Aku tak menyangka, Kedai yang baru saja aku buka kembali dapat menjadi sebegitu terkenalnya dan ramai akan pembeli.
Dulunya saat kedai ini masih dijalankan oleh orang tuaku, Sangat sedikit orang mau berkunjung untuk makan, Jangankan pelanggan, Hampir setiap harinya kedai ini tidak menghasilkan uang sepeserpun selama satu hari penuh, Bukannya mendatangkan pembeli ayahku malah mengundang tunawisma-tunawisma yang tidak memiliki rumah untuk makan di kedai ini secara gratis di setiap malamnya, Kedai inipun berakhir bangkrut dan terpaksa harus ditutup selama beberapa waktu.
Sekarang sudah berbeda dahulu kedai yang sepi akan pembeli ini, Telah berubah menjadi terkenal hingga mampu menarik minat influencer-influencer ternama silih berdatangan di setiap harinya.
Aku harap dapat terus mempertahankan momentum ini, Selama orang lain tidak mengetahui sisi gelap dari kedai yang aku jalankan, Entah itu Pelanggan, Pekerja, Terlebih-lebih dari keluargaku sendiri mereka tidak boleh mengetahui rahasia besar yang aku sembunyikan.
Pasti semuanya akan baik-baik saja, Aku hanya harus menyembunyikan kebenaran bahwa daging lezat yang aku gunakan untuk mengolah makanan di kedai ini, Semuanya berasal dari daging manusia, Inilah caraku untuk membuat keluarga kecilku bahagia,Saya hanya bisa menjawab bahwa semua daging manusia berasal dari gelandangan yang dibantu oleh ayah saya.