Nama nya Ani,Murid SMA kelas dua.Ani tidak populer bahkan hanya sedikit yang mengenalinya.suka duka saat smp tidak ingin ia bawa ke masa SMA ini,gigi nya yang ompong membuat dia tidak mempunyai kepercayaan diri.
Saat Ani menginjak kelas 4 sd,ada hari dimana teman-teman memanggil nya manusia harimau.karena memiliki dua gigi depan yang lebih besar dari gigi lainnya.mereka mengolok dan mengejek,berteriak kepada yang lain untuk menghindar dan menjauh dari si manusia harimau "teman-teman lari,ada manusia harimau!!!" Teriakan-teriakan itu selalu ia dengar saat itu.
Kala itu,Ani hanya bisa tersenyum dan menerima dengan tenang.tapi dalam diam,Ani selalu berdoa agar gigi harimau nya ini copot saja.
Tuhan mendengar doa itu,dan beberapa minggu kemudian gigi nya copot tanpa sakit dan tanpa luka,seperti gigi susu yang copot pada umum nya.
Ani pikir masalah sudah selesai,karena saat itu gigi baru sudah terlihat.putih dan sedikit menonjol di atas gigi yang copot.
Menunggu...menunggu..dan menunggu..
Satu bulan..
Dua bulan..
Enam bulan..
Bahkan sampai kenaikan kelas pun,gigi nya tidak tumbuh dan turun.hanya samar putih dan tertutupi kulit.
Rasa sesak setiap berkaca,rasa menyesal berdoa yang lampau,tidak ada hal yang bisa Ani lakukan.
Berdiri dan tersenyum,menampilkan gigi ompong satu di bagian depan,seperti nenek-nenek.pikiran-pikiran itu mulai menerobos masuk,Ani sudah jarang berbicara saat di luar rumah,berbicara seperlu nya dan sudah tidak pernah tertawa.hanya senyum manis yang ia bisa beri sekarang.
__________
Memasuki SMP,Ani bahkan tidak memiliki teman.Perjalanan 2km dari rumah ke sekolah dengan berjalan kaki,sendirian dan sepi nya perkampungan selalu terasa mencekam untuknya.
Jauhnya sekolah,dan minim alat tranportasi membuat anak-anak disana memilih berjalan kaki.
Awal perkenalan dengan teman sekelas,Ani sudah sangat pandai menutup ompong nya.Berbicara dengan menunduk dan mulut sedikit terbuka,tidak tertawa dan hanya tersenyum adalah diri nya sekarang.
Ani bersyukur,walau hanya mendapat beberapa teman kelas yang dekat,teman-teman yang lain tidak ada yang mengejek atau mungkin mereka tidak menyadarinya?.
Runtinitas sekolah Ani hampir setiap hari sama,berangkat pukul setengah enam dengan berjalan kaki sendiri dan begitupun pulang.
Sampai saat teman dekat nya mulai bertanya "kamu kok bisa ompong kaya nenek-nenek?" Saat itu dada nya terasa di pukul tombak.Rasa tidak enak selalu menjalar pada hati mungil nya,pertanyaan yang ia hindari justru datang dari teman dekat nya sendiri.
Ani sadar,perasaan nya ini tanggung jawab nya,dan rasa penasaran teman nya itu hal biasa harus nya..hanya saja Ani merasa itu sangat menyentil perasaan nya.
Waktu itu Ani hanya menggeleng dan berkata tidak tau,dan teman nya pun tidak banyak bertanya lagi.
Masa-masa smp nya biasa saja,flat dan tiada ada yang istimewa.Tidak ada yang dia sukai dan tidak ada yang menyukai nya.
Melihat teman-teman nya berganti pacar tidak membuat Ani iri,karena waktu itu di hati dan pikiran nya hanya gigi dan gigi saja.
Anak pendiam tapi tidak kudet adalah pandangan teman sekelas nya,mereka tidak ada yang berani bertanya bahkan mengolok nya karena Ani saat itu benar-benar anak manis yang pendiam,tetapi pintar di akademik.
Tiga tahun masa smp hal yang membuat nya tidak ingin kembali adalah saat berangkat dan pulang sekolah,tidak punya teman tidak ada siapapun disisi nya..
___________
Kembali ke masa SMA,memasuki kelas satu Ani sangat senang disini dia juga memiliki teman dekat.karena sekolah semakin jauh ,Ani membawa kendaraan sepeda motor.Dan inilah yang membuat Ani sangat bahagia,ada satu sosok murid laki laki yang membuat jantung nya berdebar.
Perawakan sedang,dengan kepribadian super ceria.Awal MOS,mereka berbeda kelas,Ani di kelas MIPA 2 dan crush nya itu di kelas MIPA 3.
Melihat nya seceria itu membuat Ani senang memperhatikan,3 hari dengan mengintip dan melihat dari jauh Ternyata tuhan memiliki jalan yang tidak bisa di tebak.
MEREKA SEKELAS!!!!
Ani masih sangat ingat,namanya Adi.Memang ya yang namanya Adi itu kelihatan ijo dan menarik minat untuk terus di pantau.
2 semester satu kelas,Adi memang sangat humble pada Ani.Bahkan teman-teman sekelas nya juga tau kalau Adi sedang mencoba pdkt dan murid yang melihat itu selalu terkikik karena Adi sangat-sangat terang-terangan.
Ani sangat sadar akan itu,sadar akan sikap Adi,sadar akan teman satu kelas yang selalu menjodoh jodohkan dan men cie-cie kan mereka.Tapi hanya sebatas sadar,Ani menikmati semua itu hanya sampai situ.
