"apa yang akan kamu lakukan!!
"diamlah....jangan banyak tanya!!
Livina terjebak di kamar hotel bersama anak tirinya...
Ardan mencoba merusak pintu kamar hotel...
dan Livina menelpon resepsionis tapi tak ada respon...
"kalau sampai ayahmu tau kita berdua disini...
kamu akan menerima hukuman Ardan...
untuk apa kamu mengikutiku!!
"agh....sial...ini tidak bisa dibuka....
aku yakin mereka semua bersekongkol untuk menjebak ku...
Livina...sedih dan berharap suaminya tidak menuduhnya berselingkuh dengan anakknya.
"krek....
"syukurlah bisa terbuka....
Ardan keluar dan tak menghiraukan ibu tirinya...
ya Livina mantan Ardan adalah ibu tirinya.
mereka memang memilih berpisah karena ayah Ardan sudah menolong ayah Livina...
demi balas Budi Livina dengan ikhlas menerima ayah Ardan sebagai suaminya...
"sayang!!
suara pak Arta di balik pintu...
"i...iya... se...sebentar...
Livina merapikan riasanya dan membuka pintu kamar yang sebenarnya sudah tidak terkunci.
"sayang...maaf aku tinggal kamu agak lama karena meeting...!
padahal pak Arta sengaja mengunci Ardan dan Livina hanya untuk menyatukan mereka...
"aku baik-baik saja...
aku mau jujur tadi aku dan....Ar...
"sut!pak Arta menutup mulut Livina.
"aku memang yang membuatmu terkunci bersama dengan Ardan karena aku ingin kalian bersama lagi!
"apa....mas....kamu keterlaluan!!
aku sudah menganggap Ardan sebagai anakku!
"tapi Ardan masih mencintaimu....
dia selalu kesepian dan sering diam diam melihat dan memandangmu...
aku tak sanggup melihat anakku terluka!
mereka saling memeluk satu sama lain...
Livina sangat mencintai pak Arta walaupun jarak mereka terpaut 20tahun...
pak Arta berumur 40th sedangkan Livina seumuran dengan Ardan 20th.
"mas....aku mau mas janji tidak akan menyatukan ku dengan Ardan...
aku dulu memang kekasihnya saat SMA
tapi setelah lulus SMA aku sudah tidak lagi bersamanya mas 2th.
"ya....maaf ya sayang....aku salah dan aku sebenarnya takut kehilangan Ardan...
lantas mereka kembali kerumah dan menemukan Ardan sudah pergi dari rumah dan menulis secarik pesan.
"pa....maafin Ardan ya....sebenarnya Ardan takut papa tidak mencintai Livina makanya Ardan sering pantau papa dan Livina...
tapi Ardan salah pa...Livina sangatlah mencintai papa...
semoga dengan kepergian Ardan pulang kerumah mama
menjadikan hubungan papa dan Livina membaik.
pak Arta menangis di pelukan Livina...
Livina hanya bisa menenangkan laki-laki yang dia cintai dengan pelukan...
3bulan berlalu pak Arta dan Livina hidupnya harmonis...
"huek....huek...
uh....perutku muak terus!
"kamu kenapa sayang!
"aku mual terus mas!
"kita periksa ke dokter ya biar dapat obat!
"em...iya!
saat pergi ke dokter pak Arta begitu bahagia mendengar bahwa dia akan menjadi seorang ayah...setelah 4bulan menikah dengan Livina...
"syukurlah....kamu hamil sayang!
Arta begitu mencintai istrinya itu...
hingga pada suatu ketika Livina hamil sudah 9bulan....
pak Arta sedang dinas ke luar kota...
dan terdengar kabar beliau di rawat di rumah sakit karena penyakit jantungnya kumat.
Livina tetap bersikeras berangkat ke Jakarta untuk menyusul suaminya....
lantas kereta api yang di naikinya terlibat kecelakaan...
Livina koma dan bayi dalam kandungannya harus di selamatkan...
