NovelToon NovelToon
Princess Anna

Princess Anna

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi ke Dalam Novel / Anak Yatim Piatu / Spiritual / Cinta Terlarang / Cinta Seiring Waktu / Cintapertama
Popularitas:372
Nilai: 5
Nama Author: Diyah_ell

Namanya Anna.. Dia anak yang polos namun tangguh, berjiwa bebas dan baik hati.. ia terlahir di sebuah gubuk sederhana di dalam hutan yang jauh dari pemukiman warga, meski hidup sederhana, ia merasa hari harinya selalu dipenuhi kebahagiaan.
Hingga sampai suatu waktu, tragedi menimpa keluarga kecilnya dengan tragis.. Ternyata ayahnya adalah seorang putra mahkota, dan Anna pun tiba tiba menjadi seorang Putri.
bisakah Anna beradaptasi di kehidupan barunya??
Lika liku percintaannya dimulai..inilah kisah Princess Anna..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Diyah_ell, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Leonard stephanos

"Sekarang sudah malam Nic.. Kenapa kau mengikutiku?" ucap Kaisar saat berjalan menuju kamarnya.

"Baginda mengancam Sylvanna kan? Apa yang anda katakan kepada anak itu?!"

"Aku tidak mengatakan apapun.. Kami hanya mengobrol sedikit sebelum mengajaknya makan malam"

"Baginda.. Jangan pernah mengganggu Sylvanna atau aku tidak akan pernah menganggap anda ayahku lagi!"

Langkah Kaisar terhenti.

"Nic.. Apakah Aku terlihat memiliki waktu untuk mengganggunya? Apa kau kira aku membenci cucuku?"

"Tidak..tetapi itu lebih mencurigakan, mengingat anda yang mengijinkannya tinggal disini dengan syarat dan mengancam nyawanya agar aku menikahi Diana! Siapa yang akan percaya anda benar-benar bersikap baik padanya?"

"Yaa.. aku memang melakukan itu.. Tapi semua ini kan juga demi kalian berdua juga!"

"Apa anda kira tanpa saya menikahi Diana nyawaku dan putriku bisa terancam?"

"Iya! Itulah kenyataannya dan kau harus menerimanya! Aku sudah berpura pura tidak melihat apa yang kau lakukan di luar istana selama 10 tahun, tapi apa hasilnya Nic? Istrimu yang malang itu menjadi korbannya! Tidak ada yang tahu lebih baik dari aku seperti apa rasanya kehilangan seorang istri! Aku bukannya menyalahkan mu atas semuanya tapi aku hanya berharap kau tidak terlalu membenciku karena melakukan hal ini, dan untuk Sylvanna.. Aku menyayanginya jadi aku akan memperlakukannya dengan baik"

Mendengar hal itu Nicholas terdiam sejenak.

"Tapi karena pernikahan ini Putriku jadi membenciku.. Sejak hari itu dia tak lagi mau menatap dan bicara padaku!"

"Itulah konsekwensinya menjadi seorang ayah! Apa sekarang kau sedikit mengerti posisiku? Aku mau istirahat, pergilah Nic"

"Aku akan menghukumnya atas semua kejahatannya! Agar nyawaku ataupun Putriku tidak selalu berada di dalam genggamannya!!" ucap Nicholas dengan yakin.

"lakukanlah!" jawab Raja.

"Dan..satu lagi, tentang Marquess Celestine.. Aku menerima ijin kunjungannya untuk menemui Sylvanna"

"Apah?! Kenapa anda selalu melakukan hal-hal yang sudah jelas saya tak suka!!" emosi Nicholas kembali ber api api.

"Tenanglah.. Karena kau menolak kunjungannya terus menerus dia jadi meminta ijinku.. Dan aku tak bisa mengabaikan permintaan bawahan setiaku terus menerus. Yang terpenting adalah bagaimana keinginan Sylvanna sendiri.. Kau tak bisa terus menerus membuat keputusan untuknya kan, kalau kau seperti itu terus anak itu hanya akan semakin membencimu seperti kau membenciku!"

"Jadi.. Apa pendapat Sylvanna?"

"Katanya dia akan menemuinya karena mereka berhubungan darah"

"Kenapa Anna mau menemuinya hanya karena hubungan darah? Dia benar benar anak yang polos"

"Entahlah.. Sepertinya kau kurang mengenal Putrimu sendiri yaa? Menurutku Dia bukan anak polos seperti dugaanmu, dia bukan lagi anak yang dibesarkan di pinggiran hutan!! Nero.. Aku mau istirahat, bawa Nic pergi"

"Baik Baginda" ucap Nero pelan.

"Aku bisa pergi sendiri!" ucap Nicholas yang kesal.

.

Beberapa hari kemudian Anna dan Daisy berjalan jalan di sebuah rumah kaca istana saat mengisi waktu luang di sela sela kesibukannya belajar..

Suasana yang tenang dan banyak sekali berbagai macam dan warna bunga bunga indah yang terawat dengan baik membuat ruangan itu sangat harum semerbak bunga yang lembut, itu menjadi satu satunya tempat ternyaman di istana bagi Anna.

