Bila kuliat lagi rembulan malam ini
Aku kembali teringat tentang mu..
Tentang seorang gadis lugu yang pernah
Mengisi kekosongan di hati ku.
Jujur saja di malam yang terasa dingin
Ini.aku merasakan bahwa kamu duduk tepat
Di samping ku.
Samar samar aku melihat bayangan wajah dan tubuh mu yang masih sama seperti saat itu...
Aku yang tiba tiba saja merasa hangat
Setelah melihat senyummu,seakan jiwa dan
Semangat hidup ku kembali lagi seperti dahulu.
Aku tidak pernah membayangkan bahwa hari itu akan terjadi..
Seseorang yang awalnya tidak kukenali..
Kini menjadi seseorang yang paling ku sayangi.
Cerita cinta kita begitu sangat singkat.
Namun aku bersyukur telah bisa mengenal mu.kamu yang memberikan sebuah cahaya di dalam hati ku yang kosong dan gelap.
Kamu juga yang bisa membuat orang sedingin dan se cuek aku menjadi orang
Yang ceria dan tidak lagi cuek.
Namun seperti hitungan detik....
Semuanya berubah dengan begitu cepatnya
Sampai sampai aku tidak mampu untuk berpikir dengan tenang.
Setelah aku mendapatkan kabar tentang mu melalui telpon yang masuk atas nama mu,namun bukan sesuatu yang baik yang kudengar.
Namun Malah berita buruk,dari suara telpon itu mengatakan...
Apa ini benar dengan keluarga korban..?
Karena nomor ini yang terakhir di telpon nya...
Memang benar belum lama sebelumnya kami sempat telponan tapi terhenti karena kendala jaringan.
Laki laki dari telpon itu berkata maaf mas..
Saya tadi melihat mbak nya terkapar di jalan raya penuh darah... seperti habis
Kena korban tabrak lari.
Makanya saya cepat cepat nelpon ambulan
Supaya langsung di anter kerumah sakit
Sampai sekarang belum bangun mas...
Klau boleh tau mas ini keluarga nya korban kah...?
Tidak pak...saya teman nya.
Owh,tapi bisa kerumah sakit sekarang kah mas soal nya Saya harus pulang karena masih ada urusan dan kalu bisa sekalian beritahu kan keluarga korban juga ya mas.
Soal nya kondisi nya lumayan sangat parah mas...
Kenapa kondisi nya pak....
Seperti nya dia banyak kehilangan darah juga pak makanya belum bangun sampai sekarang.
Mendengar jawaban seperti itu telpon ku sempat terlepas dari tangan ku namun masi sempat ku .tangkap ulang...
Lalu aku menanyakan di rumah sakit mana dan kamar berapa...?
Lalu bapak nya menjawab: rumah sakit cahaya Mukti kamar 305 di lantai tiga.
Setelah mendengar jawaban seperti itu aku langsung berterimakasih atas bantuannya setelah nya bapak itu izin pamit.
Y, silahkan pak..(ucap ku).
Di saat aku ingin mengambil jaket itu di kamar...
Tiba-tiba saja hujan turun begitu derasnya.
Seakan langit ikut bersedih atas apa yang terjadi,namun jujur itu sangat di sayangkan kenapa harus hujan di saat seperti ini...
Tanpa pikir panjang aku langsung mengambil kunci motor ku dan langsung ku nyalakan sepeda motor ku dengan kelakuan penuh ku tembus deras nya hujan untuk pergi kerumahnya untuk mengabari ke keluarga nya.
Setelah sampai di depan pintu rumah nya..
Aku langsung mengetok pintu degan begitu cepat dan sedikit keras.
Membuat orang di dalam rumah nya kaget dan langsung membukakan pintu.
Mereka terkejut atas kedatangan ku malam itu apa lagi aku sudah basah kuyup karena hujan...
Tanpa basa-basi aku memberitahukan apa alasan ku datang ke situ .
Mendengar kabar seperti itu tentang anak semata wayangnya ibunya langsung terduduk lemas dan menangis bapak nya pun langsung menyalakan mobil dan tanpa basa-basi mereka pun langsung pergi ke rumah sakit itu...
Sesampainya kami di rumah sakit
Di saat kami ingin menuju kamar nya Diana kami di tahan oleh security di situ.
Setelah kami jelaskan.. akhirnya security itu pun mengantarkan kami ke kamar tersebut.
Sesampainya di kamar,aku hanya bisa terdiam lemas tanpa suara di saat aku harus melihat orang yang ku sayang harus terbaring di rumah sakit.
Orang tua nya menangis terutama ibu nya yang sampai pingsan..
Tidak lama dokter nya pun datang dan bertanya.
Apa benar ini dengan keluarga korban..?
Ya benar dengan kami sendiri orang tua..
Ya.. bapak dan ibu.. kondisi pasien saat sangat kritis karena banyak kehilangan darah dan juga pasien mengalami sebuah koma dan kecil kemungkinannya dia bisa selamat...
