(cerita ini campuran dari tangled,Cinderella,bawang merah dan bawang putih,serta imajinasi saya sendiri)
disebuah rumah yg berbentuk kastil yang dimana tempat nya sangat sulit ditemui atau bahkan raja sendiri tak tahu,hiduplah seorang gadis cantik bersurai pink dan bermata emerald bernama shellavia juanda,ia memiliki seorg ibu tiri yg kadang sikapnya galak dan kadang sikapnya baik dan lembut bernama mei.ia juga memiliki 2 saudara tiri bernama vanya dan lili.
Pagi yg cerah shella sudah bangun dan menyiapkan sarapan untuk kakak-kakaknya dan juga ibu nya.
Kring......kring......kring
Bunyi lonceng pada kamar kakak-kakak shella
"shella cepat,mana makanan ku.aku sudah lapar!!"teriak vanya dan lili dikamarnya.
"iya sebentar,aku akan segera datang"ucap shella.
Shella pun pergi menaiki tangga,menuju kamar vanya dan lili berada.
Tok tok tok.(bunyi ketukan pintu)
"masuk"kata lili dari dalam.
Shella pun masuk dengan tangan yang banyak berisi makanan.
"ini makanan nya"ucap shella sopan.
"hm"balas vanya.
Vanya dan lili pun turun dari tempat tidurnya dan menuju meja tempat shella menaruh makanan.
"oh ya shella,itu baju dikeranjang kau cuci yah,karena aku hari ini akan ke desa menemui jack"kata vanya sambil makan.
"oh baiklah"ucap shella dan mengambil baju yg ada di keranjang khusus baju kotor.
Shella pun turun menuju tempat pencucian baju.
"shella kemari bawa makanan ku.aku sudah sangat lapar ini!!"teriak ibu tiri shella yang tak lain adalah mei.
"baik bu"teriak balik shella,dan menuju kekamar ibu tirinya tersebut.
"emmmm shella,itu ada bingkisan dari ku.semalam aku mampir ketoko pakaian dan membelikan baju serta aksesoris untuk mu"kata mei.
"ehhhh terima kasih bu,tapi lain kali ibu tidak usah membeli kan ku baju karena aku masih banyak baju di kamar ku,dan itu semua masih bagus"ujar shella.
"tak apa sekali sekali lah nak"balas mei seraya tersenyum
Mei memang sangat galak dan tegas,namun dibalik ketegasan nya itu ada sifat lembut yg sangat shella sayangi.itulah mengapa shella masih bertahan hidup bersama ibu tirinya ini.
"oh ya,jangan lupa cuci baju ibu yang warna biru tua di dalam lemari,yah"suruh mei pada shella. Shella pun mengangguk dan segera mengambil baju tersebut dan pergi meninggalkan kamar sang ibu.dan pergi ke sungai belakang rumah untuk mencuci baju.namun sebelum itu ia harus mengambil dulu piring-piring kotor di kamar saudarinya dan kamar ibunya.
"bu,aku keluar ya...mau cuci baju di sungai"izin shella pada mei
"baiklah tapi hati² ya"
_sungai_
"huh lelahnya"ucap shella sambil menyeka keringat pada dahi lebarnya.
Sakin banyaknya baju vanya dan lili,shella sampai lupa pada baju kesayangan ibu tirinya yang belum ia cuci.
"ya ampun aku lupa cuci bajunya ibu"ucap shella sambil menepuk jidat lebarnya.
"eh tapi aku jemur dulu deh baju ini,baru aku cuci baju nya ibu"sambungnya lagi.
Setelah selesai menjemur baju vanya dan lili,kini tinggal baju ibu tirinya.
Saat sedang membersihkan baju ibunya,shella melihat satu baju jatuh dari tali jemuran.ia pun menaruh baju sang ibu pada batu yg ada didekatnya dan mengambil baju yang jatuh tadi lalu menaruh nya kembali ke tali jemuran. tanpa shella sadari,baju ibunya terjatuh dari atas batu.
Saat shella kembali ia melihat baju ibunya hanyut di sungai.segera shella lari mengejar baju kesayangan ibu tirinya.
Namun untungnya baju itu tersangkut pada sesuatu. Shella segera mengambil baju tersebut,namun ia sangat terkejut, kala melihat ada kaki orang di depan nya.setaunya hanya ibu tirinya dan saudari tirinya yang tau tempat ini.ia bingung, dari mana datanganya orang ini?.
