Di pinggir pantai terlihat sepasang kekasih sedang duduk menyandarkan kepalanya di kursi menikmati angin pantai yang sejuk, menatap sunset yang indah berwarna orange kemerahan itu. Mereka blesteran Indonesia - Amerika, mereka berdua sangatlah cocok pria tampan dan wanita cantik, paras mereka tak diragukan lagi. Kemanapun mereka pergi, semua orang selalu menatap mereka berdua
Wanita cantik berkulit putih, tinggi, mempunyai mata biru, berambut hitam sedikit pirang membuat siapa saja pria yang melihatnya pasti terpesona dengan kecantikannya itu. Pria tampan yang mempunyai postur tubuh tinggi,gagah, dada bidang yang lebar, kulit sedikit eksotis, rahang tajam yang dapat menarik perhatian wanita manapun
"Sayang, aku mau ngomong sesuatu" ucap Arabella dengan mata menatap sunset didepannya
"Apa sayang? " tanya Noah
"Jangan pernah jadi seperti senja ya" kata Arabella yang membuat Noah semakin bingung
"Senja selalu saja seperti itu, perlahan datang lalu tiba-tiba menghilang tanpa meninggalkan jejak. Hanya menyisakan sebuah kehampaan yang tiada ujung" ucap Arabella lalu menutup matanya dan menghirup nafas
"Iya aku tau, aku tidak akan menjadi senja yang datang perlahan lalu menghilang. Aku akan selamanya bersamamu sayang" balas Noah lalu mengecup kening Arabella
"Thanks, I Love You sayang" menatap mata Noah
"I Love You More sayang" jawab Noah lalu memeluk erat tubuh Arabella
Ya mereka memang berencana untuk menikah akhir bulan ini tapi, karena ada sesuatu yang terjadi harapan yang mereka dambakan pun hancur berkeping-keping
*****
Di dalam ruangan ada seorang pria sibuk yang sedang duduk di kursinya, menatap banyaknya dokumen-dokumen dan memegang pena di tangan kanannya. Dia sangat fokus saat bekerja, sesekali dia mual namun dia membiarkannya nanti juga sembuh sendiri, pikirnya. Saat sedang fokus mengecek dokumen-dokumen perusahaan, sekretarisnya masuk ke ruangannya dengan tersengal-sengal
"Apa yang kau lakukan Toni? " tanya Noah
"Maafkan saya tuan, tapi saya harus menyampaikan ini. Tadi orang tua Nona Arabella menghubungi saya mereka bilang nona Arabella sedang ada di rumah sakit" jawab sekretarisnya itu
"Apa... Kirimkan aku alamatnya sekarang... " mendengar perkataan Toni itu, Noah langsung menyambar kunci mobilnya yang ada di atas meja lalu berlari keluar gedung menuju parkiran. Sampai di parkiran dia mengendarai mobil menuju rumah sakita dimana Arabella dirawat. Di dalam mobil dia sangat cemas memikirkan calon istrinya itu
Sampai di rumah sakit, dia langsung menuju resepsionis menanyakan kamar Arabella berlarian mencari kamarnya. Saat sampai di depan kamar Arabella, dia melihat orang tua Arabella menangis tersedu sedu. Noah langsung masuk ke kamar, melihat Arabella yang tertidur dengan infus yang ada ditangannya
"Sayang... Bangun sayang... Kamu kenapa? Sayang... Arabella... " Noah menggenggam tangan Arabella sambil menangis. Mendengar suara tangisan dari dalam kamar, orang tua Arabella langsung masuk ke kamar
"Noah... " panggil Papa Arabella
"Iya pa" jawab Noah masih menangis
Sebelum berbicara pada Noah tiba-tiba pintu kamar terbuka, terlihat seorang dokter masuk dengan suster di belakangnya. Melihat itu, Noah langsung ingin bertanya sebenarnya calon istrinya itu kenapa
"Dokter... Calon istri saya kenapa dok, penyakitnya tidak parah kan dok.." tanya Noah pada dokter tergesa-gesa
"Maaf pak, tapi Nona Arabella sekarang mengidap penyakit Jantung Koroner dimana penyakit ini terjadi akibat adanya sumbatan pada pembuluh darah koroner. Jika sumbatan yang terjadi tidak diatasi sesegera mungkin, maka akan semakin banyak otot jantung yang mengalami kerusakan dan menyebabkan jantung tidak bisa menjalankan fungsinya dengan baik. Oleh karena itu, diperlukan penanganan cepat dan tepat" ucap Dokternya menjelaskan panjang lebar
