📚 BAB 1: HIDUP YANG HAMPA DAN BERDEBU
Di kedalaman Hutan Larangan, tepatnya di bawah pohon beringin yang umurnya sudah ratusan tahun, hiduplah sesosok makhluk legendaris. Namanya Boto Ijo.
Tubuhnya tinggi besar, hampir tiga meter. Kulitnya hijau pekat menyala dalam gelap, rambutnya gondrong kusut, dan taringnya menjulur keluar sampai ke dagu. Kukunya panjang, hitam, dan tajam seperti pisau dapur.
Secara teknis, Boto Ijo adalah monster. Pekerjaannya adalah menakuti manusia, meneror warga desa, dan menjaga kewibawaan dunia gaib.
Tapi malam itu, Boto Ijo cuma duduk bersandar di batang pohon sambil menghela napas panjang. Suara napasnya berat, mengeluarkan angin kencang yang bikin dedaunan di sekitarnya berjatuhan.
"Huahhhh..." desahnya panjang.
Dia menatap langit malam yang gelap. Hanya ada bulan sabit yang menemani.
"Gini-gini aja terus," gerutunya pelan, suaranya berat dan serak khas raksasa. "Bangun tidur, nampar orang yang lewat, makan jengkol mentah, tidur lagi. Besoknya ulang lagi dari awal."
Boto Ijo memukul pelan tanah di depannya. DUMB! Tanahnya bergetar sedikit.
"Dulu zaman dulu seru. Orang-orang pada takut setengah mati. Ada yang sampe kencing di celana, ada yang lari nyemplung ke sawah. Itu namanya kepuasan! Itu namanya jobdesk terlaksana dengan baik!"
Dia menggaruk kepalanya yang gatal karena kutu. "Tapi sekarang? Zaman sudah berubah, Bestie..."
Memang benar. Sekarang orang-orang sudah gak segampang itu ditakuti.
- Kalau Boto Ijo teriak "WHAHAHA AKU IBLIS!!", orang-orang malah jawab: "Woy ganggu orang mau lewat! Mau main TikTok ah!"
- Kalau dia muncul tiba-tiba, orang malah angkat HP: "Eh lucu nih kostumnya! Foto dulu buat story!"
- Bahkan kemarin ada yang nanya, "Mas, sewa fotocopyan berapa ya? Mau dipake acara 17-an."
Hancur sudah harga dirinya sebagai hantu kelas kakap.
"Gak ada respect sama sekali," Boto Ijo mendengus kesal. "Mereka pikir aku badut apa? Aku ini predator! Aku ini teror!"
Tapi mau gimana lagi? Dunia sudah maju. Teknologi sudah canggih. Hantu pun merasa tertinggal zaman.
Boto Ijo melihat sebuah benda pipih hitam yang tergeletak di sampingnya. Itu adalah HP Android bekas yang jatuh dari tas turis yang lari ketakutan bulan lalu. Awalnya dia mau dihancurkan, tapi karena bosan setengah mati, dia coba-coba pencet tombolnya. Ternyata bisa nyala.
Biasanya dia cuma buka aplikasi galeri liat foto-foto turis itu, atau main game subway surf yang itu-itu aja.
Malam itu, sinyal di hutan agak lumayan (entah kenapa mungkin ada menara baru). Boto Ijo jarinya yang besar dan kasar dengan susah payah menekan-nekat layar.
"Gimana caranya biar ada gambar bergerak ya..." gumamnya. Dia iseng buka aplikasi video.
Scroll ke bawah... scroll ke bawah...
Video kucing... skip.
Video masak... skip.
Video berita... ngantuk.
Tiba-tiba matanya tertuju pada sebuah thumbnail yang menarik perhatian. Warnanya gelap, ada gambar cewek-cewek cantik pakai baju hitam-ungu, dan tulisan besar:
🎵 VENOMIX - 'POISON HEART' OFFICIAL MV
"Hah? Veno... mix?" Boto Ijo mengerutkan kening. "Apaan tuh? Musik ya?"
Karena gak ada kerjaan lain, dan hutan lagi sepi banget, akhirnya dia pencet tombol play.
Ting!
Video pun mulai berputar.
Awalnya musiknya terdengar berat, ada suara gitar distorsi yang kencang. Boto Ijo agak kaget, "Wah suaranya nendang juga ya."
Lalu muncul visualnya.
Latarnya seperti kastil tua yang gelap, tapi pencahayannya keren banget. Muncullah empat sosok gadis cantik yang berbaris rapi.
Boto Ijo terdiam. Jari-jarinya berhenti menggaruk kepala. Napasnya tertahan.
"Si... siapa mereka..." bisiknya.
Mereka menari. Gerakannya sinkron, keren, badass tapi tetap cantik. Suara nyanyiannya keluar. Bukan suara kuntilanak yang melengking, tapi suara yang merdu, jelas, dan punya power yang bikin bulu kuduk merinding—tapi kali ini bukan karena takut, tapi karena... adrenaline!
Lalu kamera fokus ke satu anggota. Rambutnya pirang bergelombang, matanya besar dan manis, senyumnya sedikit menyeringai misterius. Itu adalah MIKA.
Dia menatap lurus ke arah kamera (yang artinya lurus ke arah mata Boto Ijo), lalu menyanyikan bagian chorus dengan penuh perasaan:
"You're my poison heart...
Racun yang manis...
You're mine... only mine..."
Saat Mika bilang kalimat "You're mine...", sambil sedikit mengedipkan mata...
DUG!
Jantung Boto Ijo—yang seharusnya sudah mati dan berhenti berfungsi ratusan tahun lalu—tiba-tiba berdetak kencang.
DUG DUG DUG DUG!
Dahinya berkeringat dingin. Mukanya yang hijau tiba-tiba berubah warna jadi agak kemerahan di bagian pipi. Tangannya gemetar.
"Ya... ya Tuhan..." Boto Ijo tergagap. Dia memegang dadanya yang terasa sesak tapi enak. "Ini... ini apa rasanya? Apa aku keracunan? Apa aku kena santet?"
Dia menonton ulang videonya.
Replay.
Replay.
Replay.
Lagi dan lagi. Dia nggak bosan-bosan. Dia perhatikan cara Mika bergerak, cara dia nyanyi, cara dia senyum.
"Cantik... cantik banget... lembut banget..." gumam Boto Ijo melamun. Matanya berbinar-binar seperti anak kecil dikasih permen. "Beda banget sama hantu-hantu cewek di sini yang mukanya pada rusak semua. Ini bidadari! Ini pasti bidadari turun dari kayangan!"
