raja etopia punya seorang wanita yang sangat cantik jelita , Cassiopeia, istri capheus. Namun sayang ratu Cassiopeia sangat sombong. Ia suka melewatkan waktu berlama lama di depan cermin.
"tak ada seorang wanita pun didunia ini yang lebih cantik dariku , bahkan dewi-dewi laut atau venus juga tidak!", katanya sambil bercermin.
venus mendengar ucapan ratu Cassiopeia, kemudian bersama para Nerteid, dewi laut, yang merasa terhina dan marah , menghadapi Neptunus.
"sang dewa laut, Cassiopeia sangat sombong sekali, ia mengatakan bahwa dirinya tidak saja lebih cantik dariku, tetapi juga dari pada dewi dewi laut, anak anakmu! apakah engkau tidak merasa terhina dengan ucapan itu, dan tidakkah kau ingin menghukumnya?", kata venus.
"ya...,ya....," teriak para dewi laut." hukum dia ayah!". Akhirnya Neptunus menuruti kehendak venus dan anaknya . seluruh eropa dilanda banjir yang mengerikan hujan turun seminggu penuh, sungai sungai menghanyutkan tebing tebingnya, dan danau danau meluap, serta pantai pantai dihajar gelombang badai.
Banyak orang yang tenggelam , tak terhitung yang terkubur lumpur gunung yang longsor.seluruh kota hancur . dan masih ditambah dengan bencana yang mengerikan, dilaut muncul dijumpainya, baik manusia maupun hewan.
Ratu Cassiopeia dan suaminya, Capheus, sangat ketakutan. mereka bertanya pada peramal, apa yang harus dilakukan untuk menenangkan kemarahan Neptunus.
"ikatlah putri kalian, Andromeda, pada sebuah batu karang. persembahkan dia mangsa binatang raksasa itu. Hanya dengan cara itu kemarahan Neptunus akan reda kembali", kata peramal itu.
pengorbanan seperti itu sungguh mengerikan, tetapi Andromeda bersedia menyerahkan dirinya tanpa rasa takut. Ia membiarkan dirinya diikat pada sebuah batu karang , di depan laut yang menggelora, dibawah langit tempat awan hitam dan tebal bergemuruh berkejaran. Dengan tenang gadis yang masih amat muda dan cantik jelita itu menanti datangnya binatang raksasa yang akan merengut dan memangsanya.
tetapi sebelum binatang itu muncul, dari balik batu karang itu muncul perseus yang membawa karung berisi kepala mendusa. ketika itu ia sedang dalam perjalanan pulang setelah melakukan pertualang di Negeri kegelapana malam.