Saat shella melihat wajah orang yang memiliki kaki tersebut,shella sangat terkejut kala melihat ada seorang pria tampan yang tak lain adalah pangeran kerajaan didesanya.
Walau shella tak pernah pergi ke desa, tapi ia tahu tentang kerajaan. Ayahnya pernah bercerita dan memperlihatkan lambang kerajaan.
Dan di sini,ia menemukan seorang pria yang memakai baju kerajaan. Yah itu adalah pangeran didesa shella yang bernama arthur.
Tanpa pikir panjang shella langsung mendekati arthur,shella melihat sebuah panah menancap pada bahu kiri arthur. Shella berpikir 'apa dia diserang oleh penjahat?,tapi tak mungkin,ini kan panah kerajaan!'batin shella yang melihat ada lambang kerajaan pada ujung panah tersebut.tak lama arthur langsung sadar dan merintih kesakitan pada bahu kirinya.
"aghkkk....."sambil memegang bahu nya yang terluka dan pingsan kembali.
Shella langsung membopong badan arthur menuju sebuah dinding yang dihiasi oleh tanaman liar yang Begelantungan pada dinding tersebut. sesampainya di depan dinding,dia langsung mendorong dinding tersebut dan membuat dinding bergeser dan menampakkan sebuah ruangan.tidak ,lebih tepatnya halaman yang luas dan dilengkapi dengan rumah yang kecil.
Shella memasuki tempat itu dan menuju rumah tersebut.
Rumah ini adalah tempat persembunyian dan tempat untuk menenangkan pikiran. Shella sering kesini untuk menangis dan melampias kan emosinya.tidak ada yang mengetahui tempat ini kecuali shella dan ayahnya.
Jika kalian bertanya dimana ibu kandung shella,maka jawabannya adalah *meninggal*.yah ibu shella telah meninggal saat shella berumur 10 tahun.ia dibunuh oleh penjahat saat sedang pulang dari pasar,dan dikuburkan di halaman rumah kecil yang tersembunyi ini.
Sementara ayahnya,sekarang berada di penjara istana karena telah membawa kabur putri kerajaan.putri kerajaan tersebut adalah ibunya shella,olivia.yang merupakan putri dari ratu lauren dan raja revan. Olivia sebenar nya ingin dijodohkan dengan pangeran agaskhar yang merupakan cucu dari sahabat kakeknya. namun,pangeran agaskhar mencintai diana,anak tiri ratu lauren dan raja revan yang merupakan adik olivia. Sementara olivia sendiri mencintai juan,ayah shella. yang merupakan seorang pengusaha kecil-kecilan didesa.hal itu membuat ratu lauren marah dan menentang hubungan olivia dan juan.sampai akhirnya olivia hamil diluar nikah dan melarikan diri dari istana bersama juan. Dan pada akhirnya pangeran sgaskhar menikah dengan adik olivia, diana.
Sementara itu, di rumah kecil shella...
"oh yaampun,mengapa orang ini bisa terpanah seperti ini?,padahalkan dia seorang pangeran,lalu panah nya adalah panah kerajaan. Ya ampunnn......sepertinya dia melarikan diri deh,hmmmmm"ucap shella setengah mengomel sambil mengobati luka tersebut.
"tunggu,melarikan diri!!?"sejenak shella terdiam
"OH YA AMPUN,APA JANGAN-JANGAN DIA MEMANG MELARIKAN DIRI!!!"teriak shella besar,namun tak terdengar dari luar karena lumayan kedap suara.
"dasar pembawa sial ,bisa-bisa aku nanti yang disalahkan karena dituduh melukai seorang pangeran."kata shella panik.yah iyalah panik, masa nggak?.
"emmmmhh........"bangun arthur dan melihat disekeliling
"dimana ini?"sambungnya lagi.
"kau dirumah ku"jawab shella yang baru datang dengan membawa bubur ayam,air minum,obat dan buah-buahan.
"siapa kau?"tanya arthur.
"aku shella,orang yang menyelamatkan mu tadi"
"oh.... Begitu yah"ucap arthur sembari memasang wajah datar ,sedatar tembok rumah shella,dan dingin sedingin es batu.
'percuma tampan kalau muka kayak tembok rumah dan dingin seperti es batu'batin shella.
“aku ingin bertanya, kenapa kau bisa sampai ke sini dalam keadaan terluka? ”tanya shella sambil memeriksa luka arthur.
