NovelToon NovelToon
Dimana Waktuku?

Dimana Waktuku?

Status: sedang berlangsung
Genre:Spiritual / Fantasi Wanita
Popularitas:43
Nilai: 5
Nama Author: Nayla

tidak ada yang terlahir lemah, namun juga tidak ada yang terlahir kuat, semua di bentuk oleh kerja keras.

buku ini akan menceritakan tentang bagaimana hidup sang berbakat sebelum menjadi yang terkuat

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nayla, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 1

"Athena!

" Bugh! Bugh! bugh! Brakh!

Tubuh gadis itu terlempar jauh, ia lalu mencoba bangkit dengan seluruh sisa tenaganya, ia berusaha tetap sadar dan mengunci pergerakan lawan, ia akan mencari celah lalu menusuk nya.

"Hailey!! Teriak gadis itu pada seseorang yang berdiri tak jauh dari nya.

" Pergi ke lengan kanan nya dan tusuk permata merah itu!! Teriak Athena, gadis itu lalu menggunakan sihir angin untuk mendorong teman nya pergi, Mana nya sudah terkuras habis untuk mengeluarkan sihir Ruang.

"Aku hanya perlu menusuk nya kan?!!! Tanya teman Athena saat dirinya hampir mendekati tubuh Raja.

" Jleb!

" Earlier! 

" Berlarilah menuju Arthur dan tahan dia agar tidak bergerak!!! Perintah Athena, gadis itu lalu ikut berlari.

Ia akan mengakhiri perang yang panjang ini dengan satu serangan terakhir.

"Athena! Teriak seseorang dari belakang gadis itu, ia lalu menoleh, dengan berat hati.

" Pergi lah ke tempat Raphael dan Gabriel " Perintah gadis itu.

Air mata rekan nya langsung menetes, tatapan nya yang semula putus asa kini menajam, ia lalu menghilang dari sisi Athena.

Kematian rekan rekan nya yang sudah berjasa tidak akan pernah ia biarkan sia-sia, Athena akan membunuh Arthur dan menyelamatkan seluruh dunia!

"Arggghhhhhhh!!!!! Erang gadis itu, ia lalu menusuk kan pedang suci ke dada sang raja iblis.

" Jleb! Pedang itu menusuk tepat di jantung nya.

"Uhuk! Makhluk dengan penampilan paling mengerikan itu lalu menyemburkan darah segar dari mulut nya.

Tubuh nya perlahan-lahan mulai menunjukkan retakan, semakin bercahaya pedang suci Athena, maka semakin hancur pula tubuh orang yang ditusuk nya.

Dengan derai Air mata, gadis itu melayangkan serangan terakhir yang sudah ditunggu-tunggu seluruh umat manusia.

"Arrrggghhhhh!!!! 

" Athena"

"Hidup lah lebih lama"

Buku ini akan menceritakan tentang bagaimana hidup sang terkuat sebelum menjadi yang terkuat.

Astrente Athena Vesper, sang pemeran utama kita, ia adalah seorang gadis cantik yang terlahir di keluarga bangsawan terkemuka, keluarga Duke Vesper.

Dunia yang menjadi tempat gadis itu lahir adalah dunia dimana sihir adalah hal biasa, namun tidak semua sihir mampu dimiliki oleh seseorang.

Dan Athena adalah sang jenius yang lahir 2000 tahun sekali, ia mampu menguasai segala jenis sihir dari yang umum hingga langka.

Karena kejeniusan nya inilah ia selalu menjadi incaran para pemberontak dan kuil dewa sesat, ia juga menjadi harapan besar 3 Kekaisaran untuk mengalahkan raja iblis generasi selanjutnya.

Namun tujuan hidup Athena sudah gadis itu putuskan, ia tidak akan pernah bergerak di bawah perintah siapapun, ia akan menjadi seorang pemimpin yang tegas bijaksana dan seseorang yang mampu merasakan kebebasan....

Bau anyir darah memenuhi ruangan ini, di dalam terdengar suara cambukan dan rintihan.

"Ctass!

" Ctass!

"Ctass! Cambukan demi cambukan dilayangkan pada punggung seorang gadis kecil cantik hingga membuat punggung nya terluka, ia bahkan sudah tidak mampu berteriak kesakitan karena tenggorokan nya kering.

Athena menatap datar gadis itu, ia adalah Electra Ashley Vesper, adik tiri gadis itu.

