Semua orang pastinya tidak asing dengan Manusia Kue Jahe,biskuit manis dengan rasa jahe yang hangat pastinya banyak ditemui di perayaan Hari Natal
Namun bagaimana dengan Manusia Kue Jahe yang ini? Apakah semua orang akan menyukainya juga...
._
._
._
._
._
._
._
Rumah kayu di bawah pohon plum yang sangat indah dikelilingi salju putih bersih yang membuat pemandangan disana bak sebuah lukisan yang sangat indah,jejak kaki masih segar di atas salju menuju rumah kayu itu
"Kakak!! Kakak!! Aku mendapat jahe merah yang cukup banyak! Mari kita membuat kue Jahe untuk Natal besok!" teriak Cllawy dari luar yang membawa satu kantung besar jahe merah yang dia dapat
"Kau dapat dari mana jahe itu? Aku harap kau tidak mencuri" ucap Lusy yang menuju ke luar dan menghampiri adiknya
"Tidak! Tidak! Tidak! Aku tidak pernah mencuri,aku mendapatkannya setelah membantu paman Jim menggali jahe di tumpukan salju tebal" kata Cllawy bersemangat
"Kenapa kau bersusah payah seperti itu! Kakak bisa membelinya dengan uang kita" kata Lusy yang membersihkan salju di rambut adiknya itu
"Tidak kakak tidak! Kita harus menghemat uang kita!"
Lusy tersenyum melihat adiknya yang mengerti akan keadaan mereka,Lusy dan Cllawy hanya tinggal berdua di rumah kayu itu,mereka adalah anak yatim piatu,buka karena orang tuanya meninggal,namun orangtuanya berpisah dan berkerja sendiri sendiri di luar kota dan tak pernah kembali,mereka berdua mencari makan dan hidup sendiri di sana
"Kakak! Kakak! Ayo kita buat kue jahe" teriak Cllawy bersemangat
"Iya iya,lebih baik Cllawy mencuci jahenya kakak akan menyiapkan adonannya"
"Baik kakak!" ucap Cllawy yang membawa kantong jahenya ke belakang
Mereka berdua bekerjasama membuat kue jahe yang manis dan segar,mereka membuatnya dengan riang gembira sambil menyambut hari Natal esok hari
"Hmmm kakak baunya sangat wangi!" kata Cllawy
"Hahah tunggu sebentar dan kue jahe kita akan matang" kata Lusy menggosok gosok rambut adiknya
Beberapa menit kemudian...
"Sudah matang!" kata Lusy ketika mengeluarkan nampan dari oven di atas tungku itu
Cllawy yang semula meletakkan kepalanya di meja sambil menahan rasa ngantuknya kemudian dengan semangat menghampiri kakaknya bersama kue jahe yang sudah matang
"Yeyy sudah jadi! Hmmm bau jahenya sangat harum"
"Hey tunggu dulu,ini masih sangat panas!"
Lusy menaruh nampan itu di atas meja,Cllawy mengikuti kakanya itu sambil menatapi kue jahe berbagai bentuk itu
"Kakak! Kakak! Aku ingin mencoba kue manusia jahe" kata Cllawy yang sangat tidak sabar
"Sebentar,ini masih panas Cllawy" kata Lusy yang mengambil piring kecil disana
"Ini untukmu,berhati hatilah ini masih sedikit panas!" kata Lusy yang memberikan sepotong kue kepada Cllawy
Dengan mata berbinar Cllawy memandangi kue jahe dihadapannya,dia mencium aroma lezat yang keluar dari kue tersebut
"Hemm sangat wangi! Lihat kakak! Manusia jahe ku tersenyum" kata Cllawy yang masih memandangi kuenya
"Haha iya,karena dia gembira menyambut Natal seperti kita,lebih baik segera cobalah"
"Baiklah baiklah"
"Emmm enakk!! Tapi tapi...huuhhh..ini lebih pedas dari yang biasanya!" kata Cllawy dengan mulut penuh kue sambil megipas mulutnya dengan telapak tangan
"Tentu saja itu lebih pedas,karena Cllawy memberi kakak jahe merah,jahe merah lebih pedas dari jahe biasa" kata Lusy yang juga menikmati kue yang masih hangat itu
"Hehe baiklah,tapi ini sangaaaaat enak!!" kata Cllawy mengacungkan dua jari jempolnya
"Terimakasih adikku tersayang! Kakak akan menyimpan kue ini untuk besok,lebih baik kita segera bersih bersih dan tidur!" kata Lusy sambil berdiri membereskan nampan kue itu dan meletakkannya di lemari makanan
"Baik kakak cantik"
Malamnya mereka tidur dengan nyenyak sebelum rasa mengganggu yang dirasakan Cllawy yang ingin pergi ke kamar mandi
"Huhh aku ingin ke kamar mandi!" kata Cllawy yang membangunkan tubuhnya
"Kakak! Kakak! Kakak tidak bangun!" kata Cllawy yang mencoba membangunkan kakanya itu
Lusy tidak juga bangun,dan rasa mengganggu itu semakin tidak tertahankan,dan akhirnya Cllawy memberanikan diri untuk pergi ke kamar mandi sendirian
Setelah beberapa menit yang panjang,Cllawy keluar dari kamar mandi dengan perasaan lega,dan saat dia ingin kembali ke kamarnya,dia mendengar suara seseorang yang ada di dapur
"Hah siapa itu? Apakah kakak?" kata Cllawy yang kemudian melihat kamarnya dan ternyata melihat kakanya yang masih tertidur pulas
"Kakak tidur? Lalu siapa itu?" kata Cllawy yang semakin penasaran
"Mungkinkah itu Santa? Waw malam ini aku akan bertemu dengan Santa Claus!" kata Cllawy lirih dengan kelihatan sangat bahagia
Dia mengendap ngendap menuju ke arah dapur untuk mengetahui siapa disana,dia berhati hati dab berharap akan bertemu Santa Claus disana
"Haii Santa Claus!! Aku Cllawy" kata Cllawy yang tiba tiba memasuki dapur
Cllawy berdiri terdiam tanpa bergerak dengan mata yang tertuju pada sesuatu disana
"Kau...kau ini apa? Kenapa memakan kue jahe kami!?" kata Cllawy terbata bata ketika melihat makhluk menyeramkan mirip manusia kue jahe itu berdiri di samping meja sambil memakan kue jahe mereka
RWWAAARRR!!!!!
