Andi bercerita tentatng kejadian tersebut, setelah ia bertemu ayah nya andi di ajak untuk pergi kesusatu tempat yang bagus dan indah oleh ayahnya tersebut.
Andi merasa heran tetapi andi tidak menghiraukan keraguan hatinya tersebut, yang andi fikirkan itu adalah ayahnya yang akan mengajaknya ditempat yang senang dan banyak tempat bermain disana.
Andi sempat menceritakan dia banyak di belikan makanan oleh ayahnya dan dia di lepaskan untuk bermain ditempat taman wahana yang serba banyak banyak tempat bermain.
Makhluk itu sangat ahli dalam memutarkan dunia hutan menjadi tempat yang indah dan membuat anak anak seperti andi tergiur dengan suasana tersebut.
Andi banyak memakan snack dan ciki di alam ghaib tersebut, dan rasanya ingin tinggal selamanya ditempat itu, dalam ke ada an sedang bermain, makhluk yang menyerupai ayahnya tersebut mengatakan andi akan selalu berada di dekat nya (yaitu ayahnya).
Andi merasakan hal itu hanya baru beberapa menit saja dia bermain disana dan ia merasakan lelah tertidur di atas pangkuan makhluk yang menyerupai ayahnya itu.
saat itu andi bermimpi bahwanya di bermain di tempat wahana itu di temani oleh banyak tuyul dan gundoruwo, makanan yang dia makan menyerupai seperti cacing pita ulat dan bangkai burung.
didalam mimpi andi merasakan tempat itu bukanlah tempat bermain, melainkan tempat seperti bekas pembantai an dan mayat banyak bergelimangan dimana saja.
mayat itu banyak yang tidak berkepala dan ada pula yang kakinya putus dan usus nya berurai keluar, dan andi sempat muntah di dalam mimpi itu.
andi hanya bisa pasrah, didalam mimpi itu dia melihat teman nya dan orang tuanya beserta para warga mencarinya sambil menyebut namanya.
Tetapi andi bisa menyentuh dan memanggil orang orang tersebut bahwasanya ia seperti melayang layang di atas tanah, andipun menangis harus meminta pertolonga kepada siapa.
Disaat andi terbangun andi melihat dirinya sudah berda di atas pangkuan sesorang wanita yang tak ia kenal, dan andi kaget melihat wajah wanita tersebut saat dirinya menoleh kebelakang.
Andi ketakutan dan tidak bisa berbuat apa apa lagi, andi ingin menghindar dari wanita tersebut tetapi tidak bisa, badanya seperti menenmpel dan lemas saat ingin berdiri dan berlari.
Andi mengatak dia serasa dudukseperti di atas batu nisan , andi keringatan dan beebrapa kali merasakan tak sadarkan diri pada saat itu.
Andi menceritakan tangan perempuan tersebut berada di perut andi kukunya panjang hitam dan kotor, tidak ada kelembutan kulit tangan wanita tersebut.
Andi memikirkan kembali dimana ayah nya yang mengajak nya tadi, andi berteriak memanggil ayah nya tetapi tidak ada sautan dari ayahnya.
Andi berkata bahwanya saya mahkluk tersebut terus menjilat lehernya sehingga air liurnya menetes kebaju andi, dan ia membissikan bahwasanya ia akan menjadikan andi budak nya.
Andi tidak ada kepikiran membayat ayat ayat suci, karena andi sudah merasakan panik takut dan campur aduk, namnya seorang anak anak.
Tidak lama berlalu andi mulai mendengar suara orang pada saat itu dan memanggil namanya, terdengar juga suara ibu dan ayah nya.
Andi berusaha keras mengeluarkan suaranya, karena tenaga yang nya yang habis andi terus berjuang untuk suaranya didengar oleh orang.
Andi tetap berjuang keras walaupun andi di tas pangkuan makhluk tersebut rasa geli bercampur takut sudah tidak ia rasakan lagi.
yang terpenting andi tetap berusaha ingin bertemu ayahnya dan ibunya berserta teman temanya saat ia rindukan tersebut.
