WARNING!!
CERPEN INI MENGANDUNG ADEGAN SADIS DAN TIDAK LAYAK DIBACA.
BERAKAL DARI IMAJINASI LIAR AUTHOR YANG TIDAK DIREVISI SAMA SEKALI.
JIKA KALIAN TETAP INGIN MEMBACA JANGAN SALAHKAN SAYA JIKA ENDINGNYA TIDAK SESUAI DENGAN YANG ANDA HARAPKAN.
****
Ada anak yang selalu dibully bernama Joko. Joko yang baru berumur 10 tahun dibully lantaran menderita penyakit Harlequin Ichthyosis ringan, yang membuat kulitnya berwarna merah seperti terbakar.
Biasanya anak-anak tetangga melemparinya dengan lumpur tapi hari ini mereka bertindak lebih brutal dengan melempari Joko menggunakan tanah liat keras.
Joko yang terkena lemparan tanah liat keras itu terluka di pelipisnya. Dia linglung dan bingung mencari jalan pulang.
Lantaran terus dirundung seperti itu Joko pun melarikan diri ke hutan.
Rimbunnya pohon karet yang tersusun rapi seolah menghipnotis penglihatan Joko sehingga dia tidak sadar sudah melewati kebun karet.
Tiba-tiba ia tersandung batu yang terbelah. Joko memegangi kakinya teringis kesakitan saat melihat luka terbelah di kakinya.
Rasanya sakit sekali, Joko sampai menangis dibuatnya.
Sesuatu keluar dari batu yang diinjak Joko, batu merah delima mencuat perlahan tanpa terlihat oleh mata Joko.
Joko yang terduduk merasakan hawa dingin menyelimutinya seperti mau hujan.
Batu merah itu menemukan pemiliknya ia adalah sebuah berlian delima yang menyimpan kekuatan teror dari bangsa jin.
Batu itu memilih Joko, manusia yang memiliki keBencian berlebihan terhadap orang lain dan dirinya, serta orang tuanya sendiri. Orang yang tidak beruntung seperti Joko akan sangat mudah di kendalikan.
Hawa dingin berubah drastis menjadi panas, Joko yang malang berteriak histeris saat berlian delima milik raja genderuwo itu hingga di dahinya. Lalu menggali ke dalam kepalanya, merebut otaknya, dan mengambil alih pikirannya.
"Sekarang kamu jadi pion saya mengumpulkan manusia manusia muda. Dimulai dari kampung kamu."
Joko yang melihat wujud astral raja genderuwo di dalam khayalannya hanya bisa menangis.
Sang raja membeberkan rencananya ke Joko yang membuat Joko menangis sejadi jadinya dan memohon kepada untuk tidak menghabisi orang tuanya.
"Hemm.. Baiklah, saya tidak akan mengusik keluarga kamu karena kasihan pakamu. Tapi ingat! Belas kasihan saya tidak berlangsung selamanya. Kalau kamu mau keluargamu selamat, beritahu mereka untuk keluar dari desa sebelum tengah malam!"
Joko mengangguk menerima perintah dari raja genderuwo.
Tibalah saatnya Joko membawa masuk raja genderuwo.
Sang raja tidak bisa asal masuk ke kampung itu sebelumnya karena energi positif yang melindungi sekeliling desa mampu mementalkannya sejauh 8 kilometer. Namun dengan masuk ke tubuh manusia seperti Joko raja genderuwo bisa melewati pelindung itu dan membuat onar sepuasnya.
Joko yang kerasukan raja genderuwo pulang ke rumahnya jam 9 malam. Seperti anak kecil kebanyakan Joko pun dibentak oleh ibunya yang seorang mantan kembang desa.
Raja genderuwo yang melihat kecantikan ibu Joko merasa tertarik untuk memilikinya, namun dia sudah terlanjur berjanji ke Joko.
Raja genderuwo mengendalikan tubuh Joko, saat ibunya sedang marah Joko marah meremas t*k** ibunya.
Melihat tindakan kurang ajar dan tidak senonoh yang dilakukan anaknya sang ibu pun murka dan mengurung Joko di kamarnya.
"... 'itu'-nya sangat lembut. Kamu memiliki ibu kualitas tinggi."
Dengan gemetar Joko memohon pada raja genderuwo. Raja genderuwo pun tertawa dan mengingatkan Joko perihal misinya.
"Kalau tidak bisa mengeluarkan keluarga kamu, ibu kamu akan jadi milik saya."
Joko pun bangkit dengan kekuatan raja genderuwo. Permata merah mencuat dari dahinya, energi besar mengalir dari matanya. Dengan kekuatan pikiran Joko menghancurkan gembok beserta gagang pintu yang mengurungnya.