“aku dikejar oleh prajuritku sendiri malam itu. Mereka semua ingin membunuh ku, mereka penghianat.lalu,saat aku melewati hutan yang gelap,mereka memanahku dan aku terjatuh air atas air terjun. Dan tak sadarkan diri”jelas arthur.
"begitu yah... Ini makan lah,aku sudah membuatkan nya untuk mu.jangan lupa menghabiskannya yah"ucap shella dan pergi meninggalkan arthur sendirian.awalnya arthur ragu untuk memakannnya, tapi karena gadis itu terlihat sangat baik padanya. Jadi dia makan saja sebagai tanda menghormati gadis itu.
Setelah selesai memakan makanannya,arthur keluar untuk mencari gadis cantik bersurai pink tadi.saat arthur keluar dari rumah itu ia terkejut akan apa yang ia lihat.rumah ini berada didalam gua dengan lubak kecil² yang berfungsi sebagai pemasukan udara,matahari,dan hujan.sungguh menakjubkan,halamannya lumayan luas dan indah serta sejuk.arthur berjalan ke belakang rumah dan mendapati gadis tersebut sedang duduk didepan sebuah makam yang dihiasi oleh rangkaian bunga dan sebuah mahkota berlian yang indah. Arthur mendekati gadis tersebut dan duduk disampingnya.
"apa yang kau lakukan disini?"tanya shella.
"aku hanya jalan-jalan saja.emang kenapa?"tanya balik arthur dengan wajah yang polos.
'imutnya' batin shella melihat wajah arthur yang imut dan tampan:v
"apa liat-liat naksir?"tanya arthur ke PD an
"ih mana ada,siapa juga yang mau naksir sama cowok bermuka tembok"kata shella cuek.
"oh yah"goda arthur
"y...y..yaa"kata shella gugup dan memalingkan wajahnya yang memerah
"eh kamu kenapa?,kok wajah mu merah?,kamu sakit yah?"tanya arthur sembari menaruh tangan kanannya di jidat lebar shella.
"eeh engak kok"jawabnya lagi dan berdiri meninggalkan arthur.
'dasar aneh.tapi cantik'batin arthur.sambil senyum senyum sendiri.
~What? Arthur senyum?
Arthur yang biasa disebut tembok dan dingin itu tersenyum?~
Setelah shella pergi,arthur memandang sebuah batu nisan yang tertulis *~ •OLIVIA JUANDA• ~*.dan sebuah mahkota berlian yang indah dengan lambang kecil kerajaan ditengah-tengah berlian mahkota tersebut. Arthur bingung bagaimana bisa ada mahkota berlian yang memiliki lambang kerajaan di sini,di atas batu nisan ini.apa hubungan nya?.arthur bangkit dan menuju rumah untuk bertanya pada shella tentang mahkota tersebut.saat dia berada di dalam rumah arthur mencari-cari keberadaan gadis tersebut,namun nihil dia tak menemukannya,yang ia dapatkan adalah sebuah surat yang tergeletak di atas meja makan
Isi surat:
Pangeran aku pergi keluar dulu,nanti malam aku datang lagi membawa makanan yah.jangan keluar yah,dan juga istirahatlah.ingat jangan keluar!!.
Begitulah isi dari surat yang arthur dapatkan.ia segera kekamar untuk beristirahat.
🌜MALAM. 🌛
"shella apa makanannya sudah jadi?"tanya mei
"sudah bu"jawab shella.
"ya sudah,kamu istirahat saja dulu.mungkin kamu lelah"kata mei perhatian
"eh tidak usah bu,shella masih kuat kok.tidak lelah"
"ya sudah,tapi jangan memaksakan diri yah.jika lelah istirahat oke!"kata mei memperingati
"baik bu"jawab shella dengan senyum.
~rumah kecil~
"pengeran...bangun"kata shella sambil mengguncangkan badan arthur.
"emmmmm kau sudah kembali yah"kata arthur sambil mengusap matanya.
"iya,itu ada makanan di atas meja.kau makanlah aku akan menyiapkan air mandi mu dulu"kata shella dan pergi menuju kamar mandi.
.
.
.
Sudah 1 minggu arthur disini dan belum kembali ke istana.ia sangat betah disini,selain itu, ia juga senang setiap hari melihat shella yang makin hari makin cantik.
Hari ini ibu tiri shella pergi ke desa dengan saudarinya. Shella yang sendirian akhirnya memutuskan untuk membawa arthur keluar dari rumah kecil itu dan menuju ke rumah besar nya.shella dan arthur tertawa riang sambil memakan kue yang shella sajikan.hingga arthur memasang raut wajah sedih.