Daisy menyiapkan secangkir teh di meja besar yang berada di tengah tengah rumah kaca, Anna meminum teh panas itu sedikit demi sedikit.

"Anda sangat menyukai tempat ini ya?" ucap Daisy.

"Iya.. Disini nyaman Daisy"

"Katanya sudah lama sekali pintu rumah kaca ini kembali di buka Yang Mulia.. Saya dengar tempat ini adalah tempat favorit mendiang Ratu, jadi.. Baginda Kaisar melarang siapapun menggunakan tempat ini, tapi Kaisar dengan senang hati menawarkan sendiri tempat ini kepada anda "

"Iyaa Daisy.. Aku adalah orang yang sangat beruntung, jadi.. Apa yang dilakukan Baginda Ratu di sini?"

"Seperti anda ini.. Ratu akan menikmati waktunya sendiri di sini atau kadang merawat tanaman dengan tangannya sendiri, dan juga Ratu rutin mengadakan jamuan minum teh bersama para nyonya bangsawan disini"

"Nenekku itu orang seperti apa Daisy?"

"Saat saya datang kesini Ratu sudah tidak ada, jadi saya tidak bisa memberitahu banyak Yang Mulia.. Tapi katanya beliau itu orang yang anggun, lembut dan bijaksana, untuk wajahnya beliau sangat mirip Putri Maria, tapi sifatnya sangat bertolak belakang"

"Iyaa.. Kemarin saat aku masuk ke ruang kerja Kaisar aku melihat lukisan Ratu sekilas"

Sreekkk sreekkk... Tiba tiba terdengar suara yang mencurigakan di balik bunga bunga yang rindang ,Anna dan Daisy saling memandang, Daisy merasa panik karena keluarga raja sering kali mendapat serangan secara tak terduga, dan kebetulan saat ini mereka tak mengikutsertakan ksatria pengawalnya.

Daisy menutupi tubuh Anna dengan tubuhnya "Berlindung di belakang saya Yang Mulia!"

Anna melihat bayangan "Tenanglah Daisy.. Sepertinya itu cuma kucing hitam besar? Biar aku coba lihat"

"Jangan Putri! Berbahaya biar saya lihat dulu"

Daisy pun mendekat perlahan, namun belum sampai tiba tiba seorang pemuda dengan pakaian hitam rapi khas bangsawan muncul disana.

"Siapa kau!!" Teriak Daisy.

Pemuda itu berjalan mendekati Anna.

"Hei!! Jangan berani beraninya mendekati Tuan Putri atau aku akan teriak!!" teriak Daisy panik.

"Tenanglah Daisy.. Orang ini tidak membawa senjata" ucap Anna tenang.

"Perkenalkan nama saya Leonard stephanos, Maaf sudah mengganggu waktu anda yang menyenangkan Yang Mulia Putri.. Saya baru pertama kali datang ke istana bersama ayah saya jadi saya tidak sengaja masuk dan malah ketiduran disini sebentar"

"Ketiduran? Haa?" kata Daisy heran.

"Bersikaplah dengan sopan Daisy.. Beliau adalah Putra pertama Duke stephanos" ucap Anna tenang.

"Baik" Daisy menundukkan kepalanya.

Duke stephanos adalah keluarga besar salah satu pendiri Kekaisaran Brivantyum ini, sampai saat ini reputasi keluarga pahlawan itu jauh dari rumor buruk. Meski sebagian besar para bangsawan memiliki keberpihakan kepada masing masing kekuatan politik, keluarga Stephanos tetap berdiri teguh dengan pendirian nenek moyangnya yaitu dengan tidak berpihak alias netral. Alih alih memperluas kekuasaan, keluarga itu gencar melakukan berbagai bisnis hingga membuatnya menjadi keluarga terkaya setelah keluarga kerajaan.

"Duke muda, saya rasa saya tak perlu memperkenalkan diri karena anda sudah mengenali saya"

"Benar Yang Mulia.. Anda pasti Tuan Putri Sylvanna Hayden Maximilian"

"Benar! Sepertinya anda sudah terlalu lama pergi Duke muda.. Sebaiknya anda segera kembali"

Leonard terdiam menatap Anna.. Kesan pertamanya adalah Seorang Putri kecil yang tidak seperti anak kecil di hadapannya ini sangat anggun dan memukau, padahal dari rumor yang ia dengar Putri Sylvanna dibesarkan di pinggiran hutan, tapi.. Dia terlihat seperti seseorang yang terlahir untuk menjadi seorang wanita paling terhormat di kekaisaran ini.

"Kenapa diam saja? Duke muda?" Anna melambai lambaikan tangannya di depan pemuda yang terpaku pada wajahnya itu.

Seketika Leonard sadar "Maaf Yang Mulia saya hilang fokus.. Anda bilang apa tadi?"

"Sudahlah.. Anda bilang tadi tersesat, jadi ayo ikut aku"

Tanpa sadar Silvana menggandeng pemuda yang usianya selisih 2 tahun lebih tua darinya itu dengan terburu-buru.

Bersambung.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!