Saat kami sudah menginjak TK ibu kami bertemu dengan cowok baru lagi yang usianya sangat muda beda 1 tahun dari ibu kami.
Cowoknya ditemukan saat katanya ibu kami lagi berkunjung ke rumah salah satu temannya bukan rumah lebih tepat kos an.
Mereka pun menikah, cowok ini bernama Rendi, dia lah yang berusaha membawa ibu kami ke jalan yang benar, yang dimana ibu kami jarang pulang lebih sibuk ke dunianya. Dengan adanya Rendi ibu kami jadi tinggal dengan sekitaran rumah kami.
Rendi juga banyak membawa pengaruh positif ke dalam keluarga kami, kami diajari membaca, menulis, menggambar. Waktu belajar menggambar Rendi bila bertemu dan berkunjung ke rumah kami dia selalu membawa buku gambar. Begitu dengan menulis selalu membawa buku yang bisa ditulis seperti guratan A B C D.
Bukan hanya itu Rendi juga mengajarkan kami mewarnai, dia mengajarkan kami bagaimana mewarnai dengan gradasi 2 warna.
Kami sangat senang akan kehadiran Rendi, bahkan berkat Rendi uang TK kami juga tetap dibayarkan sama ibu kami.
Kadang Rendi serta ibu kami juga yang menjemput kami pulang, kadang menganterkan kami juga.
Kebahagiaan itu hanya sesaat, dimana kami dikembalikan lagi ke posisi yang tidak mau kami lakoni. Yaitu Rendi serta ibu kami memutuskan untuk pindah dari rumah yang mereka tempati, mereka pindah juga tidak beritahukan kepada kami. Tiba - tiba saat kami dateng ingin bermain ke rumahnya ternyata sudah tidak ada.
Kami pun menjalani kehidupan kami seperti biasa, tapi kehidupan kami lebih sedikit membaik karena kakek kami berani membuka travel sendiri dengan uang travel disisihkan untuk membayar uang sekolah kami.
- Skip -
Rendi serta ibu kami dateng ke rumah kami untuk meminta maaf karena menghilang pergi tanpa meminta ijin. Dan kedatangan Rendi serta ibu kami juga mereka meminta ijin mau pergi ke kota kelahiran Rendi. Tentu nenek kami serta kakek kami juga mau tidak mau mengijinkan toh sudah sepatutnya ibu kami mengikuti Rendi yang sebagai suami.
Kehidupan kami pun juga kembali seperti biasa. Pergi sekolah dianter makanan pulang ada juga tambahan baru kami juga disuruh les dengan salah satu guru yang tinggal dekat sama tempat tinggal kami, guru ini bisa dipanggil ke rumah. Ya palingan gitu doang gak ada yang bisa bikin wow atau bagaimana.