Ini adalah kisah nyataku saat bekerja disuatu tempat jahit yang berlokasi di Cibadak bandung jawa barat.
****
Pada suatu hari aku bekerja seperti biasa ditempat tersebut, tempat kerjaku waktu itu baru saja beres di renovasi. Tempat kerjaku berada di pinggir jalan dan memiiki 4 lantai.
lantai 1 untuk para penjahit dan si bos.
lantai 2 untuk penyimpanan barang berupa kain.
lantai 3 untuk para penyablon kain.
lantai 4 adalah gudang.
Kejadian ini sebenarnya sudah lama sekali, beberapa tahun ke belakang namun masih teringat sampai sekarang olehku.
Waktu itu menunjukan pukul 00 : 00 malam dan aku masih bekerja disana, untuk lembur. karena memang ditempat kerjaku seperti kerja Rodi.
bekerja dari jam 8 pagi dan tidak ada patokan kapan waktu untuk pulang.
Singkat cerita pada pukul 12 malam aku disuruh untuk membantu anak si bos yang sedang menerima pesanan untuk menyablon kain, karena aku juga memiliki keahlian menyablon walaupun itu masih pemula.
Saat itu aku hanya berdua dengan anak si bos yang bernama Anton, si Anton ini menyuruhku untuk membantunya menyablon beberapa kain.
Saat itu aku tidak berpikiran aneh - aneh, aku hanya fokus pada pekerjaanku saja karena sudah kesal ingin pulang.
DIkarenakan sepi dan hanya kami berdua saja yang berada dilantai ke 3, dan di atas kami adalah sebuah gudang yang tidak terpakai.
Lantai itu dipenuhi dengan tas yang sudah di jahit sebelumnya, ada beberapa meja sablon dan sebuah kamar mandi kecil untuk buang air.
Aku pun menyalakan radio yang berada tepat didekat meja sablonku, aku mencoba mengeraskan suara radio tersebut agar suasananya terasa rame.
Sesaat aku mengeraskan volume suara radio yang ku pegang, terdengar seperti ada suara air yang keluar dari keran yang berada di kamar mandi lantai itu.
Karena penasaran lalu aku coba mengeceknya.
"Ton, itu kerannya nyala."
"matiin aja...!"
"ok"
Lalu aku mencoba mendekati kamar mandi itu namun saat aku masuk kekamar mandi tersebut, suara air itu menghilang dan saat aku masuk, keran itu dalam keadaan mati dan tidak sedang dinyalakan.
Disitu aku mencoba untuk berpikir positif, "mungkin aja kerannya rusak jadi kadang nyala kadang enggak"pikirku.
Namun saat aku ingin kembali ke meja sablon untuk melanjutkan pekerjaanku, aku terkejut karena aku tidak melihat siapa - siapa disana.
"Padahal jelas - jelas aku sedang bersama si Anton, tapi kenapa sekarang dia tidak ada"
Disitu aku mulai merasa ada hal yang janggal yang ku alami, bulu kudukku seketika berdiri kenapa, karena ditempat aku berdiri, dekat dengan tangga untuk menuju kebawah. jadi kalau misalkan si Anton mau turun aku pasti mengetahuinya.
Hal yang tak diinginkanpun terjadi, saat aku ingin pergi dari tempat tersebut tiba - tiba terdengar seperti orang berjalan dilantai 4 tidak lain adalah sebuah gudang.
Aku pun membaca surat an-nas beberapa kali dan mencoba untuk tetap tenang.
Namun saat aku benar - benar ingin meninggalkan tempat tersebut, tiba - tiba terdengar suara perempuan yang menangis.....
Dan tak lama dari atas atau lebih tepat pintu gudang tersebut seperti ada kain putih yang terjatuh tepat dihadapanku.!!!
Kain yang tadinya seperti kain biasa seketika menjadi seperti ada sesuatu didalamnya yang membentuk sebuah sosok perempuan yang berdiri tegak didepan..!.
Kain itu seperti melihatku dan mencoba mendekatiku disaat yang bersamaan aku mencoba untuk melantunkan suara adzan tapi seperti ada yang menahanku.
Aku semakin ketakutan tak kala sosok itu menampakkan wajahnya yang sangat buruk, matanya melotot,darah diwajahnya dan ada banyak sekali belatung yang berjatuhan diwajahnya yang sangat menyeramkan itu.
Saat itu pula tubuhku berkeringat karena sangat ketakutan dan tidak kuat melihat sosok yang sangat menyeramkan seperti itu.
*****
Saat aku tersadar, aku sudah berada dilantai 1 dan terdapat seorang ahli spiritual lalu memberiku air dan menyuruhku untuk ber istigfar...
TAMAT
thank you yang udah baca, tapi beneran ini cerita asli yang pernahku alami
Tokonya pun masih ada sampai sekarang masih ada dan masih aktif.
BY : ALCA