Inilah hidupku yang dari kecil di didik untuk hidup di dua warna antara hitam dan putih. hidup dengan sikap yang sudah dewasa sebelum waktunya. dimana yang anak seusianya yang harusnya bermain bersama teman temannya malah sebaliknya aku harus belajar belajar dan belajar dengan keras. aku dimana pun tempatnya harus bersikap datar, dingin, dan cuek terhadap suatu hal.
di saat yang lain ketika akan masuk sekolah pertama kali mereka di daftarkan oleh orang tuanya, ditemani, dan disayang. aku sebaliknya aku harus ke sekolah sendiri mendaftarkan namaku sendiri karna orang tuaku sibuk dengan urusan mereka.
ketika aku sedang menyendiri di taman belakang rumahku kulihat ketika anak akan belajar dan ada orang tua yang menemaninya belajar sampai dia bisa. lain halnya aku aku harus belajar sendiri tidak ada yang menemaniku bahkan orang tuaku saja tidak melirikku sama sekali yang dari kecil akuf harus belajar otodidak.
memang semua kebutuhanku tercukupi tapi tidak dengan kasih sayang keluarga dan kebahagiaanku. ketika dimalam hari aku merenung dan aku menyadari bahwa dari kecil ketika aku butuh sosok kedua orang tuaku dia tidak ada dihadapanku. hampir setiap malam di tengah malam aku menangis karna ketika keluargaku tidak menyayangiku.
memang disaat semua orang berkumpul sifatku memang datar, dingin. Tapi disaat sendirian apalagi malam hari hatiku rapuh tangisan air mata yang selama ini kutahan akhirnya jebol dan disaat itulah dimana saat saat terpurukku. kegelapanlah yang menemaniku.
ketika aku melihat orangtua mereka memeluk ayah dan ibunya . di dalam hatiku aku menangis melihat ayah dan ibunya masih sayang sama dia.
sementara aku aku yang lihat saja sangat iri aku ingin sekali memeluk ayah dan ibuku namun apalah dayaku mereka seakan tak peduli padaku.
ayah ibu aku nggak butuh harta kalian. aku hanya butuh kasih sayang dari kalian yah buk
apa ketika aku mati kalian akan menyadarinya bahwa selama ini kalian nggak ada sedetikpun memerhatikanku apakah selama ini aku baik apa tidak, makan dengan benar apa tidak .
" Ketika orang tua masih sayang sama kalian tolong bahagiakanlah mereka jangan sampai orang tua kalian sedih"
By: Ananda Eva