NovelToon NovelToon
Perjalanan Dewa Jahat Menentang Langit

Perjalanan Dewa Jahat Menentang Langit

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Timur / Dikelilingi wanita cantik / Epik Petualangan
Popularitas:4.6k
Nilai: 5
Nama Author: Chizella

Yun Zhu hanyalah seorang murid rendahan dari Sekte Qingyun. Tanpa orang tua, tanpa latar belakang yang berarti—ia hanya bisa masuk sekte itu secara kebetulan setelah sebuah bencana menghancurkan hidupnya.

Akar spiritualnya lemah, bakatnya pun nyaris tak terlihat. Di mata orang lain, ia tak lebih dari sampah yang tak layak diperhitungkan. Tatapan meremehkan dan hinaan telah menjadi bagian dari kesehariannya.

Namun takdir mulai berbalik arah ketika Yun Zhu secara tak terduga memperoleh sebuah kekuatan misterius—kekuatan yang perlahan akan mengubah nasibnya… dan mengguncang dunia yang selama ini merendahkannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Chizella, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 12: Kau mau pergi?

Yun Zhu melesat bagaikan kilat putih yang membelah rimbunnya hutan lebat. Kecepatannya begitu luar biasa, menciptakan gelombang angin yang menyibak dedaunan di jalur yang ia lalui.

Dengan kendali penuh, ia memanipulasi aliran Qi dalam tubuhnya hingga mencapai sinkronisasi yang sempurna, sebuah harmoni tenaga dalam yang jarang dimiliki kultivator seusianya.

​Beberapa saat kemudian, ia mulai memperlambat lajunya. Tubuhnya melayang turun dengan anggun menuju bantaran sungai yang airnya mengalir jernih.

Ujung kakinya menyentuh permukaan tanah dengan sangat ringan, nyaris tanpa suara, sebelum akhirnya ia berdiri tegak dan meregangkan otot-otot tubuhnya yang masih terasa panas akibat sirkulasi energi yang intens.

​Ia memejamkan mata sejenak, menghirup dalam-dalam udara hutan yang segar dan kaya akan energi alam.

​"Dengan akar spiritual sialan ini... aku sudah Foundation Establishment!" serunya ke arah langit. Suaranya bergetar hebat, membawa beban emosi dan rasa frustrasi yang selama ini tertanam jauh di dalam dadanya.

​Meski Wang Chen masih bernapas, Yun Zhu tahu tindakannya tadi sudah lebih dari cukup. Ia telah mematahkan kebanggaan dan kekuatan lawan hingga tak berkutik. Mulai saat ini, bayang-bayang intimidasi dari murid-murid Sekte Qingyun tidak akan lagi berani menyentuhnya.

​Tap. Tap. Tap.

​Suara langkah kaki yang teratur memecah kesunyian pinggir sungai.

​Yun Zhu yang sedang terduduk lesu di atas bebatuan segera menolehkan kepala. Di sana, di antara celah pepohonan, sosok yang sangat ia kenal muncul.

​Tianqiong berjalan mendekat dengan langkah yang tenang namun penuh wibawa. Rambut hitam pekatnya jatuh tergerai menyentuh bahu, bergerak lembut mengikuti irama langkahnya.

Wajahnya tetap cantik jelita, dihiasi sepasang mata merah misterius yang tampak berkilau di bawah cahaya matahari yang menembus celah daun. Tubuhnya bergerak dengan lekukan yang menggoda, terutama kedua puncak kembar di balik pakaiannya yang bergoyang ringan setiap kali kakinya memijak tanah.

​Ia mengangkat kedua tangan, menepukkannya beberapa kali dengan gerakan pelan yang elegan.

​"Selamat, telah mencapai Foundation Establishment."

​Kalimat itu meluncur dengan nada yang benar-benar terdengar seperti sebuah pujian tulus.

​Yun Zhu hanya mampu memberikan senyum tipis yang sarat akan kelelahan namun puas.

​"Aku selalu menantikan ini terjadi. Tapi siapa sangka setelah berhasil mencapai Foundation Establishment malah merasa ini tidak nyata."

​Tianqiong perlahan mendekat ke arah Yun Zhu. Sebelum duduk, ia menggunakan tangan halusnya untuk merapikan bagian bawah pakaiannya agar tidak kotor, menyingkap sedikit betisnya yang putih sebelum benar-benar mendaratkan tubuh di samping pemuda itu. Aroma harum tubuhnya yang khas seketika menyapa indra penciuman Yun Zhu.

​"Kau dengan berani menindas murid lain di hadapan para tetua itu, apa tidak takut aku kabur dan meninggalkanmu?" tanya Tianqiong sambil melirik Yun Zhu dari sudut matanya yang tajam.

​Yun Zhu tersentak, ia segera menoleh dengan ekspresi yang berubah drastis. Ia memegangi kepalanya, seolah baru saja menyadari kecerobohan besar yang ia lakukan.

​"Benar juga! Aku tidak sempat memikirkan kemungkinan itu, jika kau tidak ada para tetua sialan itu pasti tidak akan ragu-ragu bertindak!"

​Melihat kepanikan Yun Zhu, Tianqiong hanya tertawa ringan. Suara tawanya merdu, membuat bahunya sedikit berguncang dan rambutnya kembali berayun lembut di atas bahunya yang mulus.

​"Merasakan sedikit kekuatanku saja sudah cukup untuk membuat mereka ragu."