Ardan yang mengetahui ayahnya sakit dia lebih memilih menemaninya di Jakarta
kemudia orang rumah mengabarkan kalau Livina kecelakaan dan koma.
"apa yang harus aku lakukan!
aku tidak bisa beritahu papa tentang kondisi Livina...
lantas Ardan pamit ke papanya beralasan mama sedang sakit ingin mengunjunginya sebentar.
"ya nak berangkatlah....semoga mama cepat sembuh!
"iya pa....Ardan janji akan secepatnya kembali kesini,😊
Ardan risau semua orang yang dia sayang sedang dalam keadaan tak baik.
sesampainya di rumah sakit Ardan mendapati Livina sudah meninggal dunia...
"agh....tidak...tidak mungkin!!!
"LIVINA!!!!!
hiks....hiks...Ardan meratapi kepergian Livina sambil mengendong bayi di tanganya...
setelah satu Minggu kepergian Livina Ardan kembali ke Jakarta membawa bayi yang di lahirkan Livina...
"pa...pa...!
Ardan tidak menemukan papanya di ruangannya...
"maaf suster...
pasien di kamar mawar 2 kemana ya?
"bapak Arta Wijaya ya pak!!
"betul suster!
"dengan berat hati turut berbela sungkawa ya pak...beliau sudah meninggal dunia 1jam yang lalu
kami menghubungi telpon anda dari 3hati yang lalu kalau ayah anda sedang keritis...tapi tak ada respon.
"ya tuhan!!!
Ardan menangis sambil memeluk anak yang masih belum di beri nama itu...
sesungukan....menghela nafas panjang...
Ardan masuk kekamar mayat...
"pa...!
papa tau Ardan sangatlah menghormati papa...
Ardan juga menyayangi Livina walaupun dia ibu tiri Ardan...
Ardan tidak pernah kecewa atau sakit melihat kalian bahagia...
justru Ardan benci kalian berpisah dengan Ardan seperti ini.
"maaf mas....kasihan bayinya...tolong di urus saja ke bagian administrasi biarkan kami yang mengurus jenazah...
Ardan mengurus kepulangan papanya dan di makamkan 1 liang lahat bersama almarhum Livina.
"Ardan!!!
"hiks...hiks....
"sudahlah ma....jangan bersedih...papa sudah berbahagia di surga bersama istrinya...
Ardan dan mamanya pulang kerumah dan Ardan membawa bayi yatim itu denganya...
"Ardan....stop!
"ada apa ma?;
"mama tidak mau kamu merawat bayi wanita jalan itu di rumah mama!
ha...ha...ha..
mama sudah puas....mana sudah tidak sakit hati lagi melihat kemesraan papamu dengan wanita itu...!
3hari yang lalu akulah yang mengabari papamu bahwa istri mudanya mati!!
"astaga ..
jadi papa drop karena mama!!!
sadis sekali mama sama papa....
apa yang membuat mama sakit hati hah!!
papa bercerai sama mama karena mama pernah tidur dengan meneger mama!!!
"Diam!!plak....
"mulai sekarang Ardan anggap mana bukan mana Ardan!!
Ardan membawa bayi itu tinggal dirumah papa Ardan....
"Hay....cantik....kamu lucu ya...
gimana kalau kamu aku kasih nama Livina Amasya 🥰
beberapa tahun berlalu....
Livina Amasya menjadi gadis yang baik dan chantik...
"ayah....!!
"Hay sayang😘
"ayah...lama sekali keluar kotanya....Livina kangen🤗
Livina memangil makanya sebagai ayah karena Ardan belum menceritakan tentang siapa dirinya,ibuhya,dan papanya....
"sayang....kamu sudah dewasa sekarang sudah 17th...
sudah saatnya kamu mengetahui segalanya...
"enggak...!!
Livina tidak perlu di jelaskan tentang siapapun...
Livina tidak mau menjadi renggang hubungan ayah dan Livina..
"sayang.. .kamu harus tau....
dengerin ayah... kamu adalah adik tiri ayah...
kamu adalah anak dari papa ayah dengan mama livina.
