suara gemericik air hujan menemani tangisan seorang gadis di sebuah halte bis,
entah karna kebetulan apa sudah di rencanakan,di H-3 pernikahan.nya ia kedapatan memergoki sang kekasih cekin hotel bersama wanita lain,kebetulan KINANA YANG bersama teman² socialitanya sedang berada di resto hotel tersebut untuk membagikan undangan pernikahan.nya
3jam sebelumnya
"silahkan pak,ini kuncinya semoga pelayanan kami menjadi kenyamanan untuk anda" ramah sang resepsionis
"terimakasih mbak,saya permisi"
suaranya terdengar nyaring ditelinga Nana,sampai penasaran dan menoleh
"Daniel ?" tatapannya tak luput dari dua sosok yang sedang bercengkrama sambil berpelukan mesra melenggang meninggalkan resepsionis,sampai tak menghiraukan apa yang teman-teman nya tanyakan
"na? kamu liat apa shi?"tanya Lea teman.nya
"heummm apa,oh aku kayaknya kebelet pipis deh,aku ketoilet dulu yah"
dengan senyuman Nana meninggalkan teman-teman nya bergegas mengikuti sang pemilik suara tadi,bergantian Nana memasuki lift sampai di sebuah lorong yang kiri dan kanan berjejeran pintu tanda sebuah ruangan atau kamar,dengan langkah hati-hati Nana mengikuti dua sejoli itu sampai mentok di sebuah kamar bernomorkan 231B dengan tawa dan kebahagiaan dua sejoli itu masuk dan mengunci rapat pintu kamar
"apa mungkin itu Daniel?ah pasti aku salah lihat" dengan menunjuk-nunjuk pintu kamar tersebut,
"kalo itu beneran Daniel bagaimana?atas dasar apa dia seperti ini"masih begumam dalam pikirannya yang plin-plan
dengan keraguan Nana mengetuk pintu kamar itu dengan rasa penasaran
tok...tok...tok...
andai Nana punya kekuatan ingin sekali dia menghilang dari hotel itu secepat kilat,namun apa daya Nana hanya manusia biasa dengan rasa syok yang sudah menguasai dirinya,
saat pintu di buka dari dalam nampak seorang pria dengan hanya ada handuk yang melingkar di pinggan.nya.matanya melotot bak melihat dewa Yunani dengan ABS yang nampak jelas di hadapan.nya
"j-jadi ini beneran k-amu?" ucapnya terbata-bata dan hampir menangis
"Nana kamu bisa tau aku disini?
tunggu-tunggu ini nggak seperti yang kamu bayangkan"ucap sang pemilik ABS pembelaan
"jadi apa? ini sudah jelas Daniel kamu bersama wanita lain sedangkan pernikahan kita tinggal tiga hari lagi" airmatanya lolos deras bak hujan terbawa angin
"aku bisa jelaskan na,aku-aku"
"apa? aku apa? kenapa Daniel? aku kurang apa? semua rencana kita batal,cukup sampai disini" funish Nana melenggang pergi dari hadapan Daniel,
"ini semua salah kamu" dengan nada kencang berhasil membuat Nana berhenti melangkah
"aku laki-laki normal na,jangankan bermesraan dengan mu memelukmu saja aku belum pernah,kita pacaran sudah 3tahun na dan aku" ucapan Daniel terhenti
"belum pernah bisa tidur dengan ku? sudah berapa wanita yang kamu tiduri selama kita pacaran? aku tidak menyangka kamu sejahat ini Daniel " berbalik menghadap Daniel lanjut Nana dan meninggalkan laki-laki itu
"KINANA YANG,kinana? Nana?" teriak Daniel lebih kencang namun kinana tak menghiraukan laki-laki itu dan bergegas pergi,
Daniel menghela nafas lesu,rencana yg dia rencanakan kini tinggal rencana belaka hubungan.nya sudah berakhir tidak ada pesta impian,dan altar pernikahan bersama Nana sang kekasih yang selama tiga tahun menghiasi hari-harinya
"apa lihat-lihat baru pertama kali lihat adegan bioskop gratis,bubar" imbuhnya saat berbalik beberapa pintu kamar tetangganya terbuka dan menapkan para kepala penghuni kamar,yang di tegur langsung menutup pintu kamar. ereka masing-masing rapat
sedangkan kinana yang menangis meninggalkan hotel dan teman-teman nya berjalan menyusuri jalanan sepi malam itu,mata bengkak dan hidung pengek ditambah angin malam yang meliuk menusuk masuk pori-pori membuat keadaan ini seperti amat menderita,hujan turun dengan deras segera kinana mencari tempat berteduh untung.nya dia menemukan halte bis yang tidak jauh dari tempatnya berjalan.
