Mungkin sudah banyak orang tau mengenai dunia roleplayer? Namanya sudah tidak asing lagi bukan? Ya,disitu awal cerita kami bertemu disebuah aplikasi bernama
"telegram "dengan beribu ribu juta kenangan yang telah dilalui.
Apa itu telegram?
Telegram adalah sebuah aplikasi yang menyediakan/memberikan fitur chattingan kepada orang orang baru yang dapat kalian temukan pada fitur "search bar",umumnya aplikasi ini memang seperti whattsapp ataupun aplikasi messanger lainnya.namun dengan kepopuleran aplikasi ini karena penggunaannya yang banyak digunakan untuk sebuah dunia game bernama " roleplayer " membuat semua orang merasakan bagaimana rasanya jatuh cinta dan menemukan apa artis saudara disini.
Seperti itulah yang saya rasakan. seperti orang yang jatuh cinta pada umumnya, semua orang akan merasakan suatu kebodohan yang akan dimaklumi oleh setiap orang yg jatuh cinta. kenapa? pada dasarnya manusia hanya dibutakan oleh seseorang yang sudah menemaninya disaat dia kesepian ,atau dalam kondisi apapun,orang yang anda cintai selalu ada akan membuat anda mengklaim bahwa seseorang itu adalah tempat ternyaman atau dalam bahasa zaman sekarang adalah rumah(?) Bagi kami yang merasakannya, itu adalah sebuah hal yang wajar.
Namun, mencintai orang yang wujud,kisah,latar belakang tidak diketahui selama 2 tahun apakah itu hal yang wajar??
Inilah kisah saya...
Pada masa pandemi covid-19, pemerintah menciptakan peraturan baru yaitu tidak ada warga/masyarakat yang diperbolehkan keluar rumah sebelum keadaan benar benar stabil.
Pada saat itu saya hanyalah anak kecil yang masih menduduki bangku kelas 7 yang dimana masa masa itu saya hanya mengikuti perkataan orang tua untuk selalu berdiam diri dirumah.
Jika saya bosan saya akan memilih untuk bermin hp dan menghubungi teman teman smp saya untuk mengajaknya untuk sekedar bermain game bernama among us atau membahas di ruang chat sebuah topik random yang membuat saya mengenal aplikasi telegram.
Awalnya saya hanya bertanya kepada teman saya,mengapa mereka menggunakan profile akun telegram dengan foto idola dan menggunakan nama lain yang bukan nama asli mreka?saya bertanya itu kepada teman saya yang bernama iyus.
Saat mengetahui bahwa saya bertanya seperti itu si iyus menjawab
"Ohh,aku lagi main rp"
Rp?apa itu rp?sebuah kata yang amat asing untuk saat ituu
"Hah?rp itu apa??"tanyaku di chat kepada iyus
"Rp itu roleplayer liaaa,itu kaya game gtuu buat kamu ktemu tmen tmen baruuu trus bisa ktemu pacarr.namun dsini peraturannya kalo kamu baper kamu kalah yaa"
Penjelasan singkat namun merupakan hal baru yang saya dengar itu cukup sulit dicerna,sampai saat itu saya hanya kepikiran dan belum ada niat untuk mencoba karna saya berpikir.pacar?buat apa pacar?saya hanya akan fokus sekolah online dan mengerjakan tugas tugas yang diberi guru.namun,sangat bosan jika tidak mencoba hal hal baru bukan?bisa saja jika mencoba akan membuat saya merasakan hal baru yang belum pernah saya rasakan sebelumnya.
Seperti anak kecil pada umumnya,saya membuat akun di telegram dengan nomor hp ibu saya dan menggunakan foto idol dan nama seperti yang digunakan teman saya.saya mulai diajarkan gimana cara bermain roleplayer,saya diajarkan saat ingin bermain harus memasuki grup bernama LPM roleplayer agar mendapatkan teman.
Sehari saya bermain sepertinya cukup membosankan,karna mungkin belum terbiasa(?)
Untuk hari kedua saya mulai mendapatkan teman yang belum pernah saya kenal sebelumnya.kami berkenalan dan chattingan terus setiap hari sampai dimana saya berkenalan dengan 1 orang bernama leo yang menjadi pacar pertama virtual saya.setelah mengenal leo begitu lama dan akhirnya kami jadian.aku mempunyai teman baru bernama alvaro,alvaro begitu perhatian.
