"BRUKKK"
Terdengar suara sesuatu yang tertabrak.
"Arghhh" yang di susul suara teriakan yang memekakkan telinga.
Semua orang berkerumun, menghampiri sumber suara.
"Dia korban tabrak lari"
"Kasian sekali"
"Pasti,dia tidak akan selamat.Lihat saja luka nya parah sekali"
Terdengar suara orang-orang yang melihat kejadian itu.
Tidak lama kemudian sebuah ambulance dan mobil polisi datang.
Sementara di tempat lain, seorang gadis berusia 20 tahun merasa kaget.Karena mendapati dirinya saat terbangun berada di tempat yang asing.
Suatu tempat yang aneh,sejauh matanya memandang tidak ada apapun,kosong,kosong ya itu ungkapan yang tepat untuk tempat dimana dirinya berada saat ini.
"Dimana ini? kenapa tidak ada siapapun, bangunan, tumbuhan, binatang atau apapun"Gadis itu begitu bingung.
Dia berjalan lurus kedepan ,sudah begitu jauh dan lelah tetap saja masih belum menemukan tanda -tanda kehidupan.Hingga akhirnya, terdengar sebuah suara yang lembut di telinganya tanpa ada wujudnya.
"Dila, berjalanlah lurus kedepan, hitunglah 100 langkah dengan memejamkan matamu.Lalu setelah itu bukalah matamu" Sebuah suara yang membuat Dila bergidik takut,namun dilakukannya seperti yang di dengar nya itu.
Dila berjalan sambil menghitung langkah nya.
"Satu,dua,tiga,empat,lima,enam,tujuh,delapan, sembilan,sepuluh.... sembilan puluh sembilan,seratus"Dila terus menghitung hingga akhirnya seratus , dengan cepat dirinya membuka matanya.
Dila begitu terkejut karena dirinya berada di suatu tempat yang asing kembali, Suatu hutan lebat dengan banyak hewan di depan nya.
Dila duduk di bawah sebuah pohon karena merasa lelah, lalu mengingat kembali kejadian sebelumnya.
"Saat itu aku sedang pergi ke supermarket,aku naik angkot,lalu turun,dan saat menyebrang aku..."Dila tersentak kaget.
"Apa , aku sudah mati?" Dila begitu terkejut.
"Rasanya,aku tertabrak saat itu .Ya sebuah mobil mewah menabrak ku,dan aku tidak ingat apa-apa lagi,saat aku bangun aku hanya sendirian di tempat asing ini" Dengan susah payah Dila menelan Saliva nya.
deg
deg
Jantung Dila berpacu dengan cepat, dirinya merasa sangat ketakutan saat ini.
Hingga sebuah suara yang sebelumnya memberinya petunjuk terdengar kembali.
"Dila ,jika kau ingin kembali ketempat asalmu,kamu masih punya waktu 7 hari,cari lah jalan mu, setelah kamu menemukan terowongan cahaya melompat lah kesana dan kamu akan berada di dunia mu kembali"
Suara itu sayup-sayup terdengar lalu menghilang bersama angin.
🌻🌻🌻
Di Rumah Sakit
Sementara di rumah sakit, pasien tabrak lari yang kini telah diketahui beridentitas Dila.Dila langsung mendapatkan perawatan intensif.
Orangtua Dila begitu terpukul dengan kabar itu,Mereka menunggu hasil dari Dokter.
"Nona Dila,mengalami koma" Ucapan Dokter itu begitu sangat menyedihkan bagi keluarga Dila, apalagi biaya untuk perawatan Dila yang begitu besar.
Isak tangis dari ibu dan adik Dila terdengar begitu memilukan.
🌻🌻🌻
Sementara di tempat lain,sebuah mobil mewah terparkir di sebuah rumah.Seorang pemuda tampan dan gagah terlihat begitu pucat pasi, dengan cepat dirinya merebahkan diri di atas kasur empuknya.
"Bi,Darian sudah tiba"Tanya Siska mama Darian.
"Iya nyonya, sudah datang,tapi sepertinya terjadi sesuatu dengan tuan muda ,dia terlihat sangat pucat, mungkin sakit" Jawab Bi Neneng pembantu di rumah mewah ini.
"Apa?" Dengan cepat mama nya menuju ke kamar Darian,benar saja pemuda itu pucat pasi dan terlihat syok.