Tiba-tiba dia sadar sesuatu. Dia melihat nama di bawah video.
VENOMIX.
Mika.
"Mika..." Boto Ijo mengucapkan nama itu pelan, rasanya manis di lidah. "Mikaa~..."
Malam itu juga, di bawah pohon beringin yang angker, kehidupan Boto Ijo berubah selamanya. Rencana mau menakuti orang jadi batal. Rencana mau tidur pun batal.
Yang ada di kepalanya cuma satu:
Dia harus tahu lebih banyak tentang cewek-cewek ini. Dia harus jadi bagian dari dunia mereka.
Boto Ijo menatap layar HP dengan tatapan serius, tapi penuh cinta.
"Mulai malam ini... aku bukan lagi cuma Boto Ijo penunggu pohon..." katanya tegas. "Aku adalah... FANBOY!"
📚 BAB 2: BELAJAR JADI STAN YANG SEBENARNYA
Matahari sudah mulai menampakkan sinarnya di ufuk timur. Ayam sudah berkokok bersahutan. Tapi Boto Ijo? Dia belum tidur semalam suntuk.
Matanya merah, kantung matanya membesar, tapi semangatnya membara seperti api. HP di tangannya sudah panas karena dipakai nonstop lebih dari 6 jam.
"Jadi gitu ya..." gumam Boto sambil mengangguk-angguk paham. Dia baru saja selesai menonton video "Cara Jadi Fans K-Pop" yang dia cari di YouTube.
Ternyata, jadi penggemar itu bukan main-main. Itu adalah sebuah seni. Itu adalah sebuah kehidupan.
Dulu dia pikir, cuma suka, dengerin lagu, selesai. Ternyata salah besar! Ada aturannya, ada istilahnya, ada hierarki-nya!
Istilah-istilah yang baru dia hafal:
- Bias: Orang yang paling disukai. (Jawabannya: MIKA!)
- Comeback: Saat mereka rilis lagu baru.
- Fansign: Acara tanda tangan.
- Fancam: Video fokus ke satu anggota.
- Shipping: Mengira-ngira siapa pacar siapa di grup.
- Streaming: Nonton video berkali-kali biar naik tangga lagu.
"Wah, berat juga ya tugasnya," Boto Ijo mengusap keningnya. "Tapi demi Mika... demi VENOMIX... Boto siap tempur!"
📶 Masalah Nomor Satu: SINYAL DAN KUOTA
Masalah terbesar makhluk gaib zaman sekarang: Sinyal suka ilang, kuota mahal.
HP Boto Ijo tiba-tiba muncul notifikasi kecil: "Kuota Internet Anda Habis."
GUBRAK!
Dunia Boto Ijo rasanya runtuh seketika.
"APA?! GAK BISA GITU DONG!" teriaknya keras sampai burung-burung pada terbang semua. "Baru aja semangatnya naik! Kok udah diputusin sambungannya?!"
Dia panik. Dia butuh kuota! Dia harus nonton behind the scene, dia harus baca berita terbaru, dia harus streaming lagu "Poison Heart" biar nomor 1 di chart!
Tapi kan dia hantu. Dia tinggal di hutan. Duitnya apa? Duit kuno? Emas batangan? Siapa yang mau terima?
Akhirnya, Boto Ijo mengambil keputusan besar. Dia harus turun gunung!
"Siap, operasi cari kuota dimulai!"
🛒 Misi ke Warung
Boto Ijo menyamar. Dia pakai kain sarung gede banget, pakai topi caping petani, dan bungkukkan badannya supaya kelihatan lebih pendek. Walaupun tetep kelihatan aneh, tapi ya sudahlah, usaha tak pernah mengkhianati hasil.
Dia sampai di sebuah warung kecil di pinggir desa. Pemilik warung, Pak RT, lagi duduk santai minum teh.
Melihat ada sosok tinggi besar mendekat, Pak RT kaget. "Eh... ada apa ya Mas? Mau beli apa?"
Boto Ijo berusaha bikin suara halus. "Ehmm... Pak... mau beli... eh... voucher data..."
"Oh isi ulang ya? Nomornya berapa?"
Boto Ijo bingung. Nomor? Dia kan nyuri HP orang, mana tau nomornya. Akhirnya dia sodorin HP-nya.
"Yang penting bisa nonton video cewek-cewek nyanyi Pak, yang ungu-ungu," kata Boto polos.
Pak RT menggeleng-geleng, tapi tetap mengisi kuota. "30 ribu Mas."
Boto Ijo merogoh sakunya. Dia mengeluarkan sebuah cincin emas kuno berlian besar.
"Gimana Pak, ini cukup gak? Ini peninggalan Majapahit lho," kata Boto bangga.
Pak RT melotot. "WADAW! Gak usah segituan Mas! Uang kertas aja ada gak?"
Akhirnya setelah tawar menawar yang aneh, Boto Ijo tuker cincin itu sama kuota 50GB dan sebungkus roko. Boto Ijo senang bukan main, dapat kuota banyak! Padahal cincinnya harganya bisa beli warung itu satu kali lho. Tapi bagi Boto, Kuota adalah Nyawa.
📱 Membuat Akun Sosmed
Pulang ke hutan, Boto langsung sibuk. Dia harus bikin akun Twitter (X) dan Instagram buat ngestan.
Nama Akun: Harus keren, harus nunjukin kesetiaan.
- @BotoLoveMika? Terlalu biasa.
- @MikaHusbandOfficial? Wah sombong.
- @GreenGiantStan? Hmm...
Akhirnya dia pake nama: @GreenMonster_Mika ✅
Foto Profil: Dia edit foto Mika pake aplikasi, terus ditempel sama foto wajahnya yang hijau. Jadinya aneh tapi penuh cinta.
Bio:
🐸 Boto Ijo Asli Hutan Larangan 💚
👑 HANYA UNTUK MIKA & VENOMIX 💜
🚫 Anti Haters Bisa Mondar Mandir
📍 Nunggu Diajak Nikah sama Mika
Selesai! Akun resmi sudah aktif.
🥊 Pertempuran Pertama: War di Kolom Komentar
Baru aja mau posting tweet perdana: "Mika cantik banget hari ini 😍", tiba-tiba dia liat ada orang komen jahat di postingan VENOMIX.
💬 @FansBoybandSuka: "IH VENOMIX apaan sih suaranya sumbang, lagunya jelek, mending bubar aja. Nonton SUPERNOVA dong yang ganteng-ganteng."
