NovelToon NovelToon
ADIK BUNGSU KESAYANGAN DAN DUA ABANG PENGUASA(MAFIA KEJAM DAN CEO DINGGIN)

ADIK BUNGSU KESAYANGAN DAN DUA ABANG PENGUASA(MAFIA KEJAM DAN CEO DINGGIN)

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Mafia
Popularitas:1.9k
Nilai: 5
Nama Author: lestari visa

📚 JUDUL: ADIK BUNGSU KESAYANGAN DAN DUA ABANG PENGUASA
(MAFIA KEJAM & CEO DINGIN)
✍️ Penulis: Lestari Visa

Siapa sangka, gadis lembut berhijab ini adalah harta paling berharga bagi dua penguasa besar yang ditakuti banyak orang? 🖤

Satu saudara adalah bos mafia yang kejam dan tak berperasaan, sementara yang lain adalah CEO dingin yang memegang kendali dunia bisnis. Bagi orang lain, mereka adalah sosok yang menakutkan dan sulit didekati. Tapi di hadapan adik bungsu kesayangan mereka, segalanya berubah. Kekejaman dan kedinginan itu lenyap, berganti menjadi kasih sayang yang tak terhingga dan perlindungan mati.

Di mana pun dia berada, dia adalah ratu yang tak tersentuh. Siapa pun yang berani menyakiti hatinya, harus bersiap menghadapi murka kedua abangnya yang tak kenal ampun.

Ikuti kisah manis, menegangkan, dan penuh kasih sayang ini hanya di NovelToon! Klik tautan di bawah untuk mulai membaca 👇

yu baca

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lestari visa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 10 KESOMBONGAN YANG MAKIN MENJALAR, KEBENARAN YANG TERSEMBUNGI

Setelah kejadian di taman sekolah, Bapak Rian memang sudah memberikan peringatan keras kepada Angel dan kedua temannya. Mereka berjanji akan berubah dan tidak akan mengulangi perbuatan buruk lagi. Namun, janji itu hanya kata-kata belaka. Kesombongan dan keinginan untuk berbuat semaunya masih terasa di hati mereka, dan mereka memilih untuk tidak mematuhi aturan yang berlaku.

Mereka merasa bahwa peringatan yang diberikan tidak cukup membuat mereka takut, dan mereka tetap beranggapan bahwa mereka adalah orang yang berkuasa di sekolah ini. Selama beberapa hari ke depan, mereka masih berbuat seenaknya, menindas siswa lain, dan mencari-cari kesalahan orang lain seolah-olah tidak ada yang berani menegur mereka. Aisyah dan Nuri menjadi sasaran utama mereka lagi, meskipun Aisyah tidak melakukan hal apa-apa yang salah.

Angel dan teman-temannya semakin berani. Mereka merasa bahwa tidak ada yang berani menyentuh mereka, dan mereka bisa berbuat apa saja tanpa takut mendapatkan konsekuensi. Rasa angkuh mereka semakin besar, dan mereka mulai melakukan hal-hal yang lebih parah dari sebelumnya. Mereka tidak lagi hanya memarahi atau mengganggu, tapi mulai merencanakan hal-hal yang lebih jahat untuk membuat Aisyah dan Nuri malu dan tertekan.

Suatu hari, saat jam istirahat berakhir dan semua siswa mulai beraktivitas seperti biasa, kesempatan yang mereka tunggu-tunggu akhirnya datang. Saat Aisyah dan Nuri sedang berjalan menuju kelas, tanpa peringatan apapun, tiga orang siswi itu segera mendekati mereka berdua. Dengan gerakan yang cepat dan terkoordinasi, mereka menarik lengan Aisyah dan Nuri, lalu memaksa mereka berdua masuk ke dalam salah satu toilet sekolah yang jarang dikunjungi orang.

Setelah pintu toilet tertutup rapat dan terkunci dari dalam, situasi menjadi mencekam. Wajah Angel terlihat penuh dengan kebencian dan kesombongan yang tidak tertahankan. Dia menatap Aisyah dengan tatapan yang tajam, lalu tersenyum sinis.

"Kalian pikir kalian bisa berjalan-jalan dengan bebas dan terlihat seolah-olah kalian lebih baik dari kita? Salah besar!" kata Angel dengan suara yang lantang dan penuh kemarahan. "Kalian harus tahu tempat kalian! Sekolah ini masih milik kita, dan kita yang menentukan apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan di sini!"