"Athena,,,, rintih Ashley menatap Thena sendu, ia ingin gadis itu menolongnya dari cambukan kakek mereka.

Namun Thena tidak melakukan apapun, gadis itu hanya diam memperhatikan Ashley yang merintih kesakitan.

Ini adalah hukumuan yang memang pantas gadis itu dapat kan karena sudah berani menuduh nya.

"Kakek" Panggil Athena pada kakek nya yang sedang mencambuki Ashley.

"Apa? Balas Alex santai, pria tua itu menatap Thena, namun tangan nya tetap fokus mencambuk, Alexander Frederick Vesper, ia adalah mantan duke Vesper, dan kini ia bekerja di bawah naungan Vesper sebagai seorang yang bertanggung jawab atas hukuman, secara singkat, ia adalah hakim.

"Aku mau keluar, kakek hentikan cambukan kakek" Ucap gadis kecil itu santai sambil menutup hidung nya dengan kipas karena bau anyir darah.

"Hahaha" Alex lalu menghentikan aksi nya mencambuk Ashley, ia lalu melempar cambuk itu dan duduk di sebuah sofa.

Ia diam memperhatikan Ashley yang sedang berusaha keras bangkit.

Malang sekali.

"Makasih Thena" Ucap Ashley tersenyum pada Athena.

"Awas kalo kau sampai mengulangi hal ini lagi" Ancam Athena, gadis kecil itu lalu pergi meninggalkan Ashley yang berjalan tertatih tatih.

****

"Athena!!! Seorang gadis cantik dengan gaun pink berkilau sedang berlari menghampiri Thena, ramput pirang nya terlihat cantik saat di kepang, penampilan nya benar-benar mampu memikat siapa pun yang melihat.

" Apa? Tanya Thena, berbanding terbalik dengan Ashley yang suka warna cerah dan suka tampil ceria, Athena adalah keturunan asli Duke Vesper, ia adalah gadis kejam yang tidak mengenal ampun, ia menyukai hitam dan hanya akan memakai hitam sesuai dengan keluarga duke Vesper yang terkenal sadis.

Warna bola mata Ashley adalah biru, benar-benar warna yang sesuai dengan kepribadian gadis itu.

Sedangkan ciri khas Vesper adalah keturunan asli mereka memiliki tiga warna bola mata, Hitam pekat putih pucat dan merah darah tergantung jenis sihir mereka.

Dan karena Thena adalah anak jenius yang lahir 2000 tahun sekali, gadis itu memiliki ketiga warna bola mata itu, warna bola mata nya akan berubah setiap kali ia menggunakan sihir, dan warna yang identik dengan nya adalah hitam pekat.

"Ayo kita minum teh bersama sama" Ajak Ashley senang, ia lalu menarik tangan Thena mengajak gadis itu bergabung dengan teman teman nya.

"Makasih Ashley, tapi maaf, hari ini aku ada urusan" Tolak gadis itu sopan, ia saat ini sedang ingin mengunjungi daerah utara bersama dengan kakak nya.

"Kenapa? Tanya Ashley lesu, ia kehilangan semangat nya.

Athena hanya diam, ia tidak tersenyum atau menujukan ekspresi, ia saat ini sedang sangat malas bicara.

" Athena! Teriak kakak Thena dari dalam kereta kuda, gadis itu lalu dengan kasar melepaskan tangan Ashley dari lengan nya dan pergi meninggalkan gadis itu.

"Sampai jumpa" Ucap Athena singkat dan melambaikan tangan pada Ashley.

"Ngapain? Tanya Arthur, Lucanne Arthur Vesper,kakak kedua Athena, ia adalah seorang pendekar pedang, dan ciri khas Vesper saat keturunan nya terlahir untuk menjadi pendekar adalah Mata merah dan rambut hitam pekat.

" Ashley mengajak ku minum Teh" Ucap gadis itu.

"Lalu?

" Aku menolak nya"

"Sudah kakak duga, seharusnya sebagai anak yang seumuran kalian yang akrab dong" Ucap Arthur menepuk pelan pundak Thena.

"Tapi aku gak suka berkumpul dengan banyak orang"

"Dasar penakut" Cibir Arthur menoel noel pipi gadis kecil yang masih berusia 6 tahun itu.

"Gak peduli" Thena lalu mengalihkan pandangan nya ke arah luar.