Ani tidak pernah punya niatan pacaran dan menjalin hubungan.Tapi hati nya selalu berbunga-bunga.bibir nya tidak pernah luntur dari senyum manis.Matanya yang membentuk bulan sabit selalu indah di pandangan Adi.
_____________
Adi salah satu murid laki laki yang ceria,sifat nya yang baik dan care pada siapapun membuat nya mudah bergaul mau kepada perempuan atau pun laki laki.
Sampai saat akhir MOS, dia melihat seorang gadis kecil,sangat imut di pandangan nya.Dia sangat senang bisa satu kelas dengan sosok yang memperhatikannya terakhir kali ia memergoki.
Tinggi nya yang terbilang pendek,pipi yang sedikit bulat dan sangat banyak tersenyum manis,mata yang membentuk bulan sabit saat tersenyum membuat dia mendekat secara ugal-ugalan.
Tapi itu tetap hanya sebatas teman,dia sadar dan paham kalau gadis kecil nya itu tidak berminat untuk membalas,Adi sudah sangat senang walau hanya ber interaksi sedikit dan pesan chat nya selalu di balas walau tidak selalu.
Di kelas dua SMA mereka tetap satu kelas karena tidak ada perputaran kelas,Ia sudah merencanakan nya dari kelas satu.Duduk tepat di belakang Ani si mungil kecil lucunya itu.
Benar saja,mereka selalu satu kelompok dan Ani selalu menerima semua tingkah nya kecuali bersentuhan.
Setelah lama mengenal,si mungil nya ternyata tidak pernah bersentuhan dengan laki laki,dia menjaga diri dan sangat tertutup tentang apapun.
Tapi tidak apa-apa,selagi kita masih satu kelas dan selalu satu kelompok itu bisa di atur,pikir nya.
Jika Adi tidak menyadari sesuatu yang hilang di diri Ani itu tidak mungkin.sekeras apapun Ani diam,Adi tau di menyembunyikan nya.Tentang gigi itu,tapi benar benar tidak pernah melihat dia dari sisi manapun karena Adi menyukai..tidak,mencintai Ani dari segala sisi.
Kepintarannya,ke sungguhan nya,dari cantik dan semua yang Ani miliki ,Adi sadar dia sudah jatuh dari dulu.
____________
Semester akhir kelas tiga,Adi sudah tidak pernah melihat Kesayangan mungil nya itu.Dalam chat pun sudah sangat jarang karena Ani jarang bermain ponsel.
Iya,mereka tidak sekelas di kelas tiga,di tambah covid mulai melanda..sekolah di rumah dan semenjak itu mereka mulai asing.
Pertemuan terakhir mereka saat sesi foto untuk ijazah,dan hanya saling berpandangan.Melihat Ani dari kejuhan Adi tersenyum tenang,manis nya itu sekarang sudah bisa tertawa lepas.Hal yang ia tutupi sekarang sudah sempurna,gigi nya sudah kembali seperti semula.
Adi sangat bersyukur,dia kembali mengingat chatan satu tahun lalu saat mereka masih duduk sejajar,"Nanti kalau sudah libur aku ajak ke sana mau??" Adi tersenyum kembali saat membaca pesan balasan dari Ani "Mauuuu..janji ya,ajak aku keliling kota yang ada patung kuda nya itu!!!!"
Ani yang selalu ceria saat membalas pesan,Adi sangat rindu.
____________
Bagai di hantam tombak,luka di dada Adi mulai bercucuran,air mata sudah tidak terbendung.Adi terisak sendirian di kamar kos nya,menangis di perantauan sendirian.
Merasa mimpi yang ternyata ini dunia nyata,sudah satu tahun berlalu semenjak dia dan manis nya lulus..tiba-tiba Ani mengirim sebuah chat undangan pernikahan.
Ani&Deni
Tertulis jelas di chat undangan itu.Adi menutup wajah dengan kedua tangan nya ,berusaha menerima semua itu.Tangab yang gemetar dan air mata yang masih mengalir dia membalas "iya,selamat untuk pernikahnnya ya...bahagia terus" hanya itu yang bisa dia balas.
Adi benar-benar seorang pengecut,dia merasa benar-bnar bodoh tidK berani bertindak dari dulu.Dada yang sesak dan mata yang bengkak membawa nya ke dunia mimpi.
Dia gagal,dia gagal...semoga kamu bahagia ya gadis mungil ku.
Adi terlelap dengan hati yang berat dan badan yang terasa sangat capek.
Adi akan berusaha ikhlas.
_________
Di sisi lain,Ani yang menjadi sangat kurus dan sakit-sakitan karena di jodohkan dengan laki-laki yang 10 tahun lebih tua darinya.
Tangis nya selalu tertahan,hatinya serasa di tusuk ribuan duri,ucapan nya yang tidak di dengar,pendapat nya yang di hempas jauh-jauh oleh orang orang sekitar.
Menerima perjodohan dengan sakit dan derai air mata,tubuh yang kurus,tatapan yang kosong dan batuk yang tak kunjung sembuh...Ani mengirimkan undangan pernikan kepada cinta pertama nya Adi.
Tersenyum perih,banyak kata yang dia sembunyikan dia berkata lirih "Adi,aku berdoa agar kamu sehat selalu dan memiliki gadis cantik yang kamu cintai dengan penuh ceria dan banyak cinta"
Ani tersenyum sendu dan mematikan ponsel nya,kembali mengunci diri di kamar dengan perih yang makin dalam di lubuk hatinya.