Pada suatu hari ada anak yg selalu menyendiri ia butuh kasih sayang butuh perhatian, tapi ayahnya tak peduli. Ibunya telah lama meninggal sejak ia lahir.
Ayahnya sangat membenci anak nya sendiri ia tidak memberi kasih sayang dan ia sangat kasar.Anak itu bernama ziya dan ayahnya bernama Arnold orang yg memiliki usaha ter sukses di jepang
Pada saat di hari ayah, ziya membuat puisi untuk ayahnya tapi sayangnya ayahnya tidak datang tapi malah omnya yg senantiasa di sampingnya"tak apa ayahmu sedang sibuk dan menyuruh om menggantikannya"kata omnya.
Dirumah ziya membuat gambar yg indah gambar itu ada ayahnya yg menggandeng ziya dengan bahagia. Ziya pun menunjukkannya kepada ayahnya tapi ayahnya malah me robek" Kertas itu. "Ayah jika ayah tidak mau aku beri gambar itu seharusnya papa bilang dan tidak perlu merobeknya aku susah payah membuatnya yah" Kata ziya dengan menangis.
Ziya mendengar ayahnya bicara di telfon "aku membenci dia aku ingin dia pergi dari dunia ini, jika dia tidak lahir geby pasti masih hidup" Kata Arnold.
Pada siang hari Arnold pergi ke toko untuk membeli bahan masakan. Tiba" Saat itu hujan datang sangat deras. Ia pun meneduh di halte bus.
Saat itu ia melihat Ziya di tengah jalan ia berjalan dengan menangis. Tiba" Mobil datang dengn kecepatan penuh dan menabrak ziya. Arnold pun menangis dan tersadar pada saat itu.
Di tempat pemakaman ziya
Arnold menangis di tempat pemakaman ziya ia menyesal. Karna saat ziya di dunia ia tidak memperlakukan dengan baik dan tidak bisa menjaganya. Temanya arnold pun datang ia menunjukkan vidio ziya yg sedang membaca puisi yg sangat bagus di depan kelasnya. Arnold pun menangis terseduh seduh. Temanya pun berkata"orang yg sudah meninggal itu sudah takdirnya jadi jangan mengungkit ungkitnya".
𝙃𝙞𝙠𝙢𝙖𝙝:
𝙆𝙞𝙩𝙖 𝙟𝙖𝙣𝙜𝙖𝙣𝙡𝙖𝙝 𝙢𝙚𝙢𝙥𝙚𝙧𝙥𝙪𝙖𝙨𝙠𝙖𝙣 𝙚𝙢𝙤𝙨𝙞 𝙠𝙞𝙩𝙖 𝙩𝙚𝙧𝙝𝙖𝙙𝙖𝙥 𝙖𝙣𝙖𝙠 𝙠𝙞𝙩𝙖 𝙝𝙖𝙣𝙮𝙖 𝙪𝙣𝙩𝙪𝙠 𝙤𝙧𝙖𝙣𝙜 𝙮𝙜 𝙨𝙪𝙙𝙖𝙝 𝙩𝙞𝙖𝙙𝙖.