. Pada suatu hari .
Ani sedang membuat kue tart, ketika hampir waktunya untuk mandi Ani memanggil Tika adiknya "dek sini kakak mau mandi, tolong jagain ini kue yaa jangan dimakan looh". "Iya kak ". Kata Tika.
Ketika Ani mandi, Tika mendapat telepon dari temannya. datanglah Cici adiknya yang ingin mengambil air. "Ci tolong jagain ini kue yaa, jangan dimakan yaa pliss boleh ya kakak ada telepon". "Iya siap kak".
Tika keluar dan teleponan sama temannya, dan tiba-tiba Cici ingin ke kamar mandi. Ibunya lewat dapur ingin mencuci piring. "Mah ini tolong dong jagain kuenya Cici sakit perut ingin ke kamar mandi, jangan dimakan ya mah". "Oooh iya sayang sini ibu jagain ".
Setelah Tika kekamar mandi ternyata kakaknya masih mandi."kak cepet dong, sakit perut aku". "Iya dek iya".
Ayahpun ke dapur untuk mengambil cemilan, kata ibu" yah ini tolong jagain kuenya ini jangan dimakan yaa, ibu mau ke rumah tetangga dulu bayar arisan". "Iya Bu sini ayah jagain".
Dan ayah pun keruang kerja karena masih ada hal penting, ternyata dia lupa untuk menjaga kuenya.
Ani keluar melewati dapur, sementara Cici masuk ke kamar mandi untuk buang air besar.
Ani berteriak "aaaaa kue ku dimana?".dengan suara keras itu semua orang rumah berkumpul didapur termasuk ibu yang tak sempat pergi arisan karena masih dandan, Cici keluar kamar mandi, Tika pergi kedapur, dan ayah turun untuk melihat apa yang telah terjadi.
"Kenapa kamu teriak-teriak Ani? ibu tekejut sampai ibu tak bisa dandan dengan benar". "Kakak kenapa siih? aku masih mules mau kekamar mandi dulu ya" kata Cici. "Iya kaka kenapa kok gitu ganggu aja lagi teleponan loh aku ma temenku" kata Tika. "Cici coba cerita kenapa kamu kok teriak gitu?" kata ayah.
"Kue tartnya dimana? Tik kan kakak suruh jagain kenapa malah asik telepon sama temen sih"."aku kasihin tugasnya ke Cici, coba tanya Cici!".
"Aku gak makan kuenya kak aku kasihin ke ibu karena perutku mules tadi". Ani pun menoleh ke ibu meminta penjelasan
"Ibu gak makan loh ni beneran soalnya ibu lagi ke kamar mau make up kok, coba tanya ayah dia yang terakhir jaga kayaknya?". Ani menoleh ke ayahnya
"Ayah emang jaga kue tapi gak sengaja ayah tinggalkan soalnya ayah ada kerja".
Setelah penjelasan itu semua Ani pun menghela nafas panjang "baik kalian semua baik itu adik,ayah,dan ibu mohon ya bantu Ani soalnya ini mau kasihin ke orang yang pensen boleh kah?" Tanya Ani.
Semua mengangguk dan tersenyum. "Okey waktunya pembagian tugas Tika dan Cici cari kuenya entah itu sudah dimakan atau belum harus kasih tau bukti orangnya, ayah ibu bantu Ani buat kue yaa. Tapi kalo kalian masih repot dengan pekerjaan kalian, kalian bisa tinggal kok".
"Enggak kok ni udah itu urusan nanti, ayo kerja buat kue"kata ayah. "Okey mari buat yang bagus dan enak" kata ibu menambahkan.
"Sip mari kerja". Semua pun bekerja membuat kue dari Ani yang membuat adonan, ibu yang menghiasi, ayah yang mematangkan kuenya, dan adik-adiknya masih mencari sekitar rumah untuk mendapatkan kuenya.
Setelah semuanya beres dari kuenya hingga hiasannya, Tika dan Cici pun bertemu dengan pelakunya tak lain dan tak bukan ternyata kucing peliharaan mereka dan anjing mereka memakan kuenya
Tika dan cicipun membawa kedua hewan itu untuk diberikan kepada Ani. Ani pun tak menyangka bahwa kedua hewan tersebut bisa mencuri makanan tanpa ada yang tertinggal.
Ani pun hanya bisa pasrah dan tersenyum "okey kalian berdua hewan lolos, terimakasih juga untuk keluargaku karena sudah membantu Ani.
Setelah semuanya selesai keluarga tersebut kembali ke pekerjaan mereka masing-masing.
Ani pun mengantar kue itu ke orang yang memesan kue tersebut, Tika dan Cici pun ikut serta dalam memeriahkan ulang tahun temannya .
Dalam pembelajaran dalam cerita ini
Kita harus menjalankan kewajiban kita yang telah ditetapkan, kita tidak boleh melemparkan tanggung jawab kita karena itu akan menjadi makin susah.
Dan juga kita harus sabar dan mencoba untuk tenang sebelum mengeluarkan kata-kata yang baik dan buruk.
Terimakasih maaf kalo jelek itu aja yaaa
😸😸😸😸