NovelToon NovelToon
Pernikahan Yang Tidak Diinginkan

Pernikahan Yang Tidak Diinginkan

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Mengubah Takdir / CEO
Popularitas:5k
Nilai: 5
Nama Author: Maullll

"Pernikahan yang Tidak Diinginkan" bercerita tentang Kirana Putri, seorang wanita muda yang cantik dan berhati lembut, yang terpaksa harus menikah dengan Arga Wijaya, seorang pengusaha sukses yang terkenal dingin, tegas, dan tak tersentuh.

Pernikahan ini bukanlah hasil dari cinta, melainkan sebuah perjanjian bisnis dan kewajiban keluarga untuk menyelamatkan perusahaan ayah Kirana dari kebangkrutan. Bagi Arga, pernikahan ini hanyalah formalitas dan cara untuk memenuhi keinginan orang tuanya, sementara bagi Kirana, ini adalah pengorbanan besar demi keluarganya.

Sejak hari pertama, rumah tangga mereka dipenuhi dengan kebekuan. Mereka hidup satu atap layaknya dua orang asing—saling menghormati tapi jauh dari kata dekat, sering bertengkar karena salah paham, dan masing-masing menyimpan perasaan terpaksa.

Namun, seiring berjalannya waktu, di tengah sikap dingin dan pertengkaran, benih-benih perhatian mulai tumbuh perlahan. Mereka mulai melihat sisi lain dari satu sama lain.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Maullll, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 1 Ikrar Tanpa Cinta

Suara organ yang mengalun lembut seharusnya menjadi musik yang paling indah bagi setiap pasangan yang melangsungkan pernikahan. Namun bagi Kirana Putri, nada-nada itu terdengar seperti lagu perpisahan yang menyayat hati.

Kirana berdiri di depan altar, mengenakan gaun pengantin putih yang begitu indah, dihiasi renda dan manik-manik yang berkilau. Rambutnya disusun rapi dengan hiasan bunga-bunga kecil, dan kerudung tipis yang menjuntai hingga ke lantai menambah kesan anggun. Namun, semua kemewahan itu tidak mampu menyamarkan ekspresi wajahnya yang datar, bahkan terasa dingin. Matanya menatap lurus ke depan, namun pandangannya kosong.

Di sebelahnya, berdiri seorang pria yang kini resmi akan menjadi suaminya. Arga Wijaya.

Pria itu tampan, tak bisa dipungkiri. Dengan postur tubuh yang tegap dan tinggi, wajah yang tegas dengan rahang yang kuat, serta setelan tuxedo hitam yang pas di badan, Arga terlihat sempurna. Namun, kesempurnaan fisik itu berbanding terbalik dengan auranya yang membeku. Wajahnya datar, tanpa senyum, tanpa emosi. Matanya yang tajam menatap lurus ke depan, seolah-olah upacara ini hanyalah sebuah urusan bisnis yang membosankan yang harus segera diselesaikan.

Mereka berdiri berdampingan, namun jarak di antara mereka terasa begitu jauh, bagaikan jurang yang tak terjangkau. Tidak ada genggaman tangan, tidak ada tatapan yang saling bertemu. Hanya ada keheningan yang canggung, di tengah keramaian tamu undangan yang seolah tak menyadari betapa kacaunya perasaan kedua mempelai ini.

"Kirana Putri, apakah kamu menerima Arga Wijaya menjadi suamimu, dalam suka dan duka, sampai maut memisahkan?"

Pertanyaan dari Amil Nikah itu membuat dada Kirana sesak. Ia menelan ludah dengan susah payah. Bibirnya terasa sangat kaku.

Aku? menerimanya? Bagaimana bisa aku menerima seseorang yang bahkan belum aku kenal? Seseorang yang jelas-jelas membenci keberadaanku?

Tapi ia tahu, ia tidak punya pilihan. Pernikahan ini adalah syarat mutlak untuk menyelamatkan perusahaan ayahnya yang hampir bangkrut. Ini adalah harga yang harus dibayar keluarga Putri demi mendapatkan suntikan dana dari keluarga Wijaya yang sangat berpengaruh seantero jagat raya.

Dengan suara yang hampir bergetar, namun berusaha sekuat tenaga untuk terdengar tegas, Kirana menjawab, "Aku... menerima."

Seketika, tepuk tangan riuh terdengar. Namun Kirana tidak peduli. Matanya mulai memanas, tapi ia menahan air mata agar tidak jatuh. Ia tidak mau terlihat lemah di hadapan semua orang, terutama di hadapan pria di sampingnya.

Kemudian giliran Arga.

"Arga Wijaya, apakah kamu menerima Kirana Putri menjadi isterimu?"

Arga tidak langsung menjawab. Ia diam sejenak, membuat suasana menjadi sedikit tegang. Kirana bisa merasakan tatapan tajam orang-orang tertuju pada mereka. Ia tahu, pria ini pasti sangat terpaksa. Mungkin baginya, pernikahan ini hanyalah cara ayahnya untuk mengikatnya, atau sekadar strategi bisnis yang hambar tanpa rasa.

Akhirnya, Arga membuka mulutnya. Suaranya berat, dingin, dan datar.

"Aku menerima."

Hanya itu. Tidak ada penekanan, tidak ada perasaan. Seolah-olah ia hanya sedang menandatangani sebuah kontrak kerja sama.

Kirana merasakan hatinya perih. Ia tahu, pernikahan ini tidak akan pernah bahagia. Ini hanyalah sebuah sandiwara semata. Sebuah ikatan yang dibangun di atas keterpaksaan, bukan cinta.

"Dengan kuasa yang ada padaku, aku nyatakan kalian sebagai suami isteri. Kamu boleh mencium kening pengantin wanita."

Kalimat terakhir itu seperti tamparan keras bagi Kirana. Ia menegakkan tubuhnya, menatap wajah Arga lalu menutup matanya perlahan, bersiap menerima sentuhan yang pasti akan terasa asing dan dingin itu.

Namun, yang terjadi hanyalah sebuah angin lalu.

Arga tidak menciumnya. Ia bahkan tidak menoleh ke arahnya. Pria itu hanya mengulurkan tangannya dengan kaku, seolah mempersilakan Kirana untuk berjalan bersamanya meninggalkan altar.

"Lets go," ucapnya singkat, tanpa menatap wajahnya.

Kirana membuka matanya, merasa malu dan terluka. Ia menyadari betapa tidak diinginkannya dirinya di hati pria ini. Dengan tangan yang gemetar, ia menerima uluran tangan itu dan hanya sekadar bersentuhan ujung jari lalu berjalan meninggalkan tempat itu diiringi musik dan tepuk tangan yang kini terdengar begitu ironis ditelinganya.

Di dalam mobil mewah yang membawa mereka menuju rumah Arga yaitu rumah yang akan mereka tempati, keheningan kembali menyelimuti. Kaca mobil yang tertutup rapat seolah memisahkan mereka dari dunia luar, namun tidak bisa memisahkan jarak yang terbentang lebar di antara dua hati yang asing ini.

Kirana menatap keluar, melihat pemandangan kota yang mulai berlalu. Ia tahu, perjalanan hidupnya baru saja berubah arah sepenuhnya. Ia kini adalah Nyonya Kirana Wijaya, ia adalah isteri dari pria paling dingin yang pernah ia kenal.

Dan pernikahan yang tidak diinginkan ini, baru saja dimulai.

 

 

Lanjut ke Bab 2? 😊

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!