Tanpa menunggu jawaban, dia dan kedua temannya segera mengambil air dan benda-benda yang ada di sekitar mereka, lalu memercikkannya ke arah Aisyah dan Nuri. Tanpa alasan yang jelas, mereka melemparkan benda-benda itu dengan kasar, membuat pakaian mereka berdua basah kuyup dan kotor. Aisyah berdiri di sana dengan posisi yang tegap, wajahnya tetap terlihat datar dan tidak menunjukkan rasa marah atau takut sedikitpun. Dia hanya menatap mereka dengan tatapan yang tenang, seolah-olah apa yang mereka lakukan tidak berarti apa-apa baginya.

"Kalian pikir dengan melakukan hal seperti ini, kalian bisa membuat kami malu?" tanya Aisyah dengan suara yang lembut tapi terdengar tegas. "Perbuatan kalian hanya menunjukkan betapa rendahnya sifat kalian. Kalian tidak bisa menang dengan cara yang baik, jadi kalian memilih untuk berbuat jahat."

Kata-kata itu membuat Angel semakin marah. Dia mendekati Aisyah dan menekan bahunya dengan kasar. "Kau berani membantah aku? Kau pikir kau lebih baik dari aku hanya karena kau berasal dari keluarga yang kaya? Aku akan membuatmu menyesal karena berani berbicara seperti itu kepadaku!"

Mereka terus melakukan hal-hal yang menyakiti hati dan membuat malu Aisyah dan Nuri selama beberapa menit. Namun, meskipun diperlakukan dengan sangat tidak baik, Aisyah tetap diam saja. Dia tidak menangis, tidak marah, dan tidak berusaha membalas perbuatan mereka. Dia hanya berdiri di sana dengan tenang, menunggu sampai mereka puas berbuat jahat.

Setelah merasa puas dengan perbuatan mereka, Angel dan kedua temannya tertawa terbahak-bahak lalu meninggalkan toilet itu dengan berjalan santai, seolah-olah mereka tidak melakukan kesalahan apapun. Mereka meninggalkan Aisyah dan Nuri sendirian di dalam ruangan yang kotor dan basah itu.

Setelah mereka pergi, Nuri segera mendekati Aisyah dengan wajah yang penuh kekhawatiran. Dia melihat pakaian sahabatnya yang basah dan kotor, dan hatinya terasa sangat sedih dan marah. "Aisyah... kamu tidak apa-apa? Mereka benar-benar berlebihan! Bagaimana bisa mereka berbuat sekejam ini? Kita harus memberitahu seseorang tentang hal ini!"

Aisyah menatap sahabatnya dengan tatapan yang tenang, lalu mengangguk pelan. Dia mengeluarkan senyum tipis dari bibirnya, meskipun situasi sedang tidak menyenangkan. "Tidak apa-apa, Nuri. Jangan khawatir tentang aku. Ini bukan hal yang besar, dan kita tidak perlu membuat masalah yang lebih besar dari ini."

"Bagaimana bisa tidak apa-apa? Mereka sudah memperlakukanmu seperti ini! Kita harus memberitahu guru atau orang tuamu!" seru Nuri dengan suara yang khawatir.

Aisyah menggelengkan kepalanya kepada Nuri dengan lembut tapi sedikit datar. "Tidak, Nuri. Kita tidak perlu memberitahu siapa-siapa. Aku hanya memintamu untuk melakukan satu hal untukku. Tolong carikan aku seragam baru yang pas ukurannya. Aku ingin kembali ke rumah dengan pakaian yang bersih dan rapi, agar ketika aku sampai di sana, tidak ada yang bertanya-tanya atau merasa khawatir tentang apa yang terjadi padaku. Kita juga harus merahasiakan semua ini dari kedua abangku. Aku tidak ingin mereka merasa marah atau terganggu karena hal ini."

Nuri menatap Aisyah dengan pandangan yang bingung dan tidak mengerti. Dia merasa bahwa perbuatan Angel dan temannya sangat buruk dan tidak bisa dibiarkan begitu saja, tapi dia juga tahu bahwa dia harus mengikuti keinginan sahabatnya. Dengan perasaan yang campur aduk antara khawatir dan setuju, dia hanya bisa mengangguk pelan sebagai tanda bahwa dia mengerti dan akan melakukan apa yang diminta.

"Baiklah, Aisyah... aku akan melakukan apa yang kamu minta," kata Nuri dengan suara yang lembut. "Tapi aku tidak setuju dengan ide untuk merahasiakannya. Aku khawatir kalau-kalau hal ini akan semakin parah nanti."

