Lady Ki lahir di Haengju dari keluarga bangsawan berpangkat rendah. Ayahnya adalah Gi Aoh.
Pada tahun 1333, Lady Ki ketika remaja termasuk diantara selir yang dikirim ke Dinasti Yuan oleh raja Goryeo, yang harus menyediakan sejumlah gadis cantik untuk dijadikan kaisar selir Yuan setiap tiga tahun sekali.
Wanita Goryeo sangat cantik dan terampil memiliki kemampuan menyanyi, baca puisi, dan menulis kaligrafi. Lady Ki dengan cepat menjadi selir favorit.
Sebelum menjadi selir favorit awalnya dia adalah dayang istana yang sehari-harinya melayani keperluan kaisar Yuan.
Tidak lama kaisar Yuan jatuh cinta padanya. Ia menghabiskan lebih banyak waktu dengan Lady Ki dibandingkan dengan permaisuri pertama Tanashiri.
*************
Permaisuri utama Tanashiri memiliki banyak kasus di istana kaisar karena sifat liciknya dan melalukan pemberontakan membantu saudaranya yang bernama Tangqishi. Ia juga membantu permaisuri Tanashiri untuk meracuni para selir-selir lainnya. Pada tanggal 23 Juli 1335 permaisuri utama Tanashiri dieksekusi.
Ketika Toghon Tempur mencoba mempromosikan Lady Ki menjadi istri kedua yang bertentangan dengan praktik standar yang hanya mengambil istri kedua dari klan Mongol, hal ini menimbulkan penolakan di istana terhadap promosi yang belum pernah terjadi sebelumnya bagi seorang wanita.
*****************
Temur Bayan, yang memegang kekuasaan sebenarnya di Yuan, menentang promosi Lady Ki seperti yang dilakukan janda permaisuri, yang menganggap Lady Ki licik.
Pada tahun 1339, ketika Selir Ki melahirkan seorang putra bernama Ayushiridara yang diputuskan oleh Toghon Temur sebagai penggantinya, ia akhirnya dapat mengangkat Selir Ki sebagai istri keduanya pada tahun 1340.
Sebagai istri kesayangan kaisar, Selir Ki adalah wanita yang sangat berkuasa di Yuan.
Toghon Temur semakin kehilangan minat untuk memerintah seiring dengan berlanjutnya pemerintahannya. Selama ini kekuasaan semakin banyak dijalankan oleh Lady Ki yang berbakat secara politik dan ekonomi.
Kakak laki-laki Lady Ki bernama Ki Cheol ia diangkat menjadi komandan markas besar lapangan Timur Mongol menjadikannya penguasa Goryeo dan dia memantau dengan cermat urusan Goryeo.
***************
Putranya ditunjuk sebagai putra mahkota pada tahun 1353. Dengan menggunakan kasimnya Park Bul Hwa sebagai agennya. Ia memulai kampanye memaksa kaisar untuk menyerahkan takhta kekaisaran kepada putranya. Namun, niatnya diketahui oleh kaisar dan kaisar semakin menjauhinya.
Bergantung pada posisi Lady Ki di ibu kota kekaisaran, kakak laki-lakinya Ki Cheol datang untuk mengancam posisi Raja Goryeo, yang merupakan dinasti Yuan, Raja Gongmin dari Goryeo memusnahkan keluarga Ki melalui kudeta pada tahun 1356 dan menjadi independen dari Yuan.
Lady Ki menanggapinya dengan memilihil Tash Temur sebagai raja baru Goryeo dan mengirim pasukan ke Goryeo. Namun, pasukan Yuan dikalahkan oleh tentara Goryeo ketika mencoba menyeberangi sungai Yalu.
******************
Di ibu kota Yuan terjadi perselisihan antara pendukung dan penentang putra mahkota. Seorang pemimpin oposisi, Bolud Temur akhirnya menduduki ibu kota pada tahun 1364.
Putranya melarikan diri ke koke Temur yang mendukungnya, namun Lady Ki dipenjarakan oleh Bolud Temur.
Bolud Temur digulingkan oleh Koke Temur pada tahun berikutnya. Sekali lagi dia mencoba mengangkat putranya Khagan, kali ini dengan dukungan Koke Temur tetapi sia-sia. Setelah Bayan Khutugh meninggal. Lady Ki diangkat menjadi permaisuri utama pada tahun 1365.
*************
Runtuhnya Dinasti Yuan pada tahun 1368 memaksanya mengungsi ke kota Yingchang yang sekarang disebut Mongolia dalam.
Pada tahun 1370, Toghon Temur meninggal dan putranya naik takhta.
Permaisuri Ki menjadi permaisuri agung, tetapi segera itu menghilang.