"Ada apa ? kenapa kamu terlihat sangat khawatir?"
Mama nya, menatap dengan penuh selidik.
"Ti,tidak,tidak ada apa-apa?"Jawab nya dengan gugup.
"Aku adalah mama kamu, katakan ada masalah apa?"Mama mulai tegas, karena sepertinya putranya itu sedang menyembunyikan sesuatu.
"Mam, Maapkan aku?"Darian memeluk mamanya dengan gemetaran.
"Katakan?" Tanya mama Kembali,kini suara nya melembut.
"Aku baru saja menabrak seseorang,dan aku tidak tahu dia hidup atau mati,aku langsung pergi"Jelas Darian dengan cemas.
"Apa,kau sudah gila,kenapa bisa seperti itu,usia mu sudah 28 tahun.Kenapa kau bisa seceroboh itu,kau bisa di penjara jika orang itu sampai mati.Sekarang ayo kita ke tempat kejadian itu,kita harus cari siapa Keluarga nya,kamu harus bertanggung jawab."
*Sang mama dengan sangat marah nya*
Mereka pun secepat mungkin mencari tahu rumah sakit tempat orang yang di tabrak nya itu dirawat,dan memohon maaf pada keluarga nya.
Mereka akhirnya berhasil menemukan Dila.Beruntung Keluarga Dila berlapang dada dan mau memaapkan Darian.Mereka menganggap hal ini sebagai suatu musibah dan cobaan yang telah di garis kan oleh Alloh SWT.
Malam nya Darian meminta ijin kepada pihak keluarga Dila untuk menjaganya, anggap saja sebagai rasa bersalahnya.Dan keluarga Dila pun mengijinkannya.
Darian menatap secara intens gadis berusia 20 tahun di hadapannya itu.
"Maapkan aku,aku tidak sengaja"Darian berbicara pada Dila yang sedang koma.
Dirinya duduk disebuah kursi di samping tempat tidur Dila.Tak terasa Darian tertidur,mungkin karena dirinya merasa sangat lelah seharian ini secara fisik dan mental.Darian tertidur di kursi dengan kepala menyender ke tempat tidur Dila.Tak terasa oleh Darian, tangan nya kini sedang menggenggam tangan Dila.
🌻🌻🌻
Sementara di dimensi lain,Dila masih bingung sedang berada di mana dirinya ini.Dila berjalan menyusuri jalanan hutan rimba seorang diri.sesuai petunjuk dari suara misterius yang di dengarnya tadi.
"Lorong cahaya,aku harus mencarinya,tapi dimana?dan aku harus jalan kemana?"Dila bermonolog.
Dila kini berada di hutan lebat,pohon besar,rumput yang tinggi, suasana hening hanya suara hewan yang terdengar,suara jangkrik,dan serangga lainnya menghiasi pendengarannya sepanjang jalan.Bahkan terkadang terdengar suara kera sungguh menakutkan bagi Dila.
"Aummmm" tiba-tiba terdengar suara Auman harimau buas yang begitu dekat.
Dila menoleh ke sumber suara, dilihatnya rumput di belakangnya bergoyang.Dila memperhatikan rumput itu dengan nafas yang memburu karena rasa takut yang begitu kuat.
Benar saja dugaan Dila seekor harimau buas tiba-tiba saja keluar dari arah rumput itu.
"Aku harus tenang,aku tidak boleh gugup"Gumam Dila,tapi harus bagaimana dirinya begitu takut . nafasnya tersengal-sengal karena ketakutan.Pelan-pelan Dila berjalan mundur,harimau itu semakin mendekat.
"Aummmm" Harimau itu menatap tajam ke arah Dila, sepertinya Harimau itu sangatlah lapar dan hendak menerkam Dila.
Bola mata Dila membulat seketika,saat melihat harimau itu hendak meloncat ke arah nya, keringat bercucuran dari keningnya menelusuri anggota wajah nya karena dirinya begitu takut.Namun kaki nya begitu lemas tak berdaya,mungkin efek dari rasa takut itu sendiri.
"Bruk" tiba -tiba saja Seseorang menabrak tubuh Dila, hingga Dila hampir oleng.Orang itu mencengkram pergelangan lengan Dila dengan cepat laku menyeret dan membawa nya berlari dengan begitu cepat.
