NovelToon NovelToon
Penyihir Gila Dari Jurang Hantu

Penyihir Gila Dari Jurang Hantu

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Fantasi Isekai / Balas Dendam
Popularitas:770
Nilai: 5
Nama Author: AbdulRizqi60

Cakrawala Dirga Samudra adalah seorang Pangeran kerjaan Nirlata yang dibuang kedalam jurang saat umurnya baru menginjak 6 tahun. namun bukannya mati, di dalam sana ia justru bertemu sosok misterius yang membuat dirinnya menjadi penyihir gila. 7 tahun berlalu ia kembali dengan kekuatan baru untuk menuntut balas, merebut takhta yang seharusnya menjadi miliknya, dan mengungkap rahasia di balik tembok istana

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon AbdulRizqi60, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Penyihir Gila Yang Mengejutkan

Whussss...!!!!

Angin membawa aroma pasar, asap dapur, keringat manusia dan.... kemunafikan.

Pada saat ini Samudra sedang berdiri di atas batu besar, matanya menyipit menatap dunia luar yang sudah hampir tujuh tahun dia tinggalkan dan hampir ia lupakan.

Saat ini berada di atas lereng dan di bawahnya adalah sebuah desa kecil. Samudra sudah berada di kawasan Negara Garuda namun belum memasuki kawasan kerajaan dan sekitarnya. Ia saat ini hanya berada di pinggiran Negara Garuda, tepatnya ia berada di Desa Uluwatu.

Negara Garuda adalah Negara yang sangat luas, tidak heran banyak desa desa kecil yang di bangun di dalam Negara ini.

"Jadi ini kehidupan yang waras? Terlalu kotor. Terlalu ramai. Terlalu penuh aturan." Gumam Samudra pelan dengan nada suara mendesis tipis.

Kemudian Samudra menghela nafas panjang sejenak dan menuruni lereng menuju ke desa Uluwatu yang berada tepat di depan pandangan matanya. Walaupun desa Uluwatu kecil namun desa ini sangat ramai, penuh dengan para Saudagar, pengelana, dan penyihir muda yang berkumpul untuk bercerita pengalaman mereka di tempat itu.

Samudra melangkah ke dalam keramaian pasar. Langkahnya cukup pelan, santai dan tenang akan tetapi mata setiap orang langsung tertuju padanya.

Wajah tampannya yang memang berasal dari garis darah bangsawan, dengan jubah hitam bercorak emas, rambut panjang hitamnya yang di ikat kebelakang dan bibirnya yang selalu tersenyum miring tanpa alasan yang jelas, membuat tatapan tatapan aneh dan bisikan bisikan samar segera terdebgar di kepadatan pasar ini.

Dari sekian banyaknya orang itu, Samudra mendengar satu bisikan, "siapa dia? Pakaiannya seperti penyihir, tapi gayanya kayak orang idiot."

Ucapan itu langsung di sambut tawa terkekeh dari pedagang di sebelahnya. Namun keduanya segera menghentikan tawa samar mereka berdua, di saat seorang prajurit Istana Nirlata yang sedang berpatroli di pinggiran Negara mendekat ke arah Samudra, tangannya memegang gagang tombak dengan erat dan mengarahkan ujung tombaknya yang runcing kearah Samudra.

"Kau anak muda... dari perguruan mana kau berasal?!" Tanya Prajurit itu dengan nada suara sedikit membentak keras ke arah Samudra. Dan ada kilatan kecurigaan yang melintas di mata prajurit itu.

Samudra tersenyum lebar ke arah prajurit itu, kemudian ia membungkuk aneh seperti mau jatuh.

"Aku berasal dari perguruan Kera Gila Sejati... cabang Jurang Kematian." Bohong Samudra, cukup acuh dan asal asalan, meskipun ia masih menunjukan rasa hormat kepada prajurit penjaga pasar tersebut.

Mendengar nama perguruan dan asal tempat yang di sebutkan oleh Samudra, seketika prajurit itu menyipitkan matanya sedikit. Pada saat ini pikirannya merasakan kebingungan saat memikirkan jawaban yang ia dengar.

"Itu.... perguruan apaan... aku belum pernah mendengarnya, kau jangan bercanda denganku anak muda!" Seru Penjaga itu dengan raut wajah yang masih menunjukan kecurigaan kepada Samudra.

Di tempatnya berdiri, kedua alis Samudra mulai naik ke atas dan menggeleng gelengkan kepalanya.

"Yang tidak mengajarkan sopan santun jika terlalu banyak di tanya. Tapi sangat pandai membuat orang hidup menjadi mayat." Ucap Samudra datar dan dingin.. kini senyuman dinginnya di gantikan dengan seringai aneh penuh dengan kegilaan.

Prajurit itu seketika tersentak, tenggorokannya tercekat tanpa sebab, namun yang pasti kini dia tidak melihat lagi pemuda dengan gaya urakan dan kampungan itu di depannya. Tapi yang ia lihat di tempat itu hanya ada dia dan Samudra. Sedangkan pemandangan pasar itu di gantikan dengan aura merah dan aroma darah yang sangat amis.

