Dimalam hari tiba tiba terjadi kebakaran di rumah kalila,entah dari mana asalnya api itu,melahap habis semua rumah kalila.
"Ma apa yang terjadi,kenapa bisa rumah kita kebakaran?" Kalila begitu takut,mereka hanya tinggal berdua dengan ibunya yang bernama ibu mirna.
Orang orang pun datang untuk membantu,di kerahkan pemadam api,tapi apa daya semua tidak bisa di selamatkan.
" kita harus tinggal dimana ma!!"
" entahlah sayang,bahkan uang sepeserpun mama gak bawa".Tak di sangka ada seorang ibu ibu menghampiri mereka
" mirna..ini rumah mu,apa yang terjadi..?"ibu ibu itu adalah teman lama ibunya kalila.
" kalian bisa sementara tinggal di rumahku".
" terimakasih Diana kamu sudah membantu"bu mirna sangat senang bisa bertemu lagi dengan temanya
" bagaimana kamu bisa datang ke rumah kami" tanya ibu mirna
" itu aku tidak sengaja,lewat tiba tiba aku memperhatikanmu seperti aku masih ingat ternyata kamu mirna."
"Aku akan membantumu sampai semua tuntas,polisi akan menyelidikinya" ucap bu diana," itu anakmu,dia sangat cantiik,aku juga punya anak lelaki,nanti aku kenalkan ya"
Sampai lah di rumah bu Diana,Dan mereka duduk di ruang tamu
" Hugooo sini nak..!sebentar ya,atau kalian mau langsung tidur,kalian bisa tidur d..."
" gak apa apa..kita duduk dulu di sini" bu mirna menyela omongan bu mirna yg belum selesai
" iya maaahh.." Hugo pun turun menemui ibunya,dan duduk bersama
" kenalin ini Ibu mirna,dia teman lama mama,kalo yang ini anaknya namanya kalila,dan mereka akan tinggal di sini untuk sementara"ucap bu Diana
" kenapa harus tinggal di sini" tanya Hugo" rumah mereka kebakaran,jadi mama sarankan untuk tinggal di sini"
" apa kalian satu sekolah,tanya bu mirna"
" iya tante" jawab kalila
" gue gak pernah liat muka lu di sekolahan"jawab Hugo
" kalila pindah dari sekolah lamanya,kita di sini baru dua bulanan,kalila juga anak pendiam" jawab ibu mirna
Saat kalila ingin berangkat sekolah" ayo gua boncengin biar cepet,lagian kita satu sekolah" ajak Hugo
Kalila hanya diam sambil meneruskan jalanya,ternyata kalila sudah memesan gojek,Hugo membututinya dari belakang sampai ke sekolah.
Sampai lah di sekolah" kelas lu yang mana?" Tanya hugo,kalila pun masih tidak merespon.Hugo masih mengikuti nya dari belakang sampai kelasnya ternyata kalila adik kelasnya
Saat di kelas datanglah salah satu teman nya menghampiri kalila yang sedang duduk," eh anak baru,tadi gua liat lu jalan bareng hugo,lu siapa nya?" tanya wanita itu,tetapi kalila diam saja.
" lu punya mulut gak sii,jangan sok cantik lu." Wanita itu sambil menoyor kepala kalila," kalian beresin deh anak ini" gumam wanita itu ke temanya.
Kalila di tarik ke toilet," sini luuu" kalila hanya diam saja
*byuuuurrr...
Kalila di siram air,Di jambak,di pukuli,dan di tampar " tetapi kalila hanya diam saja seperti tidak kesakitan
" kayaknya ni cewek gila deh,diem aja,kasian banget si lu..lagian jadi cewek jangan sok cakep,dan yang terpenting jangan deketin Hugo,Dia dah punya gebetan" ucap wanita itu lalu meninggalkan kalila
* kriiiing
Jam pulang akhirnya tiba,Hugo menunggu kalila tak keluar juga,is cari di ruangan nya pun tak ada," Dia udah pulang" ucap salah satu teman nya
" Hugo gue boleh nebeng gak sama lo,soalnya supir gue sakit jadi dia gak bisa jemput" tanya Amara
" laah lo tadi pagi naik apa..? Gojek banyak noooh nungguin eluuu" jawab Hugo meninggalkan Amara
Kalila yang masih di toilet mencoba untuk keluar,tiba tiba Tamara dan teman temannya masuk mendobrak pintu itu
" Eh...cewek baru.."sambil menjambak rambut kalila
"Lu apain Hugo,sampe dia harus nungguin lo,gue yang dengan senang hati nungguin dia,malah nyampakin gue gitu aja.." Di tarik rambut kalila,saat kepala nya ingin di benturin ke tembok oleh Amara
Hugo tiba tiba datang..." Kalila..!" Teriak Hugo,lalu mendorong Amara dan teman temnya.
" kalian semua sudah gua video tinggal tunggu aja.." Ucap Hugo,lalu Amara menarik tangan Hugo
" lu tau gak si Hugo,kalo gua tu suka sama lu,gua gak suka lu deket cewek ini!!!" ucap Amara kesal
" kalo lu bukan cewek,gua Udah abisin lu semua.." Tetapi Hugo sudah sangat kesal dan menampar Amara
* plaaakkk
" lu tu cewek murahan tau gak,Sana sini mau dulu sama ega sama vandi,dan lo sekarang mau deketin guuee....jhuuuuh ..!!!"