SYUT! Darah Boto Ijo langsung mendidih. Telinganya memerah. Tangannya gemetar menahan amarah.
"BERANI NYA HINA IDOL AKU?!"
Ini saatnya Boto Ijo menunjukkan taringnya! Bukan buat ngerjai orang, tapi buat NGE-WAR!
Jari-jarinya yang besar dan kaku itu mengetik dengan kecepatan kilat. Meskipun typo sana sini, tapi semangatnya 1000%!
💬 @GreenMonster_Mika: "LU PIKIR LU SIAPA HA?! 😡😡😡 VENOMIX ITU RATU! MIKA ITU BIDADARI! SUARANYA MERDU BANGET SAMPE AKU PENGEN NANGIS! 🎤🎤
KALO GAK SUKA MENDING DIEM DI LUBANG TIKUS! JANGAN NGERUSAK HARI INI! 👊👊 SUPERNOVA ITU BOCAH BELUM TUMBUH JENGGOT! 🤣🤣 VENOMIX SELALU NO 1! 💜💜💜"
Dia enter!
Dalam hitungan detik, balasannya banyak. Ada yang setuju, ada yang marah balik.
💬 @SupernovaArmy: "Woy hijau-hijau apaan sih lu? Nama aneh amat. Dasar buta rasa musik!"
💬 @GreenMonster_Mika: *"AKU BOTO IJO! AKU TINGGAL DI POHON! TAPI AKU PAHAM ARTINYA CINTA! 😤😤 LU JANGAN RENDAHIN AKU! MENDING LU BELAJAR NYANYI DARI PADA NYULEM ORANG! 🔥🔥🔥"
Perang berlangsung sengit. Boto Ijo ngetik sampai jarinya kram. Dia gak tidur-tidur demi membela kehormatan VENOMIX.
Hingga akhirnya, akunnya kena limit karena terlalu banyak ngetweet.
"Yah... diblokir sementara," Boto sedih sebentar, tapi langsung senyum lagi. "Tadi aku menang kan? Ya pasti menang! Suara kebenaran gak bakal bisa dikalahin!"
📅 Menghitung Hari
Setelah lelah berperang, Boto Ijo rebahan di atas akar pohon sambil menatap foto Mika di HP.
"Mika... Mika... kamu tau gak sih, ada hantu gede di hutan yang lagi sayang banget sama kamu..." bisiknya lembut.
Tiba-tiba dia melihat sebuah pengumuman penting yang di-pin di akun resmi VENOMIX.
Matanya membelalak lebar. Jantungnya copot.
📢 PENGUMUMAN: "VENOMIX WORLD TOUR 'POISON HEART' JAKARTA - TICKETS ON SALE NEXT WEEK!"
KONSER?!
MEREKA AKUL NARI DAN NYANYI SECARA LANGSUNG?!
ARTINYA BOTO BISA LIHAT MIKA DARI DEKAT?!
Boto Ijo langsung loncat berdiri. Tingginya mencapai 3 meter penuh. Dia berteriak kegirangan.
"HAHAHAHA! AKU HARUS PUNYA TIKET ITU! APA AJA AKU LAKUKAN! AKU AKAN BELI SEMUA TIKET YANG ADA! AKU MAU DUDUK DI BARIS DEPAAN! AKU MAU DI-SENYUMA MIKA! 😭😭😭"
Tapi... dia melihat harga tiketnya.
VIP Standing: Rp 2.500.000,-
Boto Ijo terdiam. Dompetnya (yang isinya cuma daun kering) terasa sangat ringan.
"Oke... masalah baru muncul," katanya sambil menggaruk kepala. "Gimana caranya cari duit sebanyak itu dalam waktu seminggu..."
Dia menatap wajah Mika di layar HP dengan tekad baja.
"Tunggu aku ya Sayang... Boto akan berusaha keras demi ketemu kamu..."
📚 BAB 3: PERJUANGAN SEBUAH TIKET DAN DARAH BIRU
Melihat harga tiket yang tertulis jelas di layar: Rp 2.500.000,- untuk kategori VIP Standing, Boto Ijo terdiam kaku. Angka itu terlihat sangat besar baginya.
"Dua setengah juta... dua setengah juta..." gumamnya berulang-ulang. "Kalau dirupiahkan ke zaman dulu, itu berapa ekor kerbau ya?"
Biasanya, kalau Boto Ijo butuh sesuatu, dia tinggal ambil atau menakuti orang sampai orang itu memberinya makanan. Tapi kali ini beda. Ini soal harga diri sebagai seorang fanboy. Dia harus beli dengan cara halal. Dia harus datang ke konser dengan kepala tegak!
"Oke Boto, fokus! Kamu ini makhluk legendaris! Kamu kuat! Kamu hebat! Cuma cari duit doang kok, gampang!" semangatnya pada diri sendiri.
💼 Boto Ijo Mencari Kerja
Pagi-pagi buta, Boto Ijo sudah turun dari gunung. Dia menyamar pakai jaket hoodie ukuran jumbo (yang akhirnya ketemu juga di toko baju bekas) dan topi beanie besar supaya rambutnya ketutup. Kulit hijaunya dia olesi bedak bayi satu kaleng penuh, jadi warnanya agak pucat kehijauan kayak orang kurang darah.
"Pekerjaan apa yang cepat dapat duit banyak ya..."
Dia melihat ada proyek pembangunan jembatan. Ada tukang-tukang pada angkat batu.
"Wah ini cocok! Aku kan kuat!"
Boto Ijo mendekati mandornya. "Pak! Saya mau kerja! Angkat batu! Angkat genteng! Angkat truk juga bisa!"
Mandornya menengok, kaget liat badannya yang gede banget. "Wah badan lu gede banget Bro! Bisa angkat berapa?"
Boto Ijo langsung angkat satu truk pasir sendirian dengan satu tangan. Wush! Langsung pindah tempat.
Mandornya melongo sampai jatuh dari kursi. "DAHSYAT! OKE LU DIKERJAIN! TAPI JANGAN KEBETULAN KERAS! NANTI BUMINYA RUSAK!"
Boto Ijo kerja seharian penuh. Dia angkat ini itu, gali tanah, angkat besi baja. Gak ada capek-capeknya. Malah dia senang, karena sambil kerja dia bisa dengerin lagu VENOMIX pake earphone.
