Di sebuah lorong kampus ternama di kota X seorang wanita usia 20 tahun sedang berlari terburu-buru tanpa memperhatikan sisi kanan dan kirinya ia terus berlari sepanjang lorong menuju ruangan kelasnya yang sementara dimulai.
Sang wanita terus berlari dan tanpa sengaja ia menabrak seorang pemuda tampan yang sedang berjalan dengan dua sahabatnya dan kekasihnya.
Brukkk.... tiba-tiba sang wanita itu terhenti dari lariannya karena menabrak seseorang ia terjatuh di lantai serta buku-bukunya yang ia pegang ikut terjatuh dan berhamburan dilantai.
Sambil meringis menahan sakit karena bokongnya terjatuh di lantai ia dengan terburu-buru mengambil buku-bukunya yang berhamburan mengumpulkannya dan beranjak pergi untuk masuk ke kelasnya tanpa menghiraukan seseorang yang ia tabrak.
Namun langkahnya terhenti oleh tarikan seseorang yang sangat keras di lengannya yang membuat ia meringis dan berbalik menatap seseorang yang menariknya.
" Heh kalau jalan tuh pake mata....," Aira berkata dengan nada yang terdengar jutek dan pandangan mata yang tidak suka ke arah Jessica Aurora
Wanita yang bernama Jessica Aurora atau dipanggil dengan sebutan Jesi ia terkejut akan tarikan dan perkataan seorang wanita yang bernama Aira umira yang terdengar jutek dan marah ke arahnya.
"Jesi hanya memandang Aira dan mengatakan maaf aku terburu-buru" dan hendak berlalu dari hadapan Aira
namun jesi dihentikan oleh suara Aira yang mengatakan " dasar wanita engga punya otak dan sopan santun" nada Aira terdengar marah dan merendahkan Jesica.
Jessica berhenti dan menatap Aira sengit dan tatapan mata yang tajam, Jesi terlihat sangat marah dan membalas perkataan Aira " heh gue udah minta maaf ya..., dan darimananya gue engga sopan...?".
Jessica terlihat marah dan kesal karena ia harus terlambat masuk ke kelasnya dan harus meladeni wanita yang mengatakannya tidak sopan.
" Hem benar-benar wanita yang engga sopan cara bicaranya saja engga sopan pake gue elo emang susah yah kalau wanita yang engga di ajarin sopan santun sama orang tuanya kayak gini ni"
Ucap Aira sambil bersedekap dada dan terlihat angkuh dengan wajah mengejek Jessica
" He gue punya nama ya dan gue udah sopan ya sama loe dengan minta maaf, loe tu yang engga sopan bawa-bawa orang tua gue tau apa loe soal didikan orang tua gue...!?" Jesi tampak marah
Aira tertawa mengejek ke arah Jesika dan mengatakan " alah engga usah membela diri deh bilang aja loe engga mengakui ke salahan kan..!?"
Jessica yang hendak membalas perkataan Aira di hentikan oleh seorang pemuda yang tidak sengaja ia tabrak tadi yaitu ke kekasihnya Aira bernama Vino Bastian pria berparas tampan dan bentuk wajah bak artis Korea ia merupakan moswantet di kampusnya dan banyak di kagumi oleh kaum hawa.
Vino menatap dua wanita yang akan bersitegang tersebut berniat menghentikan wanita yang belum ia ketahui namanya.
Ia berkata " stop, mendingan loe pergi ke kelas loe deh, kayaknya loe kelihatan terburu-buru tadi dan gue minta maaf atas sikap pacar gue yang terlihat tidak sopan ke loe.!" Vino berucap dengan mimik wajah datar tanpa ekspresi senyum sedikitpun yang terlihat diwajahnya dengan sorot mata yang tajam menatap ke arah Jessica.
Jesi yang tadinya hendak menimpali perkataan Aira ia mengurungkan niatnya karena mendengar perkataan dari seorang pemuda yang juga ia tidak tau namanya.
Namun Jesi menatap pemuda itu dan berkata " nah gitu dong, dari tadi kek gue udah telat nih jadi sampai sini ya urusan kita, gue juga udah minta maaf tadi jadi kita impas dan juga ajarin tuh pacar loe sopan santun ya...!" Jesi mengatakan panjang lebar dengan senyum yang mengejek ke arah aira dan beranjak melangkahkan kakinya pergi dari hadapan Vino, Aira dan dua sahabatnya.