NovelToon NovelToon
Misteri Kematian Ibu

Misteri Kematian Ibu

Status: tamat
Genre:Hantu / Horor / Mata Batin / Tamat
Popularitas:398.8k
Nilai: 5
Nama Author: novita jungkook

Vera merantau ke kota dan bisa di katakan bawa dia jarang pulang ke rumah karena memiliki hubungan yang tidak baik dengan Pak Darto Ayah kandung dia sendiri, namun kali ini Dia terpaksa harus pulang ketika mendengar kabar bahwa Bu Elma telah meninggal dunia.

semula Vera menganggap bahwa kematian Bu Elma adalah kematian yang biasa, namun beberapa malam saja dia tinggal di rumah itu malah menemukan keanehan yang tidak biasa.

benarkah Bu Elma meninggal karena sesuatu yang tak kasat mata?

mampukah Vera untuk mengungkap masalah tersebut?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon novita jungkook, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 2. Berdebat

"Kau jangan selalu membuat masalah, Kak!" Dina terlihat tidak senang.

"Sekarang kau juga tidak percaya kepadaku?" Vera menatap dengan pandangan tajam.

"Aku tau kau selalu bermasalah dengan Ayah namun bukan berarti bisa sesuka hati mu begini." kesal Dina.

"Ini memang pasti berhubungan dengan dia, Ibu bukan meninggal karena penyakit biasa!" bentak Vera sangat emosi.

"Cukup!" Dina semakin emosi mendengar ucapan Vera yang terus terang menuduh Darto.

Vera juga kaget melihat reaksi Dina yang sudah sangat marah seperti itu, padahal selama ini adik nya tidak pernah membantah dia atau bahkan sampai mengeluarkan ucapan kasar seperti ini sehingga Vera menyadari bahwa mungkin saja Dina sangat tidak terima.

Namun Vera juga tidak bisa diam saja sekarang, karena dia menyadari ada sesuatu yang tidak beres dengan kematian Bu Elma. tubuh Ibu mereka membiru seolah luka lebam habis di pukuli, bagian leher juga ada yang membiru dan semua orang malah mengatakan bahwa itu adalah serangan jantung.

Sebab selama ini banyak warga yang meninggal ketika serangan jantung dan kondisi mereka memang seperti itu, sehingga saat ini sama sekali tidak ada yang mengatakan bahwa kematian dari Elma adalah hal yang tidak wajar, bahkan tidak ada yang bergunjing tentang kematian wanita itu dan menganggap bahwa tubuh yang membiru adalah hal yang aneh.

Hanya Vera yang masih tetap yakin bahwa ini ada sesuatu yang tidak beres di kematian sang Ibu, namun kepada siapa dia akan berbicara karena sekarang tanpa jelas bahwa tidak ada orang yang peduli dengan ucapan Vera, bahkan Dina saja tidak mau mendengarkan apa yang Vera katakan tentang kematian Bu Elma.

Padahal Vera adalah anak tiri dari Bu Elma ini namun ia tetap saja merasakan ikatan batin yang begitu kuat dan Dia merasa bahwa kematian dari Bu Elma pasti ada sesuatu yang tidak beres, ini hanya tinggal memutar otak bagaimana cara dia mengetahui apa yang telah terjadi dengan Bu Elma ini.

"Aku tidak mau bila nanti Kakak akan membuat masalah lagi, kita semua sedang berduka!" Dina menggeram kesal.

"Jadi menurut mu aku yang selama ini membuat masalah?" Vera bertanya tidak percaya.

"Sudah lah aku tidak ingin mencari masalah dengan dirimu." Dina langsung pergi begitu saja karena masih banyak yang harus dia urus.

"Hahhh tidak ku sangka bahwa dia juga beranggapan bahwa aku yang telah membuat masalah." Vera menarik nafas panjang.

"Kenapa kau sama sekali tidak menyangka bahwa memang dirimu itu yang selama ini selalu saja membuat masalah?" tegur sebuah suara dari belakang Vera berdiri saat ini.

Vera menoleh untuk melihat siapa orang tersebut dan ternyata memang benar karena dia juga sudah hafal dengan suara itu dan seketika Vera merasa enggan sekali untuk berdebat dengan orang ini, sebab posisi dia juga sedang berduka dan merasakan sedih yang begitu dalam atas kematian dari Bu Elma sehingga ada rasa enggan untuk menanggapi orang seperti ini.

Namun bila sudah berhadapan seperti ini jelas mereka akan berdebat satu sama lain karena selama ini seluruh keluarga beranggapan bahwa Vera selalu saja membuat masalah dengan keluarga besar, memang walau Vera adalah seorang gadis namun tetap saja dia tidak peduli bila sudah berdebat dengan Darto Ayah kandung dia sendiri.

"Sebaik nya kau besok langsung saja pulang ke kota agar tidak menambah masalah yang ada di sini." Erna berkata dengan sangat pedas.

"Memang nya kau siapa sehingga berani mengusir aku dari dalam rumah ini?" Vera berkata dengan suara menantang.

"Tidak ada yang ingin kau tetap berada di rumah ini karena kehadiran kau disini hanya membuat masalah besar!" bentak Erna.

"Apa kau takut aku akan mengetahui rahasia yang telah lama kau simpan?" Vera menyeringai iblis.

