Matahari mulai tenggelam di ufuk barat, mewarnai langit dengan gradasi jingga dan ungu. Di ujung dermaga, Arya dan Maya duduk berdampingan, menikmati senja yang memukau. Mereka sudah bersama selama lima tahun, melewati berbagai badai kehidupan dengan cinta dan kepercayaan.
"Indah sekali, ya," ucap Maya, memecah keheningan. Arya mengangguk, menggenggam erat tangan Maya. "Tapi lebih indah lagi melihatmu bahagia," balasnya tulus. Maya tersenyum, menyandarkan kepalanya di bahu Arya.
Beberapa waktu lalu, Maya mendapatkan tawaran pekerjaan impiannya di kota lain. Arya sangat mendukung, meskipun hatinya sedikit berat karena harus berjauhan. Ia tahu, membatasi mimpi Maya sama saja dengan memadamkan cahayanya. "Aku akan merindukanmu," kata Arya lirih. Maya mengangkat wajahnya, menatap Arya dengan mata berkaca-kaca. "Aku juga, tapi kita akan baik-baik saja. Cinta kita lebih kuat dari jarak," jawabnya penuh keyakinan.
Arya memeluk Maya erat. Ia tahu, cemburu hanya akan merusak hubungan mereka. Yang terpenting adalah saling mendukung dan percaya. Karena cinta sejati adalah ketika kebahagiaan pasangan menjadi prioritas utama.