Halo aku bernama Luna aku berusia sekitar 18 tahun ,hari ini adalah hari jadian ku dengan pacar ku yg bernama Aska
Aku dan Aska sudah berpacaran sejak SMP kelas 3 , banyak kenangan indah saat bersama nya
Saat akan pergi ke restoran untuk membeli makanan , aku meninggal kan hp ku di rumah , aku mengambil nya kondisi jalan sagant ramai
Sebuah mobil yg sangat cepat menabrak ku
Saat itu juga badan ku terasa terangkat
Aku tak bisa merasakan apa apa
Mata ku terbuka
"Perasaan tadi aku ada di jalan , kenapa aku ada di kamar Aska? "ucap ku kebingungan
Aku melihat Aska memasuki kamar
"Aska kau darimana? " Ucap ku dengan lantang
Aska kaget dan meneteskan air mata
"Kenapa kau disi , bukan kah kau ada di rumah sakit dan terbaring lemah" ucap Aska kaget
"Aku ?" Ucap ku bingung
"Luna kau tak akan meninggalkan ku kan? "Ucap nya takut
"Hey Jagan bicara seperti itu tenang lah aku ada disini semua akan baik-baik saja " ucap ku menenangkan Aska
Aku mendekati Aska aku mencoba menyentuh nya tangan ku menembus tubuh nya
'aku tak dapat menyentuh nya'ucap ku dalam hati
"Wow aku bisa melayang, aku seperti arwah gentayangan , keren"ucap ku menghibur Aska
"Hah~ hetikan kau Terlihat konyol" ucap Aska
Aska mulai tenang dan tidak takut aku meyakin kan nya bahwa aku tak akan ke mana mana.
Tubuh ku sudah lemah dan waktu ku di dunia akan segera habis
"Bertahan lah sampai ulang tahun ku nanti aku sudah berjanji akan merayakan ulang tahun ku bersama Aska" batin ku dalam hati
Keesokan harinya
"Aska ayo berjalan jalan dengan ku" ucap ku sambil memutari tubuh nya
"Lihat aku sekarang bisa terbang seperti burung"ucap ku sambil tertawa
"Baik lah " ucap Aska tertawa
Saat berjalan jalan
"Aska besok kan aku ulang tahun aku menginginkan sesuatu"ucap ku meminta
"Kau ingin apa?" Tanya Aska dengan wajah tersenyum
"Aku ingin ke taman bermain saat aku pertama kali bertemu dengan kamu" ucap ku dengan nada rendah
"Baik lah" ucap Aska dengan senang
/ Keesokan harinya
"Hari ini adalah hari ulang tahun ku aku akan pergi bersama pacar kesayangan ku" ucap ku dengan lantang
Aska hanya bisa tertawa dan mengajak ku
"Ayo berangkat" ucap asaka dengan lembut
Aku mengaguk senang
"Ayo aku akan terbang"
Disana aku mengulang kembali memori yg sangat lama dan sangat indah
Sekarang tubuh ku sudah tak bisa bertahan
"Waktunya sudah habis , Aska Jagan lupakan aku ya"ucapku menahan air mata ku tumpah
"Apa maksud mu kita akan bersama" ucap Aska marah
"Maaf Aska kita tak bisa bersama sekarang waktunya sudah habis" airmata ku menetes
Hp Aska berbunyi
"Angkat itu Aska" ucap ku
"Tidak itu tak penting"ucap Aska marah
"Itu adalah pemberitahuan bahwa aku sudah meninggal"ucap ku tehisak
"Luna kau bohong kan kita akan bersama kau akan sembuh Jagan bercanda seperti ini kau membuat ku khawatir" ucap Aska emosi
"Aska kau harus menerima kenyataan, kalau kau menolak nya kau akan membuat tidak tenang , berhaji kepada Ku bahwa kau akan menikah okey Sekarang aku harus pergi,Jagan lupakan aku walau hanya sedikit ingat lah hari ulang tahun ku"aku menagis dan menghilang dari pandangan Aska
Aska hanya bisa menagis dan melihat aku hilang dia hancur