"Poison heart~ you're my poison heart~" 🎶
Sorenya, mandornya bayar upah. "Nah ini Bro, buat hari ini. Karena lu kerja cepat, ini buat lu."
Boto Ijo terima amplopnya. Dibuka... isinya Rp 150.000,-
Mata Boto berbinar. "Wah dapat 150 ribu! Lumayan buat nambah-nambah!"
Tapi begitu dia ingat targetnya 2,5 juta... dia hitung jari.
150... 150... Butuh 16 hari kerja lagi...
"Ya ampun... tiketnya dijual besok lusa! Gak keburu!"
Boto Ijo sedih. Kerja keras ternyata gak cukup buat orang yang telat bertindak.
💰 Jualan Harta Karun
Pulang ke hutan dengan lesu, Boto Ijo masuk ke dalam gua rahasia di balik air terjun. Di sana tersusun tumpukan harta karun peninggalan kerajaan kuno. Emas batangan, permata, koin kuno, piala keramik, semuanya ada.
"Demi Mika... rela dikit gak apa-apa ya..." bisiknya sedih.
Dia ambil satu Gong Perunggu yang harganya pasti mahal banget di mata kolektor. Dia juga ambil beberapa gelang emas.
Besoknya, dia pergi ke toko barang antik di kota.
Pemilik toko, Pak Tua, kaget bukan main liat barang yang dibawa Boto.
"Wah... ini barang antik asli bro! Ini artefak langka! Dari mana anda dapat ini?"
"Saya... eh... warisan kakek saya," bohong Boto halus. "Saya butuh uang tunai cepat Pak. Berapa?"
Setelah tawar menawar yang alot (karena Pak Tua mau nawar murah, tapi Boto Ijo pake jurus tatapan mata seram akhirnya kena juga), Boto dapat uang sebesar Rp 3.000.000,- tunai!
"YESS!! CUKUP!!" Boto Ijo hampir teriak kegirangan. Sisa uangnya dia rencanain buat beli lightstick dan baju seragam.
⚔️ HARI H: PERANG TIKET
Hari yang dinanti akhirnya tiba. Jam menunjukkan pukul 10.00 WIB. Tiket akan dibuka penjualannya jam 12 siang tepat.
Boto Ijo sudah siap siaga di sebuah warnet (karena sinyal HP gak stabil). Dia sewa 3 komputer sekaligus! Dia pakai strategi "Serangan Fajar" atau istilah kerennya MULTITAB.
Di sebelah kiri, dia buka website tiket.
Di tengah, dia buka grup WA Antidote Indonesia buat pantau info.
Di kanan, dia buka Twitter buat pantau situasi.
Suasana di ruang chat dan Twitter lagi panas banget. Semua orang pada deg-degan.
💬 @MikaMyWorld: "Ya Allah lancarkan ya, udah siapin doa sebulan penuh 😭🙏"
💬 @Venomix_Official: "Ingat guys jangan refresh terus, nanti malah error!"
💬 @BotoVerified: "AKU SUDAH SIAP! AKU AKAN MEMBELI DENGAN KEKUATAN 1000 NAGA! 🐉💜"
Tinggal 5 menit lagi. Jantung Boto Ijo berdegup kencang. Dug dug dug! Lebih kencang daripada saat dia mau nampar 10 orang sekaligus.
"Tenang Boto... tenang... napas panjang..."
Tinggal 1 menit...
30 detik...
10... 9... 8...
🚧 KENAIKAN LAYANAN (SERVER DOWN)
Jam menunjukkan pukul 12:00:00!
Boto Ijo langsung klik tombol "BELI TIKET" dengan jari secepat kilat!
TAPI...
Yang muncul bukan form pembayaran, tapi tulisan besar berwarna merah:
502 BAD GATEWAY - SEDANG SIBUK SILAHKAN COBA LAGI
GUBRAK!
Boto Ijo memukul meja warnet sampai komputer-komputer itu melompat.
"APAAN SIAAAAA!!! KENAPA ERRORRR!!!" teriaknya keras sampai seluruh pengunjung warnet pada menengok. "INI UDAH DEKAT BANGET KOK DITOLAKKK!!"
Dia klik Refresh.
Error.
Klik lagi.
"Mohon menunggu antrean Anda 45.230 orang..."
"45 RIBU ORANG?!" Boto Ijo hampir pingsan. "GILA YA! MASA AKU HARUS NOMOR 45 RIBUAN?!"
Di Twitter, situasi makin kacau.
💬 @Antidote_Indo: "SERVER RUNTUH! SERVER RUNTUH! 😭😭"
💬 @FansSUPERNOVA: "Hahaha payah, server aja gak kuat nampung fans jelek. Mending bubar aja."
Melihat komen itu, amarah Boto Ijo memuncak! Dia lupa kalau dia lagi rebutan tiket!
"Gak boleh gini! Aku harus menang! Demi Mika!"
Boto Ijo mengerahkan seluruh konsentrasi. Dia menggunakan ilmu gaib tingkat tinggi untuk mempercepat aliran internet! Matanya menyala hijau sedikit.
"HADUH KERTO ARIO... INTERNET CEPATLAH KIRIMANNYA... KASIHAN HAMBamu INGIN BERTEMU IDOLANYA..."
Ajaib! Loading barnya bergerak lebih cepat!
🎟️ DRAMA PILIH KURSI
Akhirnya masuk!
Boto Ijo berkeringat dingin. Dia ada di halaman pemilihan kursi.
- VIP GOLD: SOLD OUT
- VIP SILVER: SOLD OUT
- FESTIVAL A: SOLD OUT
- FESTIVAL B: MASIH ADA!
Boto Ijo gak peduli! Yang penting bisa masuk! Yang penting bisa denger suara langsung!
"AMBIL 1 TIKET FESTIVAL B!" kliknya cepat.
Masuk ke pembayaran. Transfer Bank.
Dia buru-buru keluar warnet, lari ke ATM terdekat. Jarinya gemetar pas masukin pin.
TRANSFER...
NOMOR REKENING BENAR...
JUMLAH RP 1.850.000...
"APAKAH ANDA YAKIN?"
"YA!"
PROSES...
BEBERAPA DETIK YANG MENYIKSA...
TRANSFER BERHASIL!
Dan tak lama kemudian, masuk email:
🎟️ E-TICKET VENOMIX WORLD TOUR - SUDAH TERKONFIRMASI
Boto Ijo diam terpaku. Dia baca berkali-kali.
Nama Pemesan: BOTO IJO
Kode Booking: XXXXXX
"AKU DAPAT... AKU DAPAT TIKETNYAAAAA!!!!"