Makhluk itu berteriak menakuti Cllawy disana,gigi gigi runcingnya terlihat jelas dan nafas jahenya tercium menyengat dimana mana
"Kakak!!! Kakak!!! Monster jahe ini memakan kue kita!!!" kata Cllawy menangis ketakutan ketika Makhluk itu berteriak
Lusy yang tertidur terkejut mendengar teriakan keras itu,dan semakin khawatir ketika mendengar suara adiknya juga,dia segera terbangun dan bergegas menuju ke dapur
"Cllawy!!" Lusy terkejut ketika melihat adiknya dengan monster menyeramkan itu,dia langsung menarik tangan adiknya untuk segera pergi dari sana
Monster itu mengikuti langkah Lusy dan Cllawy yang berlari menjauh,mereka berdua berlari dengan sekuat tenaga dengan rasa takut yang luar biasa
Cakar monster itu merusak dinding dinding kayu di rumah itu,teriakan keras yang menyakiti telinga dari mosnter itu membuat mereka berdua semakin ketakutan
"Kakak!! Kakak!! Makhluk apa itu? Aku takut" kata Cllawy menangis ketakutan di pelukan kakaknya,mereka berdua bersembunyi bawah meja sudut ruang depan yang gelap itu
"Kakak tidak tau!! Kita harus mencari bantuan!" kata Lusy ketakutan
KKKRRRTT...KKRRTT..KKRTT..
Decitan lantai kayu yang diinjak benda besar itu terdengar semakin dekat yang membuat mereka berdua semakin gemetar ketakutan, Cllawy tak tahan akan situasi itu,dia menyuruh kakanya untuk segera lari
"Kakak cepatlah keluar!!" kata Cllawy yang tiba tiba berbisik kepada kakaknya sebelum berlari keluar dari kolong meja
"Aaaaaaaaaaaaa!!!!!!! Monster jahat!!!!!" Cllawy berlari ke arah monster itu sambil melemparkan vas bunga lengkap dengan air dan bunga mawar merah yang sedang mekar itu
Lusy terkejut dan langsung menyusul adiknya,monster itu berteriak semakin keras,dan dengan spontan Lusy menarik adiknya keluar rumah dan berlari menuju keramaian
"Kakak,ayo kita pergi!!" kata Cllawy menangis
"Iya..iya..kita akan pergi!!" Lusy menarik adiknya berlari menjauhi rumah mereka sambil mengusap air matanya
Mereka berdua terus berlari melewati salju salju yang dingin tanpa alas kaki,rasa dingin bagai tak terasa lagi karena mereka sangat ketakutan
BRRUKK!!!!!
"Aaaa!!! Mosnter!!!!" kata Cllawy berteriak histeris ketika mereka menabrak sesuatu
"Cllawy,dia bukan mosnter!" kata Lusy
"Hei kalian! Kenapa tengah malam berlarian disini? Apakah kalian tidak kedingingan? Kenapa kalian tidak memakai alas kaki?" kata seorang paman yang mereka temui
"Ka.. kami dikejar oleh monster! Dia.. dia memakan semua kue jahe kami..lalu aku mengira dia Santa Claus dan aku mencoba melihatnya..taa...tapi dia ingin memakanku juga!!! Tolong kami paman!" kata Cllawy menangis di hadapan paman itu
"Iya kami tidak berbohong!!" kata Lusy menegaskan
"Hahaha!! Mana mungkin ada mosnter seperti itu!! Mungkin kalian bermimpi! Dimana orang tua kalian?" kata paman itu
"Kami tidak memiliki orang tua" kata mereka berdua
"Ouh maafkan paman! Baiklah paman akan menghantar kalian pulang"
"Tidak!! Aku tidak ingin kembali kesana!! Disana ada monster!!" tolak Cllawy
"Hmm baiklah malam ini kalian menginap di caravan milikku"
Akhirnya mereka berdua menginap di caravan paman tersebut,karena terlalu ketakutan mereka tak memikirkan identitas dari paman yang mereka temui
Paginya mereka dihantar ke rumah kayu mereka,alangkah terkejutnya paman tadi melihat keadaan rumah mereka,dinding dinding hancur bau jahe dimana mana dan banyak remah roti di lantai,vas bunga mawar yang pecah masih basah disana dengan banyak remah roti berbau jahe yang basah
"Apa ini!? Apakan benar apa yang kalian ceritakan semalam!?" tanya paman itu terkejut
"Ii..iya paman" kata Lusy
"Rumah ini sudah tak layak huni! Apakah kalian bersedia tinggal di rumah paman,letaknya di luar kota,paman tidak memiliki anak,jika kalian mau pasti istri paman akan sangat senang" kata paman tersebut
Akhirnya mereka berdua menyetujui tawaran itu,mereka membereskan beberapa barang yang layak pakai dan membawanya
Kini mereka hidup layak menjadi anak angkat paman yang baik hati menolong mereka,mulai saat ini mereka merayakan Natal sebagai keluarga
............... the and