" Dimana Aku,...semuanya gelap..."
Aku kebingungan, setelah membuka mataku..
" Mama....kakak...kalian dimana?"
Aku memanggil mereka, karena takut sendirian.
"Kenapa Aku di tinggal disini..."
Aku mulai panik,
" huhuhuhu..."
Kemudian aku menangis.
Aku menangis, aku ketakutan, aku ingin bersama Mama dan Kakakku.
" Mama....kakak....jangan tinggalkan Aku...."
" Aku mau ikut kalian...."
" Kapan kalian pulang, ..aku ingin bersama kalian..."
" hu..hu...hu..."
Kembali aku menangis, aku ingin menangis dan menangis...aku sudah tidak sabar ingin bersama mereka...
Aku menangis sampai suaraku serak, aku kembali memanggil mereka, tapi mereka tidak muncul- muncul di hadapanku...
Aku lelah , aku sudah lelah menangis, bahkan air mataku hampir kering...
Aku berhenti manangis, dan menyadari aku sudah berada di tempat yang asing bagiku...
Ini bukan rumahku...ini juga bukan sekolahku...aku dimana...kenapa aku bisa terjebak di tempat gelap seperti ini....
Mataku mengantuk, tapi aku tidak mau tidur ditempat ini..
"Aku ingin memeluk boneka beruangku..."
"Aku ingin memakai piyama favorite ku..."
"Aku juga belum menggosok gigiku..."
Aku...aku sudah tidak betah menahan mataku untuk tidak tidur...dan akupun tertidur dengan sendirinya..
***
" Rani...Rani...."
Aku segera terbangun, mendengar namaku di teriakkan..
Itu pasti Mama ku...Iya aku mendengar suara mama memanggilku...
" Mama...Mama..."
Aku menyahuti panggilan mereka , tapi mereka tidak mendengarku..
" Mama...mama....aku di sini Ma... mama...mama...aku ada di sini...."
Aku berteriak kencang sekali, karena ingin mereka mendengar suaraku.
" Rani...Rani..."
Itu suara papaku..., iya itu papa yang memanggilku...
Aku sengat senang mendengar mereka memanggilku...
" Papa...Papa...Aku disini pa...."
Aku melihat mereka, tapi mereka tidak melihatku.
" Papa...Mama...."
Kenapa mereka tidak mendengarku...
" Hu..hu..hu..."
Aku kembali menangis.
" Rani...Rani..."
Suara itu, orang orang memanggilku..
Aku kembali menjawab panggilan mereka..
" Aku disini....aku ada disini...hei....aku disini...aku disini...hiks...kenapa kalian tidak menemukanku....hiks...hiks....aku. disini...hu..hu..hu....kembali....aku mau ikut kalian....kembali ...jangan tinggalkan aku.....hua...hua...."
Aku menangis keras, tapi kenapa tidak ada yang mendengarku....
***
Aku duduk pasrah , menyembunyikan wajahku di antara kedua lututku, dan kakiku sebagai penopangnya...aku sudah lelah ..aku ingin keluar dari tempat ini.
Tiba tiba aku ingat...iya ...aku ingat...aku terjatuh ke sebuah lubang di belakang rumah tetanggaku...
Oh iya...kemana teman- temanku...kenapa mereka tidak memberitahu aku, kalau mereka ingin pulang...
Aku kembali berdiri dan mencari sesuatu untuk aku panjat, agar aku bisa keluar dari tempat ini...
" Hei...kami menemukannya....anaknya ada di sini.."
Aku tersenyum lega, karena ada orang yang melihatku..., aakhirrnyaa...
" Pak...aku disini..."
Aku berbicara pada orang laki laki yang memakai baju bertuliskan Tim SAR..
Tapi,
Orang itu tidak melihatku...
Aku merasa sedih kembali..karena kini orang itu meninggalkanku..
Aku kembali terduduk lemas. Sembari berharap ada yang melihat dan mendengarkanku...
Aku mendengar ,bunyi langkah orang orang kesini, ke tempat dimana aku berada.
Senyumku sumringah, ketika banyak orang yang kemari..., mereka melongok ke bawah ..
"Pak...Aku disini..."
Aku berbicara pada orang orang itu, tapi mereka sepertinya tidak merespon panggilanku. Mereka malahan sibuk berbicara satu sama lain dan hanya dengan orang orang di sampingnya, tidak denganku, bahkan mereka menghiraukanku.
Kini aku lambaikan tanganku, supaya terlihat oleh mereka, karena mungkin suaraku hilang, akibat aku terus saja menangis dan berteriak teriak sejak kemarin.
Tapi mereka belum menjawabku atau melihatku, kini sebuah tangga panjang di turunkan ke tempat aku berada, dan salah seorang turun ke bawah ,melalui tangga yang mereka pasangkan.
Aku berteriak senang sekali , karena sebentar lagi aku akan pulang ke rumah.
***
Aku kecewa, karena mereka tidak menolongku ,membawaku ke atas, malahan mereka membawa anak lain yang entah sejak kapan di lubang ini, aku tidak melihatnya.
Anak itu digendong oleh orang berbaju SAR itu, malahan bukan aku, aku hanya di tinggalkannya begitu saja..
"hu...hu...hu..." kembali airmataku mengalir..rasanya pedih sekali...
" Kenapa bukan aku yang mereka angkat, padahal aku yang berada paling dekat dengan petugas SAR itu." Bathinku protes.
Aku merasa iri, dan kemudian sengaja melihat wajah anak itu..
" HAHH"
Aku terkejut, dan merasa aneh, anak ini mirip sekali denganku.
***
Mereka meninggalkanku seorang diri lagi, aku terus menangis setiap malam, agar ada orang orang mendengarnya dan mengambil ku disini.
Tapi mereka malah ketakutan, dan berlari...
Hingga satu hari kemudian, berarti sudah 3 hari aku terjebak di sumur ini. Aku bisa naik ke atas.
Lalu aku pergi ke rumahku...
Rumahku ramai dengan orang orang yang berbaju hitam. Mereka datang silih berganti.
Aku masuk dan duduk di samping Mamaku,
" Ma...ma....," aku memanggilnya..dan Mama mulai mencariku, kemudian mengedarkan pandangannya.
Tapi...dia tetap tidak bisa melihatku,...
Aku sedih...kenapa ini...mengapa mereka tidak bisa melihatku...
Hingga malam hari...aku tidur di samping mamaku,..Aku ingin dia memelukku....tapi itu tidak terjadi..
" Ma...aku ingin dipeluk...ma..mama..peluk aku..."
Aku sudah merengek...tapi mama tidak memenuhi permintaanku..
Aku sudah berada di rumahku sendiri,...tapi mereka kini mengabaikanku...
ini sakit...sungguh hatiku merasa sakit....
Hingga 4 minggu kemudian, aku memutuskan kembali ke lubang itu...
Aku akan muncul jika merasa ada orang di sekitarku, bermaksud agar di lihat, tapi setelah mereka melihatku, mereka malah ketakutan...
Kadang aku bermain dengan teman temanku, dan memunculkan wujudku,..mereka malah ketakutan...
Hingga suatu hari...aku tahu sesuatu tentang diriku..
Aku bercermin di kaca rumahku, ..dan wujudku...
" AAAARHHH...." pekikku...
Wujudku...wujudku..rupanya seperti ini...
Aku terlihat pucat..dan membiru...seperti mayat..mayat.., ...orang orang yang sudah mati...
Aku menjerit...tidak terima..., kalau aku rupanya sudah mati...
***