Dia teriak kegirangan di jalanan. Dia lompat-lompat sampai aspal jalanan retak-retak. Orang-orang pada pada liatin, tapi dia gak peduli!
Dia menangis bahagia. Air matanya jatuh membasahi pipi yang berbedak itu.
"Mika... Tunggu Boto ya... Boto akan datang... Boto akan datang buat liat kamu nyanyi..."
⚔️ PERANG FANDOM DI MEDSOS
Sore harinya, suasana di Twitter masih panas. Banyak yang gagal dapat tiket dan kecewa. Tapi yang bikin Boto Ijo emosi adalah ulah fandom lawan.
Ada akun resmi fans SUPERNOVA yang ngetweet:
💬 @SupernovaArmy_ID: "Liat tuh VENOMIX fansnya pada nangis gak dapat tiket. Server aja gak kuat, apalagi lagunya. Kami mah konser selalu lancar jaya. Fans kami juga cakep-cakep, beda sama fans mereka yang ada yang mukanya kayak setan 😂😂"
Itu sih jelas ngejek Boto Ijo!
Darah Boto langsung mendidih! Taringnya keluar sedikit.
"OKE KALO GITU MAU PERANG YA?!"
Malam itu terjadi perang tweet terbesar dalam sejarah internet Indonesia.
Boto Ijo ngetweet panjang lebar:
💬 @GreenMonster_Mika:
"HEY KALIAN YANG SOK KEREN! 😡😡
KAMI DAPAT TIKET KAMI YANG PUNYA! KAMI BAYAR PAKE KERINGAT DAN AIR MATA! 🥊
BEDA SAMA KALIAN YANG CUMAN BISA BACOT DI DALAM KAMAR! 🖕
KALO BERANI KITA DUEL DI DEPAN STADION! AKU BOTO IJO! AKU GAK TAKUT SAMA SEKALI! 👹
VENOMIX NO 1 DI HATI AKU! DAN GAK ADA YANG BISA GANGGU! 💜💜💜
#AntidoteStrong #VenomixSupremacy"
Tweet itu langsung di-retweet ribuan kali! Para Antidote pada semangat!
"GO BOTO GO!!"
"KITA BELAKANG KAMU BOS!!"
Perang berlangsung sengit sampai pagi. Boto Ijo di-reply ratusan orang, tapi dia balas satu per satu dengan semangat yang tak kunjung padam.
📚 BAB 4: TRANSFORMASI: DARI HANTU JADI IDOL STAN
Tiket sudah aman di email. Uang sudah habis, tapi hati senang. Sekarang masalah selanjutnya: Penampilan.
Boto Ijo berdiri di depan cermin besar yang dia curi dari rumah kosong di dekat hutan. Dia menatap pantulan dirinya sendiri.
Tubuh besar... kulit hijau menyala... rambut kusut kayak sarang burung... taring panjang... kuku hitam...
"Hmm..." Boto menggaruk dagunya. "Kalau aku muncul gini di konser, nanti orang-orang malah lari ketakutan. Nanti Mika malang, bisa kaget liat fansnya kayak monster."
Dia harus berubah. Dia harus jadi Manusia Ganteng versi terbaik dirinya.
"Misi Makeover dimulai!"
💄 Operasi Bedak: Tutup Ijo Jadi Pucat
Boto Ijo ingat, kemarin pas ke warung dia liat ada barang putih-putih yang bikin kulit jadi cerah. Namanya Bedak.
Dia pergi ke minimarket terdekat. Dia beli satu dus penuh bedak bayi dan satu kaleng besar bedak tabur murah.
Pulang ke hutan, dia mulai beraksi.
Dia buka tutup kaleng bedak, lalu... PRAAKK! Dia tuang seluruh isinya ke wajah dan badannya.
Wush! Debu bedak berterbangan sampai kabut putih.
Boto Ijo menggosok-gosokkan bedak ke seluruh kulitnya. Leher, tangan, kaki, semuanya kena. Awalnya warna hijaunya masih kelihatan tembus, tapi setelah diolesin tebal-tebal...
Jadilah warnanya putih pucat pasi kayak mayat hidup, tapi setidaknya gak hijau lagi.
"Nah, gini kan lebih enak diliat," kata Boto puas sambil senyum. Kriuk... kulitnya jadi kaku karena kebanyakan bedak.
Tapi masalah lain muncul. Taringnya! Taringnya panjang banget keluar dari mulut.
"Ah iya, ini juga harus disembunyiin."
Boto Ijo ambil kikir besi bekas tukang sepatu. KREK KREK KREK! Dia mengikir taringnya sendiri!
"Aduh... sakit dikit sih... tapi demi Mika... pain is beauty kan ya..."
Setelah dikikir, taringnya jadi pendek dikit. Masih kelihatan tajam, tapi gak separah dulu.
"Oke, tahap satu selesai. Sekarang tahap dua: Rambut!"
💇♂️ Potong Rambut Ala Idol
Rambut Boto Ijo gondrong, panjang, dan kusut. Dia butuh gaya rambut kekinian.
Karena gak ada uang buat ke salon mahal, dia panggil temannya, Si Leak Gembel yang hobi potong rambut hantu lain.
"Woy Leak, potongin gaya Two Block atau Comma Hair gitu dong! Yang kayak oppa-oppa!" perintah Boto.
Si Leak cengar-cengir. "Siap Bos! Tarifnya satu ekor kodok hidup ya!"
Gunting... gunting... cukur... cukur...
Setelah setengah jam berdarah-darah (lebih tepatnya berdebu-debu), jadilah gaya rambut baru Boto Ijo. Agak aneh, sebelah kanan pendek, sebelah kiri panjang, tapi terlihat lebih rapi dan fresh.
Boto Ijo sisir rambutnya pakai sisir kayu. "Wah, lumayan ganteng juga ya aku kalau udah dandan. Pantesan dulu banyak cewek hantu yang naksir."
🪄 Lightstick Buatan Sendiri
Di dunia fandom, punya Lightstick itu wajib hukumnya. Itu adalah identitas. Tapi harga Official Lightstick VENOMIX di toko online harganya Rp 350.000,-. Uang Boto Ijo kan udah habis buat tiket.
"Gak masalah! Orang kreatif pasti bisa!"
Boto Ijo cari bahan di hutan.
- Bambu besar yang kuat.
- Kaca pembesar.
- Kabel bekas.