"Kita akan ke utara, bajumu sudah sangat tebal kan? Tanya Arthur, ia lalu mengangkat tangannya ke atas menjadikan nya sebagai senderan kepala.

" Iya" Balas Athena singkat, padahal tubuh nya sudah otomatis dilindungi sihir, dan sihir itu akan berubah sesuai suhu yang di rasakan Athena.

"Upss! Arthur yang kaget reflek memegangi adik nya agar tidak jatuh saat kereta kuda yang mereka naiki berhenti mendadak.

" Kenapa? Tanya Athena ketus pada kusir.

"Maaf tuan muda nona" 

"Kita sudah sampai" Ucap kusir itu pelan.

"Wah,,,, kakak pikir masih lama" Ucap Arthur senang, ia lalu mengendong Thena turun dari kereta kuda.

"Kak,,,aku bisa jalan" Ucap gadis kecil itu kesal.

"Hahahaha Arthur lalu menurunkan Athena dari gendong ngan nya.

Pemuda kecil 12 tahun itu lalu meninggalkan Athena dan menghampiri beberapa pengawal.

Athena mengawasi sekitar, entah kenapa ia merasa ada yang mengawasi nya dari balik semak semak.

Gadis itu lalu menghampiri semak semak itu.

"Ha? Athena terkejut saat mendapati seorang anak cowok kecil sedang berdiri tepat di hadapan nya.

Penampilan anak itu benar-benar kumel, ia seperti anak yang tidak terurus.

Namun yang menarik perhatian Thena bukanlah penampilan anak ini, melainkan warna mata nya yang bisa berubah-ubah seperti nya, terlebih warna rambut anak ini hitam pekat.

"Siapa? Tanya Thena.

".......

Begitu ya, jadi ini alasan dia seperti anak yang tidak terurus, Thena lalu menggunakan sihir.

Komunikasi dengan arwah.

"Nama kamu siapa? Tanya Thena.

Anak itu hanya diam, dia hanya menggeleng kan kepala.

"Kamu ingat?

" Enggak " Balas anak itu menggeleng pelan.

"Hmmm

"Kalo gitu ayo buat kontrak" Ucap Thena semangat, sepertinya ia menemukan barang langka disini.

"Valeo Alexius Gabriel" Ucap Thena, ia lalu merapalkan mantra sihir untuk membuat kontrak dengan arwah tingkat 1.

Tubuh Valeo langsung terangkat, area di sekitar anak itu berubah menjadi bercahaya, bercak bercak putih perlahan muncul di tubuh anak itu.

"Arghghhhh" Erang nya kesakitan.

"Ughhh, uhuk" Anak itu lalu mengeluarkan cairan hitam dari batuk nya.

Thena menghentikan mantra, ia mengambil cairan hitam itu dan mengoleskan nya ke tangan kanan nya dan keningnya.

Sesaat kemudian cairan itu menghilang bersamaan dengan berubah nya penampilan Valeo.

Ia yang awal nya seorang arwah tingkat 1 yang kurus kumel dan kucel, kini berubah menjadi arwah tingkat 6 dengan penampilan yang bersih dan rapi.

Di tangan Athena, sebuah tanda muncul, tanda itu menunjukkan level kekuatan Valeo sekaligus memberitahu Athena apakah Arwah yang membuat kontrak dengan nya ini masih ada atau tidak.

Valeo lalu memegangi tenggorokan nya mencoba berbicara, namun sepertinya tenggorokan nya di segel oleh Athena agar tidak menciptakan keributan, ia pasti belum bisa menggunakan telepati.

"Athena!! Teriak Arthur.

Gadis kecil itu lalu berbalik badan dan menyuruh Valeo bersembunyi di dalam bayangan nya.

Dalam sekejap Valeo menghilang saat Thena melangkah.

" Apa? Tanya gadis itu santai.

"Jangan menghilang sembarangan dong" Ucap Arthur memijat pelipis nya pelan.

"Kamu habis darimana? Tanya Arthur penasaran, ia tadi melihat area yang didatangi Athena bercahaya.

" Kakak gak perlu tahu"

"Huftt" Arthur hanya bisa menghela nafas panjang, bagaimana bisa Athena yang masih 6 tahun cara bicara nya sudah seperti orang dewasa.

Apakah itu efek dari kekuatan nya ya?

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!