"ada apa pangeran?kenapa terlihat sedih?"tanya shella.
"emmm begini shella,sebenarnya aku ingin kembali ke istana hari ini"ucapnya sedih
"eh kau mau pergi ya?"tanya lagi shella dan diangguki oleh arthur.sebenarnya shella tidak rela arthur pergi,namun mau bagaimana lagi dia kan memang harus pergi menemui keluarganya.
Setelah kepergian arthur,shella merasa kesepian.ia merasa bosan dan sering melamun.hingga suatu hari ia mendengar kabar bahwa akan di adakan pesta dansa dikerajaan.mendengar itu shella langsung meminta izin pada ibu tirinya untuk ikut.
"ibu apa shella boleh ikut pesta dansa?"tanya shella takut-takut.
Mei yang mendengar permintaan shella langsung menatap tajam kearahnya.
"untuk apa kau ikut?"tanya balik mei
"aku ingin melihat desa dan juga Kerajaan"jawab shella, karena selama ini ia tak pernah pergi ke desa sekali pun, apa lagi kerajaan.
Mei berpikir,akankah ia membawa shella atau tidak?,secara shella itu kan cantik,pasti nanti raja akan menikahkannya dengan pangeran.tidak, ini tidak boleh terjadi,mei ingin Putri-putri kandungnya yang dipilih raja untuk menjadi menantu.
"tidak,kau tidak boleh ikut"tegas mei kepada shella dan itu membuat shella sedih dan berlari menuju kamarnya.
"ada apa shella sayang,mengapa kau menangis?"tanya seseorang yang berdiri didepan shella
"aku ingin ke istana melihat pangeran arthur"ucapnya sambil menangis.
"kau ingin ke istana?"tanya orang itu lagi
"ya"jawab shella.
"bagaimana ini bu aku ingin ke istana menemui pengeran ,namun ibu tiri ku melarangnya"ucap shella sembari memeluk orang yang ada didepannya.yah orang yang ada didepan shella adalah arwah ibunya, olivia.
"mengapa kau tidak kabur saja dan pergi ke istana?"tanya olivia.
"aku ingin tapi aku tak tau jalan menuju istana"ucap shella
"emmm kalau begitu biar ibu yang mengantar mu ke istana.bagaimana?"
"hah benar kah!!"tanya shella terbinar binar dan diangguki oleh ibunya.
"nah kalau masalah baju,dilemari itu ada baju ibu,kau bisa memakainya"kata olivia menunjuk sebuah lemari besar yang tak pernah shella buka.
shella berjalan menuju lemari dan membukanya,terlihat sebuah gaun cantik barwarna biru langit.tanpa pikir panjang shella langsung kekamar mandi untuk mandi dan memakai baju tersebut.ia di dandani oleh olivia.kini shella tampaklah cantik,gaun berwarna biru langit cerah,rambut yang di cempol satu dengan dihiasi bando dengan hiasa bunga cantik yang berwarna senada dengan baju,sepatu kaca,make up yang tipis,dan anting putih cantik.sungguh shella kini sangat cantik seperti seorang dewi.
Shella turun ke bawah,ia takut di pergoki oleh ibu tirinya itu,namun ternyata ibunya dan saudari-saudarinya telah pergi.ini kesempatan shella untuk pergi keluar rumah ditemani arwah sang ibu.
Ditengah jalan shella menjadi pusat perhatian semua orang.sampai lah ia pada sebuah istana yang megah dan cantik.sebelum masuk ia sudah di beri tahu oleh ibunya untuk pulang pada jam 1 malam,karena ibunya takut jika ia pulang pada saat pesta selesai ia akan di hukum oleh ibu tirinya.shella memasuki istana dan menaiki tangga menuju ruang dansa.
Arthur merasa bosan dan hanya diam saja sambil menopang dagunya dengan tangan.
" ada apa adik?,mengapa kau melamun hem?"kata david yang melihat adik semata wayang nya ini melamun.
"hn,tidak ada"jawabnya
Hingga arthur melihat ada seorang gadis berambut pink dengan Emerland yang indah.ia yakin kalau itu adalah shella,segera ia berlari dan menghampiri gadis tersebut.
"mau kah kau berdansa dengan ku nona manis?"tawar arthur dengan senyum yang errr menawan .shella menerima tawaran arthur dan berdansa bersamanya.orang-orang yang melihat iri sekaligus kagum,begitu pula dengan ayah dan ibu arthur yang melihatnya.tapi tidak dengan mei yang menatap shella dengan jengkel.