Livina menangis dan menutup pintu kamar...
dia masih belum menerima bahwa ayahnya adalah kakak tirinya
"Livina...
maafkan ayah nak...
bukalah...pintunya...
apapun sekarang yang kamu ketahui...aku akan tetap menjadi ayahmu...
Livina hanya terdiam...dia berfikir apa bedanya ayah dan kakak tiri bukankah selama ini ayahnya juga yang merawatnya...
"krek...
Livina membuka pintu dan mendapati ayahnya dan juga disebut kakak tirinya itu didepan pintu kamarnya...
"biarkan Livina tetap memangil kakak sebagai ayah Livina boleh?!
Livina memeluk erat ayahnya begitupun juga ayahnya...
"ayah...kenapa ayah menjadi bujang?!
menikahlah....Livina mau punya ibu...
😊
"kamu masih kecil suka sekali mengoda ayah...mana mungkin ayah akan menikah...biarlah ayah tetap dengan kesendirian sayang...karena cinta belum tentu membuat kita bahagia kan?!
Livina tersenyum...dia hanya membisu...
melanjutkan makan malam bersama ayahnya...
"mbak Livina di depan ada den Aiman...
em...iya bik...suruh tunggu ya...
"siapa Aiman?!
pacar kamu!
"ah...ayah berlebihan...bukan ayah...
dia hanya anak tetangga kita yang ingin di ajari matematika dia masih SMP 😜😜
Livina tertawa...melihat ayahnya salah sangka dengan anak SMP....
'"hai Aiman?!
ada kesulitan dalam belajarmu?!
em...kak... sebenarnya Aiman sedang tidak ada kesulitan dalam belajar...
tapi.....
ini ada titipan dari kak Roni...
hm...
"kakak kamu misterius sekali ya selalu kirim surat hampir 1 tahun ini kakak jadi penasaran...
"ya udah deh bilang sama kakak kamu trimakasih...dan kapan-kapan semoga bisa ketemu secara langsung ya biar tau mana orangnya!😊
Livina tersenyum...
dia tidak sadar kalau sedang di perhatikan Roni setiap kali berangkat sekolah,,, belajar di teras rumah...
"ehm...ini yang namanya Aiman?!
Hay...nak...kamu ganteng. sekali...dimana rumahmu?!
"i...iya pak Ardan...
saya tinggal di sebrang jalan itu...pagar warna putih...
oh...kamu anak pak Baskoro ya...
"pak Ardan tau!
"tentu...
kan kita tetangga...
tiba-tiba seorang wanita paru baya teriak-teriak di depan rumah Ardan...
"Aiman...Aiman...pulang!!!
Ardan membukakan pintu gerbang berniat mempersilahkan masuk...
"Bu Baskoro silakan masuk Bu Aiman sedang belajar dengan Livina...
"Hem...
heh...Ardan kamu kok mau-maunya jagain anak dari bapak kamu sama mantan pacar kamu...apa pengen kamu nihahin sendiri adik tirimu itu!! toh kamu juga masih bujang sampai sekarang!
"astafiulloh....
jangan fitnah ya Bu... dia adalah anak saya...mau saudara kandung atau tiri tetap saja di agama sedarah tidak di perbolehkan menikah...
anda...adalah orang yang berpendidikan keluarga yang terpandang tapi anda sama sekali tidak berhak menghakimi orang lain...etikanya ya Bu...di jaga...!!
Ardan meradang...tapi dia tetap sabar...
Ardan menyuruh Livina untuk membiarkan Aiman pulang...
"sayang...biarkan Aiman pulang...
"iya ayah...
lantas Aiman pulang dan Ardan masuk tanpa penjelasan...
"ayah...
apa yang di katakan Bu Baskoro sepertinya beliau marah ya tadi?!
"gak...nak dia hanya ingin anaknya tidak keluyuran terus...
"Aiman sendiri yang sering datang kesini yah...
maaf ya ayah...karena Livina ayah yang di marahi Bu Baskoro...