Mendengar perkataan dokter yang panjang lebar, membuat Noah terjatuh bertumpu dengan kedua lututnya, seketika tubuhnya melemas seakan tak mampu lagi menopang tubuhnya itu
"Dan kemungkinan penyakit Nona Arabella sangat parah, jadi segera mungkin kita harus mencari pendonor untuk Transplantasi Jantung" kata dokter
"Tolong lakukan yang terbaik untuk anak saya dok" ucap orang tua Arabella
𝐒𝐚𝐭𝐮 𝐁𝐮𝐥𝐚𝐧 𝐊𝐞𝐦𝐮𝐝𝐢𝐚𝐧
Hari ini adalah hari dimana operasinya berlangsung, orang tua Arabella tidak lupa mendoakan anak mereka. Satu bulan ini akhirnya mereka mendapatkan pendonor jantung dan cocok, dia mau memberikan jantungnya pada Arabella. Pintu ruangan operasi terbuka, melihat itu orang tua Arabella langsung menghampiri dokter
"Bagaimana keadaan anak saya dok? " tanya Papa Arabella
"Alhamdulillah, operasinya berjalan lancar. Nona Arabella nanti akan bangun sekitar 1-2 hari pasca operasi" jawab dokter
"Terima kasih dok, sudah menyelamatkan nyawa anak saya" kata Mama Arabella
"Itu sudah takdir bahwa Nona Arabella akan sembuh, saya hanya dokter sebagai perantara saja"
𝐃𝐮𝐚 𝐇𝐚𝐫𝐢 𝐒𝐞𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡 𝐎𝐩𝐞𝐫𝐚𝐬𝐢
Arabella sudah sadar, dia membuka matanya melihat itu membuat orang tua Arabella bahagia. Akhirnya anaknya itu sadar kembali, namun yang berbeda adalah Arabella tidak melihat keberadaan Noah
"Ma... Pa... Dimana Noah? " tanya Arabella
"Noah sedang ada pekerjaan diluar kota sayang, pasti dia senang sekali melihat kamu sudah sembuh" jawab Papa Arabella
"Hmm, baiklah aku akan menunggu kepulangannya"
"Iya... Kalau begitu kamu istirahat lagi ya, biar cepat sembuh" kata Mama Arabella
𝐃𝐮𝐚 𝐁𝐮𝐥𝐚𝐧 𝐊𝐞𝐦𝐮𝐝𝐢𝐚𝐧
Arabella sudah sembuh sepenuhnya, dia sudah boleh beraktivitas seperti biasanya. Namun ada yang berbeda dengan harinya 2 bulan terakhir ini, tidak ada Noah disisinya. Ponselnya juga tidak bisa dihubungi, namun Arabella tetap positive thinking mungkin Noah sangat sibuk jadi tidak membuka ponselnya
Setelah operasi orang tua Arabella tampak seperti menyembunyikan sesuatu darinya, tapi Arabella juga tidak penasaran. Tiba dimana saatnya orang tuanya jujur kepada Arabella malam ini Papa dan Mama menghampiri Arabella di kamarnya, membuka pintu
Ckleekk......
"Mama Papa, ngapain ke kamar Ara malam-malam? " tanya Arabella saat melihat orang tuanya masuk ke kamarnya
"Ara maafkan mama ya sayang, selama ini mama menyembunyikan sesuatu dibelakang kamu. Mama takut kalau kamu mengetahuinyama kamu akan drop sayangn maka dari itu mama menyembunyikannya" ucapnya
"Mama menyembunyikan apa dari Arabella ma? "
"Sebenarnya sehari sebelum kamu operasi, Noah datang Ara. Mama melihat Noah dan mama kaget, ternyata selama ini Noah mengidap penyakit Kanker Lambung Stadium Akhir. Dimana dia sudah tidak ada harapan untuk hidup lagi, dia bilang kepada mama bahwa dia akan mendonorkan jantungnya untuk kamu sayang. Dan dia juga sudah memeriksa bahwa jantungnya cocok untuk kamu. Noah juga sudah meminta izin ke mamanya" ucap Mama Arabella sambil menangis
"Jadi... jadi selama ini Noah ninggalin aku pergi ma... Kenapa mama gak bilang... " kata Arabella
"Maafin mama Arabella, kamu harus ikhlas ya sayang. Noah sudah tenang disana, dia tidak merasakan sakit lagi. Dia bilang ke mama kalau dia pernah berjanji akan selalu bersama kamu sayang. Dan sekarang itu juga sudah terjadi, meskipun Noah sudah tidak ada disisimu lagi, tapi jantungnya sudah bersatu dengan tubuhmu, itu berarti kamu selalu bersama Noah selamanya... Karena Noah ada di dalam dirimu. Noah tidak pernah meninggalkanmu sayang" kata Mama Arabella
𝐓𝐇𝐄 𝐄𝐍𝐃
•Jangan lupa mampir ke novel saya 🤗