"Jangan khawatir, semuanya akan baik-baik saja," jawab Aisyah dengan suara yang menenangkan. "Aku sudah tahu bagaimana cara menghadapi hal-hal seperti ini. Kamu tidak perlu mengkhawatirkanku."

Aisyah dan Nuri segera membersihkan diri dan mengganti pakaiannya dengan seragam baru yang dibeli Nuri menggunakan uang yang diberikan Aisyah. Setelah siap, mereka berdua berjalan keluar dari toilet dan kembali ke kelas dengan sikap yang normal, seolah-olah tidak ada hal buruk yang baru saja terjadi. Tidak ada yang bisa melihat perubahan apa pun pada diri Aisyah, dia tetap terlihat seperti gadis biasa yang ceria dan tenang seperti biasanya.

Namun, apa yang tidak Aisyah ketahui adalah bahwa ada orang yang selalu mengawasi setiap gerakannya tanpa dia sadari. Alpin memiliki pasukan pengawal bayangan yang selalu mengikuti adiknya ke mana pun dia pergi, tanpa terlihat oleh siapa pun. Mereka melihat dan mendengar semua hal yang terjadi di sekitar Aisyah, dan mereka segera melaporkan setiap peristiwa kepada Alpin secara terperinci.

Ketika Alpin menerima laporan tentang apa yang terjadi di sekolah, wajahnya yang biasanya terlihat tenang langsung berubah menjadi sangat serius dan penuh kemarahan. Dia mendengarkan setiap kata dari pengawalnya dengan hati yang semakin terasa panas, dan rasa marah yang tidak tertahankan mulai muncul di dalam dirinya. Awalnya, dia berniat untuk segera pergi ke sekolah dan menghukum berat semua orang yang terlibat dalam perbuatan jahat itu. Dia ingin membuat mereka menyesal seumur hidup karena berani menyakiti adik kesayangannya.

Namun, sebelum dia bisa bergerak atau mengambil keputusan apapun, pintu ruang kerjanya terbuka dengan cepat. Aisyah masuk ke dalam ruangan dengan langkah yang santai dan wajah yang terlihat sangat normal, seolah-olah dia baru saja pulang dari sekolah dengan keadaan yang sangat baik. Dia mencium tangan Alpin dengan sikap yang manja seperti biasa, lalu duduk di sampingnya dengan senyum yang terlihat alami.

Assalamualaikum bunda,ayah"ABang abang, aku sudah pulang teriak asiyah dengan ceria!".

Melihat kehadiran adiknya yang terlihat baik-baik saja, rasa marah yang ada di hati Alpin perlahan-lahan mereda. Dia menatap Aisyah dengan pandangan yang penuh perhatian, lalu mencoba untuk menahan kemarahannya dan tidak mengatakan apa-apa yang bisa membuatnya merasa tidak nyaman. Dia memutuskan untuk tidak menyebutkan apa yang dia ketahui, dan dia akan melihat apakah Aisyah akan memberitahunya sendiri atau tidak.

Namun, Aisyah sudah tahu bahwa abangnya pasti sudah mengetahui semuanya. Dia melihat perubahan pada wajah dan sikap abangnya, dan dia mengerti bahwa laporan dari pengawalnya sudah sampai. Tapi Aisyah tetap bersikap seolah-olah tidak ada apa-apa yang terjadi, karena dia memiliki alasan yang jelas untuk melakukan hal itu.

Sebenarnya, Aisyah bukanlah gadis yang lemah dan mudah disakiti seperti yang orang lain kira. Aisyah adalah gadis yang sangat tangguh, cerdas, dan pintar dalam segala hal. Dia selalu menjadi juara pertama di setiap pelajaran dan setiap perlombaan yang diikuti, dan dia juga selalu membawa nama baik sekolahnya ke mana pun dia pergi. Meskipun di luar Aisyah dikenal sebagai gadis yang cuek dan dingin seperti "Kulkas 8 Pintu", tapi dia tidak pernah menjadi orang yang sombong atau angkuh. Dia akan tetap menjadi orang yang rendah hati, tidak pernah merasa lebih baik dari orang lain hanya karena kelebihan yang dia miliki.