Harimau itu terus mengejar dengan cepat dan buas nya.
"Lari, gunakan tenaga mu,apa kamu ingin mati dimakan harimau" Ucap pria yang telah menolongnya itu, dengan deru nafas yang terengah -engah.Dari suaranya terdengar jelas pria itu kesal padanya.
Nyawa Dila mulai terkumpul.
"Aku,aku selamat, Terima kasih ya Alloh"Ucap Dila.
"Kita masih belum selamat,kita masih di kejar harimau itu" Jawab Pria itu dengan sangat ketus.
Rasa lelah menghampiri keduanya, hingga nyaris menyerah,sedikit lagi harimau itu menggapai mereka.
"Aummm" Harimau kembali mengaum memperlihatkan kekuasaan nya.
Satu lompatan lagi maka tubuh Dila akan jadi mangsanya.
Dan harimau pun melompat,
hening !
sepi !
mencekam !
Brug....,darah segar mengalir ketika harimau itu menerkam sesuatu.
"Argh ....."Teriakan Dila memekakan telinga.
Bagaimana tidak sang penyelamat nya, mempertaruhkan nyawa nya sendiri untuk dirinya.
"Arghhh..."Sebuah teriakan yang kasar karena menahan sakit pun terdengar, ya itu adalah teriakan dari sang penyelamat Dila.
Saat harimau itu hampir menerkam nya, dengan sigap dia mendorong tubuh Dila dan tubuh nya yang menggantikan posisi Dila.Dila terbanting jauh ke belakang pria itu.Sementara pria itu di terkam harimau.
Dila begitu panik, cipratan darah segar pria itu melumuri wajah nya.
"Jangan cengeng!"
,ujar pria itu sambil berusaha melawan harimau itu,mereka bergulat,ya harimau dan penyelamat Dila.Harimau itu ingin memakannya,dan pria itu ingin menyelamatkan dirinya sendiri dan juga Dila.
Pria itu berhasil mengambil sebilah belati dari balik bajunya dan menancapkan nya tepat di jantung harimau itu,hingga akhirnya harimau itu mati.
Pria itu pun terbaring lemah dengan darah yang mengalir.Dengan cepat Dila menghampirinya,dia melihat beberapa luka robek bekas gigitan harimau itu.Di bagian paha kiri,betis kanan dan tangan kanan pria itu lukanya cukup dalam.
Dila tidak tahu harus berbuat apa.Dirinya hanya merobek rok yang di pakainya itu beberapa bagian untuk membalut luka nya.
"Ada manfaatnya juga aku pakai rok,bisa pake bungkus luka"Gumam nya sambil terkekeh.
Sekarang rok panjangnya berubah menjadi rok mini, beruntung dirinya selalu memakai celana legging lagi ketika memakai rok.
"Ya Alloh, selamatkan dia" Gumam Dila dengan wajah yang pucat.
Di usap nya kepala pria yang telah mempertaruhkan nyawanya untuk dirinya itu.
Wajah yang tampan dan terawat,pasti orang kaya pikirnya.
"Tapi kenapa bisa ada disini? apakah terjebak seperti ku"batin Dila.
Tak terasa hari sudah gelap, dila teridur sambil duduk bersandar ke sebuah pohon.Sedangkan pria itu tertidur di paha nya.Jemari tangan mereka saling bertautan.
Pagi menjelang Dila terbangun,namun kaget karena pria itu menghilang entah kemana.Dila berusaha mencarinya namun nihil.
Akhirnya Dila memutuskan untuk berjalan kembali.Dila menemukan sebuah sungai yang begitu jernih.Dila langsung masuk ke sungai untuk berenang, melepaskan segala lelah dan penat nya itu.
🌻🌻🌻
Di rumah sakit ,Darian terbangun saat seorang perawat membangun kan nya, karena akan mengecek kondisi Dila.
Darian segera keluar ,namun aneh beberapa bagian tubuh nya terasa begitu sakit hingga dirinya kesulitan berjalan.Bahkan saat terbangun entah kenapa dirinya begitu lelah.Seperti,yang telah berlari puluhan kilometer.
"Mam,aku kayak nya sakit nih"Ujar Darian pada mama nya.Setelah dirinya sampai di rumah.
"Sakit,kok bisa,kemarin kamu baik-baik saja?"Tanya sang mama heran.
