Di suatu hari tepatnya 21 november 2019 terdapat perempuan berumur 18 tahun ia bernama alisha.
Alisha hidup penuh dengan keceriaan.
Pada suatu hari ia sedang berada di sebuah coffe shop dan tanpa sengaja ia bertemu dengan laki laki yang sangat mencuri perhatiannya. Alisha memperhatikan seorang tersebut dengan sembunyi sembunyi, dan akhirnya orang itu pun keluar dari coffe shop. Alisha berharap mereka akan bertemu lagi.
2 minggu kemudian
Alisha sedang berada di acara sahabatnya zeya. Pada saat alisha sedang berbicara dengan para sahabatnya tanpa sengaja ia melihat orang yang ia temui di coffe shop beberapa minggu lalu, tanpa basa basi alisha langsung bertanya kepada zeya, dan ternyata nama orang itu adalah gara. Setelah acara selesai alisha menunggu taxi tetapi tidak ada satu pun taxi yang kunjung datang. Tiba tiba muncul gara di belakang alisha.
"lagi nunggu taxi ya ?" tanya gara
"eh iya nih, kamu juga ?" jawab alisha
"ga aku bawa mobil, mau bareng aja ga ?" tawar gara
"eh tapi nanti ngerepotin" jawab alisha
"ngak kok, ayo ke parkiran" ajak naka
"makasih banyak ya" ucap alisha
akhirnya alisha pulang bersama gara. Dari situlah mereka akhirnya saling mengenal dan mulai dekat satu sama lain.
Hari hari berlalu mereka semakin dekat alisha dan gara sering menghabiskan waktu bersama, seperti mengunjungi taman dan tempat tempat lainnya bersama. Tanpa di sadari alisha diam diam menaruh perasaan kepada gara, tetapi tidak di ketahui apakag gara menyukai nya atau tidak.
Hari terus berlalu perlakuan gara ke alisha membuat alisha semakin jatuh hati, dan alisha sangat ingin mengatakan perasaan nya kepada gara tetapi ia sangat takut persahabatannya dengan gara akan hancur.
Di saat mereka lagi bersama gara bertanya kepada alisha
"al rencana nya kamu mau ambil kuliaj dimana ?" tanya gara
"gatau sih masih belum kepikiran, tapi kayanya daerah jawa aja sih, kalo kamu ?" jawab alisha
"aku juga belum tau sih masih mikir mikir" jawab gara ragu ragu
flashback
Di rumah gara, pada saat sedang makan malam.
"kamu harus lolos kuliah di london" ucap ayah gara
"tapi aku mau nya di indonesia aja pa"
"ga boleh, pokoknya ayah akan urus semua keperluan kamu, 2 minggu lagi kamu berangkat"
flashback off
"oh iya alisha wishlist kamu pengen kemana aja ?, nanti kita wujudkan sebelum kita sibuk kuliah" tanya gara
" emm aku pengen night drive, terus ke museum bareng, sama yang terakhir mau liat sunset deh di pantai" jawab alisha
"okee besok kita night ride yuk" ajak gara
"besok banget ni, yaudah ayo"
Mereka pun akhirnya melaksanakan wishlist yang pertama, di malam hari mereka mengelilingi kota bersama.
Dan sampai dengan H-1 keberangkatan gara, gara mengajak alisha untuk ke pantai melihat sunset.
Di pantai
"bagus banget ya gar langitnya" ucap alisha sambil tersenyum
"iya al, tapi indahnya cuma sesaat, dan bakal hilang begitu saja, di ganti dengan kegelapan" jawab gara
alisha merespon dengan anggukan
"al pokoknya kamu harus tetep senyum kaya gini ya, walaupun mungkin kamu bakal ngerasain sedih tapi tetep habis itu kamu harus bahagia, jangan lama lama sedihnya" kata gara kepada alisha
" iya iya, kamu juga gara" jawab alisha
Mereka menghabiskan waktu bersama sampai pukul 21.00. Gara mengantar pulang alisha dan mereka pun berpisah.
Keesokan harinya
Gara sudah berada di bandara dan 1 jam lagi ia akan meninggalkan alisha tanpa memberi tau apapun.
Sedangkan di rumah alisha ia sedang menikmati kesendiriannya, dan mencoba untuk menghubungi gara tetapi tidak ada balasan satu pun dari gara.
Sampai dengan 2 minggu kemudian gara masih tidak menjawab pesan alisha dan pesan alisha pun masih bercentang satu, yang berarti pesan tersebut tidak masuk ke gara. Ia sudah mencoba menghubungi di sosial media gara, tetapi tidak ada satu pun yang di balas.
Sedangkan di london gara sangat menyesal tidak memberi tau alisha soal keberangkatannya, gara hanya ingin alisha tidak bersedih dan ia fokus pada tugasnya di london. Tetapi gara berjanji kepada dirinya jika ia selesai dan kembali ke indonesia ia akan bertemu dengan alisha dan mengatakan perasaannya sesungguhnya.
Alisha pun menanyakan kepada zeya, karena alisha ingat zeya mengenal gara.
"zeya kamu tau ngak gara kemana?" tanya alisha
"lah kamu gatau al?" jawab zeya
"hah tau apa?" " tanya alisha kebinggungan
"kan 2 minggu lalu gara udah berangkat ke london buat kuliah" jawab zeya
" ke london ?, gara gada bilang kalo mau ke london zeya" jawab alisha kaget
"tapi kemarin temen aku nganterin dia ke bandara al, kok kamu bisa ngak tau kalo dia berangkat ?" jawab zeya heran
"oh mungkin dia emang lupa aja kali ya hahaha" jawab alisha
Dan akhirnya pun alisha kebinggungan akan tindakan gara yang sangat tiba tiba. Alisha sungguh menyalahkan dirinya sendiri perkara akan ia yang tidak menjadi orang yang tau akan soal gara pergi, dan ia pun sangat bertanya tanya kenapa gara tidak memberi tau nya ?. Dan mereka pun berpisah untuk kehidupannya masing masing. Alisha berusaha melupakan semua kenangan nya bersama gara. Tetapi tanpa di sadari oleh keduanya perasaan mereka adalah sama, tetapi keadaan yang memaksa mereka untuk berpisah.