"oh tuhan malang sekali nasibku,sudah mergoki pacar berselingkuh,tasku tertinggal dan sekarang di guyur hujan dijalanan sepi, seperti paaket plus-plus" dres berlengan panjang dengan rok di bawah lulut yang tadinya terlihat elegan kini basah terguyur hujan.
"na gedung sama kebutuhan yang lainnya sudah siap,oh iya gimana fitting bajunya kemarin cocok?" tanya mama
pagi ini suasana begitu ceria di kediaman keluarga YANG pasalnya putri bungsunya itu beberapa hari lagi akan melepas masa lajangnya bersama pria tambatan hatinya.
mejamakan besar penuh dengan aneka makanan dengan rupa-rupa warnanya,
"siapa yang mau nikah?" jawaban gadis bermata sipit itu sontak menghentikan aktifitas keluarga yang sedang sarapan
"ya kamulah na,masa ayah bisa-bisa ayah di coret dari kartu keluarga" sambung ayah jenaka
"Nana udah putus sama Daniel"siempu datar sambil mengunyah makanan.nya
"haaaa😳" semua orang kembali menatap asal suara tak ercaya,ayah yang sedang minum sampai tersedak
"uhuk uhuk uhuk...."
"jangan main-main kamu na,undangan udah disebar" kali ini sang Abang ikut bicara
"Nana nggak main-main kak,Nana udah putus sama Daniel"
"lalu bagaimana dengan pernikahan kalian,semuanya sudah siap"
"ini pasti nggak bener kan na,kamu ngfrank Kitakan"
"sorry bang Nana bukan riaricis,nana serius"
"oh tuhaaaan apa lagi ini,papa harus ketemu sama Daniel ada apa sebernya dengan kalian"tukas papa
"terserah papa dan mama,Nana kekantor duluan"
melengos begitu saja pergi meninggalkan ruang makan,sedangkan papa,mama dan abang.nya hanya bisa bernganga melihat Nana begitu santainya menanggapi kesyokan mereka
cuaca cukup cerah begitu keluar dari mobil pas di halaman sebuah cafe KINANA YANG turun dengan elegan berpadu kacamata hitam dan stelan rapinya,sudah beberapa tahun belakangan ini Nana menjabat sebagai CEO di sebuah cafe miliknya yang ia kembangkan sendiri sembari berkuliah dulu.
restoran yang cukup terkenal dan mempunyai beberapa cabang di kota-kota besar itu terkenal dengan tempatnya yang instagramable,dengan spot foto yang menarik dan tampilan makannan yang cantik cocok untuk postingan sosial media anakmuda zaman now.
"pak parkir mobil saya,awas jangan lecet jangan Deket mobil lain,khusus" seperti biasa security setiap pagi akanemarkirkan mobil sang bos
"siap buk"
langkah kaki pertama pagi ini kinana langsung menuju resepsionis menanyakan apakah pagi ini ada yang mencarinya
"tidak ada buk" jawab siresepsionis
"kalo ada yang mencari saya bilang saja,saya sedang liburan keluar negri"
"baik buk"
kinana naik kelantai atas menuju ruangan.nya duduk di kursi kebanggaan nya dengan hembusan nafas lelah,kejain semalam sanngat membekas dan terus terbayang bagai mana tidak,sudah 3tahun menjalin kasih tetapi berakhir dengan tragis.
"gue harus move-on,masih banyak laki-laki yang tulus"
sementara itu di lantai bawah sedang ada drama antara resepsionis dengan seseorang yang menanyakan bos mereka
"sudah kami bilang pak ibu tidak masuk hari ini,dia pergi berlibur"
"jangan bohong kalian, jelas-jelas mobilnya ada di depan"
"ibu tidak pakai mobilpak dia pakai pesawat"
"katakan aku ingin bertemu dengan.nya,kalian tidak ingat aku siapa?"
"maaf pak kami hanya mematuhi perintah ibu"
"kinana aku tau kamu di atas aku mau bicara" dengan lantan.nya dia berteriak
sontak para pengunjung cafe menengok sumber suara.
"pak mohon maaf silahkan pergi anda mengganggu pengunjung kami,atau mau saya seret" finish satpam
dengan amarah membuncah di dadanya Daniel keluar dan melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi.
sedangkan di kantor sang ayah,ruangan khusus direktur itu menjadi tegang tatkala ada dua orang laki-laki yang sedang diam-diaman menunggu siapa duluan yang akan angkat bicara,Daniel seolah merasa di introgasi dengan calon papa mertua tidak kadinya itu apa lagi tatapan.nya yang menyelidik mbuat nyalinya ciut
"ekhemmm....aku dengar kalian sudah mengakhiri hubungan kalian?"