"Entahlah,saat bangun tidur di rumah sakit, tadi, aku merasa lelah dan sekujur tubuh ku terasa sakit Terutama bagian paha kiri ,betis kanan dan tangan kanan ku"
Jawab Darian sambil minum jus jeruk hangat buatan mama nya.
"Ah,dasar manja! baru sehari tidur di rumah sakit udah ngeluh"Gerutu mamanya,yang berpikir Darian hanya cari alasan saja.
"Aku beneran mam" Darian kesal, karena mama nya tidak percaya.
"Ya udah,hari ini kamu cuti Jangan ke kantor dulu,biar semua di urus adik mu dulu" Ujar mama nya.Darian hanya mengangguk lalu masuk ke kamarnya untuk beristirahat.
"Mimpi yang aneh" Gumam Darian ,saat mengingat mimpi nya semalam.
🌻🌻🌻
Sementara ibu Dila terus berdoa untuk kesembuhan Dila.
"Ya alloh berikanlah putri hamba Dila kesehatan dan keselamatan,amiin"
🌻🌻🌻
Sementara Dila asyik berenang,namun tiba - tiba dirinya tenggelam.Entah kenapa dirinya bisa tenggelam, karena dirinya pandai berenang.
Nafas nya sudah tak kuat lagi, dirinya semakin masuk kedalam dasar sungai.
"Mungkin ini adalah akhir dari hidupku, ibu, bapak,Dias maapkan aku.semoga Alloh mengampuni segala dosa ku" batin Dila.Dirinya sudah pasrah.
🌻🌻🌻
Di rumah sakit
"Ibu,lihat Kakak,kakak!" teriak Dias adik Dila,
Dengan cepat Bapak nya memanggil dokter. Dila, nafas nya tampak sesak dan tidak teratur.Dengan cepat dokter menangani Dila.Dokter sudah kehilangan harapan.
Saat itu Darian datang ,tampak keluarga Dila menangis dan dokter menjelaskan kondisi Dila.
Darian segera menghampiri Dila.
"Kamu harus semangat,kamu harus bertahan,aku tidak mau merasa bersalah seumur hidup ku karena telah membuat nyawa mu hilang" Ucap Darian sambil menggenggam erat tangan Dila.
🌻🌻🌻
Sementara di dimensi lain, Dila yang sedang bertaruh nyawa di dalam dasar sungai,tiba tiba saja seseorang menyelamatkan nya.Dia adalah orang yang sama yang telah menolongnya dari harimau buas.
Pria itu berenang kedalam sungai dan menyelamatkan Dila,di bawanya ke daratan dan memberikan nya nafas buatan.
"Uhuk,uhuk" Dila tersadar ,di keluarkan nya isi perut nya yang penuh air sungai.
"Kamu menolong ku lagi" Dila memandang sosok tampan di depan nya.Dia hanya tersenyum lalu memberikan sebutir apel merah kepadanya, Dila memakan nya dengan rakus karena sangat lapar.
Lagi - lagi pria itu menghilang,Dila bingung kemana dia.Padahal barusan dia duduk di samping nya.
"Ah,mungkin sedang pergi sebentar"pikir Dila.
Dila duduk diam menunggu nya,benar saja dia datang.Pria itu menggenggam tangan Dila dan menuntun nya ke suatu tempat.
Sebuah taman bunga yang sangat indah, pepohonan rindang di tiap sisinya dan yang lebih mengagetkan sebuah terowongan yang begitu gelap di hadapan nya.
"Tempat apa itu?" tanya Dila ,menunjuk ke arah terowongan hitam pekat itu.
"Itu adalah terowongan cahaya,begitu dekat tapi sebenarnya jauh,begitu jauh tapi sebenarnya dekat"
*Jawab nya,sebuah jawaban yang membuat Dila bingung*
"Eh, tunggu, tunggu, terowongan cahaya? bukan kah itu jalan untuk aku bisa pulang"Dila tersenyum lebar.
Lalu hendak berlari ke arah terowongan itu,saat sudah beberapa langkah dia berlari.Dila menoleh ke arah pria itu,dia tampak melambaikan tangan nya.
"Dila,aku akan menunggumu"Pria itu tersenyum dengan begitu manis nya.
