Di Pekan Kota Belud, Sabah, legenda mengerikan tentang "Penanggal" masih menjadi cerita seram yang melekat dalam budaya setempat. Konon, Penanggal adalah makhluk gaib berupa perempuan biasa pada siang hari, tetapi di malam hari, kepala, leher, dan organ dalamnya dapat terlepas dari tubuhnya dan terbang mencari mangsa.
Cerita ini dimulai pada suatu malam gelap, di sebuah kampung terpencil di Pekan Kota Belud. Seorang wanita yang tampil sebagai tetangga yang ramah pada siang hari, memiliki rahasia yang menyeramkan pada malam hari. Ia adalah seorang Penanggal yang haus darah.
Setiap malam, warga kampung terdengar suara desiran sayap yang menakutkan dan melihat bayangan misterius yang menyelinap di udara. Mereka tahu bahwa Penanggal telah datang lagi mencari mangsa. Orang-orang menjadi ketakutan dan berusaha mengamankan diri dengan cara-cara tradisional, seperti menyematkan daun beracun di sekitar rumah mereka atau menyimpan benda-benda suci.
Keberadaan Penanggal semakin terasa ketika beberapa warga melaporkan melihatnya mengintai di dekat kuburan pada malam hari. Pekan Kota Belud menjadi tegang, dan cerita ini menjadi pembicaraan utama di seluruh kampung.
Meskipun ada upaya untuk menyingkirkan Penanggal dengan dukun setempat, makhluk itu tetap misterius dan sulit diatasi. Kisah seram ini telah menjadi warna khas bagi malam-malam di Pekan Kota Belud, mengingatkan warga setempat akan kehadiran yang tak terlihat, tetapi menyimpan keberanian untuk menghadapi dunia gaib yang penuh misteri.