Apakah kamu percaya kalau kutukan itu ada?
Mungkin, bagi beberapa orang kutukan itu tidak ada, hanya takhayul saja. Begitu pula dengan Angelina Park, seorang wanita berusia 20 tahun yang merupakan anak tunggal dari keluarga yang sangat kaya raya.
Angelina memiliki wajah yang cantik, tubuhnya tinggi, dan sangat pintar. Dia juga sangat baik hati sehingga ada banyak orang menyukainya. Dia juga adalah orang yang tidak bisa membiarkan orang yang membutuhkan bantuan. Angelina juga memiliki sebuah kemampuan, dia bisa melihat hantu. Namun, dia tetap ceria seperti biasa hingga suatu kejadian mengenaskan terjadi di keluarganya...
Keluarganya dibantai habis-habisan oleh sebuah organisasi. Dari insiden itu hanya Angelina saja yang masih hidup. Angelina mengalami luka serius dan dirawat di rumah sakit selama beberapa hari. Kejadian yang menimpa keluarganya saat dia berusia 17 tahun itu sampai sekarang tidak bisa dia lupakan.
Dengan bantuan dari teman-temannya dan juga orang yang ada di sekitarnya, akhirnya perlahan-lahan Angelina bisa melupakan kejadian itu dan menjadi orang yang kembali terbuka pada orang lain lagi. Saat dia berusia 18 tahun, kenangan buruk itu hampir semuanya sudah memudar di dalam ingatannya.
Namun, kehidupan Angelina yang bisa disebut sangat sempurna oleh orang-orang itu berubah semenjak dia dikutuk oleh seorang wanita yang merupakan pelaku pembunuhan. Angelina yang masih berusia 18 tahun itu dikutuk oleh wanita yang mengatakan kalau keluarga Angelina adalah keluarga penjahat yang telah membuat hidup banyak orang hancur.
Wanita yang mengutuk Angelina mengatakan sesuatu yang buruk saat dia mengutuk Angelina. Dia mengatakan kalau Angelina akan menjadi orang yang paling menderita di dunia ini, karena dia akan kehilangan orang-orang yang dia sayangi ketika dia mencintai seseorang.
Awalnya, semua orang menganggap kutukan itu tidak ada apa-apanya dan tidak mungkin terjadi, termasuk Angelina yang saat itu tidak percaya dengan yang namanya kutukan atau semacamnya. Tapi, ketika kejadian mengenaskan kembali menimpa Angelina, saat itulah akhirnya Angelina dan semua orang menganggap kutukan itu benar adanya.
Di usianya yang ke-18, tepatnya 4 bulan setelah wanita itu mengutuk Angelina, Angelina memiliki seorang pacar yang dulunya adalah sahabatnya, namanya Steven. Angelina dan Steven saling mencintai dan mereka sering menghabiskan waktu bersama. Namun, setelah 5 bulan pacaran, kejadian mengenaskan itu pun terjadi.
Setelah 5 bulan pacaran dengan Steven, Angelina kehilangan seorang sahabat perempuannya yang bernama Azumi. Azumi tewas akibat kecelakaan mobil. Dan dua bulan setelahnya, Angelina kehilangan Steven. Steven tewas di rumahnya akibat jatuh dari tangga dan kepalanya terbentur.
Angelina sangat terpuruk setelah mengalami kejadian seperti itu. Semua orang menganggap kalau hal ini hanyalah kebetulan dan sudah takdir Tuhan. Tidak ada yang menyangka kalau ini adalah akibat dari kutukan wanita itu. Hingga setahun setelahnya muncul seorang laki-laki yang bisa menyemangatinya lagi dan mencintai dia dengan sepenuh hati. Namun, kejadian itu terjadi lagi. Dia kini kehilangan dua orang sahabatnya dan pacar barunya itu.
Hingga akhirnya seseorang mengatakan kalau Angelina pernah dikutuk oleh wanita itu yang kini sudah meninggal bunuh diri di penjara. Orang itu mengkaitkan insiden mengenaskan tersebut dengan kutukan dari wanita itu yang benar adanya.
Angelina akhirnya dijauhi oleh beberapa orang dan menjadi bahan pembicaraan orang-orang.
Angelina yang tidak terima atas apa yang orang-orang bicarakan tentangnya dan kutukan itu memberikan penjelasan pada mereka kalau kutukan itu tidak ada. Dia mencoba untuk membuktikan kalau kutukan itu tidak ada. Namun, sayangnya Angelina gagal. Dia hanya menambah korban.
Karena itulah sekarang Angelina menjadi sosok yang tertutup dan sulit untuk kembali ke dirinya yang dulu. Walaupun begitu, Angelina tetap baik kepada orang-orang yang ada di sekitarnya. Keluarga dari orang-orang yang menjadi korban kutukan dari wanita itu pada Angelina sangat ingin Angelina dipenjara atau mendapatkan hukuman mati, namun karena polisi dan pihak berwajib lainnya tidak percaya dengan hal seperti itu, jadi Angelina tidak ditangkap.
Saat ini, berita tentang Angelina yang terkena kutukan dan sudah menimbulkan banyak korban sudah menyebar luas. Ada banyak sekali orang yang sudah tahu berita tentang Angelina dan berprasangka buruk terhadapnya.
