kenangan
Di hari itu aku mau pergi ke Jogja bersama teman-teman, begitu senang hati ku karena itu adalah liburan terakhir bersama angkatan ku karena kurang beberapa bulan lagi akan lulus. Waktu itu di masa smp, aku menyukai seseorang yang ku temukan dalam pandangan pertama, awal mula aku melihat dia itu seperti seseorang yang bakalan aku punya, akan tetapi kemungkinan tidak.
Di saat itu aku berangkat pukul 20.00 dimana kita berkumpul di lapangan sekolah, begitu sangat asik bukan saat itu aku berada di bis 1 sedang dia kemungkinan ada di bis 3. Liburan kali ini bersama anak kelas 8 mangkanya dia ikut!. Sampai akhirnya aku naik bis itu dengan bahagia, aku bertanya dengan dia "kau sudah tidur?"
Dan dia membalas ku
"Belum kenapa"
Aku bilang
"Gapapa kok cuma tanya aja"
Akhirnya aku tertidur setelah chat itu.
Sesampainya di rest area aku turun bersama teman-teman ku, aku membeli sesuatu yang ada di mini market itu ternyata ada dia di sana dengan teman-temannya, dia memakai Hoodie hitam dan tersenyum ke arah ku ternyata dia mau memperlihatkan Hoodie yang ku berikan, pantas saja dia tersenyum ke arah ku.
Sudah lumayan lama berada di rest area akhirnya kita berangkat menuju ke pantai Parangtritis sampai di sana sekitar pukul 03.30 karena masih terlalu pagi aku dan teman-temanku tidur-tiduran di masjid dekat pantai situ mungkin selama hampir 1 jam untuk beristirahat.
Selepas itu semua rombongan di suruh ke satu lapangan untuk melakukan sebuah permain dan disuruh untuk berbaris aku berada di deretan ke dua, aku mengikuti permainan itu dengan senang gembira dan tampa ku sadari pula dia sedang melihat ku dari jauh aku pikir dia tidak melihat ku, di situ perasaan mulai senang, campur aduk, salting juga. Setelah selesai bermain semua rombongan di suruh ke pantai waktu di pantai gak sengaja ketemu dia dan teman-teman dia di situ aku gak menyia-nyiakan kesempatan karena dia juga gak mengetahui ku, aku foto diam-diam dari belakang, di situ aku cuma sekedar tersenyum dari jauh. Setelah beberapa saat dan setelah mandi juga akhirnya aku berangkat menuju ke tujuan berikutnya yaitu ke bakpia pathok 99 Karena aku kau membelikan oleh-oleh untuk keluarga ku akan tetapi ada yang aneh dia gak turun dari bis, karena aku khawatir akhirnya aku cuma,
tanya keteman ku
"Lihat dia gak"
Teman ku bilang
"Gak lihat aku mungkin dia gak turun"
Aku cuma sekedar mengangguk kan kepala saja. Setelah selesai untuk membeli oleh-oleh, rombongan waktu itu kembali melanjutkan perjalanan menuju candi Prambanan.
Sesampai di candi Prambanan udaranya begitu panas karena aku sampai di sana jam 12.00 dini hari yang begitu panas udaranya, waktu jalan mau menuju atas aku gak sengaja papasan sama dia ternyata kaki dia sakit, aku sempat kasihan sih sama dia akan tetapi karena jiwa saya adalah anak yang suka meniru gaya akhirnya aku meniru gaya jalan dia yang kakinya sedikit di seret dan disitu lah aku kena karma kakiku juga sakit emang karma itu benar-benar nyata adanya. Ada satu waktu dia ketawa karena melihat aku duduk di salah satu candi yang ada di situ di situ juga aku iku tertawa karena dia berbicara bahasa inggris untuk meminta foto pada turis asing supaya melengkapi tugas yang di berikan sekolah, saat aku berjalan jalan dan tampa aku sadari pula ternyata dia mengikuti aku dari tadi di belakang. ada satu moment ternyata dia menatapku dengan tatapan yang sulit di artikan begitu tulus dan ternyata setelah beneran bulan kemudian aku baru tau tatapan itu. kaget ku bukan main waktu itu karena dia mengikuti ku dari jauh. Tak lama semua rombongan kembali ke bis di saat itu
aku chat dia
"Kaki ku sakit gara-gara menirukan gaya jalan mu"
Terus di jawab sama dia
"Mampus siapa suruh ikutin"
Di situ aku terlihat begitu kesal dan juga senang karena dia bilang seperti itu menurutku apa yang dia ucapkan akan membuat ku senang.
Waktu menuju ke studio alam gamplong aku bernyayi-nyayi bersama teman-temanku yang begitu asik sekali,
Selang beberapa menit akhirnya sampai di tujuan. Disitu aku berfoto-foto bersama teman-temanku dan begitu bagus sekali pemandangannya saat itu aku gak tau kalau dia tidak ikut turun aku mencari dia kemana-mana akan tetapi ya sudah sampai semua rombongan di suruh naik ke bis dan melanjutkan perjalanan ke tujuan berikut yaitu Malioboro.
Saat perjalanan menuju ke Malioboro yang begitu indah, sejuk, nyaman yang menciptakan suasana tersendiri dalam kota tersebut begitu indah waktu malam hari karena posisi lagi hujan dan mendukung sekali, melihat indahnya tugu Jogja yang ada di tengah-tengah memiliki cahaya yang begitu bagus karena belum afdol kalau ke Jogja tidak melihat tugu Jogja yang begitu megah di tengah-tengah kotanya. Saat tiba di Malioboro aku dan teman ku langsung belanja untuk membelikan oleh-oleh yang di pesan sama kakak,adek,bunda,dan pastinya aku juga beli di situ teman ku mencoba menawarkan harganya akan tetapi gak bisa akhir aku membeli semua oleh-oleh Tampa menawar harganya disini ada yang aneh kan, Yap dia tidak turun di situ aku mulai khawatir dengan dia di situ niatnya aku ingin membelikan dia sesuatu tetapi aku berfikir mungkin dia beli sendiri. Sesampainya di bis aku langsung chat dia
"Kamu gak turun kah untuk beli oleh-oleh"
Dia jawab
"Enggak"
Di situ aku cuma ya sudahlah kalau begitu, di perjalanan pulang aku tidur dengan nyenyak dari Jogja ke Jombang. Sesampainya di Jombang aku di bangunkan untuk mentelpon orang tua jadi karena turunnya di sekolah maka orang tua jemput ke sekolah, ternyata yang jemput aku adalah paman ku di situ waktu turun dari bis aku langsung di di suruh pulang dan gak sengaja papasan dengan dia yang sedang menunggu jemputan dalam hati ku aku bila
"Semoga cepat di jemput ya"
Selesai
Ada pesan dari aku:
"Jangan pernah jatuh cinta atau memiliki kenangan dengan seseorang di kota Jogja karena jika kamu sudah tidak lagi Dengannya maka kenangan itu bakalan tetep melekat di pikiran mu dan kenangan itu selalu ingin kamu ulang kembali"