Iblis itu menjerit dan terjatuh, kehilangan keseimbangan.

Liu Jia melihat kesempatan itu. Matanya berbinar.

"Hooo... Aku suka semangatmu, Kakak Ipar!"

Ia melompat tinggi, pedangnya terangkat di atas kepala.

"Hiyaakk!"

Satu tebasan berat dari atas ke bawah. Pedang Liu Jia membelah tubuh iblis itu menjadi dua bagian yang sama besar. Darah ungu menyembur ke segala arah, membasahi mereka berdua.

Lin Han tersenyum tipis. "Kau hebat, Adik Ipar. Sekarang mari kita bantu yang lainnya."

Liu Jia mengangguk dengan semangat. "Ayo!"

Mereka berdua melesat bersama, bergerak dari satu titik ke titik lain, membantu para kultivator yang kewalahan. Lin Han dengan tebasan cepat dan presisi. Liu Jia dengan tebasan berat yang menghancurkan.

Kombinasi yang tidak terduga tapi efektif.

Beberapa menit kemudian, pasukan iblis di gerbang utara mulai menipis. Iblis iblis kecil banyak yang mati. Yang tersisa hanyalah iblis besar yang sedang dilawan oleh Liu Bei, Lin Feng, dan Ji Lianyue.

Lin Feng dan Liu Bei bertukar pandangan. Mereka mengangguk bersamaan. Sebuah serangan gabungan yang sudah terlatih sejak masa muda mereka dilancarkan.

Liu Bei menyerang dari depan dengan tebasan horizontal yang memaksa iblis itu mengangkat tangannya untuk menangkis. Lin Feng menusuk dari samping, pedangnya menembus pertahanan iblis dan mengenai rusuknya. Iblis itu meraung kesakitan dan terhuyung.

Saat itulah Ji Lianyue melompat. Tubuhnya berputar di udara, tumit kanannya mengarah lurus ke kepala iblis.

BAM!

Hantaman telak. Kepala iblis itu terhantam keras dan tubuhnya jatuh tersungkur ke tanah. Iblis itu masih bergerak, mencoba bangkit.

Tapi Lin Feng sudah berdiri di atasnya. Pedangnya terangkat, lalu turun dengan cepat.

Srett!

Kepala iblis itu terpenggal dan menggelinding di tanah. Darah ungu menggenang di bawahnya.

Hening sejenak. Lalu semua orang yang selamat berteriak bahagia. Mereka berhasil. Mereka mengatasi serangan terakhir. Gerbang utara aman. Kota Baishi aman.

Lin Han berdiri di antara tumpukan mayat iblis, terengah engah. Pedang peraknya berlumuran darah ungu. Di sampingnya, Liu Jia tersenyum lebar meskipun tubuhnya penuh luka kecil.

Lin Feng menatap putranya dari kejauhan. Ada kebanggaan di matanya. Tapi juga ada sesuatu yang lain. Kekhawatiran.

Karena mereka semua tahu. Ini mungkin baru awal dari sesuatu yang jauh lebih besar.

1
yos helmi
😍😍😍😍💪💪💪💪💪👍👍👍
yos helmi
👍👍👍👍👍👍
Sarip Hidayat
waah
yos helmi
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Fajar Fathur rizky
thor nanti linhan ketemu liumei pas ranah nascent soul
yos helmi
👍👍👍👍👍💪💪💪💪
Adriel Benedict
Tim yang solid dan keren 👍
YAKARO: Betul kak/Determined//Determined/
total 1 replies
Adriel Benedict
🥹🥹🥹🥹🥹
Dragon🐉 gate🐉
Author crazy Up nya bnr" crazy .. ugal-ugalan... gw suka gaya Lo... thanks Thor.. ngopi ☕ dulu biar ttp semangat 👍🏻
YAKARO: Oke, terimakasih bro🙏
Ini bakal ugal-ugalan sampai 150k kata. NIAT NYA LOH YA. Kadang udah niat, kondisi di rl meleset🤣
total 1 replies
Dragon🐉 gate🐉
Thor ..kenapa jd Lun Ham, Ham apakah ini ... Ham ster,Ham burger atau Ham burhamburan😁😁🤣
Dragon🐉 gate🐉: siippp 👍🏻
total 2 replies
Dragon🐉 gate🐉
tigaaa.... empaaaattt.... liiiiiiiiiMA!!🤣
Dragon🐉 gate🐉: meletus kabeh🤣🤣🤣🤣
total 2 replies
Adriel Benedict
seruu dan menegangkan 😁
YAKARO: Hehe mantap/Determined//Determined/
total 1 replies
Adriel Benedict
🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Adriel Benedict
strategi aneh 🤣🤣
YAKARO: Aneh tapi berhasil🤣
total 1 replies
Luthfi Afifzaidan
up
Dragon🐉 gate🐉
moga aja murid" yg lain (kl masih ada yg selamat) selain mereka gak merebut "jalan" saat mereka pingsan
YAKARO: Aman aman saja/Determined//Determined/
total 1 replies
Dragon🐉 gate🐉
aaawww ... waduh /Gosh/
YAKARO: /Cry//Cry//Cry/
total 1 replies
Dragon🐉 gate🐉
gw mulai suka sm Mu Wan,... move on dari ayang Minlie 😁
Dragon🐉 gate🐉: gw suka sikap & cara berfikir dia Thor.. dia bijaksana, kl soal kepribadian & karakter gw ttp Love sm ayang Minlie...
awal muncul Mu Wan gw jg gak terlalu suka soalnya dia kyk Jaim, tp ternyata emang bawaannya 😁
total 2 replies
Fajar Fathur rizky
thor bikin mcnya mendapatkan teknik klon kaya xuhao thor bikin nanti yang ketemu liumei tubuh klone
Fajar Fathur rizky
thor bikin sifat linhan dingin
YAKARO: Masih lemah kalau terlalu dingin... pembaca benci bro🤣
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!