Hati Angelina saat ini kosong dan tidak ada orang yang bisa menyemangatinya lagi. Hampir semua pembantu yang bekerja di rumah Angelina mengundurkan diri setelah mendengar isu tentang Angelina. Angelina merekrut kembali beberapa pembantu di rumahnya dengan gaji yang tinggi.
Dalam hatinya, Angelina berharap suatu hari nanti akan ada seorang pria yang bisa mematahkan kutukan itu, bisa mengisi kekosongan hatinya dan menjadi penyemangatnya. Sampai sekarang, Angelina masih berharap hal itu akan terjadi.
Waktu pun berlalu. Saat ini usia Angelina sudah 20 tahun. Sikap Angelina kini menjadi agak dingin semenjak kejadian itu, namun dia masih baik hati kepada sesama. Sikap Angelina sangat dingin ke laki-laki agar tidak ada laki-laki yang mendekatinya. Angelina bersikap biasa saja pada laki-laki yang mendatangi rumahnya untuk mencoba mematahkan kutukan.
Lima bulan yang lalu, Angelina mengatakan pada banyak orang kalau jika ada siapapun yang bisa mematahkan kutukan itu, Angelina menjanjikan uang sebanyak 100 milyar atau lebih. Angelina juga akan berusaha sebaik mungkin untuk memenuhi keinginan seseorang yang bisa mematahkan kutukan tersebut.
Sudah ada banyak orang yang mencoba mematahkan kutukan tersebut, tapi sayangnya tidak ada yang berhasil. Ada beberapa orang yang melakukan ritual pematah kutukan dan juga menggunakan jimat yang bisa mematahkan kutukan. Tapi tidak ada yang berhasil. Namun, Angelina masih berharap lebih dan percaya kalau suatu hari nanti akan ada orang yang bisa mematahkan kutukan itu.
Hingga suatu hari, seorang pria bernama Vincent bertemu dengan Angelina. Vincent yang sangat menginginkan hadiah yang ditawarkan Angelina berkata pada Angelina kalau dia akan berusaha sebaik mungkin untuk bisa mematahkan kutukan itu. Akhirnya Angelina membawa Vincent ke rumahnya dan mengobrol dengannya di taman yang ada di dalam lingkungan rumahnya.
"Vincent, kamu ini tidak disuruh oleh seseorang untuk bisa mematahkan kutukannya, kan?" Tanya Angelina.
"Tentu saja tidak. Aku datang kesini karena keinginanku sendiri. Juga dengan hadiah yang kamu tawarkan sebanyak itu, bagaimana bisa aku menolaknya?" Jawab Vincent dengan santai.
"Kamu yakin? Kamu tidak takut kalau misalnya terjadi apa-apa padamu?" Tanya Angelina.
"Tidak." Jawab Vincent.
Sebelum menanyakan metode apa yang akan orang yang hendak mematahkan kutukan itu lakukan, Angelina selalu menanyakan pertanyaan itu untuk memastikan kalau orang itu benar-benar ingin mencoba mematahkan kutukan tersebut dan bersedia menanggung resikonya.
"Begitu, jadi apa yang akan kamu coba untuk mematahkan kutukan itu? Biasanya orang-orang yang hendak mematahkan kutukan itu menggunakan cara yang biasanya digunakan oleh dukun atau orang pintar gitu..." Tanya Angelina.
Angelina mengingat apa yang terjadi beberapa waktu yang lalu saat seorang dukun datang ke rumahnya dan juga orang-orang yang menggunakan metode yang sama. Bahkan ada orang yang berkata pada Angelina kalau dia adalah orang terhebat yang bisa mematahkan kutukan no.2 di dunia.
Angelina memang sejak awal tidak percaya dengan dukun atau apalah gitu dan cara yang digunakannya. Namun pembantu di rumahnya memaksa dia untuk menerimanya karena menganggap kalau itu bisa mematahkan kutukan. Tapi, seperti yang Angelina duga, cara seperti itu tidak bisa.
"Aku ingin kita pacaran." Jawab Vincent.
"A-Apa? Pacaran? Kamu... kamu tidak bercanda, kan?" Tanya Angelina yang terkejut.
"Aku tidak bercanda, aku serius. Bukankah tadi sudah aku katakan, aku tidak takut jika sesuatu terjadi. Aku sudah siap menanggung resikonya." Jawab Vincent.
"Bukan, bukan begitu, tapi..."
Vincent melihat wajah Angelina yang murung, sepertinya dia sedang merenungkan sesuatu, atau mungkin sedang mengingat sesuatu. Vincent menyadari alasan kenapa Angelina bersikap seperti itu setelah dia mengatakan bagaimana caranya mencoba mematahkan kutukan tersebut.
Apa yang akan terjadi selanjutnya? Apakah Angelina akan menerima tawaran dari Vincent untuk menjadi pacarnya, dan mencoba mematahkan kutukan tersebut?
Kalau ada yang mau tahu kelanjutannya, bisa dicari ceritanya dengan judul yang sama, atau cari dengan profil "Red_Cherry". Untuk yang sudah mampir dan membaca ceritanya, terima kasih banyak ya.