Malam terasa dingin , dan sunyi Rembulan malam bersinar dengan indahnya.
Seorang Pemuda tampan tengah berdiri di hadapan ku.
" Siapakah pemuda itu...?!" hati ku bergetar melihat wajahnya yang tampan namun dingin.
Aku berjalan melewati gang sempit itu.
Tiba - tiba Angin berhembus kencang melewati ku bayangan hitam muncul di sekitar ku.
Sebuah tangan putih lobak menari ku.
Dan berkata " Awas kau hampir terbunuh olehnya." Aku pun terkejut mendengar suaranya yang lembut bagaikan melodi cinta yang indah.
Rambutnya yang hitam bercahaya melambangkan langit malam yang indah.
Mata birunya yang lembut membuat ku bahagia.
Entah siapa gerangan pemuda ini.
Namun wajahnya yang tampan membuat ku terpesona dan merasa aman bila di dekatnya.
Aku berkata " siapa kau...?! Apa aku mengenal mu...?!" sambil bertanya dengan lembut kepadanya.
Ia menjawab " Aku Dan." itulah ucapan singkat yang keluar dari mulutnya.
Aku pun kembali bertanya " Baiklah Dan nama yang bagus. Sedang apa kau di sini...?"