Hugo pun menggendong membawa pergi kalila ke rumah sakit." Tante maafin Hugo gak bisa jaga kalila.." Hugo merasa bersalah pada dirinya sendiri
"Iya nak hugo,ibu maafin kalila memang tidak berani membalas teman temanya seperti dulu,dulu kalila anak yang sangat berani,dia jago karate,setiap hari tante selalu dapat Surat dari sekolahan Karna kalila bertengkar terus dengan temananya,sampai akhirnya ada ke jadian..."
"Kejadian apa tante?" Tanya Hugo
* flashback
Kalila tiba tiba di pukul seorang laki laki dari belakang,tiba tiba tersungkur.." Hah..rian rian lu cowok culun bet dah..lawan cewek beraninya keroyokan.." Ucap kalila dengan senyum kecil
"Siapa yang mau keroyokan,gua ajak temen temen gua,supaya mereka liat siapa yang akan menang dan kalah di sini.." Jawab rian.
Kalila dan rian pun betengkar dan adu jotos di belakang sekolahan,dan murid murid lainya hanya menonton,saat kalila memukul rian entah apa tiba tiba rian terjatuh dan pingsan,saat di bawah ke rumah sakit rian sudah meninggal.
---- ----
"Tetapi meninggalnya rian bukan Karna dia bertengkar dengan kalila.." Ucap bu mirna
" trus apa tante..?" Tanya Hugo
" Rian punya penyakit bawaan entah itu apa,tapi dari pihak kekuarga tidak ingin menceritakan,mereka sudah memaafkan,tapi kalila harus di DO dari sekolahan,dan mulai sejak itu kalila kadang di bully teman temanya rian,di anggap kalila lah penyebab kematian rian"ucap bu mirna
"Jadi itu penyebab kalila tidak melawan,apa kalila trauma tante..?"tanya Hugo
" tante sudah bawa ke psikolog,ya memang kalila trauma,jadi disarankan untuk tidak mengungkit masalahnya lagi,atau mungkin jangan sampai bertengkar lagi,jadi tante bawa dia pindah agar dia lebih tenang.."
Kalila yang sudah boleh pulang,ia beristirahat di kamar," pagi kalila,gue ada bawain lu sarapan,soalnya ibu kita pada pergi arisan,Bibi masi di pasar,jadi gua bikinin telor ceplok..nihh pasti enak..." Ucap Hugo,kalila pun tersenyum kecil
" Kok senyum sii..?! Tanya Hugo
" gosong telornya.." Jawab kalila dengan tersenyum
Sore pun tiba,terdengar suara telpon berbunyi.." Hallo " jawab Hugo
" naik pak saya akan kesana"
" siapa Hugo..?!" Tanya ibu Diana
" polisi ma,dia bilang sudah ada kabar tentang kebakaran rumah bu mirna" jawab Hugo
" oh ya..bagus kalo gitu kita kesana sekarang"
Mereka pun sampai ke kantor polosi, pak polisi pun melihat kan rekaman CCTV dari rumah tetangga dan CCTV di jalanan,yang melihat kan seorang tiga laki laki membawa Bensin dan menyiramkan ke rumah bu diana.Bu Diana mengenali wajah mereka,ternyata mereka teman teman rian.
Di bawahlah mereka ke kantor polisi,dan di tanya apa motif mereka membakar rumah bu Diana,ternyata mereka yang masih belum rela atas meninggalnya rian.dan di bawalah Amara dan teman teman lainya..
"Dia pak orangnya yang telah membully kalila,saya ada bukti.." Hugo pun menunjukkan video yg pernah ia sambil.
Karna mereka ada yang masih di bawah umur,mereka hanya di kasih hukuman keluar dari sekolahan dan denda,dan ketiga lelaki itu masuk ke penjara untuk beberapa tahun,datanglah kalila mereka dimintai untuk meminta maaf ke kalila
" Kalila gue minta maaf ya,Udah nyakitin lo"ucap Amara kalila pun memaaf nanya.
----------------------------------------
"Kalilaaaaa!ayoo berangkat kita telat" teriak Hugo
" iya baweel bentar..!"kalila pun keluar kamar
"Waaaaahh,kamu dandan cantik sekali anak mama,sini duduk sarapan dulu.." Ucap bu mirna
" gak bisa tante,kita harus cepet sampe sekolah..DA..daa!"
" hugooo!!" Teriak bu Diana
Merekapun berboncengan bersama kesekolah..
" Oh ya kalila,aku udah dapet rumah bagus buat kita tinggal,mama kita setuju kita tinggal di Sana" ucap juga membuat kalila bingung
" maksudnya apa..?"tanya kalila
"Aku bakal nikahin kamu sebelah kita lulus nanti..."jawab Hugo,membuat kalila makin kaget
" haaaa nikaaahhh....enggaaakkk!!"
Terik kalila
" Haruuuuusss kamu gak boleeeh nolakkk"
Teriak Hugo dengan mengegaas motor nya lebiiiih kencang dan kalila pun memeluk nya dengan eraaattttt....
----TAMAT----