part 4
hari demi hari berlalu. tiba tiba suara ketukan pintu terdengar dari luar. aku segera berlari menuju pintu. ketika ku buka pintu rumahku. guz Yusuf, kini berdiri tepat di hadapanku. ia langsung menundukkan pandanganku
" Ami, apakah ini kamu ? " tanya guz
aku menganggukkan kepalaku. pakaian ketat ini begitu meresahkan pandangan guz
" Ami.. saat ini , kan kamu sudah menjadi penghafal Al Qur'an. di hati kamu sudah tertanam ayat ayat Al Qur'an . dari situlah seharusnya kamu mempantaskan pakaian yang kamu gunakan mi...
kamu memang ga perlu untuk menceritakan berapa banyaj hafalan Qur'an mu pada siapapun. tapi buktikan, kalau akhlaq Qur am ada padamu. " ucap guz langsung menyodorkan tub back putih ke arahku.
waktu begitu singkat. guzpun pamit untuk kembali ke pesantren