Joko telah diambil alih sepenuhnya oleh raja genderuwo.
Setan ini lantas bertemu kembali dengan ibunya Joko,
"Apa lagi yang mau kamu lakukan? Sudah bermain sampai malam, sekarang mendobrak pintu gudang. ...tunggu? Bagaimana cara kamu keluar dari gudang yang terkunci dari luar?"
Joko tertawa dengan mengerikan, pupil matanya menghilang dan giginya menghitam.
Raja dalam diri Joko menggunakan kekuatan gaibnya untuk menutup jalan keluar dari rumah itu.
"Si-siapa mbah? kenapa merasuki anak saya?"
Raja dedemit bergerak secepat angin ke depan sri Ratna, lalu membelai wajah lembutnya dengan kuku jari
Tertarik dengan kecantikan ibu Joko raja genderuwo pun melanggar sedikit janjinya. Dia membawa ibu Joko bersamanya ke atas atap rumah kosong terbengkalai.
Teriakan dan tangisan Sri Ratna yang disandera raja genderuwo didengar oleh warga yang baru pulang dari masjid.
Pak haji yang menjadi pemuka agama di kampung itu dengan cepat menyadari kemunculan makhluk berbahaya di tengah-tengah desa mereka.
Di tempat lain yang sangat jauh seorang dukun, ahli ilmu hitam turut merasakan kehadiran si raja genderuwo. Beliau tahu lebih signifikan perihal makhluk yang meneror kampung ketimbang pemuka agama. "Sang Adipati ghoib telah bangkit, apa yang dia inginkan di kampung yang kosong itu?,"
Kembali ke kampung...
Pak ustad yang tak yakin apa itu, mencoba berkomunikasi dengan makhluk seram berburu merah yang hinggap di atap rumah.
"Wahai penghuni alam lain... siapa kamu sebenarnya?,"
"..."
Si raja genderuwo menjawab. "Aku Adipati Corok dari istana gaib hutan keramat,"
"Apa yang kamu inginkan di kampung kami?,"
"Aku inginkan makanan dan kawan."
"Lalu siapa yang bersama kamu? Apa kamu menculik seorang perempuan?,"
"Ya, alasan aku melakukannya.... Kalian tidak perlu tahu... Hahahahahahaa...!!!!"
Si genderuwo tertawa lepas.
"Apa mungkin dia marah karena penggundulan hutan?,"
Sri Ratna minta tolong ke pak ustad dan warga, 3 warga yang bersama pak ustad tak berani untuk menolong.
Pak ustad membaca banyak doa untuk melenyapkan genderuwo itu.
Hawa panas mulai terasa Adipati Corok melarikan diri bersama Sri Ratna.
Suami Sri Ratna yang baru pulang heran saat tidak ada yang membukakannya pintu. Padahal dia sudah berjanji akan memadu kasih dengan istrinya malam ini.
Terpaksa Pak Iman mendobrak pintu rumahnya. Dia terkejut tidak main saat menemukan Joko dalam pingsan di atas meja ruang tamu.
Tidak hanya itu, penyakit kulit yang diderita Joko tampaknya semakin parah dengan munculnya ruam dan pecah pecah di beberapa bagian yang mengeluarkan bau busuk dan darah. "Nak! Nak! Apa yang terjadi, kenapa kulitmu jadi seperti ini?,"
"Pa... Papahh... Ada setan yang menyerang aku dan mamah.... "
Pak Iman terkejut mendengar penuturan anaknya, tak lama kemudian terdengar suara warga memanggil pak Iman.
Kembali ke Sri Ratna dan Adipati Corok. Adipati Corok membawa wanita itu kembali ke hutan tempat dimana Joko menemukan batu terbelah.
Sri Ratna diikat di dahan pohon yang tebal lalu ditinggalkan disana. Rupanya Adipati Corok ingin kembali mengendalikan Joko yang dikepalanya tertanam berlian Genderuwo.
"Joko, waktumu tinggal 20 menit untuk menyelamatkan keluargamu yang tersisa. Maaf aku harus ingkar janji, ibumu akan ikut bersamaku."
Joko yang tidak bisa apa-apa hanya diam tak bersuara. Dia tidak menyangka pembullyan yang dilakukan tetangganya akan mengantarkannya ke tangan genderuwo sakti.
Tangan Joko bergerak mengikuti perintah raja genderuwo. Cakar tajam tumbuh dari sela jarinya lalu dengan sekali cakar tangan pak Iman langsung putus.
Joko yang menggila secara tiba-tiba dan pak Iman yang terluka parah membuat panik warga di lokasi.
Mereka mencoba menahan Joko namun kekuatan raja genderuwo terlalu kuat sampai bisa menghancurkan bambu mereka dari jarak jauh.