Dila kembali menghampiri pria itu,di peluknya dengan erat,begitu pula pria itu balas memeluknya.
"kenapa aku berat berpisah dengan mu"Ujar Dila, dengan air mata yang menetes di pipinya.
"Aku tidak ada tapi sebenarnya ada,aku akan selalu ada untuk dirimu, pergilah temui aku di tempat lain.ingat setelah berada di dalam terowongan itu lurus lah kedepan ,saat kau melihat sebuah cahaya pejamkan mata mu dan terobos lah cahaya itu,saat kau buka matamu aku pasti ada di hadapan mu" Pria itu mengecup kening Dila dengan penuh kasih sayang.
"entah kenapa,tapi sepertinya aku menyukai mu"Ujar Dila, pipinya mulai merona.
"Aku juga"Jawab Nya.
Dila tersenyum,lalu berlari memasuki terowongan itu, dirinya berlari lurus ke depan.
"Dila" Suara panggilan seseorang,ya itu adalah suara pria itu.
Dila berhenti,dan hendak menoleh ke belakang.Namun, dirinya ingat perkataan pria itu tadi.
"Oke, abaikan semua,lurus kedepan"Dila kembali berlari.
"Dila " Suara ibunya kini yang terdengar
Dila kembali berhenti,
"Oke, abaikan semua,lurus kedepan, jangan dengarkan suara apapun atau kamu tidak akan bisa pulang untuk selamanya "Dila kembali berlari.
Suara demi suara terdengar nyaring di telinga nya, bahkan auman harimau pun tak luput dari pendengaran nya.
Akhirnya Dila berhenti saat melihat kumpulan cahaya yang menyilaukan mata.
"Tutup mata dan terobos" Gumam Dila
Dila menutup matanya,dan menerobos cahaya itu.Tubuh nya seperti terjatuh, dirinya seakan melayang di udara.
BRUKKK
Tubuh Dila seperti menindih sesuatu.
Dila membuka matanya, dirinya kaget saat sosok tampan itu berada di hadapannya.
Mata Darian terbelalak lebar,dan membulat sempurna.
"Kamu,kamu sudah sadar" Ujar Darian,tak sadar dirinya memeluk tubuh wanita itu.
Mendengar suara gaduh ,semua orang termasuk dokter masuk ke dalam kamar rawat Dila.Mereka terkejut, karena Dila sudah sadar.
Dila terbangun setelah 2 hari tidur dalam koma nya.
Hari berganti hari, Minggu berganti Minggu,bulan berganti bulan.
Dila sembuh seutuh nya ,tapi akibat kecelakaan itu Dila kehilangan suaranya.Namun ternyata kejadian itu membuat Dila dan Darian semakin dekat dan saling mencintai.
1 tahun kemudian
"Maukah kamu menikah dengan ku" Ucap Darian di sebuah taman bunga dengan suasana romantis.
Dila menatap intens manik mata Darian mencari sebuah ketulusan,dan dirinya mendapati itu.
Dila menunduk, dirinya takut kalau Darian ingin menikahinya karena rasa bersalah nya.
Darian mengerti pikiran Dila.
"Aku mencintaimu dengan tulus ,bukan karena rasa bersalah ku, I LOVE YOU " ucap Darian.
Dila mengangguk ,air mata mengalir dari sudut matanya, sebuah air mata kebahagiaan.
Pria yang selalu menolong dirinya waktu dalam bahaya saat berada di dimensi lain,Ya dia adalah sosok Darian,Pria itu Darian.
Tak ada yang tahu itu,hanya dirinya dan Darian yang tahu.Bagi Darian itu adalah mimpi,tapi begitu nyata dirinya bermimpi menjadi penyelamat bagi Dila.
Dan di dunia nyata Darian pun menjadi seseorang yang selalu mendukung nya,selama setahun ini.
🌻🌻🌻
Hari ini adalah acara pernikahan mereka.Darian dan Dila menikah dengan penuh cinta.Darian begitu menyayangi Dila, meski Dila tak bisa bicara.Begitu pula dengan keluarga mereka yang mendukung sepenuhnya hubungan mereka.
Kehidupan Bahagia pun menjemput mereka.
🌻🌻🌻
Tamat
Selamat Membaca
Semoga kalian suka cerita saya ini
terimakasih
salam
mirastory
🙏🏻😊🙏🏻