Di sebuah kastil hidup seorang Putri raja yang diharuskan tinggal di kastil itu selama hidupnya.ayahnya, sang Raja, memberinya peringatan untuk tidak keluar dari kastil karena akan ada seorang penyihir yang akan menculik nya.
Namun suatu sore, saat sang Putri sedang berada di kebun kastil, dia melihat seekor kupu kupu yang sangat indah hinggap diatas bunga mawar,sang Putri merasa iri dengan kupu kupu itu karena bisa terbang dengan bebas kesana kemari, tidak seperti dirinya yang terperangkap dikastil itu seumur hidup nya,sang Putri merasa ingin menyentuh dan menangkap kupu kupu itu, namun saat ingin menyentuhnya, kupu kupu tersebut langsung terbang bebas melewati pintu kastil, karena rasa ingin menyentuh kupu kupu itu sangat kuat, sang putri sampai tak sadar sedang mengejar kupu-kupu itu sampai keluar kastil juga.
Hingga tanpa sadar bahwa dia sudah sampai di hutan yang hampir gelap karena matahari sebentar lagi terbenam, sang putri panik karena teringat perkataan sang Ayah "sekalipun, jangan sampai kau keluar dari kastil karena diluar sana, hidup seorang penyihir yang akan mengambil jiwa mu dan membuat mu kehilangan dirimu sendiri". Dan saat hendak berlari keluar dari hutan tersebut, sang putri mendengar suara langkah kaki dari belakang pohon-pohon tinggi itu, hingga sosok tersebut memunculkan dirinya sendiri dari balik pohon itu yang tambah memperbesar kepanikan sang Putri.
Tak lain sosok tersebut adalah seorang penyihir yang di ceritakan ayahnya, sosok yang akan mengambil jiwa nya. kepanikan sang Putri membuat nya diam berdiri mematung dan tak bisa kabur dari hadapan penyihir, hingga saat sosok penyihir tersebut hendak mengambil jiwa nya, beruntung lah sang Putri,karena ayah nya tiba tiba saja muncul dari belakang dan mengorbankan dirinya sendiri untuk menyelamatkan anak nya dari penyihir.
Sang putri merasa sangat bersalah karena tidak mematuhi perkataan ayahnya untuk tidak keluar dari kastil dan membuat dia harus kehilangan ayah nya sendiri.