"Gadis gila!" bentak Erna sangat tidak terima.

"Sekali lagi kau ikut campur dalam masalah yang sedang aku urus ini maka bersiap saja aku akan memberikan masalah yang jauh lebih besar untuk dirimu itu!" ancam Vera tidak main main.

"Lakukan apa saja karena aku tahu kau memang gadis gila yang tidak tahu diri dan selama ini selalu saja membuat masalah dalam keluarga!" tantang Erna.

"Ya, mari kita lihat siapa pembuat masalah itu yang sebenarnya." angguk Vera tidak takut sama sekali.

Vera si gadis bengal dalam keluarga dan dia tidak pernah takut melawan siapa saja selagi dia merasa benar maka akan terus melawan orang yang menghadapi jalan, bahkan itu adalah Darto sekali pun dia sama sekali tidak peduli sehingga hal itulah yang membuat dia di kenal sebagai gadis durhaka dan tidak pernah menghormati orang tua.

Walau sudah mendapat cap buruk seperti itu namun Vera tetap tidak peduli dan dia tidak pernah menjelaskan kepada orang lain bahwa ini semua bukan salah dia atau bukan dia yang membuat masalah, dia tidak peduli dengan pandangan orang lain karena menurut dia itu sama sekali tidak berfungsi untuk hidup ini.

Jadi mau orang itu menganggap dia apa dan keluarga menganggap juga bahwa dia adalah gadis durhaka tetap saja Vera sama sekali tidak peduli, bisa dikatakan bahwa perasaan gadis ini memang telah mati dan perasaan yang membeku itu membawa masalah yang kian memburuk dalam keluarga karena seluruh keluarga tidak ada yang menaruh simpati terhadap dia.

"Ini rumah ku, kau hanya adik dari Ibu sehingga tidak ada hak untuk mengusir aku!" Vera menunjuk kening Erna.

"Kurang ajar!" Erna berteriak tidak terima.

"Apa kau baru tau kalau aku ini kurang ajar? semakin kau menantang aku maka akan aku tunjukan sifat itu." geram Vera sambil berlalu pergi.

Erna terdiam mematung karena di sini dia baru menyadari bahwa aura yang ada di dalam diri Vera sungguh begitu kuat sehingga dia tadi sempat merasa takut, apa lagi Erna juga mengetahui bahwa gadis ini memiliki beladiri yang cukup tinggi karena dia sering berlatih dengan beberapa persatuan yang ada di desa ini.

"Dia seberani itu, pantas saja selama ini dia terus bertengkar dengan Mas Darto." batin Erna.

"Awas saja nanti kalau sampai dia membuat masalah, aku tidak akan tinggal diam karena Mas Darto juga tidak suka kok dengan Vera." batin Erna kembali.

Dia merasa kalau Vera di rumah ini hanya seorang sampah saja sehingga tidak mungkin ada yang bisa membela dia untuk melakukan ini dan itu, sebab Darto saja sebagai ayah kandung Vera sama sekali tidak peduli dengan sepak terjang gadis tersebut dan terus saja mengabaikan sehingga orang lain yang ada di rumah ini pasti ikut merendahkan Vera juga.

Selamat malam Besti, jangan lupa like dan komen nya.

1
Dewi
Orng angkuh tuh emng nyebelin klo sudh ursan hrga diri gk mau kalah
Dewi
Alan run run si bpak mu gensi nya tinggu kmu hrus sgera mnta bantuan
zoeyy
😍😍😍😍😍
zoeyy
😍😍🙏🙏🙏🙏
Rika Yudesni
saya selalu membaca cerita NJ ini, karena bagus banget.
saya selalu menanti END dlu, baru baca.
karena saya tipe tidak suka baca maraton
NoviTa jungkook: terima kasih kakak🥰🥰🥰
total 1 replies
zoeyy
😍😍😍😍😍😍
Dewi
Haha dasar ya cakra ini untg ank sudh hafal sm si bpak..
Dewi
Haha hajar ayo cakra lmyan tuh kulit buaya nya nnti bisa di jual atau di bkin tas
si kecil nikkey
awas ya Thor klo Dina Ampe di lepasin gak mau aku baca kisahmu lgi
si kecil nikkey
udah Dina tgal aja sama bapaknya d lembah itu,beres kan thorr
si kecil nikkey
kayanya si Dina d bunuh juga klo engga JD penghuni lembah supaya gak bkin masalah macem si darto
Dewi
Ini si bapak dan ank nyasr ke tmpt si darto ini..
Dewi
Si cakra hobi bgt lah nyari kunti 😅😅mau buat apa coba nyari kunti 🤣🤣
Dewi
deg degan x tkut vera kthuan si buaya
Dewi
Alah" malah si vera hrus liat adegan pnas kah ini
Dewi
smoga vera tdk kthuan tkut bula klo di jdikan member gmn nnti nsib dina sm arum
Dewi
Ayo bru rani sm suketi eh nilam kemna ya kok gk ikutin besti nya
Dewi
Ikut deg deg an sm vera tkut kthuan pulng ja vera yg pntg sudh tau kan
Dewi
Duh jgan keburu vera kmu hrus hati" stdkny pulng dulu yg onting sudh tau tmpt nya nnti ksih tau kiara..
Dewi
Nunggu pnyiksaan drto nanti nya bgaimna stlah ksus sudh trungkap
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!