Setelah warga kehilangan senjata mereka, Joko pun langsung mencakar tanpa henti hingga kepala mereka putus.
Pembantaian mengerikan itu didasari rasa lapar dan haus darah yang lama tertahan. Selanjutnya Joko yang kerasukan mendatangi rumah anak-anak yang membully lalu menghabisi mereka dengan cara wajahnya dimasukkan ke toilet atau ke panci air mendidih.
Berikutnya Joko mendatangi pos ronda, dia membunuh 2 orang yang sedang ngopi santai dengan memasukkan batu ke mulut mereka.
Joko kembali lalu menemukan pak ustad dan sangat banyak warga mencoba berlindung di rumah Allah. Di depan masjid itu juga ada si dukun yang baru sampai bernama Mbah Mijai.
Bersama dengan si mbah pak ustad berhasil menahan serangan gaib Adipati Corok bahkan membalikkan serangan ke tubuh Joko, yang seketika memutus koneksi Adipati Corok dengan Joko. "Kurang ajar! Tampaknya aku harus kesana langsung."
***
Joko bangun dengan badan penuh luka, kulit bagian atasnya nyaris tidak berbentuk karena luka bakar yang sangat parah setelah dirasuki oleh Adipati Corok.
Joko juga dirundung rasa bersalah yang luar biasa.
Disaat itulah Adipati Corok muncul di hadapannya dan menawari Joko sebuah kesepakatan. "Bantu aku mengalahkan mereka dengan meminjamkan tubuhmu. Setelah itu aku akan memberikan tubuh baru yang sempurna,"
"JANGAN PERCAYA JOKO..!!!! IBLIS SELALU BERBOHONG...!!!!" Teriak pak ustad dan dukun bersama-sama.
Tapi Joko yang sudah terkontaminasi sifat iblis menerima tawaran itu. Adipati Corok pun memberikan satu syarat lagi yang harus dilakukan jika menginginkan tubuh baru. Yaitu. "sampeyan kudu omah-omah ibu sepuluh kaping dina yen sampeyan pengin awak sing tetep sampurna. yen kowe ora manut kowe lan ibumu bakal nandhang lara terminal sing ora bisa ditambani."
Setan itu dengan bejatnya memberikan persyaratan tabu. Namun sekali lagi, Joko yang sudah terkontaminasi sifat iblis menyetujuinya.
Mereka pun bersatu menjadi sosok yang sangat kuat. Selama berada dalam tubuh Joko Mbah Mijai tidak bisa sembarangan menggunakan ilmunya.
Alhasil semua yang ada disana dibantai. Mbah Mijai sempat melarikan diri namun tidak lama kemudian dia dihujani paku dan pisau sampai mati.
Adipati Corok pun memenuhi janjinya ke dirinya sendiri. Dia mengumpulkan mayat para pria dewasa dan anak-anak di satu tempat untuk dimakan, dan mengumpulkan para wanita muda untuk diperistri.
Adipati Corok kembali ke tempat Sri Ratna diikat. Wanita itu histeris saat melihat anaknya datang dalam kondisi badan hancur. Diikuti oleh banyak wanita dan gadis muda bertampang lumayan di belakangnya.
Adipati Corok menurunkan Sri Ratna lalu memaksanya berhubungan dengan anak kandungnya sampai pagi menjelang.
***
***
11 bulan kemudian...
Terlihat Joko dengan penampilan barunya yang good looking. Tubuh baru itu tidak lain merupakan pemberian dari Adipati Corok 11 bulan yang lalu.
Kini Joko menjalani hidupnya dengan penuh kemewahan di istana gaib Adipati Corok.
Dia memiliki banyak pengawal berbulu dan bertubuh besar. Serta memiliki belasan istri yang sebentar lagi akan melahirkan anak-anaknya.
Rupanya belasan istri Joko tersebut adalah perempuan-perempuan desa yang tengah hamil besar.
Namun yang mereka kandung bukan bayi manusia, melainkan bayi dari berbagai jenis jin dan setan.
Sedangkan Sri Ratna sendiri sedang mengandung anak kembar hasil perkawinan dengan Joko.
Kehidupan Sri Ratna hancur berantakan sejak dia mengandung cucunya sendiri. Namun yang paling menghancurkan Sri Ratna adalah, kenyataan bahwa Joko merupakan anak kandung dari Adipati Corok, bukan anak dari pak Iman. Itulah alasan mengapa kulit Joko berwarna merah.
Sri Ratna pun teringat kejadian 11 tahun yang lalu. Saat dia tidak sengaja menemukan batu yang terbelah dua di tengah hutan keramat...
...end.