Kisah ini berawal dari Manga toon. Persahabatan antara beberapa anak manusia. Mulai perkenalan dari gc di Manga toon. Perlahan-lahan menjadikan mereka sahabat baik, saling berbagi pengalaman, berbagi masalah, dan saling berbagi rasa, tentu tidak lupa saling berbagi kotak. Ya, notabenenya memang seperti itulah persahabatan di dunia Manga toon.
Darimu aku belajar tentang rasa.
Darimu aku belajar tentang apa itu asa.
Walau jarak memisahkan kita.
Tidak menjadi alasan untuk persahabatan kita.
Semua berjalan searah, tanpa adanya amarah.
Hingga tanpa terasa, hari berganti hari, rasa itu semakin menjadi kebiasaan diri.
Tawa dan canda selalu menghiasi bibir ini, oh sungguh kau selalu menghibur hati ini.
Hingga tiba di suatu pagi, tangan nakal yang tak dapat aku kendali, menorehkan luka didalam hati, bagi orang yang aku sayangi, yang aku sesali hingga sampai saat ini.
Kata maaf telah ku ungkap, air mata jatuh tanpa berucap, menjelaskan betapa hati menyesali sebuah tulisan yang membuat hati di ujung sana terluka.
Andai pagi itu dapat ku ulang, tak akan aku tuliskan kata-kata yang menghujam. Sungguh diri ini menyesali kata-kata yang aku tuang.
Maaf ... hanya satu kata yang mampu aku ucap, berharap kau menerima dan memberi aku maaf.
Tapi itu hanya sebuah harap, yang tak mungkin aku dapat.
Disini, aku sendiri, yang duduk dengan menadahkan tangan seraya memaki, mungkinkah rasa itu akan kembali, atau mungkin itu hanya sebuah mimpi?
Semua terasa begitu indah, dan bagiku terlalu sulit untuk di lupa. Semua kenangan bahkan selalu terbayang, kala kau memutuskan pergi untuk meninggalkan.
Apakah begitu mudah bagi dirimu sehingga itu langsung kau lakukan? Hiks... Sepertinya memang begitu...
Hanya aku yang menaruh rasa sayang ku padamu. Namun tidak dengan mu, sebab itu kau memilih pergi untuk melupakan ku. Kau yang malang, atau kah malah diriku?
Sungguh, ini takdir yang bertindak, atau memang nasib ku yang menyedihkan? Aku tak tau itu. Kini hari berlalu tanpa ada dirimu. Belajar menerima itu, sungguh ini begitu menyiksa ku.
Seseorang di ujung sana, tidak kah kau mengingat ku? Seseorang di ujung sana, tidak kah kau memikirkan ku? Seseorang di ujung sana, tidak kah kau merindukan ku? Seseorang di ujung sana, kenapa kau melakukan hal itu?
Begitu sulit kah kata maaf mu keluar, hanya untuk memaafkan ku? Begitu besar kah kesalahan ku hingga kau sekarang membenci ku? Begitu mudah kah kau melupakan semua kenangan bersama dengan ku?
Kini ... Hanya doa yang dapat aku panjatkan. Semoga kau selalu dalam lindungan Nya. Semoga kau mendapatkan kebahagiaan yang luar biasa, mendapatkan semua cinta yang hari mu bisa berikan, dan sepenuh berkah kehidupan.
Aku disini selalu menyebut nama mu, di setiap doa ku. Aku disini selalu mengingat mu di saat hati ini rindu. Berharap, kau juga akan merasakan hal itu.
Selamat menjalani kehidupan baru, yang tanpa aku.
Semoga kelak kau akan tau, bahwa aku tidak berniat untuk menyakitimu.
Aku disini selalu menanti, saat dimana kau akan memaafkan ku. Sungguh hari itu adalah hari paling bahagia dan yang paling aku tunggu.
❤︎ Aku menyayangimu sahabat ku ❤︎
🎶🎶🎶🎶🎶🎶
It's been a long day without you, my friend
And I'll tell you all about it when I see you again
We've come a long way from where we began
Oh, I'll tell you all about it when I see you again
When I see you again
Damn, who knew?
All the planes we flew, good things we've been through
That I'll be standing right here
Talking to you 'bout another path
I know we loved to hit the road and laugh
But something told me that it wouldn't last
Had to switch up, look at things different, see the bigger picture
Those were the days, hard work forever pays
Now I see you in a better place (see you in a better place)
Uh
How could we not talk about family when family's all that we got?
Everything I went through, you were standing there by my side
And now you gon' be with me…
🎶🎶🎶🎶🎶🎶