DIRA POV:
Di bulan Desember ini Tampa di sengaja aku bertemu dengan mu entah dari mana datang mu, di bulan ini memang sakat sakit bagi Ku tapi aku bertemu dengan mu dan luka itu sembuh ternyata kamu juga sama sakit nya seperti aku dan itu bisa di nama kan takdir..
Aku juga cukup terkejut kenapa bisa kau datang di dalam hidup ku dan nasib kita sama..aku kira di bulan Desember ini akan jadi yang paling sakit di hidup ku ternyata tidak ada sakit nya ada bahagia nya aku tidak akan lupa di bulan Desember ini tidak akan lupa.. nama mu juga sering aku ingat sering aku tulis di halaman buku paling belakang walaupun kita kita tidak bisa bertemu. Aku tau kamu selalu sibuk kan berbeda dengan ku yang hanya sibuk biasa.
Saat kamu mengucapkan selamat tinggal di situ aku hanya bilang ( yahh sampai jumpa ) tapi hati ini sangat tidak ingin kamu tinggal kan rasanya ingin ngobrol terus tapi bagaimana kamu sibuk bukan, tidak apa apa yang penting kamu sehat gitu aja aku udah senang.
Kamu mengajari aku bagimana mengenal cinta mengenal tersenyum mengenal bagimana berteman, rasanya aku tidak ingin asing dengan mu tapi takdir biasanya berubah walaupun kita tidak bisa bersama tapi tenang saja nama mu selalu saja di dalam doa ku.
Desember adalah bulan yang paling aku sejarah kan dari awal aku bertemu dengan kamu sampai sekarang...
Laki laki itu bernama Rizki
Nama mu akan selalu aku simpan walaupun pada saat nya kita berpisah.
Tamat.....