"sudahlah...pemikiran setiap orang tidaklah sama😊
Livina dan ayahnya adalah orang yang terkenal ramah dan baik di sekitar lingkunganya...Ardan terkenal sebagai pemilik resort ternama di kota itu.
hai Livina...maaf ya aku hanya bisa menulis surat untukmu...
aku tak punya nyali untuk menemuimu...sudah 1tahun aku memperhatikan mu...
Livina...maaf sebenarnya aku sudah lama menaru hati padamu...
besok aku ingin ketemu sama kamu di taman dekat rumah jam 10 pagi datanglah...
"hm...ni orang bikin penasaran saja!
keesokan paginya Livina berpamitan ke ayahnya untuk pergi ketaman dekat rumah...Ardan mengizinkannya...karena Ardan tau Livina tidak pernah membohonginya.
sesampainya di taman...
"Hay...kamu Roni ya?!
laki-laki berbadan kekar bertato di leher kanannya dan rambut panjang di kuncir..wajahnya yang menawan.
"hai Livina...salam kenal aku Roni...
Livina berjabat tangan...dan berfikir orang ini ganteng tapi sayang tatonya membuat Livina sedikit takut.
"kak Roni ...umur berapa?!
Livina membuka obrolan..
"aku seumuran dengan ayahmu ardan😊
Livina...gemetar...kaget bercampur nerfes.
"em...iya kak...
"heh...gadis...binal..
kamu itu benar-benar ya!
gak tau malu...
ibuk sama anak sama aja jadi wanita penggoda om..om!!
datanglah Bu Baskoro tiba-tiba marah2...dan menyeret anak lelakinya itu.
Livina menangis...dan didapati bik Sarmi pembantu dirumahnya yang dari pasar.
"ya Alloh...
non Livina...apa yang terjadi...
ayo pulang non...
sesampai di rumah...
Livina memeluk ayahnya...bicara ngalor-ngidul meluapkan emosinya...
"sabar...sayang...jangan dengarkan kata-kata yang negatif...
kalau perlu kita pindah dari komples ini saja...
ayah tidak mau kamu terus-menerus di bully karena masalalu ayah ...
"tidak ayah...Livina tidak sedih...
Livina mau buktiin Livina baik...
dengan Livina sudah lulus sekolah dan sekarang Livina sudah kuliah di fakultas negeri...Livina akan buktiin Livina bisa menjadi kebanggaan ayah dan Livina bisa sukses.
4th berselang...Livina menjadi sarjana dan menjadi dokter di sebuah rumah sakit ternama mengenal keluarga Fandy calon suaminya dia juga seorang dokter...
Livina membuktikan hinaan semua orang tentang dirinya dan ayahnya....bahwa tuduhan itu tak seperti fakta yang sebenarnya...
"sayangku...kamu akan menikah sebentar lagi...
"ayah jangan sedih ya...Livina akan tetap tinggal bersama ayah disini!
"tidak nak...nanti orang-orang akan membuat suamimu tau masalalu kita...
"dia sudah tau,,,ayah...semua keluarganya juga sudah tau...
mereka mengetahui masalalu kita karena ayah Fandy adalah teman papa nya ayah...
"syukurlah...
semoga kamu bahagia...
lantas...bagaimana dengan gangguan Roni?!
aku tidak mau dia menyakitimu karena cintanya kamu tolak...
"hm...Livina tidak takut dengan keluarga Baskoro...
Livina akhirnya menikah dengan Fandy dan saat ijab kabul berlangsung Livina meninggal tepat di hadapan ayah,dan keluarga suami dan para saksi...
peluru mendarat di dadanya..
ya...Roni sudah di butakan oleh cintanya yang tak terbalaskan...
rencananya untuk membunuh Livina menjadi kenyataan...
ini adalah kisah yang memilukan...
Ardan kehilangan Livina...untuk kedua kalinya...
WHINDHA WIJAYA
baca cerita yang lain juga ya sahabat🙏🤗
trimakasih...
T.A.M.A.T
"