Dia selalu menemani disaat saya membutuhkan pedengar,disaat sedih dia selalu ada,dia selalu menghibur saya dan
begitupun srbaliknya perlakuan saya kepada alvaro.saya mulai renggang dengan hubungan dengan pacar saya karna ternyata pacar saya mempunyai wanita di belakangnya selama ini.
Saya bercerita kepada alvaro yang dimana selama ini alvaro menaruh dendam kepada pacar saya yang bernama leo.tidak disangka sangka alvaro menaruh sebuah perasaan kepada saya yang bahkan saya pun tidak mengetahuinya dan dia pun memendamnya begitu saja.
Seiring berjalannya waktu saya tetap bersama pacar saya yang bernama leo dan alvaro berusaha memendam perasaannya dengan mencari wanita yang disukainya setelah saya.dia sering menceritakan kepada saya bagaimana perempuan barunya,lama lama..saya merasakan perasaan aneh seperti cemburu(?)karna semua perhatian alvaro teralihkan kepada perempuan itu.
Namun saya pikir itu hanyalah pikiran sementara saja,tidak mungkin saya benar venar suka alvaro atau mungkin karna alvaro mulai berubah jadi agak sedikit kesal jika alvaro mrnceritakan perempuan yang disukainya itu.
Sampai dimana sudah waktunya saya kembali ke pondok saya untuk menuntut ilmu krmbali tanpa membawa barang bernama handphone.
Dengan terpaksa saya tidak berkomunikasi sementara baik bersama pacar saya maupun alvaro dan teman teman virtual saya lainnya.detik-detik saya balikpun alvaro masih setia menunggu saya chattingan sampai malam untuk melepas rindu sebelum kami benar benar tidak bisa berkomunikasi lagi.
Dan setelahnya kami tidak chattingnya dalam kurung waktu 6 bulan...
Setelah 6 bulan lamanya untuk menuntut ilmu di penjara suci itu,saya kembali ke rumah asal saya untuk sekedar libur semester yang telah tiba.saya tidak pernah memikirkan alvaro saat itu,mungkin kadang sesaat...namun tidak benar benar memikirkannya karna saya telah meyakini pikiran maupun ucapan saya kalau ternyata saya tidak benar benar suka dia.
Setelah sampai pun saya langsung membuka aplikasi telegram yang dimana ada sebuah kontak leo dan alvaro yang terletak paling atas karna saya menyematkan kedua kontak pria itu.
Mulai dari sapaan hanya sekedar "hallo" kemudian dilanjutkan dengan "i'm back"
Tidak lama kemudian sebuah notifikasi muncul dari kedua roomchat tersebut yang menggambarkan kesenangan mereka dan penantian mreka saya kembali setelah 6 bulan lamanya.
"Rin,kamu beneran balik..."
"Kamu udah balik ya sayang?"
Seketika saya senang melihat kedua jawaban dari mreka dan segera membalas semua pesan pesan mreka sebelumnya yang mreka Kirim saat merindukan saya.
Hmm....ntah mengapa pesan alvaro lebih banyak?bahkan pacar saya saja hanya mengetik 6 pesan dan alvaro bisa sampai 20 pesan..
Ntahlah karna saya masih belum terlalu memikirkan itu saya bawa enjoy aja,mungkin mereka memang tidak merindukan saya atau tidak ada waktu untuk menghubungi saya..ntahlah tapi 6 bulan itu waktu yang cukup lamaa.
Setelah saya dapat memegang ponsel saya kembali saya mulai akrab lagi dengan mreka.hubungan saya dengan pacar saya pun semakin renggang dan saya sudah merasa lelah jika harus di selingkuhin oleh pria itu.
Akhirnya saya memutuskan untuk menyudahi hubungan saya dengan pacar saya dan dia pun menyetujui hal itu.
Dia bisa dengan leluasa mengekpos pacar barunya atau selingkuhan barunya yang dimana saya sudah tidak begitu peduli walau sebrnarnya saya sangat ingin marah karena selama ini saya merasa sangat dibohongi.
Yaa seperti biasa saya bercerita kepada alvaro bagaimana hubungan saya dengan pria bernama leo itu dan dia pun seperti biasa selalu menjadi pendengar yang baik.
Lama kelamaan kami makin dekat dan mempunya nama panggilan khusus.srbut saja aku memanggil dia kunyuk.
Lama kelamaan saya sadar kalau saya selama ini menyukai kunyuk,
Saya suka dia...
Saya suka dia dengan bagaimana dia mendengar dan merespon cerita saya dengan sangat baik,saya suka saat dia menjadikan saya bahan objek kebucinannya.