Tianqiong mengalihkan pandangannya dari riak air sungai menuju hamparan langit biru yang tak berujung. Angin sepoi-sepoi mempermainkan helai rambut hitamnya, menyingkap leher jenjangnya yang halus.

​"Apa yang akan kau lakukan setelah ini? Meninggalkan sekte telah kau lakukan, sekarang kau adalah kultivator bebas. Di dunia kultivasi yang berbahaya ini, sangat sulit bertahan hidup sendiri."

​Yun Zhu menolehkan kepala sedikit, menatap profil samping wajah wanita di sebelahnya yang tampak begitu sempurna sekaligus dingin.

​"Kau tidak akan membantuku?"

​Pertanyaan itu meluncur begitu saja. Tidak ada nada memohon di sana, hanya sebuah rasa ingin tahu yang tumpul, seolah ia sudah menduga jawaban yang akan datang.

​"Aku sudah mencapai Nascent Soul. Ada beberapa urusan yang harus kuselesaikan di planet lain."

​Tianqiong mengangkat tangan kanannya yang ramping, membuka telapak tangannya ke udara. Seketika, cahaya remang berkedip-kedip di tengah telapaknya sebelum sebuah gulungan kuno muncul dari ketiadaan, materialnya tampak tua namun memancarkan aura yang kelam.

​"Ini adalah Teknik Pelahap Inti Jiwa."

​Ia menyodorkan gulungan itu kepada Yun Zhu. Gerakannya membuat pakaian di bagian dadanya sedikit merapat, menonjolkan lekuk tubuhnya yang matang dengan sangat jelas saat ia condong ke arah pemuda itu.

​"Dengan adanya ini, kau tidak memerlukan diriku untuk berkultivasi. Dengan melahap inti jiwa orang lain, membuatmu berkembang lebih cepat."

​Yun Zhu menerima gulungan itu dalam diam. Matanya terpaku pada benda di tangannya, menyadari bahwa benda ini adalah kunci kemandiriannya sekaligus tanda perpisahan mereka.

​"Setelah mencapai Nascent Soul, datanglah menemuiku ke planet Heavenly Fortune."

​Sebuah senyuman tipis namun memikat terukir di bibir merah Tianqiong. Ia memiringkan kepalanya sedikit, menatap Yun Zhu dengan binar jenaka yang mengandung tantangan di mata merahnya.

​"Itupun... kalau kau benar-benar bisa untuk mencapainya, hahaha!"

​Suara tawanya terdengar ringan dan jernih, mengalun di udara seperti melodi yang indah. Meski terdengar seperti candaan, tatapannya tetap tidak berubah.

Ia masih memandang Yun Zhu sebagai sebuah aset yang menjanjikan, sebuah alat yang berguna untuk masa depan, bukan sebagai teman, rekan, apalagi pasangan.

​Yun Zhu menggenggam erat gulungan teknik itu, merasakan teksturnya yang kasar di jemarinya.

​"Baiklah. Akan kulakukan, tunggu saja. Aku pasti akan mencapai Nascent Soul!"

​Mendengar ketegasan itu, Tianqiong menyentuh dagunya dengan telunjuk yang lentik. Ia seolah sedang menimbang-nimbang sebuah ide yang mendadak melintas di kepalanya, sebuah pikiran yang membuatnya terlihat semakin menggoda.

​"Bagaimana kalau kita... melakukan kultivasi ganda sekali lagi, terakhir kalinya sebelum aku pergi."

​Mendengar tawaran yang begitu lugas, tubuh Yun Zhu seketika membeku. Napasnya tertahan di tenggorokan, dan matanya membelalak menatap sosok wanita yang kini menatapnya dengan penuh arti itu.

​"Eh!"​

1
☕︎⃝❥Mengare (Comeback)
Cantik, pingin lihat versi mominya/Doge/
☕︎⃝❥Mengare (Comeback)
Wah, saking cantiknya sampai deskripsinya sepanjang ini😌
Fajar Fathur rizky
thor cepat bantai klan wang
Fajar Fathur rizky
thor cepat bantai klan wang dengan cara paling kejam termasuk wangchen
Cecilia: sip, sedang ditulis🔥🔥
total 1 replies
Fajar Fathur rizky
thor istri mcnya berapa
Cecilia: dua yg paling disayangi, satu tianqiong, satunya udh muncul cuma blum interaksi. sisanya cuma tambahan aja
total 3 replies
Fajar Fathur rizky
habis klan wang bantai juga klan Qin thor ambil sumber daya mereka
Huo Ling'er
upp
☕︎⃝❥Mengare (Comeback)
kayak milih suami aja🤣
☕︎⃝❥Mengare (Comeback)
Saatnya memerah sapi, eh, keuntungan maksudnya /Pray//Doge/
Cecilia: yep, tpi lama sih
total 5 replies
Nadia Annazwa
/Determined//Determined//Determined/
Nadia Annazwa
alamakkk bahaya nihh
Chen Xi
nextt~
Fajar Fathur rizky
thor cepat naikin ranah kultivasi mcnya habis itu bantai klan wang
Cecilia: udh kutulis kok, tinggal up aja, nunggu waktunya
total 1 replies
Chen Xi
nexttt/Determined//Determined/
Nadia Annazwa
yoshaa🔥
Huo Ling'er
yeyy cwk baruuu
☕︎⃝❥Mengare (Comeback)
Infokan cara bungkus istri kayak gini 🙃
Cecilia: aku jga mw
total 1 replies
[?.?.?]
yandere kah?🗿
Chen Xi
next bantai²
Huo Ling'er
makin gg aja ni mc!
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!