"Ka... ka... kau...??!!" Desis terbata bata prajurit jaga itu di saat merasakan keanehan yang di alaminya, bahkan tanpa sadar ia terjengkang kebelakang dengan jari terulur lurus menunjuk tepat ke wajah Samudra. Sementara wajahnya kini berubah pucat pasi bak orang tenggelam.

Dan sebelum prajurit itu berteriak ketakutan, tiba tiba terdengar suara teriakan teriakan keras di dalam pasar.

"PENCURII...!!!! ADA PENCURIIII...!!!"

Tampak seorang pemuda berlari kencang sembari membawa kain yang berbentuk bantalan di punggungnya. Sedangkan di belakangnya para warga mengejar dengan balok kayu, beberapa bahkan ada penyihir yang terbang.

Kecepatan lari pemuda itu sangat tidak masuk akal, ia sangat lincah dan cepat layaknya jelmaan angin.

Samudra menoleh pelan ke arah itu, suara mendesis samar terdengar dari mulutnya, "sihir angin langkah kaki bisu, sihir yang di gunakan untuk melarikan diri namun ia gunakan untuk mencuri, payah dasar penjahat. Hmmm... menurut Guru Bara Tunggal sihir itu adalah sihir dasar namun mengapa para penyihir itu tak mampu menangkapnya? Payah."

Detik itu juga Samudra melangkahkan kakinya dan...

WHUSSSHHH!!!!

"Hixixixixixixi..."

Sambil tertawa bak orang gila Samudra melesat cepat menggunakan sihir angin langkah kaki bisu untuk mengejar pemuda itu.

Semua orang terkejut termasuk prajurit itu.. ekspresi ketakutannya tiba tiba menghilang, ia langsung berdiri dan ikut mengejar pencuri itu.

Kejar kejaran itu terjadi cukup lama...

"Hufff... akhirnya aku bisa lolos! Tidak aku sangka di pinggiran Negara Garuda ada penyihir yang cukup hebat dan mampu menguasai sihir angin langkah kaki bisu." Ucap pemuda pencuri itu yang sudah tiba di pinggiran Hutan Kehampaan.

"Kembalikan barang yang kau curi bung, itu bukan milikmu..."

Pemuda itu kaget bukan kepalang, ia menoleh ke atas tampak Samudra berbaring miring menatapnya dengan lengan di tekuk, siku yang bertumpu di dahan pohon dan kepala yang di topang dengan telapak tangannya sedangkan tangan kirinya ia gunakan untuk mengupil.

"Ka... kau.. jangan ikut campur dengan urusanku... hmmm begini saja, aku berhasil mencuri beberapa perhiasan mahal, sepertinya kau suka dengan Gelang Emas aku akan memberikanmu satu Gelang emas asal kau membiarkanku pergi, bagaimana?"

Samudra menggeleng...

"Dua..."

Samudra menggeleng..

"Tiga..."

Samudra menggeleng...

"Baiklah, penawaran terakhirku lima. Terima atau aku akan menerobos paksa!"

Samudra kembali menggeleng sambil tersenyum gila menatap pemuda itu..

"Tidak semua dapat di beli dengan emas, bung." Ucap Samudra.

Pemuda itu menggertakan giginya, ia mengepalkan tinjunya yang terselubung angin dan melompat ke arah Samudra.

Duarrrgghh!!!!

Pukulan itu menghantam dahan pohon, Samudra melompat menghindar.

Bersamaan dengan itu para warga dan penyihir datang..

"Mati kau keparat." ucap pemuda itu sembari terus mencoba memukul Samudra.

"Tunggu dulu! Ada apa dengan pencuri itu? Kenapa dia memukul udara kosong?" Tanya seorang penyihir.

"Itu.... sihir ilusi, jangan jangan penyihir gila itu..." sahut penyihir lainnya sembari menatap Samudra yang duduk secara terbalik di pohon lainnya sembari melipat tangannya menatap pemuda itu yang terus memukul angin.

"Sihir ilusi... pantas saja aku tadi berada di tempat yang berbeda, apa aku juga terkena ilusinya?" Batin prajurit sebelum ini.

Pemuda pencuri itu benar benar di manipulasi oleh Samudra, ia menatap sekitar tidak ada siapapun hanya dirinya yang sedang bertarung dengan Samudra.

Hingga akhirnya pemuda itu kelelahan dan tumbang di tanah...

"Hoaaaah...." Samudra yang duduk santai di pohon menguap bosan, "membosankan... Hixixixixixixi..." ucapnya kemudian tertawa gila dan pergi begitu saja.

1
anggita
nama ilmu yg keren. mantra api jiwa👏
anggita
ikut dukung ng👍like, 2x☝☝iklan. moga novelnya lancar.
anggita
novel laga lokal👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!