Dan kabar tentang wanita yang dia sukainya sudah jarang ia cerita atau bahkan ia lontarkan saat saya sedang cerita bersama dia.setiap malam kami rutin untuk sekedar mengirim link tiktok (aplikasi hitz zaman itu) dan tertawa bersama.
Dann tidak terkira kira perasaan yang saya pendem ini saya ungkapkan secara terang terangan kepada alvaro tanpa harus mengungkapkannya secara lisan.namun dengan perlakuan saya yang ternyata alvaro menyadari hal itu...
Setelah itu setelah itu tidak ada kecanggungan di antara kami namun lama-kelamaan sifat Alvaro makin berubah. Saya yang mengetahui hal itu berusaha cuek namun saya tetap kembali memperlakukan dia seperti biasanya.
Ada sedikit perubahan sifat saya kepada dia seperti Setiap hari saya hanya membulolkan dia,saya mendengarkan cerita dia saya mengucapkan kata-kata manis kepada dia seperti "mau tidak jadi pacar saya?" Namun semua itu tidak pernah dianggap serius oleh Alvaro dan saya pun mengungkapkan kepada dia untuk tidak menganggap Serius semua hal yang saya lontarkan maupun ucapkan kepada dia.
Karena saya sudah merasa saya dekat dengan dia tiap hari Saya memberanikan untuk chatting dia sebanyak apapun yang saya ingin ceritakan. saya selalu menganggap dia seperti rumah saya yang saya punya Untuk sekarang. saya tidak dekat dengan pria manapun selain dia karena saya sudah merasa cukup mempunyai dia untuk saat ini.
Mungkin karena kebiasaan saya yang bisa dibilang cukup annoying untuk seorang perempuan yang tidak memiliki status kepada pria tersebut. Alvaro mengungkapkan bahwa dirinya sangat risih dengan Bubble cat yang saya berikan kepada dia selama ini saya merasa sangat wajar karena memang kami belum memiliki status apapun namun saya sudah sangat over sharing maupun over dalam hal apapun kepada dia dan dan karena pesannya tersebut Saya merasa sangat tersinggung namun saya sadar diri karena saya belum mempunyai status apapun dengan dia saya mulai mengurangi untuk menghubungi dia ataupun berkomunikasi dengan dia karena saya sangat merasa bersalah telah membuat Alvaro merasa risih dengan diri saya ini Alvaro yang selama ini selalu dihubungi oleh saya dan setiap malam selalu mendengarkan cerita saya merasa sangat adanya perubahan kepada diri saya karena saya tidak menghubungi pria itu selama beberapa akhir hari ini karena Alvaro merasa bersalah dia menghubungi saya dan mengatakan kata maaf karena mungkin dia telah menyakiti hati saya dengan perkataannya beberapa tempo hari yang lalu saya menjawabnya tidak itu adalah hal yang wajar dan saya memang merasa saya terlalu over untuk sebatas kita status sebagai teman ataupun juga mengungkapkan bahwa dia tidak menyukai saya dalam artian dia tidak menyukai saya ataupun memandang saya sebagai perempuan yang dia sukai seperti dulu dia hanya memandang saya sebagai teman curhatnya untuk saat ini.
Intinya setelah kejadian itu kami mulai asing karena perasaan saya yang tidak semestinya itu,dan mulai tidak berkomunikasi kurang lebih sekitar 3 bulan
Setelah 3 bulan berlalu saya mengganti ponsel saya dengan yang baru sehingga saya tidak mempunyai nomor Alvaro kembali. Saya berusaha mencari nomor Alvaro di manapun dengan melihat akun saya yang lama dan for your information Saya mempunyai playlist dan juga akun Instagram khusus untuk Alvaro. Selama 3 bulan itu saya mempunyai hari-hari yang cukup sulit tanpa pria yang saya sukai itu karena menurut saya hanya dialah yang bisa menjadi tempat cerita saya selama ini tanpa membuat saya jatuh cinta kepada pria lain. Akhirnya saya mulai menghubungi dia dan tidak terduga-duga jawabannya dia adalah kita masih menjadi teman? Jawaban itu membuat saya cukup Terpukau karena tidak berkomunikasi selama 1 sampai 3 bulan tidak membuat saya merasa memutuskan kontak teman dengan dia ataupun dengan siapapun. Saya mulai bercerita kembali dan pertanyaan dia sebelumnya tidak pernah saya jawab sampai saat ini. Namun ternyata pertanyaan itu sangat berdampak bagi dia karena dengan saya tidak menjawab pertanyaan dia yaitu Apakah kamu masih berteman membuat dia menganggap saya sebagai orang asing yang memiliki sebuah kenangan karena kami hanya mempunyai cukup lama sebuah kenangan yaitu sekitar satu tahun lebih 6 bulan yang menurut saya ataupun dia adalah waktu yang cukup lama.
