Di suatu desa ada sebuah rumah yang amat mewah di selilingnya ada pagar yang menjulang tinggi serta pohon bonsai di depan rumah itu,namun tidak ada berani mendekat rumah tersebut karena hawa gelap di rumah itu dan bahkan menurut kesaksian salah satu warga mereka pernah mendengar wanita menangis didalam rumah itu.
Axel seorang pemuda yang baru lulus SMP itu nekat untuk pergi ke rumah itu sendiri,namun meskipun sudah di beri peringatan oleh warga ia tetap ingin pergi kerumah tersebut.
Sesampainya di rumah itu bulu kuduk Axel berdiri merasakan angin yang amat dingin menembus tulang namun Axel tetap memberanikan diri untuk masuk ke dalam rumah itu
Dan saat masuk dalam rumah itu Axel melihat banyak sekali lukisan abad pertengahan termasuk lukisan seorang wanita berambut coklat keemasan dengan mata biru,Axel yang melihat itu tentu saja kagum,namun semakin ia menyusuri rumah itu semakin ia merasa ada yang janggal akan rumah itu.
Saat sedang menyusuri rumah itu Axel tiba di satu ruangan,Axel masuk ke ruangan tersebut,dan alangkah terkejutnya dia,di ruangan itu banyak sekali lukisan dan lukisan" itu sangat amat indah menurut Axel karena ia belum pernah melihat lukisan dengan nuansa kerajaan sebelumnya,namun saat sedang melihat lihat lukisan lukisan tersebut tiba-tiba ada yang menepuk bahu Axel dari belakang.
Axel terkejut dan berbalik dan alangkah terkejutnya Axel ia melihat seorang gadis dengan pakaian ala Noni Belanda dan sangat mirip dengan gadis dalam lukisan yang ia lihat saat pertama kali memasuki rumah itu,lalu gadis itu pun bertanya
"Apa yang kau lakukan disini wahai anak muda?"
"Tidak seharusnya aku yang bertanya siapa kau dan mengapa kau sangat mirip dengan gadis yang aku lihat di lukisan saat aku baru masuk ke rumah ini" tanya axel
"Ohh sebelumnya perkenalkan namaku Alena,sekaligus pemilik dari rumah ini dan juga aku bukan manusia" balas gadis itu
"Aku adalah penunggu di rumah ini,dan aku tidak suka mengganggu orang lain,tapi orang lain sering kali mengganggu mu dengan cara masuk ke dalam rumah ku tanpa izin" ucap Alena
"H-hah, perkenalkan juga saya Axel dan saya minta maaf sebelumnya sudah masuk ke dalam rumah anda tanpa izin" ucap Axel sambil membungkuk
"Tidak apa apa,tapi sekarang bisakah kau keluar dari rumahku karena hari sudah semakin gelap dan sebentar lagi makhluk" di rumah ini pasti akan keluar dan tentu itu pasti akan membayakan dirimu sendiri" ucap Alena sambil tersenyum
"Baikk,sekali lagi tolong maaf kan saya"ucap Axel lalu pergi"
"Baiklah" ucap Alena lalu menghilang.
Dan setelah Axel keluar dari rumah tersebut dan kembali ke desa,warga menyambut kedatangan Axel karena selamat dan dapat keluar dari rumah itu,karena rata" orang yang masuk ke rumah itu tidak bisa keluar lagi,dan di sore itu jadi sore paling mendebarkan bagi Axel karena ia belajar bahwa tidak semua tempat aman untuk dimasuki