Selain kepintarannya dalam pelajaran, Aisyah juga memiliki keahlian yang sangat hebat dalam bela diri. Sejak dia duduk di bangku kelas 3 SMP, dia sudah belajar berbagai jenis bela diri dengan serius. Dia dilatih oleh guru-guru terbaik, dan dia sudah menguasai banyak teknik yang membuatnya bisa melindungi dirinya sendiri dengan baik. Namun, kedua abangnya dan orang tuamu tidak pernah mengetahui hal ini. Mereka hanya melihat Aisyah sebagai gadis yang manja, suka berbicara banyak, dan selalu membutuhkan perlindungan, tanpa menyadari bahwa di balik sifat-sifat itu, ada seorang gadis yang sangat kuat dan berkemampuan tinggi.

Hanya saja Aisyah memilih untuk tidak menampakkan kemampuannya itu kepada orang lain, karena dia tidak ingin terlihat berbeda atau membuat orang lain merasa tidak nyaman. Dia ingin hidup dengan tenang dan damai, tanpa harus terlibat dalam pertengkaran atau masalah apapun. Itulah sebabnya Aisyah memilih untuk diam dan tidak memberitahu keluarganya tentang apa yang terjadi, karena dia percaya pada dirinya sendiri bahwa dia bisa menyelesaikan masalah itu dengan caranya sendiri tanpa harus membuat orang yang dia cintai merasa khawatir atau marah.

📖 SAMPAI JUMPA DI BAB SELANJUTNYA! 🤗🩷

Terima kasih banyak sudah meluangkan waktu untuk membaca cerita ini! Semoga kalian menikmati setiap halaman dan setiap momen kebahagiaan, tawa, bahkan emosi yang terasa dalam setiap babnya ya. 🥰

Jangan lupa tinggalkan komentar dan berikan suka pada setiap bab yang kalian baca, ya! Jika kalian menyukai ceritaku, silakan tuliskan pendapat kalian — misalnya "Lanjutkan dong, ceritanya keren banget!" atau "Ceritanya bagus dan menyentuh hati!" — karena setiap kata dukungan dari kalian akan menjadi semangat terbesarku untuk terus menulis dengan lebih baik lagi. 🩷🌷

Kalau kalian ingin melihat gambaran visual dari semua tempat dan tokoh dalam cerita ini, kalian bisa mengunjungi👇👇

akun TikTokku: (lisalestari310)

akun Instagramku:( Lisa Lestari)

Jangan lupa untuk mengikuti dan memberikan komentar di sana juga ya, aku sangat menantikannya! 🤗🌷

Sekali lagi terima kasih banyak atas perhatian dan dukungannya. Sampai jumpa lagi di bab selanjutnya ya! Selamat membaca dan sampai bertemu kembali! 👋👋🤗🌷

1
Nadia Permatasari
woy keren
Sonyy Mexrizon
aku tunggu ke lanjutannya Thor semagat💪😍
Sonyy Mexrizon
aku suka dengan alur ceritanya keren ini sih cerita yang paling menarik dan bagus

buat teman teman aku saranin coba baca dari awal di jamin seruuuu 😍🔥
Sonyy Mexrizon
kereennnn🔥😍
Sonyy Mexrizon
makin seruuu ceritanya aku suka enga nyesel aku nunggu kelanjutan ceritanya makin seruu apa lagi aku suka dengan karakter Aisyah dan kedua abangnya😍🔥
Sonyy Mexrizon
lanjutkan thor🔥💪😍
Sonyy Mexrizon
sangat luar biasa Thor makin seru bacanya💪🔥
Sonyy Mexrizon
😍😍💪
Sonyy Mexrizon
lanjutkan Thor baca kesini makin kesanah makin seruuu seritanya🔥💪
Sonyy Mexrizon
😍😍😍💪
Lestari Visa
luar biasa
Furi Pujianti
akhirnya aku menemukan novel yang aku. ingginkan
Furi Pujianti
aku tunggu bab selanjut thor semgata💪
Furi Pujianti
aku suka dengan jalan ceritanya 😍lanjut thor
Furi Pujianti
🥳🩵🩵🩵
Furi Pujianti
lanjut thor💪
Furi Pujianti
wow sangat keren dan bagus lajut thor
Furi Pujianti
keren novel KK lanjutkan KK aku suka😍
Sonyy Mexrizon
kerennn semangat Thor🥳
Sonyy Mexrizon
keren aku suka baca novel author,aku juga Maji Aisyah memiliki keluarga yang di bilang sangat menjaga permatanya dua Abang tampan yg satu mafia dan satu CEO keren Thor lanjut.ceritanya unik😍🔥
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!