Doni adalah seekor kelinci yang hidup sendiri disebuah hutan yang besar. Sebelum Farhan hadir di kehidupannya, Doni terus merasa sedih karena tidak memiliki teman/sahabat. Namun disaat kehadiran Farhan yang merupakan seekor kucing hutan ini mampu membuat Doni menjadi lebih bahagia dan semangat untuk hidup.
Meski memiliki kekuatan fisik yang berbeda, tetapi hubungan Doni dan Farhan sangatlah solid. Mereka tidak pernah berpisah dan selalu bersama. Sampai suatu hari, saat Doni berjalan bersama dengan Farhan untuk mencari makan, mereka berdua bertemu dengan Roni yang merupakan seekor harimau.
“Kalian mau pergi ke mana?” tanya Roni.
“Kami sedang mencari makanan,” kata Farhan sambil merasa ketakutan.
“Aku juga mau mencari makanan sih,” Roni terus mengajak mereka bicara tanpa melihat ekspresi ketakutan dari keduanya.
“Oh, kalau gitu kami pergi dulu.” dari hati Doni yang ingin mengakhiri pembicaraan tersebut, tapi Roni langsung mencengkeram kaki belakang Farhan.
Dan disaat itu Doni langsung menggenggam kaki depan Farhan dengan sangat erat. Dia tidak ingin kehilangan sahabat pertamanya yang sangat berharga itu.
“Jangan memakannya, kamu boleh memakanku, tapi jangan dia, kau tidak boleh melukainya!” Teriak Doni.
Mendengar perkataan Doni, tentu Farhan langsung terkejut dan berkata, “Jangan,biarkan aku saja!”
Melihat situasi itu, Roni sempat kebingungan. Bahkan, sempat berfikir dalam pikirannya untuk memakan kedua binatang itu. Tetapi, ucapan Doni selanjutnya membuat Roni mengurungkan niat untuk memakannya.
“Kami akan kembali lagi setelah makan, jika kau masih belum menemukan makananmu, maka kami akan menjadi makananmu.” Doni mengucapkannya dengan pasrah.
Karena Roni merasa tidak enak dengan Doni maupun Farhan, akhirnya Roni memutuskan untuk mencari makanan di tempat lain. Karena, Roni juga sebenarnya sudah lama mengenal Doni dan Farhan.