Saya pun tidak pernah mengumbar-ngumbar maupun mengajak dia flashback kembali tentang perasaan saya waktu itu namun seperti yang dia tahu ataupun Saya tidak mengerti juga dia mengetahui atau tidak saya tetap menyimpan perasaan itu selama 1 tahun lebih selama Saya memutuskan hubungan dengan pacar saya sebelumnya saat itu. Dan ya kami kembali seperti semula namun memiliki sedikit kecanggungan dan dia sudah memiliki wanita lain yang dia sukainya. Dia sering cerita tentang wanita yang disukainya yang bernama Lala, dia suka menanyakan saran-saran kepada saya namun saya mengetahui dia mempunyai pacar bukan dari dia sendiri namun saya mencari informasi tentang dia Dan ternyata kepahitan tentang dia mempunyai wanita lain membuat saya sangat terpuruk.
Sifat dia sangat berubah dari awal kami kenal sampai saat saya sebelum mengatakan perasaan saya Kami berkomunikasi hanya untuk sekedar dia menanyakan tentang bagaimana jika memperlakukan seorang perempuan seperti ini?? Namun saya hanya menutupi hal tersebut Saya hanya merespon sesuai apa yang saya bisa saya hanya membalas seperti apa yang saya mau dan saya tetap menutupi perasaan saya selama ini. Sebenarnya Alvaro mengetahui bahwa saya masih menyukai dia selama ini namun tetap saja kepada prinsip "saya mengetahui dia menyukai saya Namun bukan dia yang saya mau"
Kata-kata itu sebagai penusuk sebagai saya selama ini karena saya harus menyimpan perasaan saya sedalam-dalamnya hanya hanya karena Saya tidak mau pertemanan kami hancur hanya karena hal sepele seperti tersebut. Namun tetap saja hal tersebut membuat hati saya tidak tenang karena saya harus tetap merespon dia Bagaimana mestinya dan sebagaimana saya dulu merespon dia seperti apa tanpa harus menunjukkan perasaan yang saya tutupi selama ini. Dan akhirnya sampai di mana...
( end of chapter book what i made on my story and the meaning of " stranger with memories" )
Setelah cukup lama hal yang saya lalui sampai di mana tanggal 1 Januari 2023 tepatnya jam 21.35 saya mengungkapkan unek-unek saya selama ini yaitu tentang perasaan saya yang saya pendam sama ini yang membuat kami memutuskan untuk tidak berhubungan lagi selain hari-hari spesial ( ulang tahun saya dan ulang tahun dia).
Saya merasa sangat kecewa sedih marah campur aduk namun saya tidak bisa melampiaskan amarah itu karena saya sadar diri bahwa saya telah jatuh sedalam-dalamnya kepada pria bernama Alvaro tersebut atau yang saya kerak Panggil dengan nama kunyuk.
Setelah itu kami benar-benar selesai dan di jam 00.01 dia mengchatting saya untuk sekedar mengucapkan kata-kata ulang tahun sebagaimana mestinya. Dan di saat itu saya merasa bahwa ini adalah hadiah ulang tahun terburuk saya terbaik saya untuk tahun ini dan tidak tahu bagaimana kedepannya lagi hadiah yang akan saya terima. Dia mengatakan bahwa dia tidak pernah melupakan ulang tahun saya dan kerap tiap tahun dia selalu mengucapkan kepada saya di jam yang tepat waktu di mana jam 00.00 waktu awal memasuki tanggal 2 Januari.
Seperti kata pepatah sayang tidak harus memiliki,suka tidak harus dimiliki, disayangi tidak harus mendapat perlakuan sebagaimana mestinya. Hari-hari saya sangat berat setelah kejadian itu saya merasa seperti orang yang tidak mempunyai tujuan hidup karena saya rasa rumah yang selama ini menopang hidup saya ataupun tempat cerita Saya telah hilang sepenuhnya bahkan dia tidak pernah lupa Kapan dan tahun berapa kami bertemu.
Seperti kata dia kami berakhir dengan kata Stranger but with Memories atau yang memiliki arti orang asing yang memiliki Kenangan...
Tamat