Mendengar jawaban seperti itu dari mulut seorang dokter...
Bukan hanya orang tua saja bahkan aku pun menangis sejadi-jadinya di rumah sakit...
Namun aku di tenang kan oleh ayah nya..
Ayah nya berkata...
Yuk pergii Solat kita minta kesembuhan dari Allah untuk Diana..
Mendengar itu aku langsung bertanya kepada perawat di sana..
Permisi mbak..?
Iya dek, apa ada yang bisa saya bantu..?
Saya mau nanya di sekitar sini ada mesjid atau musholla Engak mbak..?
Ada dek,di lantai dua tapi musollah
Oh, y engk papa kok mbak yang penting bisa solat.
Soal nya kalau mesjid nya jauh dek..
Ok maksih ya mbak, maaf mengganggu..
Engk papa kok santai aja, memang tugas saya.
Sesampainya di musollah kami pun langsung mengambil wudhu dan setelah selesai wudhu kami langsung melaksanakan
Solat tahajud masing-masing.
Sambil meminta kesembuhan untuk Diana.
Setelah selesai sholat,kami langsung kembali ke kamar nya Diana.
Disaat jam menunjukkan jam tiga dinihari
Tiba-tiba saja Diana terbangun.
Aku yang memutuskan untuk menginap di rumah sakit itu pun terkejut dan juga senang melihat akhirnya Diana sudah sadar.
Di saat aku ingin membangun kan kedua orangtuanya Diana untuk memberitahukan bahwa Diana sudah bangun dari koma nya.
Diana melarang ku,dia bilang biar saja mereka tidur besok pagi baru kasi tau mendengar perkataan itu pun aku langsung setuju.
Aku mendekatinya sambil bertanya tentang apa yang terjadi.
Dia bilang bahwa dia habis pulang dari belanja di Alfamidi yang cukup jauh dari rumah nya, tiba-tiba saja ada mobil dengan kelajuan sangat cepat menabrak dirinya dan dia langsung tidak ingat apa apa lagi.
Sambil tersenyum di berkata lagi pada ku.kamu jangan kembali dingin dan cuek di saat aku pergi nya dengan senyuman di wajahnya...
Mendengar itu dari mulut nya aku langsung bertanya maksudnya apa..?
Mengapa kamu bkaerkata seperti itu...?
Memang nya Kamu pergi kemana..?
Enggak aku cuma bercanda kok...(Dengan senyuman jail)
Jangan bercanda di kondisi dan tempat seperti ini,apa lagi bencada mu seperti itu.sama sekali enggak lucu.
Ya..iya aku minta maaf ya..
Iy aku maafin tapi jangan di ulangi ya.
Iya siap.
Lalu di izin kembali istirahat dan aku juga ikut istirahat di tempat ku dan tepat jam 6 aku bangun aku di kejudkan oleh tangisan kedua orang tua Diana..
Dimana teryata Diana di nyatakan meninggal pada jam 4 subuh mendengar kabar seperti itu jujur aku seperti tidak percaya.
Karena pasal nya aku melihat bahwa Diana baik baik saja jam tiga dinihari dan dia tidak ada tanda-tanda akan meninggal.
Seketika aku teringat kata-kata nya dia bilang dia akan pergi.. ternyata ini maksudnya ya...
Sambil mencoba menahan air mata ku, aku membantu untuk pemakaman jenazah Diana.
Hingga semua selesai dan diana sudah di makam kan aku masih saja duduk di samping batu nisan dia.
Meskipun aku sudah di suruh pulang oleh kedua orangtuanya aku tetap kekeh untuk berapa di kuburan Diana.
Di saat tinggal aku sendiri..aku menangis sejadi-jadinya,aku menyalakan diri ku sendiri kenapa aku tidak bisa menolong aku juga sempat menyalahkan Tuhan dan takdir atas kematian Diana.
Hingga samar samar kudengar suara perempuan berkata..
Sudah berhenti lah menangis kamu engak salah dan tidak ada yang perlu di salah kan ini semua sudah takdir nya.
Mendengar suara itu jujur aku langsung berdiri terkejut tapi aku seperti mengenali suara itu... yang tidak lain adalah suara Diana.
Perempuan yang kukenali di supermarket di tempat aku berkerja.
Dan sampai detik ini...aku masih mencintainya meskipun cerita cinta ini
Sudh 7 tahun lama nya setelah kamu meninggal.
Kita bertemu di 2019 dan kamu meninggal di 2020 dan sekarang sudah di 2026.
Dan begitu lah cerita cinta singkat ini tercipta....
Terimakasih atas segala..
Aku cuma ingin berpesan bagi semua pasangan yang ada di luar sana...
Jaga selagi ada,Hargai sebelum pergi.
Karena air mata tidak akan mampu membayar sebuah kehilangan.
Thanks Diana..
Tamat.....