Mereka berdansa sambil berbincang-bincang
"kau cantik"puji arthur
"terima kasih"ucap shella malu-malu
Sampai pada jam 1 malam ia berpamitan dengan arthur dan pergi kembali kerumahnya.setibanya dirumah,shella langsung mencuci muka,mandi,dan menyimpan gaun yang ia gunakan di rumah kecilnya.jam menunjukan pukul 3 malam,shella sedang tertidur sementara ibu dan saudari-saudarinya baru pulang.
Pagi hari shella mengerjakan pekerjaan nya seperti biasa.sampai ia ditanya oleh ibunya apa kah dia pergi kepesta semalam?,tapi shella menjawab tidak.
5 hari berlalu,shella sedang menyiram tanaman didepan rumahnya.tanpa ia sadari bahwa ada orang yang ingin menculiknya.
Shella memberontak kala ada seseorang yang mengikat dan menutup matanya.setelah itu pengikat tangan,kaki dan mulut shella dibuka.ia terkejut saat melihat raja yang duduk didepan nya,segera ia memberi hormat.
"apakah namamu shella?"tanya raja yang tak lain adalah agaskhar.
"ya yang mulia"jawab shella.
"ooooh ternyata kau adalah anak nya olivia yah"tebak agaskhar dengan seringai jahatnya.shella yang melihat itu langsung takut dan menundukan wajahnya.
"kalau begitu bunuh dia!!"perintah agaskhar pada prajuritnya.hal itu membuat shella kaget dan takut.sebelum pedang melukainya ia mendengar suara seseorang yang begitu ia kenal.yah itu adalah arthur
"berhenti!!"ucapnya.
"jangan lukai dia"sambung arthur lagi.dan berjalan mendekati shella.
"ayahanda aku mohon jangan bunuh ataupun lukai shella"pinta arthur pada ayahnya.
"heh siapa juga yang ingin membunuh atau melukai calon menantuku"ucap agaskhar dan membuat arthur heran.
"aku hanya ingin melihat kesetiaan mu saja padanya"ucap agaskhar sambil tersenyum.
"shella!! "panggil seseorang yang tak lain adalah ayahnya shella,ia berlari dan memeluk ayahnya.
"ayah shella sangat merindukan ayah"ucap shella sambil menangis
"ayah juga"
"wah wah wah ternyata cucuku ini sudah datang rupanya"kata seorang wanita berambut pirang dan cantik,yah itu adalah ratu lauren.
"yang mulia "ucap juan sambil memberi hormat pada ratu lauren.
"eh jangan terlalu formal begitu dong juanda,kau itukan menatuku.aku ingin minta maaf karena telah menentang hubungan kalian,dan aku juga terima kasih karena telah menemani putriku sampai ajal menjemputnya"ucap ratu lauren
"tidak seharusnya saya yang minta maaf kepada anda"kata juan sopan dan mendapat senyum dari sang ratu.
"baiklah...bagaimana kalau besok pernikahannya diadakan?"ucap permaisuri diana riang.
"terserah kau saja sayang"ucap raja agaskhar
"Eh tunggu ini ada apa yah?,dan pernikahan,pernikahan apa yang kalian maksud?"tanya shella bingung.
"kau akan menikah dengan ku cantik " jawab arthur sambil memegang dagu shella.
"hah? Kok gitu?"
"karena kau adalah cinta pertama dan terakhir ku.jadi aku ingin memilikimu"
Shella langsung malu dan wajahnya tampak memerah.itu membuat arthur gemes padanya.
🎉HARI PERNIKAHAN🎉
Disebuah gereja inilah sepasang insan membuat janji suci mereka. Shella sangat senang karena bisa bersama arthur untuk selamanya.mereka pergi menggunakan kereta kuda yang cantik untuk mengelilingi desa.
Sementara vanya,lili dan mei,mereka kini hidup bahagia juga. Vanya, dia menikah dengan seorang pemilik restoran terenak didesa yang merupakan kekasihnya dulu.sedangkan lili menikah dengan seorang panglima kerajaan bernama kevin.mei dia menikah lagi setelah bercerai dengan ayah shella, dia menikah dengan seorang penasihat kerajaan.mereka menikah atas permintaan shella,dan mereka bersyukur bisa memiliki shella yang baik hati.
.
.
.
.
.
.
☆T A M A T ☆