Hiruk pikuk keramaian di malam hari memenuhi pandanganku,suara yang satu dan yang lainnya bercampur dalam telingaku,suara klakson mobil,suara orang orang yang mengeluh,suara pekerja kantor yang kelelahan,
Tempat. Ini indah sekali,Lambu kota menghiasi mataku,memanjakan diriku untuk melihat pemandangan yang luar biasa,
Tapi sayang sekali aku takkan melihat lagi keindahan ini,
Terlalu banyak orang yang tak menginginkanku,mencela,menghina,mencaci,
Hal itu sudah menjadi makanan sehari hari ku,tapi disini,di tempat ini dimana angin malam berhembus lembut, menenangkanku memberi ku sedikit ruang untuk mengeluh,
Aku bekerja terlalu keras,mencoba membuat orang lain senang dengan cara menyakiti diri sendiri,tapi sayangnya hal itu sudah tak bisa aku lepas kan dari diriku,hal itu sudah melekat dalam hati,
Ponselku bergetar terus menerus,menampilkan nama seseorang di sana, banyak chat yang ia kirimkan kepada ku,
Aku sungguh menyayangi satu orang ini,hanya dia yang menghawatirkan ku,
Tapi maaf untuk kehidupan yang kali ini,aku harus meninggalkanmu sobat,
Aku mengangkat telpon yang dari tadi bergetar,ku dekatkan ponselku ke telinga,aku mendengar suara panik dan cemas di sana,
Aku berdiri di ujung atap,tersenyum mengingat semua akan segera berakhir
"Maaf"
Satu kata dariku membuat yang diseberang sana terdiam
"Maaf,kali ini aku harus meninggalkanmu,
Mungkin lain kali,di kehidupan selanjutnya aku akan selalu di sampingmu,"
Tapi adakah lain kali itu?
Setelah satu kalimat itu aku melangkah ke depan dan menjatuhkan diriku,aku sudah muak dengan dunia yang ini,mungkin dunia yang lain akan lebih baik,
Suara sesuatu terjatuh dengan keras mengambil alih perhatian orang orang,
Tak lama setelah itu suara sirine ambulan dan mobil polisi terdengar kuat,
Selamat tinggal dunia,terima kasih sudah menampungku.