- Dan yang paling penting: Kutu Air yang bersinar hijau-ungu di malam hari.
Dia masukkan ratusan kutu air ke dalam tabung bambu yang sudah dilapisi kertas warna ungu neon. Dia pasang gagangnya, lalu cat tulisan VENOMIX pakai cat semprot kaleng.
Jadilah! LIGHTSTICK VERSI BOTO IJO!
Kalau dinyalakan (digoyang-goyang), kutu-kutu itu bersinar terang warna ungu kehijauan. Keren, unik, dan ramah lingkungan!
"Wih, cakep juga! Ini pasti yang paling besar dan paling terang di stadion nanti!" bangganya.
🚩 Bikin Banner dan Slogan
Selain lightstick, dia juga harus bikin spanduk biar Mika langsung notice dia.
Boto Ijo ambil kain putih seukuran seprai kasur. Dia pakai spidol permanen warna hitam dan merah.
Dia tulis dengan huruf besar-besar, tulisannya agak miring-miring tapi terbaca:
📢 MIKA SAYANG...
BOTO IJO DATANG...
❤️ READY NIKAH KAPAN AJA ❤️
Dia juga bikin satu lagi buat anggota lain biar adil:
"ZIVA LEXA RINA THE BEST! TAPI MIKA ISTIMEWA!"
Selesai sudah persiapan. Boto Ijo berdiri tegak, memandang penampilan akhirnya di cermin air terjun.
- Baju kaos hitam gambar VENOMIX (belah jadi dua karena badannya kegedean).
- Celana jeans sobek-sobek.
- Rambut gaya baru.
- Wajah pucat kebanyakan bedak.
- Lightstick raksasa di tangan kanan.
- Banner besar di punggung.
"Siap 100%!" Boto Ijo berpose ala model. "Besok adalah hari terpenting dalam sejarah hidupku. Hari dimana Boto Ijo akan bertemu cintanya!"
Malam itu dia susah tidur. Dia latihan yel-yel sendiri di hutan.
"VENOMIX! VENOMIX! CANTIK PINTAR BIKIN HEBOH! 📣📣"
Suaranya menggelegar sampai bikin hewan-hewan pada lari ketakutan.
⚔️ Perang Terakhir di Medsos
Sebelum tidur, dia cek Twitter sekali lagi. Dan benar saja, musuh dari fandom SUPERNOVA lagi cari masalah.
💬 @Supernova_Official: "Besok konser kami juga lho di stadion sebelah. Fans VENOMIX jangan nyebrang ya, nanti ketularan jelek 😜"
Boto Ijo tersenyum miring. Dia sudah siap dengan jurus pamungkas.
💬 @GreenMonster_Mika:
"Oke sip. Besok kita liat siapa yang suaranya lebih kencang. 👊
Kami bawa cheering guide, kami bawa semangat, dan AKU SENDIRI BAKAL BIKIN GEMPA! 🌋
Jangan nangis kalau suara kami kedengeran sampe ke panggung kalian ya! 😂💜
SEE YOU ON WAR ZONE!"
Tweet itu langsung dibalas ribuan kali. Para Antidote makin semangat.
"GO BOTO GO! HANCURKAN MEREKA!"
Boto Ijo matikan HP-nya. Dia tarik selimut daun pisang.
"Mika... tunggu aku... Besok... kita akan bertemu..." bisiknya sambil tersenyum lebar, memperlihatkan sisa taringnya yang sudah dikikir.
📚 BAB 5: HARI H: GEMPA DI STADION
Hari yang dinanti akhirnya tiba. Matahari mulai terbenam, langit berwarna jingga keunguan. Suasana di luar Stadion Utama Senayan sudah sangat ramai.
Ribuan fans ANTIDOTE berdatangan dari berbagai penjuru. Mereka memakai baju seragam hitam-ungu, memegang lightstick, dan berteriak riuh menyanyikan lagu-lagu VENOMIX.
Dan di tengah kerumunan itu... munculah BOTO IJO.
🛡️ Drama di Pintu Gerbang
Boto Ijo berjalan dengan gagah. Badannya yang tinggi besar membuat orang-orang otomatis memberi jalan. Walaupun sudah dibedak tebal, posturnya tetap aja kayak raksasa.
Dia sampai di pintu masuk. Ada dua satpam yang sedang mengecek tiket.
"Selamat sore, tiketnya tolong," kata satpam itu sopan, tapi matanya terus menatap Boto Ijo dari ujung kaki sampai ujung kepala.
Boto Ijo menyodorkan HP-nya yang menampilkan E-Ticket.
Satpam itu mengecek kode barunya. "Oke valid. Silakan masuk Pak... eh... Mas..."
Tapi pas Boto mau lewat, satpam yang satunya lagi nahan.
"Woi tunggu! Itu yang di tangan apa?!" tunjuk satpam ke lightstick raksasa buatan Boto. "Dilarang bawa benda tajam atau senjata tajam!"
Boto Ijo kaget. "Eh ini bukan senjata Pak! Ini Lightstick! Ini alat buat sorakin idol!"
"Terus kenapa bentuknya kayak pentungan raksasa? Kayak mau ngeprank orang aja!"
"Bukan bukan! Ini ada lampunya! Lihat nih!" Boto Ijo mengocok lightsticknya. Kring kring! Kutu-kutu air di dalamnya bersinar terang warna ungu hijau menyala. "Cantik kan Pak? Buatan sendiri!"
Satpam-satpam itu melongo. "Wah... unik juga ya... Ya sudah boleh masuk. Tapi hati-hati jangan kena orang lain ya tongkatnya!"
"Siap Pak! Makasih Pak!" Boto Ijo senyum lebar, memperlihatkan taringnya yang pendek. Satpamnya malah jadi merinding dikit tapi pura-pura santai.
🏟️ Masuk ke Area Festival
Boto Ijo masuk ke dalam stadion. Matanya berbinar-binar melihat panggung yang megah. Lampu-lampu kelap-kelip, layar LED raksasa, dan suara musik yang terdengar dari soundcheck.
"Wah... ini surga..." gumamnya takjub.
Dia berjalan menuju area Festival B. Karena badannya besar, dia bisa melihat dengan jelas walau berdiri di barisan belakang. Tapi Boto gak mau di belakang! Dia mau di depan! Dia mau dilihat Mika!
"Minggir dikit dong Tante-Tante, Om mau lewat..." katanya halus. Karena badannya gede, orang-orang otomatis minggir dengan sendirinya. Akhirnya dia dapat posisi yang pas, barisan ke-3 dari depan! Pas banget di depan stage!