"i-iya om,Nana memutuskanku dengan sepihak"
"kenapa? apa kamu berbuat salah?"
"iya,ti-tidak om,aku sebenarnya tidak mau berpisah dengan Nana"
"apa kamu sudah mencoba bicara dengan Nana,jelaskan semua ini"
"sudah om tapi dia menghindarinku,dia tidak mau bertemu dengan ku"
"begini saja Daniel,om sudah putuskan semuanya kepada Nana dan kamu,bagaimanapun juga kalian yang akan menjalani ini,tapi om berharap yang terbaik"
"baik om, sebelumnya saya minta maaf karna masalah ini membuat om khawatir,saya akan usahakan yang terbaik"
jam makan siang biasanya cafe penuh dengan pengunjung semua kalangan,para pegawai sibuk dengan kerjaan.nya masing-masing,
"mbak saya boleh minta tolong" ucap seseorang bersuara Barito di meja resepsionis
"bole-h mas Fahri ya?" antusias Rere
"loh mbak kenal saya?"
"mas siapa yang nggak kenal,lah mas terkenal,oh iya barusan mau minta tolong apa mas?"
"oh iya saya bisa bertemu dengan yang punya cafe gak?"
"mas udah bikin janji?"
"belum shi ini pertama saya kesini mbak"
"mas datang disaat yang tidak tepat,ibu sedang tidak ngantor mas" Rere teringat pesan bosnya itu
"ooh gitu,yasudah nanti saya kesini lagi mbak,makasih"
"eh tunggu mas,boleh minta Poto dulu" dasar Rere nggat tau maulu
"oh boleh mba".
Mengambil keputusan untuk berpisah dengan pasangan bukanlah hal yang mudah. Setiap pasangan pasti tidak ingin berpisah pada akhirnya. Namun keputusan itu mungkin adalah yang terbaik. Ada banyak alasan kenapa putus hubungan jadi solusi terakhir untuk diambil. Daripada kamu dan pujaan hati saling menyakiti, jika kamu dan pasangan sudah tak ada lagi kecocokan. Maka mau nggak mau kamu harus putus dan kembali jadi jomblo.
Tak ada ungkapan yang bisa menggambarkan betapa sedihnya perasaan putus cinta. Dari yang biasanya ada orang selalu setia berada di sampingmu, kini ia telah pergi. Dari yang selalu berdua, kini kamu harus berjalan sendirian di tengah keramaian orang. Kamu harus hidup mandiri dan melakukan apa-apa sendiri. Efek sakit karena putus cinta memang sulit hilang dengan cepat.
kinana tak ingin berlarut-larut dalam kesedihannya meskipun takmudah untuk melupakan sosok pria yang selama tiga tahun menemaninya itu,sudah satu Minggu sejak kejadian itu ia berusaha menyibukkan dirinya dengan kegiatan positif ataupun sekedar berkumpul dengan geng mehek.nya
MEHEK singkatan dari MElly,HERA,ERIKA,KINANA ketiga perempuan pecinta deretan dracor dan peekpopan yang sedang buming di seluruh penjuru alam.
"mmmmm kalian udah nontonkan drama nya mbak Suzi iih greget banget nggak shi?" tutur meli
"duh akumah lebih srek sama kang rubah,yaampun dia makin sini makin gemez aku liatnya" Erika mengutarakan pendapatnya
"ah akumah belum move-on dari suami ku pengen mmmh mmmh Mulu"ucap Hera sambil tertawa renyah
"kalo kamu gimana na?" pertanyaan Melly itu sontak membuyarkan lamunan kinana
"heum..oh iya aku juga nonton azab pacar selingkuh mati ditabrak mantan kan? iya aku juga kesel kok bisa gitu,apa kurang.nya coba cewe nya nggak-"ungkap kinana panjang lebar asal bicara teman-teman yang menyaksikan hanya memasang muka begonya
"na kamu nggak lagi nyindir diri sendiri kan?"
"kita lagi ngomongin drama Korea kamu nyambung ke azab,kamu nggak pokus karna belum move-on?"
"kata siapa aku udah move-on kok,aku cuma ngomongin yang aku tonton tadi"
"Nana aku mau bicara" suara Barito itu berhasil membuat geng mehek menoleh kearahnya
"ngapain kamu kesini?"
grep...