Yang membuat andi tibul semangat lagi, Ia melihat orang pintar yang kita ceritakan di atas muncul dan berbicara dengan makhluk tersebut.
Apalagi kehadiran orang pintar itu tujuan nya untuk menyelamatkan andi dari dekapan makhluk tersebut.
Dan orang pintar itu mengatakan, tenang saja nak kamu pasti lepas dari wanita ini, andi terus menungga harapan dari orang pintar tersebut.
Dan andi juga mendengar sayup sayup orang membaca ayat suci alqur an, itu yang membuat andi semakin tenang dan kuat pada saat itu.
andi ingin sekali mengkiuti bacaan tersebut, tetapi makhluk itu mengatakan jika kau juga membaca ayat itu maka kamu tidak saya lepaskan, andipun terdiam dan takut, maka itu andi hanya dia dan tidak bisa membantah atau melawan ancaman tersebut.
Andi tetap saja menunggu orang pintar sebut tak lama orang pintar itu datang lagi, tapi yang andi herankan orang intar itu hanya muncul dari ujung kepala sampai pinggang saja.
lantas andi kebingungan, siapa sebenarnya orang itu, karena andi tidak bisa melihat susana di depan matanya, karena terhalang dengan dedaunan yang rimbun.
andi tetap saja tidak terlu memikirkan itu. lantas yang andi pikirkan gimana ia kebali kepangkuan orang tuanya dan teman teman nya.
andi teringat bahwanya ia memakai jam dan sesekali menengok jam nya lantaran jam masih menunjuka jam setelah isya, andipun memikir positih bahwasanya orang tua nya gak akan marah. karena ia selepas pulang tidak larut malam saat ini.
Setelah tidak lama berselang waktu andi kembali tertidur dan rasa mata nya mengantuk berat dan ia tidak sadar bahwasanya ia suda berada di tangan para warga dan kerumunan sangat membuat dia kebingungan, itulah di ceritakan andi kepada warga.
dann setelah andi habis bercerita andipun terkaget melihat jam di tangan nya sudah memasuki waktu menjelang subuh, padahal barusan dirinya melihat hari masih jam 8 malam an.
tidak lama kedua orang tua andi membawa andi dan pulang kerumah dengan expresi wajah yang masih dalam ke ada an syok, kedu orang tua andi langsung memberikan andi segelas teh panas sesampai dirumah.
Menurut kenterangan orang tua andi, andi selalu menggiggau ditengah malam dan selalu berjalan sendiri menuju keluar kamar, akan tetapi orang tua andi tidak akan membiarkan anak nya terus terusan seperti.
kedua orang tua andi selalu membawa andi berobat kesana kemari sehingga anak nya bisa kembali pulih seperti biasanya, andi dikenal sebagai anak ceria yang suaka bercanda.
karena setelah kejadian tersebut andi selalu banyak kebingungan dan murung melihat suasana lingkungan nya, dan dia kadaang teriak ketakutan seperti ada yang dilihat nya.
dan kedua orang tuanya selalu berusaha membuat anak nya sembuh kembali, dan orang tuanya selalu mengasihkan minum air mineral kepada andi setiap malam dan sudah dibacakan ayat suci alqur an. sehingga harapan besar suapaya anaknya terhidar dari gangguan gangguan dari makhluk halus.
Setahun kemudian andi sudah sembuh total dan sudah kembali ceria dan bahagia dengan teman teman nya yang lain,tetapi andi taruma untuk keluar malam.
Andi selalu menolak ajakan teman nya jika di ajak bermain sudah masuk waktu malam...
ITULAH PELAJARAN BAGI KEDUA ORANG TUA. SEHINGGA TIDAK MEMBIARKAN ANAK ANKNYA UNTUK KELUYURAN DI MALAM HARIIII.
TAMATTTT