⚔️ PERANG SUARA: ANTIDOTE VS SUPERNOVA ARMY
Ternyata benar, di stadion sebelah, SUPERNOVA juga lagi konser!
Suara sorakan dari sebelah kiri terdengar kencang:
"SUPER! SUPER! NOVA! NOVA! GO GO GO!" 📣
Fans VENOMIX di stadion ini gak mau kalah!
"VENOMIX! VENOMIX! CANTIK PINTAR BIKIN HEBOH!" 📣
Suara bersahutan. Perang suara pun meletus!
Boto Ijo merasa tertantang. Dia menarik napas panjang... mengisi paru-parunya dengan udara sebanyak-banyaknya...
"VEEEEENOMIIIIXXX!!!!!!" 🗣️🗣️
DORRR!!!
Suara Boto Ijo itu bukan teriakan biasa. Itu teriakan hantu level dewa! Suaranya menggelegar, bass-nya dalam, sampai-sampai kaca stadion bergetar, dan orang-orang di depannya sampai rambutnya berterbangan kena angin teriakan Boto!
Suara dia doang udah kalahin suara 100 orang!
Dari arah stadion sebelah, tiba-tiba jadi hening. Mereka kaget kena gelombang suara.
Fans VENOMIX pada bersorak kegirangan!
"GO BOTO GO!! SUARANYA MASUK TV KALI INI!!"
"KITA MENANG! SUARA KITA LEBIH KERAS!"
Boto Ijo cuma senyum bangga sambil mengelus dada. "Dasar bocah... baru segitu sudah kalah."
🕒 Menunggu Showtime
Satu jam sebelum konser dimulai, para fans pada latihan yel-yel dan fanchant. Boto Ijo ikut serius banget. Dia pegang kertas yang berisi tulisan lirik dan teriakan.
Dia menghafal mati-matian:
Nanti saat Ziva nyanyi, teriak 'ZIVA!'
Saat Lexa rap, tepuk tangan kencang!
Dan saat MIKA muncul...
Boto Ijo memegang dadanya. Jantungnya berdegup kencang banget. Dug dug dug dug!
"Tenang Boto... jangan pingsan... kamu hantu tangguh... kamu raksasa... jangan malu-malu..." bisiknya menenangkan diri sendiri.
Tiba-tiba lampu-lampu stadion mati total!
Gelap gulita!
Penuh sorakan seribu orang: "WAAAAHHHH!! VENOMIX! VENOMIX! VENOMIX!"
✨ MEREKA MUNCUL!
TIT... TIT... TIT...
Suara musik mulai terdengar. Berat, tegang, dan keren.
Layar LED menyala menampilkan video intro yang keren. Lalu...
BUMMM!
Asap putih mengepul, dan dari bawah panggung, naiklah empat sosok yang paling cantik di dunia!
ZIVA, LEXA, MIKA, RINA!
Penuh sorakan pecah! Semua orang teriak histeris.
Dan Boto Ijo? Dia diam terpaku. Matanya berkaca-kaca. Air mata langsung jatuh membasahi pipinya yang berbedak, meninggalkan jejak hitam karena maskara (eh dia gak pake maskara sih, cuma air mata campur bedak).
"Cantik... mereka beneran ada... mereka hidup..." isak tangisnya pelan tapi penuh emosi. "Mika... kamu lebih cantik dari di HP..."
Mereka mulai menari dan menyanyikan lagu pembuka, "DARK SIDE".
Gerakan mereka sinkron, suaranya merdu, energinya meledak-ledak!
Boto Ijo ikut goyang! Dia goyang badannya yang besar itu sampai tanah stadion bergetar dikit. Dia angkat lightstick bambunya tinggi-tinggi. Kutu-kutu di dalamnya bersinar indah.
"MIKAAAAAA!!! SAYANGGG!!!" teriaknya di sela-sela lagu.
📸 Momen Kontak Mata
Lagu demi lagu berlalu. Suasana makin panas dan seru. Sekarang giliran lagu yang paling dinanti, lagu yang membuat Boto Ijo jatuh cinta:
🎵 POISON HEART
Suasana jadi agak gelap. Hanya ada satu lampu sorot yang menyala.
Mika maju ke depan. Dia memakai gaun hitam yang cantik, rambutnya berkilau, senyumnya manja tapi mematikan.
Dia mulai menyanyikan bagian awal sendirian. Suaranya halus merdu menyentuh hati.
Boto Ijo berhenti berkedip. Dia fokus total.
Saat masuk ke bagian Chorus, Mika berjalan ke pinggir panggung. Matanya menyapu ke arah penonton...
...dan tepat saat Boto Ijo angkat spanduk besar bertuliskan "MIKA SAYANG BOTO DATANG"...
Mika berhenti menyanyi sebentar. Matanya tertuju tepat ke arah Boto Ijo!
Mata mereka bertemu!
Mika kelihatan kaget sedikit melihat sosok tinggi besar dengan lightstick aneh dan spanduk aneh, tapi kemudian...
Mika tersenyum!
Dan dia bahkan... mengedipkan mata sebelah! 😉
JLEB!
Hati Boto Ijo rasanya diremas! Dunia rasanya berhenti berputar!
"AAAAAAHHHHHH!!!! DIA SENYUM KE AKU! DIA NGEDIP KE AKU!!!"
Boto Ijo histeris! Dia mau pingsan tapi ditahan! Dia mau teriak tapi suaranya hilang! Dia cuma bisa pegang kepala sambil loncat-loncat kegirangan!
"AKU GAK AKAN CUCI MATA GAK AKAN CUCI MATA SELAMANYAAAA!!!"
Orang-orang di sekitarnya pada ikut senang dan ngakak liat tingkahnya.
"BAGUS BOS! DAPAT SENYUMAN! BERHAK BAPAK-BAPAK!"
📚 BAB 6: AKHIR YANG INDAH DAN CINTA YANG ABADI
Konser berjalan sangat lancar dan luar biasa seru. Lagu demi lagu dinyanyikan, tarian demi tarian ditampilkan. Boto Ijo benar-benar menikmati setiap detiknya.
Tenggorokannya serak karena teriak terus-menerus. Kakinya pegal karena loncat-loncat nonstop. Badannya basah kuyup karena keringat bercampur bedak yang lumer, jadi wajahnya belang-belang lucu.
Tapi dia gak peduli. Dia merasa jadi manusia paling bahagia di semesta ini.