"aku mau bicara sama kamu,ayok ikut aku" tangan kekar itu berhasil menggemgam tangan mulus kinana
"kamu apa sih Daniel disini juga bisa jangan tarik-tarik sakit"ringis kinana
"aku mau hanya kita berdua"tegasnya
"lepasin gak,kalian udah gak ada hubungan lagi"bela Melly
"diem yah ini urusan gue sama kinana,ayok ikut"
"tapi aku nggak mau,lepasin sakit"
"tolong jaga sikap anda. terhadap wanita"lembut tapi berat semua pandangan teralihkan kepadanya
"yatuhan tolong sisakan 1 untuku" batin Melly
"Lo siapa?ikut campur"
"dia pacara barunya Nana" pengakuan Hera itu berhasil membuat semua orang menatapnya dengan tatapan bingung
"what" ucap Melly dengan nada pelan hampir tak terdengar
"Hera" matanya hampir keluar giginya bersuara menandakan dia geram
"iyakan mas,pacar barunya kinana" dengan raut wajah munelas bak memohon ingin nongkrong diluar tapi di larang Hera berisyarat 'tolong'
lagi-lagi ucapan perempuan itu mengenjutkan nya
"ekhem iya saya saya pacar barunya kinana,jadi tolong jaga sikap anda"
"na baru seminggu loh kita putus,ini apaan?"
"loh emangnya kenapa? kamu masih sama aku juga selingkuh akupun kenapa kacang? kita udah nggak ada hubungan lagi"
"na aku minta maaf,aku tau aku salah aku mau memperbaiki ini dari awal na"
"berapa banyak cewe yang kamu kibulin dengan ocehan buayA buntung mu ini, dan maaf aku sudah tidak tertarik dengan barang bekas" tegas siempu dengan refles menatap celana Daniel
"ayo sayang kita pindah" kinana melenggang bersama dengan pria yang baru saja mengaku pacarnya itu
berasa mendapat pelangi selepas hujan laki-laki yang baru saja menolong nya tak kalah tampan dari sang mantan dengan paras agak ketimur-timuran bak seorang pangeran negri Arab,postur tinggi 180 cm,menambah kesan gagah seorang laki-laki tulen
berbeda dengan sang mantan DANIEL KANG yang mukanya Asia dengan mata sipit dengan tinggi 173 ditambah kesan hot boy,membuat siapa pun terpesona bak bertemu artis Korea,banyak yang bilang mirip dengan salah satu artis KPop yaitu personil EXO-BAEKHYUNE.
sinar rembulan ditemani taburan bintang menambah kesan romantis bagi siapa saja yang berkencan malam ini,begitu juga dengan dua insan yang sedang duduk di sebuah bangku taman namun sayang boro-boro pacaran kenal saja belum,
"terimakasih mas sudah menyelamatkan saya dari buaya budug itu"
"iya mbak sama-sama,sebenernya shi tadi-"
beberapa jam yang lalu ......
"assalamualaikum warahmatullahi wa barokatuh ok guys Wellcome back to Fahri channel,kali ini ini aku mau ngeriview sebuah resto yang lagi viral tempat nongkinya plang kaya,dan apa aja makanan favorit disini"
ditemani dua cameraman nya iyan&saga Fahri mulay melancarkan aksinya,dengan mengekspos tempat-tempat di setiap sudut ruangan yang cocok untuk dijadikan spot foto
"RI tunggu deh,pemandangan di belakang Lo nggak enak banget"potong iyan
"kenapa?"
"kayaknya berantem deh sama pacarnya tuh cewe"
"kasian banget shi sampe di paksa gitu,suaranya Ampe kedenger kesini" ucap saga
"yaudahlah itu urusan mereka,camera masih on kan"
"iya"
"yaudah yuk lanjut,keburu malem juga,kasian mama sendiri dirumah"
awalnya Fahri tidak menghiraukan toh itu urusan merekA ,namun sikap si laki-laki makin memaksa dan membuatnya tidak fokus danebuatnya geram.
"ooh kamu YouTuber,hebat kreatif nama kamu siapa"
"embak gak kenal saya?" denga telunjuk mengarah kedadanya
"nggak" seraya menggelengkan kepala
"idih sombong juga ternyata,nggak semua YouTuber kayak atta gledeg kali" batin Nana dengan menyebikan bibirnya
"saya Fahri,mbaknya si-"
"oh aku kinana,sekali lagi makasih yah mas Fahri udah nolongin aku,keburu kemaleman aku duluan"
"saya anterin mbak,ini sudah malam nggak baik buat perempuan sendirian"
"saya bawa mobil sendiri mas,dan satu lagi panggil saja saya Nana saya bukan mbaknya situ,permisi"
jujur tadinya kinana ingin agak berlama-lama mengobrol dengan Fahri,namun sikap polos Fahri yang terkesan sombong membuat kinana mengurungkan niatnya.