Enam tahun mengarungi biduk rumah tangga, pasangan Adam dan Ghea tak jua diberikan keturunan. Hingga suatu hari sang Istri menyampaikan keinginannya agar suaminya itu menikah lagi lantaran ia merasa gagal menjadi pendamping seorang Adam Rajendra.
Tentu saja Adam menolak keras. Ia sangat mencintai Ghea dan sama sekali tidak mempersalahkan kekurangan yang istrinya miliki. Apa pun alasannya, Adam tidak akan pernah mengkhianati cinta dan komitmen sakral yang selama ini mereka jalani.
"Kamu menolak? Kalau begitu, mari kita berpisah. Ceraikan aku!"
Adam terhenyak. Ia tidak mengira bahwa istrinya akan berani mengatakan kalimat terlarang yang sangat dibencinya.
"Jangan katakan itu, kumohon!"
"Tidak, Dam! Ini sudah jadi keputusanku."
Pada akhirnya, Adam tidak memiliki pilihan lain selain menikahi perempuan yang disodorkan oleh istrinya sendiri. Ia tidak mungkin sanggup berpisah dari istri yang seperti setengah dari napasnya. Tanpa mereka ketahui bahwa wanita yang Ghea pilihkan pernah terlibat sebuah insiden di masa lalu dengan Adam hingga merenggut nyawa orang terkasih.