*~INI ADALAH PENGALAMAN HIDUPKU~*
Maaf jika tidak bagus🙏
.
🍁🍁🍁🍁
.
.
Aku tinggal di desa kecil yang bernama desa Sidomukti, saat itu usiaku masih tiga belas tahun,
di saat yg bersamaan juga orang tua ku sedang mengalami gangguan, Mama ku diguna-guna oleh roh jahat hingga membuatnya tidak bisa berjalan,
karena keadaan yang semakin buruk itu aku jadi jarang keluar rumah dikarena harus menjaga Mama yang tengah sakit.
skip>>>
sampai pada suatu malam yang senyap dan dingin saat aku sedang tidur di kasur aku merasa seperti ada suara endusan nafas di arah telinga sebelah kiriku, aku merasa seperti ada orang di sebelahku, padahal aku selalu tidur sendiri dan kamarku selalu aku kaunci dari dalam jika aku tidur.
dalam hati aku mulai takut dan berfikir "Tidak mungkin ini Mama karena Mama tidak bisa berjalan, Ayah juga tidak akan pernah melakukan hal ini, aku tau Ayah lagipula pintunya aku kunci dari dalam, lalu siapa ini?"
karena aku sudah merasa cukup ketakutan akhirnya aku memutuskan untuk membuka mataku tapi anehnya saat aku membuka mata semuanya haya terlihat gelap hitam aku pikir itu hanya karena aku matikan lampunya sebelum tidur tadi.
tapi saat aku ingin bangun badanku menjadi kaku hanya tangan dan mataku saja yang bisa bergerak, dan setelah aku sadari ternyata kegelapan itu bukanlah karena lampu kamarku yang tengah mati melainkan karena ada tangan yang menutupi mataku seakan sedang mengajak ku bermain.
aku berusaha tenang tidak untuk panik perlahan aku memegang tangannya, tangan itu terasa sangat berbeda dengan tangan manusia pada umumnya tangan itu sangat dingin sedingin es dan terasa empuk seperti daging yang sudah busuk, aku berusaha melepas tanganya dari mataku tapi tangan itu sangat kuat seperti sedang menempel, lama- kelamaan aku mulai takut tanpa pikir banjang aku mulai memberontak untuk melepas tangan itu tapi tetap saja tangannya tidak mau lepas meski aku sudah membuang banyak sekali tenaga untuk melepasnya sampai akhirnya aku merasa lelah aku mulai menangis dan lemas tapi setiap aku berteriak suaraku menjadi hilang, aku memukul-mukul tembok menggunakan tanganku dengan tujuan agar ada orang yang dengar dan datang mendobrak pintu dari luar untuk menolongku.
sampai pada akhirnya aku mendengar suara seseora mengetok-ngetok pintu kamarku.
Tok tok tok....
"nak... kamu kenapa di dalam?"
Tok,tok, tok....
tiba-tiba tangan itu terlepas oleh sendirinya dan rambutku yang panjang malah melilit seluruh wajahku samapai aku kesulitan bernapas, sempat sesaat aku merasa sesak untuk bernapas tapi perlahan semuanya kembali membaik, sampai pada akhirnya aku dapat berteriak ...
"haaah.... ayaaaah..." tiba-tiba suara ku kembali lagi dan aku berteriak keras dan rambut yang melilitku juga terlepas dengan sendirinya.
tubuhku tidak lagi kaku mataku bisa melihat jelas kembali, aku menoleh ke arah sebelah lemari baju terlihat seorang watina yang mungkin usianya tidak jauh dariku sedang berdiri menatapku dia mengenakan baju pujih panjang dengan wajah yang pucat, tanpa berpikir panjang aku langsung lari keluar kamar.
Ternyata Ayah sudah berada didepan pintu kamarku, dan yang tadi mengetok pintu kamarku adalah Ayah, aku langsung duduk dihadapan ayahku aku mengambil nafas panjang dan mulai menangis ...
"hiks hiks hiks..."
"ada apa, kenapa di dalam tadi sangat berisik?" tanya nya.
"wanita...hiks.. wanita itu menatapku dan menutup matatu dengan tangan nya,"
dengan tubuh yang masih gemetaran aku menceritakan semua yang terjadi pada malam itu padanya.
ayah masuk ke dalam kamarku untuk mengecek isi dalam kamarku, tapi ayah tidak melihat apapun di dalam sana sama sekali dan akhirnya malam itu kami bertukat kamar aku tidur di kamar Ayah dan Ayah tidur di kamarku.
skip>>>>
setelah kejadian itu Ayahku memutuskan untuk memotong rambutku dengan tujuan mencegah hal itu terulang lagi padaku.
Dalam kepercayaan Ayahku dari nenek moyangnya terdahulu, memotong rambut yang tumbuh terlalu panjang dapat mengusir gangguan mahluk tak kasat mata yang ingin mengusai raga tersebut.
ayah memang benar selama dua malam aku sudah tidak lagi melihat gadis itu, sampai dengan malam ketiga setelah kejadian itu yang bertepatan pada malam jum'at.
saat aku sedang menyisir rambut di kamar aku merasa tiba-tiba tibuhku menjadi dingin, leherku terasa tebal dan panas, lampu di kamarku tiba-tiba berkedip-kedip hidup dan mati, aku menoleh kebelakang ternyata aku melihat gadis itu lagi, ya dia datang lagi ke kamarku tapi kali ini entah kenapa aku tidak terlalu merasa takut seperti pada malam itu.
gadis itu tersenyum padaku, aku cukup bingung dengan apa yang terjadi malam itu kenapa aku tidak lari, menjerit ataupun menangis.
"Aku akan menemanimu,"
aku mendengar suara samar-samar, tapi mulut gadis itu sama sekali tidak bergerak, siapa yang bicara aku menoleh kesekliling memastikan hanya ada kami berdua saja di dalam kamar tersebut.
"A..apa kamu yang bicara?" tanyaku dengan gugup dan kebingungan.
gadis itu menganggukan kepalanya, sepertinya malam ini gadis itu tidak ingin aku takut itu sebabnya dia selalu tersenyum saat aku melihatnya.
aku tidak ingin berurusan dengan mahluk yang seperti itu jadi karena aku merasa tidak takut aku memutuskan untuk tidur memejamkan mataku, dan bukannya pergi gadis itu malah duduk di dekat wajahku samar-samar aku melihatnya dia tersenyum dan memandangiku selama aku tidur.
.
.
skip>>>>
semenjak malam itu, gadis itu selalu datang ke kamar ku saat aku akan tidur, entah kenapa aku mulai terbiasa dengan kehadirannya , diapun hanya menampakkan diri sebentar lalu hilang hal itu terus berjalan sampai tiga bulan berlalu.
setelah tiga bulan dari kejadian itu, Mamaku sembuh dari sakitnya dan sudah mulai bisa berjalan seperti biasa.
setelah Mama ku sembuh dari sakitnya gadis itu tidak pernah lagi datang ke kamarku entah kenapa, itu menjadi hilang begitu saja.
aku menceritakan itu semua kepada Mama dan Ayahku mereka bilang mungkin dia datang untuk melindungiku Ayahku juga bilang.
" mungkin dia tau kalau kamu juga akan dijadikan korban setelah Mamamu jadi dia datang untuk melindungimu selagi Ayah mengurus Mamamu," jelas Ayah.
dan samapai saat ini aku sudah tidak pernah tahu lagi keberadaan gadis itu dia tidak meninggalkan pesan atau apapun setelah itu, dia hilang begitu saja dan tidak pernah kembali hingga sekarang.
😊makasih udah baca🙏