🎤 Momen Pidato dan Kenyataan
Menjelang akhir acara, keempat anggota VENOMIX berdiri di tengah panggung untuk menyampaikan pesan perpisahan.
Mata mereka berkaca-kaca.
Ziva: "Terima kasih Antidote semua yang udah datang malam ini. Suara kalian kencang banget, kami sampai terharu di balik panggung."
Lexa: "Kita juga kaget lho, tadi ada suara teriakan yang super bass banget dari arah sini. Siapa tuh yang suaranya gede banget? Hahaha."
Penonton pada tertawa dan banyak yang nunjuk ke arah Boto Ijo.
Rina: "Makasih ya udah support kami dari jauh-jauh hari. Walau banyak rintangannya, tapi kita bisa lewati bareng-bareng."
Giliran Mika bicara. Dia memegang mikrofon, lalu tersenyum manis sambil melihat ke arah penonton.
Mika: "Buat kalian yang udah berjuang cari tiket, yang antre lama, yang bikin banner lucu-lucu... makasih banyak ya. Cinta kalian itu yang bikin kami kuat. Love you all..."
Boto Ijo di bawah panggung langsung nangis kejer lagi. "Iyaa... Boto berjuang banget sayang... Boto jual harta karun demi kamu..."
🎇 Puncak Acara: Fireworks
Lagu terakhir dimainkan. Semua orang menyanyi bersama-sama. Boto Ijo ikut nyanyi dengan suara parau tapi semangat.
"You're my poison heart... racun yang manis... you're mine only mine..." 🎶
Tiba-tiba... DURRR! DUG! DUG!
Kembang api meledak di langit malam! Warnanya-warni, indah banget, membentuk logo VENOMIX di udara.
Suasana jadi magis banget. Boto Ijo angkat lightstick bambunya tinggi-tinggi. Kutu-kutu air di dalamnya bersinar bersahutan dengan kembang api.
Di detik itu, Boto Ijo sadar sesuatu.
"Dulu aku pikir jadi hantu itu cuma soal menakuti orang, soal kekuatan, soal sendirian..." gumamnya pelan di tengah keramaian.
"Tapi sekarang aku tau... bahagia itu sederhana. Bahagia itu pas kamu nemu sesuatu yang bikin hidupmu berwarna. Yang bikin kamu punya tujuan tiap pagi bangun."
Dia menatap keempat gadis di panggung itu dengan penuh rasa syukur.
"Makasih ya VENOMIX... makasih Mika... udah bikin Boto Ijo yang dulu galak dan penyendiri jadi bisa senyum sebanyak ini."
🏃 Pulang dengan Hati Penuh Cinta
Konser usai. Lampu stadion menyala terang. Para fans mulai berjalan keluar sambil ngobrol seru, menukar cerita, dan foto-foto.
Boto Ijo juga berjalan keluar. Dia bawa banner yang sudah agak lecek, lightstick yang cahayanya mulai redup, tapi hatinya penuh banget.
Di jalan keluar, dia ketemu sama sekelompok fans SUPERNOVA yang tadi musuh bebuyutannya di Twitter. Mereka saling tatap.
Boto Ijo siap-siap mau mode galak lagi, tapi tiba-tiba salah satu dari mereka nyapa.
"Woy... lu yang Boto Ijo kan? Yang tweet-nya galak banget?"
Boto Ijo kaget. "Iya kenapa? Mau berantem lagi?"
Cowok itu malah ketawa dan ngulur tangan. "Gak lah Bro. Tadi suara kalian emang beneran kencang banget. Kalah sama kita. Respect deh. Sampai ketemu di perang berikutnya ya!"
Boto Ijo tersenyum lebar, lalu jabat tangan mereka erat-erat. "Hahaha! Sip! Fair play dong! Sampai jumpa!"
Ternyata, di dunia fandom, musuh di medsos bisa jadi temen di dunia nyata. Asik juga.
🌳 Kembali ke Hutan
Pagi harinya, Boto Ijo sampai kembali di Hutan Larangan. Dia naik ke atas pohon beringin tempat tinggalnya.
Dia melihat HP-nya. Penuh foto-foto hasil jepretannya (walau banyak yang blur karena kegirangan), video-video pendek, dan merchandise confetti yang dia ambil dari lantai stadion.
Dia tempel poster VENOMIX di batang pohon. Dia taruh lightstick bambu di samping tempat tidurnya yang terbuat dari akar pohon.
Teman-teman hantu lain pada datang berkerumun.
"Wah Boto, gimana kemaren? Seru gak?" tanya Kuntilanak.
"Seru banget! Gila lah pokoknya!" jawab Boto bersemangat. "Mulai sekarang kalian juga harus nonton! Jangan cuma nangis-nangis melulu di pohon!"
Sejak hari itu, suasana Hutan Larangan berubah total.
- Gak ada lagi yang teriak-teriak menakuti orang.
- Yang ada malah latihan yel-yel: "VENOMIX! VENOMIX!"
- Boto Ijo jadi ketua fans club daerah hutan.
- Dia sering nyanyi lagu "Poison Heart" sambil ngerumputin tanaman di sekitar pohonnya.
✨ Epilog: Cinta Tanpa Batas
Malam itu, bulan bersinar terang. Boto Ijo duduk santai di dahan pohon tertinggi, memandang ke arah kota yang jauh di sana, tempat VENOMIX mungkin sedang tidur atau bersiap pergi ke kota lain.
Dia mengeluarkan foto polaroid yang berhasil dia dapatkan dari panitia (dia minta baik-baik sambil senyum, panitianya sampai takut dikasih langsung). Foto itu adalah foto Mika yang sedang tersenyum.
Boto Ijo menempelkan foto itu ke dadanya.
"Mika... mungkin kita beda dunia. Kamu bidadari panggung yang bersinar, aku cuma hantu hijau yang tinggal di pohon..." bisiknya lembut.
"Tapi gak apa-apa. Cinta itu gak harus punya kan? Cukup liat kamu bahagia, sukses, dan terus nyanyi... aku udah senang banget."
"Suatu hari nanti, kalau kalian comeback lagi... Boto Ijo akan datang lagi! Boto akan beli tiket lagi! Boto akan teriak paling kencang buat kamu!"
Dia tersenyum, menampakkan taringnya yang sudah dikikir pendek.
"Dulu aku Boto Ijo yang ditakuti semua orang.
Tapi sekarang... aku cuma Boto Ijo, ANTIDOTE nomor satu."